Yuk Kenali Apa itu Morton’s Neuroma, Sudah Tahu?

Morton’s Neuroma adalah salah satu penyakit yang seringkali keberadaannya tidak disadari oleh si penderita. Namun, ketika penyakit ini menjadi semakin parah, barulah penderita menyadari dan mulai mencari solusi bagaimana cara untuk mengobatinya,

Neuroma dalam dunia medis dikenal sebagai ‘tumor’ yang jinak pada saraf. Morton’s Neuroma sendiri sebetulnya bukanlah ‘tumor’ yang ganas seperti tumor lain yang cukup mengkhawatirkan. Namun, Morton’s Neuroma lebih kepada penebalan jaringan yang keberadaannya mengelilingi saraf-saraf jari menuju ke arah jari kaki sehingga keberadaannya menimbulkan rasa nyeri.

Seberapa Sering Morton’s Neuroma Ditemukan?

Penyakit Morton’s Neuroma paling sering ditemukan pada area di antara jari kaki ketiga dan jari kaki yang keempat. Morton’s Neuroma ini bisa muncul akibat respons dari adanya trauma, iritasi, maupun tekanan yang terjadi di area sekitar kaki dan jari kaki. Pada seorang penderita Morton’s Neuroma, penyakit ini bisa muncul di salah satu kaki atau bahkan di kedua kaki (kaki kanan dan kaki kiri).

Penyakit Morton’s Neuroma paling banyak diderita oleh wanita. Sebanyak 8 hingga 10 kali jumlah kasus ditemukan pada wanita ketimbang pria. Hal ini dikarenakan salah satunya adalah dari cara wanita memilih sepatu. Terkadang, sepatu dengan hak tinggi bisa mendorong ujung jari kaki untuk lebih tertekan ke ujung sepatu sehingga ujung jari kaki merasakan area yang lebih sempit dan memicu timbulnya Morton’s Neuroma ini.

Sedangkan untuk segi usia, Morton’s Neuroma bisa ditemukan di berbagai kalangan usia. Namun memang, paling banyak ditemukan pada mereka yang berada di usia paruh baya.

Bagaimana Diagnosis Morton’s Neuroma Dilakukan?

Tidak semua penebalan di area jari kaki bisa langsung digolongkan ke dalam Morton’s Neuroma. Oleh sebab itu, perlu adanya diagnosis lebih lanjut untuk memastikan bagaimana kondisi penebalan pada jari kaki tersebut.

Untuk mendiagnosis Morton’s Neuroma, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik berupa mencari massa yang bisa diraba atau mencoba menemukan ‘klik’ pada wilayah antar tulang jari kaki.

Di samping itu, dokter juga mungkin akan melakukan pemeriksaan dengan bantuan Ultrasonografi. Pemeriksaan ini dinilai lebih efisien karena ultrasonografi memiliki sensitivitas yang baik dalam mendeteksi keberadaan Morton’s Neuroma.

Bagaimana Penanganan Morton’s Neuroma?

Setelah dilakukan diagnosis secara menyeluruh, jika dokter menemukan adanya morton’s neuroma pada pasien, maka dokter akan memberikan penanganan lebih lanjut kepada penderita tersebut.

Salah satu cara penanganan yang pasti dilakukan oleh dokter adalah menyarankan penderita untuk mengganti alas kakinya. Dokter akan memberikan saran berupa penggunaan alas kaki yang memiliki area lebih lebar pada bagian jari-jari kaki dengan tujuan untuk mengurangi penekanan pada saraf kaki.

Di samping itu, beberapa jenis penanganan lainnya juga mungkin akan dilakukan tergantung dengan kondisi Morton’s Neuroma yang sedang diderita oleh pasien tersebut. Misalnya, dokter akan memberikan obat suntik berupa steroid untuk meredakan nyeri, dokter akan menjadwalkan terapi fisik, atau bahkan di beberapa kasus dokter perlu untuk melakukan pembedahan.

Selain itu, penderita Morton’s Neuroma juga bisa melakukan perubahan gaya hidup sehari-hari agar lebih sehat. Seperti lebih memperhatikan aktivitas kaki dengan berolahraga secara rutin dan memilih sepatu dengan ukuran yang sesuai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *