6 Ide Permainan Bola Kecil untuk Anak-Anak, Pasti Seru!

Permainan bola kecil untuk si kecil! Anda dapat merancang beberapa permainan menggunakan bola yang menyenangkan untuk anak-anak.

Seperti biasa, permainan bola atau ball games sudah lama menjadi salah satu tipe permainan favorit. Anak-anak sangat menyukainya karena menyenangkan dan membuat tubuh mereka bergerak bebas.

Biasanya ball games dilakukan di luar ruangan, bisa di taman belakang rumah atau di halaman rumah. Nah, Anda bisa membuat alat bantu dari kardus atau semacamnya untuk membuat permainan jadi lebih menyenangkan.

Permainan bola kecil untuk anak-anak cenderung aman dan bisa dilakukan dengan anak-anak lain. Anda sebagai orang tua bisa mengawasi anak sekaligus membiarkan anak beraktivitas menyalurkan energinya.

Ada begitu banyak permainan yang bisa Anda pilih menggunakan bola kecil. Kali ini SehatQ memilih setidaknya 6 ide permainan bola kecil yang bisa Anda coba, apa saja sih?!

1. Make a basket

Cara termudah adalah menggunakan alat bantu keranjang atau bak plastik besar. Nah, Anda bisa menggantung keranjang tersebut di ketinggian yang dapat dijangkau lemparan si kecil.

Setelahnya, berikan dua atau tiga bola untuk anak Anda dan minta dia melamparkan bola ke dalam keranjang tersebut. Katakanlah Anda melatih anak untuk bermain bola basket, tapi lebih mudah.

2. Through the hoop

Anda juga dapat menggunakan hula hoop anak Anda sebagai target. Letakkan hula hoop di tanah dan minta si kecil melemparkan bola ke dalamnya, mirip permainan golf.

Selain itu, Anda juga dapat menggantung hula hoop tersebut dan minta si kecil melempar bola melalui lubang di tengahnya.

3. Over the Line

Anggap saja permainan ini seperti olahraga bola voli atau tenis mini. Anda bisa menggambar garis pembatas di tengah-tengah atau menggunakan tali yang dipasang sesuai dengan tinggi anak.

Anak Anda dapat bermain dengan temannya atau dengan Anda sendiri. Si kecil berada di satu sisi dan Anda di sisi lainnya, mirip olahraga voli.

Setelah itu, Anda dan si kecil harus saling melempar dan memantulkan bola dalam sekali sentuh. Pemain yang gagal memukul bola berarti kalah.

Catatan: cobalah pura-pura kalah

4. Sidewalk targets

Permainan ini dapat dilakukan di garasi atau di dinding rumah Anda. Gunakan kapur, coba gambar target di dinding tersebut (bisa gambar pesawat, bunga, atau semacamnya).

Setelah itu, minta si kecil melempar bola ke target tersebut. Untuk menambah tantangannya, buat garis tembak supaya si kecil tidak bergerak ke depan saat melempar bola.

5. Box bowling

Gunakan kardus besar, lubangi satu sisinya membentuk gawang. Pastikan ukuran  lubang lebih besar daripada bola yang Anda gunakan.

Nah Anda bisa menantang anak untuk menggelindingkan bola ke dalam lubang tersebut. Pemain dengan bola paling banyak di dalam kotak berhasil menang.

6. Bottle bowling

Anda bisa menggunakan botol susu bekas atau botol air mineral bekas. Siapkan beberapa dan bariskan berdiri seperti target bowling.

Setelah itu tentukan jarak lempar dan ajak si kecil menggelindingkan bola untuk menjatuhkan botol-botol tersebut, persis seperti olahraga bowling!

Nah itu dia 6 jenis permainan bola kecil yang bisa Anda lakukan bersama anak di rumah. Mudah dan seru, kan!

7 Tips Memilih Merek Treadmill Tanpa Kecewa

Melakukan latihan treadmill sebenarnya sangat efektif untuk meningkatkan stamina dan menurunkan berat badan. Namun, rasanya tentu sangat menyita waktu apabila di tengah kesibukan, Anda harus pergi ke tempat fitness tiap hari, bukan? Salah satu cara menyiasatinya adalah dengan membeli merek treadmill untuk dipakai latihan di rumah sehingga Anda bisa berolahraga di tengah waktu luang. 

Memilih merek treadmill tentunya tidak boleh sembarangan. Sedikit salah pilih, Anda bisa sangat kecewa karena manfaat alat tersebut menjadi kurang tereksplorasi dan uang Anda yang harus dikucurkan untuk membelinya menjadi terasa sia-sia. 

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda pertimbangkan dan lakukan untuk membeli merek treadmill tanpa kecewa. Anda pun akan menyadari bahwa uang yang Anda habiskan untuk membeli alat olahraga yang satu ini menjadi suatu investasi yang tepat. 

  1. Cek Kapasitas Tampung 

Merek treadmill sebagus apapun akan menjadi sia-sia jika tidak bisa dipakai. Salah satu kendala pemakaiannya adalah berat badan Anda melebihi kapasitas tampung dari treadmill tersebut. Karena itu, jangan lupa untuk selalu mengecek kapasitas tamping merek treadmill yang mau Anda beli. Umumnya, kapasitas rata-rata treadmill adalah 90 kilogram. Namun, ada pula kapasitas treadmill yang bisa mencapai 100 kilogram atau bahkan hanya 75 kilogram. Jadi, selalu cek kapasitas tamping di awal, ya. 

  1. Sesuaikan Ukuran 

Anda membeli treadmill untuk dipakai di rumah, bukan? Pastikan ada area kosong yang dapat dipakai untuk menaruh treadmill yang dibeli. Cobalah untuk mengukur ukuran area kosong terlebih dahulu. Kemudian, Anda bisa mencocokkannya dengan ukuran merek treadmill yang sudah Anda incar. Kalau ukurannya sesuai, Anda bisa membelinya. Namun jika treadmill-nya ternyata kebesaran, lebih baik cara merek treadmill yang lain. 

  1. Lebar Lebih Baik 

Orang kebanyakan hanya memperhatikan ukuran panjang treadmill. Namun, sudahkah Anda mengukur lebar merek treadmill yang hendak dibeli? Kelebaran permukaan lari pada treadmill sangat menentukan tingkat kenyamanan Anda ketika berjalan atau berlari di atasnya. Semakin lebar permukaan lari, semakin banyak permainan yang Anda lakukan saat berjalan. Sebaiknya, pilih merek treadmill yang memiliki permukaan lari antara 40-45 sentimeter untuk penggunaan yang memiliki kenyaman ideal. 

  1. Hitung Kemampuan Kecepatan 

Jangan lupa bertanya berapa kemampuan kecepatan dari merek treadmill yang mau Anda beli. Kemampuan kecepatan akan sangat menentukan fungsi dari treadmill tersebut hanya untuk berjalan cepat atau justru bisa juga untuk berlari. Jika Anda berencana untuk berlari, gunakan merek treadmill yang memiliki kecepatan dan kekuatan hingga 10 mph atau lebih tinggi.  

  1. Pilih Fitur yang Sesuai 

Merek treadmill saat ini sangat beraneka ragam. Tidak hanya menyajikan menu utama berupa paket latihan, berbagai merek treadmill tersebut menawarkan keunggulan dengan memasang fitur tambahan. Rata-rata fitur tambahan tersebut, terkait dengan pengukuran detak jantung, waktu, jarak tempuh, hingga fitur keamanan tambahan. Anda bisa memilih merek treadmill yang memiliki fitur tambahan paling sesuai dengan kebutuhan. 

  1. Pertimbangkan Harga 

Harga treadmill tidak bisa dibilang murah. Anda harus merogoh kocek hingga jutaan rupiah untuk bisa memiliki alat latihan ini di rumah. Anda bisa saja menyukai merek treadmill tertentu karena kemampuan dan fitur tambahannya. Namun lagi-lagi, sesuaikan itu semua dengan bujet yang Anda miliki. 

  1. Keamanan Terjamin 

Keamanan adalah hal yang tidak boleh terlewatkan ketika Anda memutuskan membeli merek treadmill tertentu. Jangan sampai karena abai pada fitur keamanan, Anda menjadi mudah cedera ketika menggunakan alat olahraga tersebut. Pastikan Anda membeli merek treadmill yang memiliki stabilitas mumpuni agar tidak mudah bergoyang ketika Anda naiki. Akan lebih baik lagi apabila Anda memilih merek treadmill yang memiliki peredam dan pegas kejut untuk pemakaian yang lebih ekstra aman. 

Sekarang sudah tidak terlalu bingung dalam memilih merek treadmill, bukan? Fitur dan keamanan tetap menjadi kunci utama, ya.

Macam-Macam Gerakan Keseimbangan untuk Koordinasi Tubuh yang Sehat

Tubuh Anda memerlukan keseimbangan agar bisa berkoordinasi dengan baik. Ketika tubuh berkoordinasi dengan baik, kesehatan Anda juga akan terjaga. Anda bisa meningkatkan keseimbangan dengan melakukan olahraga gerakan keseimbangan. 

Olahraga keseimbangan melibatkan otot inti, punggung bawah, dan kaki Anda. Hal ini akan melatih kekuatan tubuh bagian bawah Anda, dan membuat keseimbangan Anda semakin meningkat. 

Olahraga gerakan keseimbangan untuk anak

Olahraga gerakan keseimbangan sebenarnya disesuaikan berdasarkan usia Anda. Untuk anak-anak, gerakan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut: 

  • Berjalan dengan tumit kaki

Latihlah anak Anda untuk melakukan gerakan ini. Pertama-tama, angkat kedua lengan ke samping sampai posisinya sejajar dengan lantai. Lalu pasanglah tali atau menggunakan spidol untuk membuat tanda garis di lantai. 

Berjalanlah di garis lurus sesuai dengan garis yang sudah ditentukan. Sambil berjalan, letakkan tumit kaki di depan jari-jari kaki yang berlawanan. 

Gerakan ini sangat sederhana dan mudah untuk dilakukan. Karena itu, akan tepat untuk dilatih oleh anak-anak. 

  • Patung musik

Anda mungkin tidak terlalu familiar dengan gerakan ini. Untuk melakukan gerakan ini, putarlah musik agar anak bergerak dan menari.

Minta mereka untuk bergerak dan menari mengikuti irama musik. Lalu, hentikan musik secara tiba-tiba. Ketika musik berhenti, anak harus ikut berhenti bergerak dan membekukan diri mereka sendiri.

Dorong mereka untuk membeku dengan posisi yang menuntut keseimbangan. Misalnya berdiri dengan satu kaki, berdiri dengan lengan terentang, atau bersandar ke satu arah tertentu. 

Ini akan membantu anak untuk menikmati latihan gerakan keseimbangan sambil bermain. 

Olahraga gerakan keseimbangan untuk lansia

Berbeda dengan latihan untuk anak, latihan keseimbangan untuk lansia melibatkan berbagai macam gerakan yang berbeda. Berikut ini beberapa contohnya: 

  • Jalan di atas tali

Anda tidak harus benar-benar berjalan di atas tali. Tapi, rentangkanlah kain berukuran sempit di atas permukaan lantai. Anda harus berjalan di atas kain tersebut tanpa keluar dari batas, seolah-olah tali itu adalah kain.

Ketika berjalan, rentangkan kedua tangan Anda ke samping, sejajar dengan lantai. Berjalanlah di atas kain tersebut setidaknya 15 langkah. 

  • Gerakan flamingo

Berdirilah dengan kaki kiri, posisi kaki kanan terangkat. Regangkan kaki kanan ke depan. Gunakan kursi atau dinding sebagai penyangga ketika kaki kanan diregangkan. 

Sambil melakukan gerakan tersebut, pastikan postur tubuh Anda tetap baik. Jaga tulang belakang, leher, dan kepala dalam satu garis yang lurus. 

Jika gerakan ini terasa terlalu mudah, ulurkan tangan Anda untuk meraih ujung kaki kanan yang diregangkan. Tahan selama 15 detik, lalu lakukan di sisi yang lainnya. 

  • Rock the boat

Untuk melakukan gerakan keseimbangan ini, pertama-tama posisikan tubuh untuk membuka kaki selebar pinggul. Kemudian, beri tekanan beban ke kedua kaki Anda secara merata. Jangan sampai, satu kaki menanggung beban yang lebih berat dari kaki yang lainnya. 

Setelah itu, barulah angkat kaki kanan Anda dan tumpukan beban tubuh ke kaki kiri Anda. Tahan selama 30 detik. Secara perlahan, turunkan kembali kaki kanan Anda dan posisikan kembali beban ke kedua kaki. 

Ulangi gerakan yang sama, namun kini ganti dengan mengangkat kaki kiri dan menumpukan beban ke kaki kanan. Ulangi terus gerakan ini sampai sepuluh kali.

Itulah beberapa olahraga gerakan keseimbangan yang bisa Anda coba sendiri di rumah, baik untuk orang dewasa, lansia, maupun anak-anak. Hal ini bisa membantu Anda agar menjadi lebih seimbang, sehingga koordinasi tubuh pun menjadi lebih baik.