Digoxin

Berasal dari tanaman purple foxglove, digoxin pertama kali digunakan untuk mengobati keluhan jantung 200 tahun yang lalu. Digoxin adalah obat yang digunakan untuk mengobati gagal jantung, biasanya bersama dengan obat lain. Obat ini juga digunakan untuk mengobati jenis detak jantung tidak teratur tertentu, seperti fibrilasi atrium kronis.

Pada umumnya, orang menggunakan digoxin untuk mengobati irama jantung yang tidak normal (aritmia), termasuk fibrilasi atrium, sebagai bagian dari rencana pengobatan untuk memperlambat detak jantung. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketegangan pada jantung karena, seiring berjalannya waktu, hal ini dapat merusak otot jantung dan menyebabkan gagal jantung.

Bagi mereka yang sudah memiliki derajat gagal jantung, obat ini juga dapat bermanfaat dalam mengurangi tingkat ketegangan pada jantung mereka. Namun, saat ini, pada umumnya Anda diberikan penghambat beta, seperti bisoprolol, atau penghambat saluran kalsium, seperti diltiazem, terlebih dahulu.

Digoxin biasanya akan diresepkan jika Anda tidak dapat mentolerir jenis obat penghambat beta, atau digunakan dalam kombinasi dengan obat-obatan tersebut jika Anda membutuhkan penurunan lebih lanjut dalam detak jantung Anda.

Meskipun digoxin dapat membantu mengurangi detak jantung Anda, hal itu tidak akan membuat detak jantung Anda kembali normal. Sebaliknya, hal ini dilakukan dengan jenis obat lain, seperti amiodarone.

Digoxin adalah sejenis obat yang disebut glikosida jantung. Fungsinya untuk memperlambat detak jantung Anda dan meningkatkan pengisian ventrikel Anda (dua ruang jantung) dengan darah.

Untuk orang dengan fibrilasi atrium, dimana jantung berdetak tidak teratur, volume darah yang berbeda dipompa keluar setiap kali. Kondisi ini berarti jumlah oksigen vital yang tidak teratur dikirim ke otak dan seluruh tubuh, yang dapat menyebabkan gejala seperti pusing dan lesu.

Jika Anda mengalami gagal jantung, otot jantung Anda menjadi kurang efektif dalam memompa darah ke seluruh tubuh, jadi memberikan lebih banyak waktu untuk mengisi dengan darah sebelum memompa dapat membantu memperbaiki gejala.

Digoxin termasuk dalam kelas obat yang disebut glikosida jantung. Ia bekerja dengan mempengaruhi mineral tertentu yaitu natrium dan kalium) di dalam sel jantung. Ini mengurangi ketegangan pada jantung dan membantunya mempertahankan detak jantung yang normal, stabil, dan kuat.

Dosis digoxin didasarkan pada kondisi medis Anda, usia, berat badan, tes laboratorium, dan respons terhadap pengobatan. Anda disarankan untuk konsumsi digoxin secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal darinya. Jangan berhenti minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda, karena beberapa kondisi dapat menjadi lebih buruk ketika obat dihentikan secara tiba-tiba. Beri tahu dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau memburuk.

Digoxin dapat berinteraksi dengan beberapa obat jantung yang umum, termasuk verapamil dan amiodarone. Jika Anda telah diberi resep salah satunya, dokter Anda mungkin memilih alternatif atau menyarankan Anda untuk tidak memulai digoxin sama sekali. Oleh karena itu, diskusikan dengan dokter mengenai kondisi medis serta obat-obatan yang Anda konsumsi.

Benarkah Posisi Jantung Di Sebelah Kiri?

Jantung adalah organ kompleks yang memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Jantung yang tidak sehat tidak selalu menimbulkan gejala. Namun, tanda dan gejala tertentu dapat mengindikasikan adanya masalah pada jantung. Lalu dimanakah sebenarnya posisi jantung?

Jantung bertanggung jawab untuk memompa darah ke seluruh tubuh Anda Untuk melakukan ini, jantung terisi darah dan kemudian berkontraksi untuk mendorong darah melalui sistem peredaran darah.  Impuls listrik memberitahu jantung seberapa sering berkontraksi atau “berdetak”.

Posisi kanan jantung menerima darah dari vena dan memompanya menuju paru-paru Anda. Di sini, darah menerima oksigen dan membuang karbondioksida untuk dikeluarkan oleh paru-paru. Posisi kiri jantung kemudian menerima darah beroksigen dari paru-paru dan memompanya melalui arteri ke seluruh tubuh Anda.

Posisi jantung pada tubuh terdapat di dada, sedikit di kiri tengah. Sehingga posisi jantung tepatnya berada di belakang tulang dada dan di antara paru-paru Anda. Jantung memiliki empat ruang berbeda. Atrium kiri dan kanan memiliki posisi di atas, dan ventrikel kiri dan kanan di bawah. Septum adalah dinding jaringan yang memisahkan bilik kiri dan kanan. Jantung juga memiliki empat katup, yaitu:

  1. Katup pulmonal membuka dan menutup untuk mengatur aliran darah dari ventrikel posisi kanan ke arteri pulmonalis (paru-paru).
  2. Katup aorta membuka dan menutup untuk mengatur darah beroksigen dari ventrikel kiri ke aorta (arteri terbesar di tubuh).
  3. Katup mitral membuka dan menutup untuk mengatur aliran darah beroksigen dari atrium posisi kiri ke ventrikel kiri.
  4. Katup trikuspid membuka dan menutup untuk mengatur aliran darah dari atrium kanan ke ventrikel kanan.

Pada manusia, jantung memiliki ukuran kira-kira sebesar kepalan tangan besar dan beratnya antara sekitar 280 sampai 340 gram pada pria dan 230 sampai 280 gram pada wanita.

Posisi jantung Anda sebenarnya dekat dengan tengah dada Anda, namun sekitar dua pertiga jantung Anda memiliki posisi di sisi kiri dada, dan sepertiga berposisi di sisi kanan. Sehingga posisi jantung hampir berada di tengah.

Posisi jantung Anda secara teknis terletak di mediastinum (ruang membran yang terletak di antara paru-paru), yang dengan sendirinya berada di tengah toraks (bagian tubuh antara leher dan perut).

Jika Anda meletakkan tangan Anda di dada, Anda akan berpikir bahwa seluruh jantung ada di sisi kiri dada. Karena jantung memiliki ukuran sebesar kepalan tangan, Anda dapar mengepalkan tangan dan meletakkannya di tengah dada, sehingga Anda akan tahu di mana posisi jantung Anda.

Posisi jantung biasanya dianggap di sisi kiri tubuh Anda karena sisi bagian jantung inilah yang melakukan sebagian besar pekerjaan.  Sisi kiri jantung lebih kuat dan merupakan bagian jantung yang memompa darah kaya oksigen ke bagian tubuh Anda yang lain, sehingga posisi jantung yang terletak sedikit di sisi kiri dada Anda yang akan Anda rasakan saat jantung berdetak.