Alasan Anda Membutuhkan Dokter Psikologi di Jakarta Selatan

Hidup selalu memiliki tantangannya tersendiri bagi setiap orang. Baik itu kematian orang yang dicintai atau perasaan cemas yang luar biasa, penting bagi Anda untuk mengetahui bahwa bantuan tersedia untuk setiap masalah yang dihadapi kehidupan. Lalu bagaimana Anda tahu bahwa Anda perlu menemui dokter psikologi? Cari tahu mengenai dokter psikologi yang praktek di Jakarta Selatan.

Meskipun dokter psikologi tidak dapat meresepkan obat dalam banyak kasus, mereka menyediakan layanan kesehatan mental penting lainnya. Dokter psikologi berlisensi dapat mendiagnosis kondisi psikologis, melakukan tes dan penilaian, melakukan psikoterapi, mengajarkan keterampilan koping, dan banyak lagi.

Mereka sering membantu orang dengan memberikan terapi bicara, yang ada banyak jenisnya. Jenis psikoterapi yang digunakan psikolog bergantung pada latar belakang dan pelatihan mereka, serta karakteristik unik dari kondisi Anda. Jenis psikoterapi meliputi perilaku, kognitif, perilaku kognitif, humanistik, psikodinamik, dan interpersonal.

Setiap wilayah memiliki dokter psikologi yang berbeda-beda dan tentu yang terlatih, baik Anda tinggal di Jakarta Selatan, Barat, Timur dan Utara sekalipun. Kenapa Anda membutuhkan dokter psikologi?

Psikolog dapat membantu orang dengan masalah psikologis seperti depresi atau kecemasan. Mereka mungkin juga bekerja untuk membantu orang-orang yang mengalami kesulitan jangka pendek seperti stres karena kehilangan pekerjaan atau kesedihan setelah kematian orang yang dicintai. Para ahli kesehatan mental ini juga dapat bekerja dengan orang-orang yang memiliki kecanduan alkohol atau zat lain untuk mengembangkan strategi penanggulangan baru. Berikut beberapa alasan kenapa orang mungkin membutuhkan dokter psikologi:

  • Kehilangan 
  • Stres dan kecemasan
  • Depresi
  • Fobia
  • Masalah keluarga dan hubungan
  • Kebiasaan dan kecanduan yang tidak sehat
  • Kejernihan mental
  • Gangguan mental

Untuk Anda yang menetap di Jakarta Selatan, banyak pilihan dokter psikologi atau yang lebih dikenal sebagai psikolog dan psikiater. Namun sebenarnya, psikolog dan psikiater adalah dua peran yang berbeda.

Psikolog memiliki gelar doktor di bidang psikologi, studi tentang pikiran dan perilaku manusia. Mereka bukan dokter medis. Seorang psikolog dapat memiliki gelar PhD dalam bidang filsafat atau PsyD dalam psikologi klinis atau konseling. Biasanya, mereka melakukan magang 1-2 tahun. Tidak seperti psikiater, psikolog juga dilatih untuk memberikan tes psikologis (seperti tes IQ atau tes kepribadian).

Jika Anda tinggal di Jakarta Selatan dan membutuhkan pelayanan kesehatan dari dokter psikologi, baik untuk masalah mental atau tes IQ dan kepribadian, Anda bisa mencari tahu daftar dokter psikologi di Jakarta Selatan melalui SehatQ.

Jangan Anggap Sepele, Berikut 7 Manfaat Bermain Video Game Bagi Kesehatan

Banyak orangtua yang akan memarahi anaknya jika ketahuan bermain video game. Anak yang bermain game ini sering dikaitkan dengan sifat pemalas.

Padahal, di berbagai negara, bermain game bahkan bisa menjadi pekerjaan profesional yang bisa mendatangkan pundi-pundi uang. Menurut studi, ternyata bermain video game juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Benarkah?

Manfaat Bermain Video Game Bagi Kesehatan yang Perlu DIketahui

Bermain video game ternyata tidak hanya memberikan rasa senang bagi pemainnya. Namun ternyata juga memiliki dampak positif lain yang mungkin jarang diketahui oleh banyak orang. Apa saja? Berikut selengkapnya.

  1. Meningkatkan Kapasitas Memori

Menurut riset yang dilakukan tahun 2015 lalu, para peneliti dari University of California melakukan penelitian terhadap 69 partisipan. Sepertiga diminta untuk bermain game Super Mario 3D World selama 2 minggu, sepertiga lagi memainkan Angry Birds, dan sisanya tidak bermain apapun.

Ternyata, mereka yang bermain video game 3D memiliki pengingkatan memori saat menyelesaikan tugas. Terlihat bahwa game 3D dapat memberikan stimulasi pada otak. Sedangkan partisipan yang tidak bermain game apa-apa, tidak memiliki peningkatan memori.

  • Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis pada Anak

Ternyata, game action juga dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan kemampuan  membaca dan menulis pada anak-anak. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 lalu. Menurut peneliti, anak yang bermain game action lebih cepat membaca.

Membaca sambil bermain video game lebih membuat anak nyaman dibanding melakukan terapi membaca dengan cara tradisional.

  • Menghilangkan Rasa Sakit

Pada penelitian tahun 2012 yang dilakukan terhadap 195 pasien terapi psikologis dan fisik, ditemukan bahwa para pasien tersebut mengaku rasa sakit yang dideritanya berkurang setelah melakukan terapi video game. Sebelumnya pada 2010 juga sudah dilakukan riset yang menemukan bahwa video game efektif mengurangi rasa sakit.

Bahkan game virtual reality (VR) disebut juga dapat mengurangi kecemasan pada penderita penyakit kronis.

  • Membuat Seseorang Lebih Pintar

Pada tahun 2013 lalu, sebuah riset menyebut bahwa orang yang aktif bermain Xbox dan PlayStation memiliki tingkat kognisi yang lebih baik. Bahkan pada jenis game apa saja, fungsi berpikir partisipan dicatat adanya peningkatan.

  • Mengurangi Trauma Psikologis

Pasti Anda semua sudah tahu mengenai game tetris. Nah, game legendaris ini ternyata juga dapat mengurangi rasa trauma pada pasien. Hal ini berdasarkan hasil penelitian tahun 2016 terhadap 37 pasien di rumah sakit. Pasien ini diminta untuk memainkan game Tetris selama 20 menit. Hasilnya, mereka yang bermain game Tetris ini dapat menekan angka trauma akibat kecelakaan yang dia main.

  • Meningkatkan Volume Otak

Game Super Mario 64 ternyata dapat meningkatkan ukuran otak yang berkaitan dengan kecerdasan spesial, keterampilan motorik halus, perencanaan strategis, hingga pembentukan memori.

Hasil tersebut dilihat dari 24 peserta yang diteliti. Peserta tersebut selama 2 bulan bermain game 30 menit sehari. Hasilnya, terdapat peningkatan materi abu-abu yang ada di daerah hippocampus kanan, otak kecil, dan korteks prefrontal kanan. Analisa otak ini dibandingkan dengan orang yang tidak bermain game. Menurut salah satu peneliti mengatakan bahwa video game dapat menstimulasi bagian otak tertentu.

  • Mengurangi Depresi dan Stress

Menurut studi, gamers yang hobi bermain video game ternyata dapat melampiaskan dtress dan depresi yang dialami dengan bermain game. Dari hasil studi tersebut bisa diambil hipotesis bahwa game tertentu dapat mengurangi tingkat stress bahkan depresi seseorang sehingga pikirannya lebih tenang setelah bermain game.