Mau Tes Kesehatan? Ini Jenis-jenis Umumnya

Kesehatan Anda sesungguhnya adalah investasi. Jadi, jangan hanya melakukan tes kesehatan ketika Anda sakit. Melakukan tes kesehatan secara rutin, khususnya bagi Anda yang berusia di atas 30 tahun, sangat penting karena bisa mendeteksi ada tidaknya kelainan di tubuh Anda yang mesti segera ditangani. Lewat tes kesehatan pula, saran untuk membuat kondisi kesehatan Anda tidak menurun berdasarkan hasil tes juga dapat Anda peroleh. 

Anda bisa melakukan tes kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan. Bukan hanya di rumah sakit, laboratorium-laboratorium independen pun kerap menawarkan pilihan tes kesehatan yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. 

Umumnya sendiri, ada beberapa jenis tes kesehatan yang kerap dilakukan orang-orang. Anda pun mungkin tertarik dan memerlukan melakukan salah satu dari beragam jenis tes kesehatan di bawah ini. 

Tes Tekanan Darah 

Tes kesehatan yang satu ini hanya memerlukan waktu tes tidak sampai 2 menit. Namun, hasilnya sanat penting. Melakukan tes tekanan darah secara rutin bisa menggambarkan bagaimana kondisi kesehatan pembuluh darah Anda serta mengurangi risiko penyakit kronis. Normalnya, hasil tes tekanan darah untuk orang dewasa ada di angka 120/80 mmHg. Anda terkategori memiliki tekanan darah tinggi jika hasil tes kesehatan ini berada di angka 140/90 mmHg atau lebih. Sementara itu, Anda terkategori mengalami tekanan darah rendah ketika hasil tes tekanan darah menunjukkn angka 90/60 atau kurang. Jangan anggap sepele tekanan darah yang tidak normal karena ini bisa mengarah ke masalah jantung, otak, bahkan sampai membawa kematian mendadak. 

Tes Gula Darah 

Ada beberapa metode untuk melakukan tes kesehatan yang satu ini. Anda bisa melakukan alat tes kilat yang tidak sampai 2 menit untuk bisa mengetahui tes gula darah Anda. Anda juga dapat melakukan tes gula darah dengan sampel darah di laboratorium. Seseorang dikatakan mengalami diabetes atau penyakit kencing manis apabila hasil tes gula darahnya menunjukkan angka 200 ke atas. 

Tes Kolesterol 

Ketika Anda memutuskan melakukan tes kolesterol, ada dua jenis kadar kolesterol yang diukur, yaitu high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik dan low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Normalnya angka hasil tes kolesterol seseorang secara total berada di bawang 200 untuk batas aman. Kadar kolesterol jahat yang terlalu tinggi atau kolesterol baik yang terlalu rendah akan rentan menimbulkan plak di pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah dari dan ke jantung. Risiko penyakit jantung pun semakin dekat mengintai Anda jika hasil tes kesehatan Anda yang satu ini tidak baik. 

Tes Darah Lengkap 

Tes darah lengkap merupakan tes laboratorium yang menghitung jumlah sel darah merah, sel darah putih, maupun variasi turunan dari keduanya. Sedikit informasi, jumlah sel darah merah yang normal pada orang dewasa rata-rata 500 ribu per millimeter kubik, sementara jumlah sel darah putih yang normal adaah 7.000 per millimeter kubik. Lewat tes darah lengkap, berbagai kondisi kesehatan bisa Anda peroleh. Tes darah lengkap juga bisa menunjukkan ada tidaknya kerusakan organ tubuh yang mesti segera diangani. 

Tes EKG 

Tes elektrokardiogram atau EKG merupakan tes kesehatan untuk mengecek normal tidaknya kondisi jantung Anda. Lewat tes ini, aktivitas listrik di jantung akan terekam sehingga detak jantung maupun iramanya bisa terpantau. Ketika menjalani tes kesehatna yang satu ini, kulit dada, lengan, dan kaki Anda akan ditempeli elektroda kecil untuk mengecek detak dan irama jantung. Tes ini sangat penting untuk mendiagnosis ada tidaknya masalah jantung, seperti serangan jantung ringan, irama jantung yang berantakan, ataupun penyumbatan di area jantung.  

*** 

Mari mulai membiasakan diri melakukan tes kesehatan secara rutin. Apalagi jika Anda memiliki gejala kurang enak badan ataupun memiliki riwayat keluarga yang mengidap penyakit kronis tertentu, tes kesehatan menjadi “kebutuhan” yang sebaiknya tidak dilewatkan. 

Berbeda dengan Tes Antibodi, Apa itu Swab Antigen?

Saat ini, ada banyak fasilitas kesehatan dan tempat-tempat publik yang melayani fasilitas drive through tes antigen. Lantas, apa itu swab antigen dan bagaimana efektivitasnya dalam mendeteksi keberadaan virus corona?

Tes antigen juga seringkali disebut sebagai rapid test, karena kemampuannya untuk mengeluarkan hasil tes dengan cepat. Pemeriksaan antigen memiliki dampak positif dan juga negatif apabila dibandingkan dengan jenis tes Covid-19 lainnya. 

Memahami apa itu swab antigen

Berbeda dengan antibodi, antigen merupakan zat atau racun yang berasal dari bakteri atau virus penyebab infeksi. Zat ini ada di dalam darah Anda. Keberadaannya akan memicu tubuh untuk membentu antibodi yang melawan virus atau bakteri.

Adanya antigen menandakan bahwa sel darah putih telah dibangkitkan untuk melawan tubuh Anda dari penyakit. Pada tes swab antigen, pemeriksaan akan berfokus dalam mencari keberadaan antigen yang berasal dari virus corona.

Menurut penelitian, rapid test antigen memang bisa mengeluarkan hasil pemeriksaan yang cepat. Akan tetapi, di satu sisi, tes ini tidak selalu akurat. Bisa saja, hasil tes menunjukkan hasil positif atau negatif yang palsu.

Karena, tes swab antigen hanya berfokus untuk mencari keberadaan antigen. Sementara, bisa saja tes mendeteksi adanya antigen dalam darah Anda meskipun antigen tersebut bukan berasal dari virus corona.

Dengan kata lain, apa bila hasil tes swab antigen Anda positif, bisa saja antigen yang dideteksi sebenarnya berasal dari virus lain dan Anda tidak terinfeks oleh virus corona. 

Proses pemeriksaan swab antigen

Setelah memahami apa itu swab antigen, kini waktunya Anda mengetahui proses pemeriksaannya. Saat menjalani swab antigen, Anda akan melalui proses sebagai berikut: 

  • Pengambilan sampel

Tes swab antigen bisa dilakukan secara mandiri di rumah maupun di fasilitas kesehatan. Dimanapun tes ini dilakukan, langkah pertama yang perlu dilalui adalah pengambilan sampel.

Anda atau tenaga medis akan menggunakan alat swab khusus menyerupai cotton bud, namun dengan tangkai yang lebih panjang. Alat akan dimasukkan melalui lubang hidung kemudian diusapkan ke dinding saluran hidung untuk pengambilan sampel. 

  • Pengecekan dengan alat

Akan ada alat khusus yang dipakai untuk memeriksa sampel yang telah diambil. Sampel akan diletakkan pada alat tersebut.

Alat akan menunjukkan hasil tes Anda setelah beberapa menit. Biasanya, durasi serta cara pengambilan sampel pada alat akan berbeda-beda, tergantung dengan alat tes antigen yang digunakan atau dibeli.

Dengan memahami apa itu swab antigen dan cara pemakaiannya, Anda bisa melakukan pemeriksaan mandiri di rumah tanpa perlu mendatangi fasilitas kesehatan.

Panduan pemeriksaan mandiri

Meskipun Anda sudah mengetahui apa itu swab antigen dan cara pakainya, Anda tetap perlu memperhatikan beberapa tips berikut agar pemeriksaan mandiri semakin maksimal:

  • Baca panduan dengan seksama

Biasanya, ketika membeli alat tes mandiri, akan ada panduan pada kemasan produk mengenai instruksi pemakaian. Pastikan Anda mempelajari panduan tersebut dengan seksama sebelum melakukan swab.

  • Tanyakan pada ahli

Apabila Anda merasa ragu dengan kemampuan diri untuk melakukan swab, maka cobalah untuk meminta panduan dari ahli. Anda bisa menghubungi dokter Anda untuk menanyakan teknik melakukan swab yang tepat. 

Pastikan Anda melakukan swab antigen mandiri dengan benar, agar hasil yang didapatkan pun lebih akurat. Tapi, ingatlah bahwa Anda tidak bisa sepenuhnya mengandalkan hasil tes ini dan tetap memerlukan PCR swab di laboratorium bila hasilnya positif. 

Itulah yang perlu Anda ketahui mengenai apa itu swab antigen dan cara pakainya secara mandiri.