Pertolongan Pertama Jika Seseorang Nyeri Dada Sebelah Kanan

Nyeri Dada Sebelah Kanan

Ada banyak kemungkinan di balik rasa nyeri dada sebelah kanan, mulai dari hal yang sepele seperti stres atau masalah psikologis lain, hingga kondisi medis yang terbilang parah. Upaya terbaik untuk mengatasi nyeri dada yang dialami tak lain adalah mendatangi dokter.

Namun, tak ada salahnya jika seseorang berupaya mengatasi masalah ini dengan hal-hal yang lebih sederhana. Ya, semacam melakukan pertolongan pertamalah. Syukur-syukur jika upaya yang dilakukan itu bisa langsung meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakan. Tak ada salahnya untuk mencoba ‘kan?

Jika kamu tertarik dengan cara-cara yang disinggung di atas, ada baiknya kamu membaca artikel ini sampai habis. Karena di bawah ini terdapat beberapa upaya tersebut, antara lain:

  • Minum air atau minuman hangat

Gas berlebih yang ada di dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab nyeri dada sebelah kanan yang umum. Minum minuman hangat bisa meredakan dan mengurangi gas dan kembung, sehingga rasa nyeri di dada juga bisa berkurang. Oleh karena itu dianjurkan untuk meminum teh atau susu hangat untuk meredakan dada yang terasa nyeri. Minimal sekali dianjurkan seseorang minum air putih hangat.

  • Mengompres dengan es

Jika meminum air atau minuman hangat tak juga meredakan nyeri dada sebelah kanan, mungkin penyebab nyeri dada yang dirasakan bukanlah tingginya kadar gas. Nyeri di dada terkadang disebabkan oleh ketegangan otot-otot di bagian dada. 

Beberapa hal yang bisa menyebabkan otot dada menegang antara lain olahraga angkat besi atau bahkan membawa atau menggendong barang-barang yang cukup berat. Sedangkan penyebab lainnya adalah costochondritis, yaitu terjadinya peradangan di dinding dada.

Kondisi ini sering kali menjadi sumber nyeri dada yang parah. Sebagai penanganan sederhana sakit dada sebelah kanan akibat kondisi ini, kamu bisa mengompresnya menggunakan es selama beberapa waktu. Mengompres dada dengan es bisa mengurangi ketegangan otot dan peradangan di dada sehingga rasa sakit akan berkurang.

  • Cobalah cuka apel

Cuka apel bisa menjadi salah satu obat sakit dada alami yang bisa kamu coba. Meskipun bisa menimbulkan rasa mulas ketika meminumnya, tetapi cuka apel baik untuk menangani masalah sakit dada akibat asam lambung yang naik.

Beberapa orang yang mengalami sakit dada, disebabkan karena perut yang tidak menghasilkan cukup asam sehingga akhirnya asam lambung pun naik. Dalam kasus ini, cuka sari apel dapat membantu meredakan kondisi dengan cara meningkatkan jumlah asam dalam perut. 

Senyawa cuka apel yang bernama asam asetat inilah yang bisa mendorong naiknya asam di perut dan kemudian mengembalikan kondisi seperti sedia kala. Kalau sudah begini, ada kemungkinan nyeri dada sebelah kanan akan berangsur membaik.

  • Berharap pada khasiat kacang almond

Kacang almond digadang-gadang bisa meredakan sakit dada akibat masalah lambung yang membuat bagian dada terasa nyeri. Meskipun belum ada penjelasan pasti, tetapi kandungan dalam kacang almond dipercaya dapat meringankan gejala asam lambung yang naik.

Salah satu kandungan pada kacang almond adalah zat alkali yang dapat meringankan dan menetralkan asam lambung. Tetapi, di lain sisi kandungan kacang almond juga mengandung lemak yang tinggi. Namun lemak baik dalam kacang almond dapat membuat asam lambung cepat menurun ke dalam lambung.

Itulah beberapa hal yang dapat diupayakan seseorang untuk meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakannya. Cara-cara alternatif tersebut bisa saja tidak bekerja jika nyeri dada sebelah kanan disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih kompleks. Kalau sudah begitu, tak ada jalan lain kecuali meminta bantuan dokter di fasilitas kesehatan.

Tahukah Anda Jika Ini Jadi Penyebab Mata Gatal?

penyebab mata gatal

Sering mengucek mata merupakan hal yang sebetulnya tidak baik untuk kesehatan mata. Tetapi tanpa sadar hal itu sering dilakukan. Padahal sering mengucek mata dapat menyebabkan mata gatal dan dampak terburuknya dapat menyebabkan iritasi. Penyebab mata gatal tidak hanya disebabkan karena kebiasaan mengucek mata saja, ada banyak hal lainnya yang dapat menjadi penyebab mata gatal.

Penyebab mata gatal ini bisa disebabkan oleh faktor lingkungan maupun kebiasaan yang Anda lakukan. Berikut ini beberapa penyebab mata gatal yang harus Anda ketahui.

  1. Alergi

Alergi merupakan penyebab mata gatal yang paling umum. Hal ini bisa terjadi karena mata terpapar allergen, seperti debu atau bulu hewan, yang akan memicu jaringan di mata melepaskan zat histamin. Keluarnya zat histamin ini akan menimbulkan reaksi alergi dan salah satunya adalah rasa gatal. Mata gatal akibat alergi juga bisa bersifat musiman, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah subtropis. Alergi dapat terjadi ketika seseorang menghirup serbuk sari yang biasanya akan banyak bertebaran di udara pada musim semi.

  1. Menggunakan lensa kontak

Memakai lensa kontak terlalu lama, tidak membersihkannya dengan baik, atau tidak menggantinya secara teratur, dapat mengiritasi mata. Hal ini bisa membuat mata merah dan gatal. Bahkan pada kasus yang parah, mata juga bisa mengalami pembengkakan hingga hilang penglihatan.

  1. Infeksi

Mata rentan terhadap infeksi virus, bakteri, atau jamur. Semua infeksi tersebut dapat menimbulkan mata gatal. Salah satu infeksi mata yang sering terjadi adalah konjungtivitis. Bukan hanya membuat mata gatal, konjungtivitis juga membuat bagian putih mata berubah menjadi merah muda. Penyakit mata ini sangatlah menular. Infeksi mata lain yang mungkin terjadi, yaitu uveitis atau peradangan pada selaput pelangi mata (iris). Selain gatal, kondisi ini juga dapat menyebabkan nyeri mata dan sensitivitas yang ekstrem terhadap cahaya.

  1. Mata kering

Air mata dapat membuat mata Anda tetap lembap dan segar. Mata pun memproduksi cukup air mata agar mata tidak menjadi kering dan gatal. Namun, beberapa kondisi tertentu membuat produksi air mata cenderung berkurang hingga menyebabkan mata kering. Berbagai kondisi tersebut, yakni penuaan, tersumbatnya saluran atau kelenjar air mata, diabetes, artritis rheumatoid, penggunaan obat-obatan tertentu (antidepresan, dekongestan, obat penurun tekanan darah), dan berada di ruangan berangin ataupun lingkungan yang kelembabannya rendah untuk waktu yang lama. Hal ini bukan hanya membuat mata kering, namun juga terasa sangat gatal.

  1. Peradangan kelopak mata (blefaritis)

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi. Gejala yang timbul akibat blefaritis di antaranya adalah kelopak mata bengkak, merah, dan gatal. Selain itu, blefaritis juga bisa menyebabkan kelopak mata mengeluarkan banyak kotoran kering dan berminyak. Hal ini bisa memperparah rasa gatal. Blefaritis atau peradangan pada kelopak mata bisa menyebabkan mata gatal dan merah. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak kecil di dasar bulu mata tersumbat. Selain gatal, mata juga dapat mengalami pembengkakan dan berair. Blefaritis biasanya tidak menyebabkan kehilangan penglihatan, tapi dapat menjadi masalah kronis yang memicu konjungtivitis dan komplikasi lain.

  1. Kelelahan

Terlalu lama bekerja di depan komputer bisa membuat mata menjadi lelah, terasa kering, atau justru berair terus-menerus. Bahkan, kondisi tersebut terkadang juga disertai sakit kepala dan rasa lelah yang luar biasa. Perlu diketahui pula bahwa mata lebih jarang berkedip saat Anda berada di depan layar komputer atau televisi. Hal inilah yang kemudian membuat mata menjadi kering dan merah. Pastikan untuk beristirahat sejenak setiap beberapa jam atau teteskan obat mata jika diperlukan, agar mata tetap lembap dan sehat.

Nah, itulah beberapa penyebab mata gatal yang bisa Anda hindari guna menjaga kesehatan mata. Mata merupakan organ vital yang harus dijaga kebersihan dan kesehatannya. Jadi, jika mengalami kondisi yang tidak baik pada mata Anda segeralah periksa ke dokter.

Mengapa Badan Panas Dingin? Mungkin Ini Penyebabnya!

Keadaan badan panas dingin atau atau yang biasa disebut meriang bisa disebabkan banyak hal, misalnya karena suhu eksternal yang dingin ataupun karena kondisi medis lainnya seperti hipoglikemia atau kecemasan. 

Kondisi ini seringkali disertai dengan kondisi tubuh yang gemetar atau menggigil, serta timbul benjolan di kulit Anda. Nah, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang penyebab paling umum dari kondisi badan panas dingin dan cara meredakannya. 

Apa penyebab badan panas dingin?

Panas dingin atau yang biasa disebut dengan meriang adalah upaya tubuh Anda untuk mengatur atau menaikkan suhu internal yang disertai kontraksi otot di sekujur tubuh atau gemetar. Meriang juga biasanya terjadi dengan demam ataupun tanpa demam dan dalam kasus ini tubuh Anda akan menggigil sebagai mekanisme pertahanan terhadap patogen berbahaya di dalam tubuh. 

Bakteri atau virus infeksi berkembang biak pada subuh tubuh normal, jadi ketika tubuh Anda mengalami infeksi, tubuh akan merespon dengan meriang yang terkadang akan meningkatkan suhu tubuh Anda, dan memperlambat laju reproduksi virus atau bakteri. Hal inilah yang menyebabkan panas dingin bisa menjadi salah satu tanda infeksi virus atau bakteri, seperti:

  • Flu 
  • Radang paru-paru
  • Covid-19
  • Infeksi saluran kemih (ISK)
  • Malaria
  • Sakit tenggorokan
  • Infeksi sinus
  • Reaksi obat
  • Artritis rheumatoid
  • Kanker 

Badan panas dingin tanpa demam

Suhu dingin atau demam bukan satu-satunya penyebab meriang. Penyebab lain termasuk:

  • Kadar gula darah rendah atau hipoglikemia. Kadar gula darah yang rendah memicu respon stres tubuh Anda, yang dapat menyebabkan kedinginan atau gemetar. Gejala hipoglikemia lainnya termasuk kebingungan, berkeringat, kelelahan, dan detak jantung tidak teratur atau cepat.
  • Reaksi emosional yang intens. Rasa takut atau cemas dapat menyebabkan tubuh Anda berkeringat, yang kemudian dapat menyebabkan kedinginan, karena berkeringat menurunkan suhu internal Anda. Perasaan cemas yang intens juga menyebabkan tubuh Anda melepaskan adrenalin. Lonjakan adrenalin dapat menyebabkan tubuh panas dingin atau meriang. 
  • Pengerahan tenaga fisik yang ekstrim. Saat Anda berolahraga, suhu tubuh Anda meningkat dan tubuh Anda menghasilkan keringat untuk mencegah kepanasan. Setelah lari lama atau olahraga berat lainnya, suhu inti tubuh Anda turun. Penurunan ini, dikombinasikan dengan lapisan keringat di kulit, dapat menyebabkan Anda menggigil saat tubuh Anda mencoba untuk kembali ke suhu normal. 

Bagaimana mengatasi meriang?

Jika Anda mengalami meriang karena lingkungan yang dingin, kondisi ini mungkin akan hilang jika Anda mulai bergerak secara aktif. Tetapi jika Anda merasa panas dingin dan dikaitkan dengan infeksi bakteri atau virus, maka Anda disarankan untuk mengonsumsi obat untuk mengatasinya. 

Untuk meredakan demam, Anda dapat mengonsumsi obat yang dijual bebas, seperti Tylenol atau Ibuprofen, yang merupakan pereda demam umum yang mengurangi peradangan dan dapat membantu meredakan panas dingin. 

Meriang sendiri belum tentu berbahaya, namun Anda harus mencari perawatan medis jika suhu Anda lebih dari 38 derajat celcius atau lebih tinggi, atau demam Anda tidak turun meskipun telah mengonsumsi obat pereda demam. Nah, jika hal ini terjadi ada baiknya untuk mengunjungi dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena dikhawatirkan penyakit tertentu. 

Badan panas dingin adalah perasaan dingin yang disertai dengan menggigil, dan mereka kadang timbul dengan atau tanpa demam. Tanpa demam, meriang akan biasanya muncul setelah terpapar lingkungan dingin. Namun, jika badan Anda meriang dengan demam, kemungkinan penyebabnya termasuk virus atau bakteri. Segera hubungi dokter untuk melakukan konsultasi lebih lanjut.