Tidak Puas dengan Concealer Terbaik? Ini Kesalahan Pemakaiannya

Concealer Terbaik

Menggunakan concealer seharusnya mampu membuat tampilan riasan lebih rata dan menghilangkan noda yang mengganggu. Anda pun mungkin akan menjadi merek concealer terbaik untuk bisa mendapatkan hasil riasan sempurna dengan pengaplikasiannya. Namun nyatanya, penggunaan concealer terbaik pun bisa gagal jika Anda salah dalam memakainya. 

Kandungan dan tipe concealer memang sangat menentukan hasil akhir. Akan tetapi, semua itu akan percuma jika praktik riasan Anda tidak tepat. Ujung-ujungnya, wajah Anda bisa terlihat aneh dan tampak seperti memakai topeng. 

Tentu Anda tidak ingin mengalami hal ini, bukan? Untuk itu, pelajari kesalahan umum yang sering dilakukan orang-orang ketika memakai concealer terbaik sekalipun. Pastikan kesalahan di bawah ini tidak ada lakukan untuk mendapatkan riasan sempurna. 

  1. Tidak Diawali Pelembapan 

Anda mungkin berpikir bahwa concealer lebih baik dipakai di awal untuk membuat wajah terlihat merata dan siap dirias. Hal ini ada benarnya karena penggunaan concealer sebaiknya sebelum alas bedak. Namun, menjadi salah apabila Anda tidak menghidrasi kulit terlebih dahulu. Pastikan Anda mencuci muka dan memakai foundation agar wajah menjadi lembap. Dengan demikian, concealer terbaik Anda akan lebih mudah menutupi noda dan meratakan kulit dengan hasil memuaskan. 

  1. Menjadi Penutup Riasan 

Banyak orang sudah paham bahwa penggunaan concealer sebaiknya sebelum memoles alas bedak dan jenis riasan lain. Namun, ada juga yang masih salah dalam mengurutkan riasannya. Beberapa orang nyatanya mengaplikasikan concealer pada urutan akhir riasan sehingga riasan yang sudah baik justru terlihat menjadi berbayang. Sungguh memprihatinkan, bukan?

  1. Menggosok Concealer

Bagaimana cara Anda mengaplikasikan concealer di wajah? Kalau Anda masih memakai cara menggosok dan menyeret concealer di noda wajah ataupun bagian yang hendak diratakan, concealer terbaik pun tidak mampu menghasilkan riasan sempurna. Pastikan Anda mengaplikasikan concealer dengan cara menepuk-nepuk bagian yang hendak diratakan agar terlihat lebih alami dan tidak memunculkan garis-garis halus yang menarik perhatian.  

  1. Memakai Jari untuk Aplikasi
    Ini juga kesalahan umum yang sering terjadi pada penggunaan concealer. Banyak orang merasa penggunaan jari untuk memoleskan concealer di wajah akan menyediakan hasil yang lebih merata dan lebih cepat. Padahal kenyataannya, ini akan membuat concealer mengendap di lipatan kulit wajah dan membuat wajah Anda terlihat memiliki tumpukan tepung. Cara terbaik mengaplikasikan concealer sebenarnya adalah menggunakan kuas sintetis yang tipis. 
  1. Menggunakan Terlalu Banyak

Semua yang berlebihan itu tidak baik, termasuk penggunaan concealer yang berlebihan di bagian noda wajah atau kulit yang tidak merata. Menggunakan concealer terlalu tebal tidak bisa membuat noda atau warna kulit lebih merata. Sebaliknya, jumlah concealer yang terlalu banyak akan membuat bagian kulit yang ingin ditutupi semakin terlihat jelas ketidaksempurnaannya. 

  1. Hanya Satu Concealer 

Sebaiknya, Anda menyiapkan beberapa concealer untuk membuat warna wajah Anda merata da noda-noda bisa tertutupi. Hanya menggunakan satu concealer untuk meratakan wajah akan membuat ada bagian-bagian di wajah yang tidak tertutupi dengan baik. Khususnya pada bagian mata, warna concealer yang dibutuhkan tidak bisa disamakan dengan warna untuk menutupi noda. Jika Anda memaksa hanya memakai satu concealer, bersiaplah dengan hasil yang mengecewakan. 

  1. Concealer untuk Touch up 

Riasan Anda sudah terlihat sempurna, namun memudar karena seiring waktu? Anda bisa menambahkan bedak ataupun lipstik kembali. Namun jangan sampai, Anda melakukan touch up untuk concealer. Penambahan concealer ketika riasan sudah selesai akan membuat wajah Anda berbayang dan terlihat sedang memakai topeng!

***

Jadi selain memilih concealer terbaik yang cocok untuk jenis dan warna kulit Anda, pastikan pemakaiannya jangan tepat. Jangan sampai karena Anda salah mengaplikasikan concealer, Anda kemudian menganggap produk yang Anda beli jelek. Padahal, cara Anda memakainya yang patut disalahkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *