Jenis-jenis Cefford, Antibiotik dari Novapharin

Merupakan jenis antibiotik yang diproduksi oleh Novapharin disebut dengan Cefford, antibiotik ini mengandung zat aktif Cefadroxil yang fungsinya berguna untuk mengobati infeksi bakteri yang rentan. Cefford terdiri dari beberapa jenis, di antaranya seperti Cefford Forte, Cefford Sirup Kering dan Cefford Forte Sirup Kering.

Kandungan Cefadroxil di dalam antibiotik ini membuatnya ampuh dalam mengobati infeksi, seperti infeksi saluran kemih, infeksi saluran pernapasan, infeksi kulit dan jaringan lunak. Cara kerja antibiotik ini yakni dengan menghambat pembentukan dinding sel yang mengakibatkan kematian pada sel bakteri penyebab infeksi.

Jenis Cefford

Terdapat tiga jenis cefford yang ada, karena semuanya termasuk dalam golongan obat keras maka penggunaannya pun juga tidak sembarangan. Harus menggunakan resep dokter untuk mendapatkannya dan mengonsumsinya, berikut ini beberapa jenis cefford yang bisa didapatkan pasien sesuai dengan resep dokter.

  1. Cefford Forte

Termasuk dalam kelas terapi antibiotik cephalosporin dengan kandungan cefadroxil monohydrate 500 mg yang berbentuk kapsul. Jenis yang satu ini dijual dengan satuan strip dan dalam satu box kemasan terdapat 10 strip atau 10 kapsul.

  1. Cefford Sirup Kering

Masuk dalam kelas terapi antibiotik cephalosporin dengan kandungan cefadroxil monohydrate sebanyak 125 mg/5 ml berbentuk sirup kering. Satuan penjualan antibiotik ini dalam botol, satu botol berisi 60 ml.

  1. Cefford Forte Sirup Kering

Termasuk dalam kelas terapi antibiotik cephalosporin yang mengandung cefadroxil monohydrate sebanyak 250 mg/5 ml. Obat ini berbentuk sirup kering dan dalam kemasan botol, satu botolnya berisi 60 ml.

Karena termasuk dalam golongan obat keras, sehingga dalam setiap pemberiannya antibiotik ini harus sesuai dengan resep dokter. Untuk pasien dewasa diberikan dosis sebanyak 1-2 gram setiap hari sebagai dosis tunggal atau dua dosis yang terbagi.

Kemudian untuk anak yang berumur lebih dari enam tahun dengan berat badan kurang dari 40 kg, 30-50 mg / kg berat badan setiap hari sebagai dosis tunggal atau dalam dua dosis terbagi, dosis juga dapat ditingkatkan hingga mencapai 100 mg / kg setiap hari.

Peringatan Sebelum Konsumsi

Selain karena masuk dalam kategori obat keras, antibiotik ini mengandung kandungan Cefadroxil, pasien wajib memberi tahu dokter jika pernah mengalami reaksi alergi terhadap antibiotik ini. Disarankan untuk selalu berhati-hati mengonsumsi antibiotik ini jika pasien menderita gangguan ginjal, gangguan pencernaan hingga asma.

Sebelum mengonsumsi antibiotik ini, beritahukan kepada dokter jika pasien tengah menggunakan obat-obatan lain termasuk suplemen dan produk herbal. Jika muncul reaksi alergi hingga bahkan overdosis setelh mengonsumsi obat ini, maka harus segera pergi ke rumah sakit atau menemui dokter/

Cara menyimpan cefford, termasuk cefford forte harus disimpan pada ruangan dengan suhu 20-25 derajat celcius. Berbeda dengan itu, untuk sirup kering yang belum dilarutkan bisa disimpan pada ruangan dengan suhu di bawah 30 derajat, sementara untuk yang telah dilarutkan simpan pada suhu 2-8 derajat celcius.

Penggunaan cefford juga memungkinkan seseorang mengalami reaksi berupa efek samping, setiap orang berbeda-beda bisa seperti demam, mual muntah, alergi hingga ruam dan biduran, diare hingga disfungsi hati seperti kolestasis dan peningkatan serum transaminase. Antibiotik ini juga tidak boleh diberikan kepada pasien yang sangat sensitif dengan sefalosporin.

Konsumsi yang tidak benar terhadap antibiotik ini justru dapat menimbulkan overdosis, gejalanya seperti mual, halusinasi, hiperrefleksia, gejala ekstrapiramidal, kesadaran kabut, hingga koma dan gangguan fungsi ginjal.