Bergizi Tinggi, Yuk Kenali 7 Manfaat Rumput Laut Wakame

Wakame adalah sejenis rumput laut berwarna hijau tua yang dikeringkan. Rumput laut wakame banyak ditemukan dalam masakan Jepang dan Asia lainnya, seperti sup, salad, dan makanan ringan.  

Wakame berbeda dengan nori yang digunakan untuk membuat sushi. Nori berbentuk lembaran datar dan kering, sedangkan wakame biasanya berbentuk potongan yang agak layu. Rumput laut wakame perlu direndam sebelum digunakan, sedangkan nori biasanya dipanggang sebelum penyusunan sushi roll, atau onigiri.

Tak hanya lezat, rumput laut wakame juga bergizi karena mengandung magnesium, yodium, kalsium, zat besi, serta aneka vitamin seperti A, B2, B6, C, D, E, K yang dibutuhkan oleh tubuh. 

Selain itu, berikut 8 manfaat kesehatan dari rumput laut wakame.

1. Rendah kalori dan kaya nutrisi

Selain menghadirkan rasa dan tekstur yang unik pada sup dan salad, wakame rendah kalori tetapi mengandung banyak nutrisi yang penting untuk kesehatan.  

Bahkan dalam jumlah kecil, wakame dapat membantu meningkatkan asupan mineral seperti yodium, mangan, folat, magnesium, dan kalsium untuk membantu Anda memenuhi kebutuhan nutrisi.

2. Sumber yodium yang sangat baik 

Wakame memiliki rasa asin yang ternyata kaya akan yodium. Saat ini ada banyak orang yang kekurangan yodium. Gejala kekurangan yodium dapat berupa penambahan berat badan, kelelahan, rambut rontok dan kulit kering dan bersisik.

Padahal, yodium adalah mineral penting yang digunakan tubuh Anda untuk menghasilkan hormon tiroid, yang membantu mendukung pertumbuhan, metabolisme, sintesis protein, dan perbaikan sel. 

Nah, ternyata rumput laut wakame adalah sumber yodium yang baik, yang penting untuk fungsi tiroid dan produksi hormon tiroid. Terdapat 42 mcg yodium per gram, yaitu sekitar 28% yodium pada wakame. 

3. Menurunkan risiko penyakit jantung

Wakame juga punya manfaat dahsyat pada kesehatan yaitu menurunkan risiko penyakit jantung akibat tekanan darah tinggi. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menambahkan wakame ke dalam makanan Anda dapat membantu mengendalikan tekanan darah dan mengoptimalkan kesehatan jantung .

4. Mengandung zat anti kanker

Wakame mengandung senyawa penting fucoxanthin yang baik untuk zat antikanker dan antitumor. 

Menurut penelitian, fucoxanthin dapat menyembuhkan kanker payudara dan kolorektal kanker. Selain sebagai diet sehat, rumput laut wakame juga sangat tepat dikonsumsi bagi Anda yang ingin terhindar dari kanker. 

5. Membunuh sel kanker

Tak hanya mencegah, salah satu manfaat kesehatan yang paling mengesankan dari wakame adalah kemampuannya untuk memblokir pertumbuhan sel kanker. Hal ini lantaran kandungan yodium pada wakame dapat membantu dalam proses membunuh sel kanker atau apoptosis sel. 

Kanker payudara dapat dicegah dengan mengonsumsi yodium yang baik. Meskipun yodium berguna untuk membunuh sel kanker, Anda juga tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi yodium, ya! 

6. Menurunkan gula darah

Beberapa penelitian menemukan bahwa rumput laut wakame dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan resistensi insulin untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Ini karena kandungan senyawa fucoxanthin yang ada pada wakame yang ternyata dapat menormalkan tekanan darah. Zat ini mengakumulasi lemak dan meningkatkan produksi DHA pada hati. 

Satu studi empat minggu menunjukkan bahwa melengkapi dengan 48 gram rumput laut setiap hari secara signifikan menurunkan kadar gula darah pada 20 orang penderita diabetes.  

7. Menurunkan berat badan

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, Anda mungkin harus mencoba memasukkan rumput laut wakame ke dalam menu diet Anda.

Kandungan fucoxanthin pada wakame ternyata sangat baik untuk membakar lemak dan memberikan rasa kenyang lebih lama   

Wakame dapat direndam dan ditambahkan ke sup, salad, dan lauk untuk meningkatkan profil gizi makanan favorit Anda.

Kurma Medjool

Kurma Medjool merupakan salah satu makanan manis yang paling populer untuk dikonsumsi. Kurma tersebut tampak seperti permen dan memiliki warna yang gelap. Kurma tersebut juga merupakan kurma yang lebih bermanfaat dibandingkan dengan kurma lain karena mengandung kalsium yang lebih tinggi.

Kurma Medjool berasal dari Maroko dan tumbuh dari pohon Phoenix dactylifera. Buah tersebut dapat Anda temukan di mana saja dan dapat dikonsumsi secara langsung. Anda dapat memperoleh kurma tersebut dengan harga yang terjangkau, yakni sekitar Rp 200.000,00.

Kandungan Kurma Medjool

Kurma Medjool memiliki kandungan sebagai berikut:

  • 133 kalori.
  • Karbohidrat (36 gram).
  • Serat (3,2 gram).
  • Protein (0,8 gram).
  • Gula (32 gram).
  • Lemak (0 gram).
  • Kalsium (2% AKG (angka kecukupan gizi)).
  • Zat besi (2% AKG).
  • Potasium (7% AKG).
  • Copper (19% AKG).
  • Magnesium (6% AKG).
  • Vitamin B6 (7% AKG).

Jika Anda ingin menjaga asupan kalori dan kadar gula darah, Anda sebaiknya jangan mengkonsumsi kurma tersebut secara berlebihan.

Kurma juga merupakan salah satu buah yang kering dan mengandung kalori yang lebih banyak dibandingkan dengan buah lain. Kandungan tersebut lebih besar karena jumlah air yang ada pada kurma sedikit.

Manfaat Kurma Medjool

Jika Anda mengkonsumsi kurma Medjool, berikut adalah manfaat yang Anda akan peroleh:

  1. Sumber antioksidan

Kurma Medjool merupakan salah satu makanan yang mengandung antioksidan dimana kandungan tersebut dapat melindungi sel-sel tubuh manusia dari kerusakan oksidatif. Jika hal tersebut terjadi, maka manusia bisa mengalami stres oksidatif karena zat radikal bebas. Hal tersebut dapat memicu risiko seperti penyakit kanker.

Kurma Medjool mengandung antioksidan seperti flavonoid untuk mencegah risiko penyakit seperti ini.

  1. Sumber energi

Karena kurma Medjool mengandung karbohidrat yang cukup tinggi, buah tersebut dapat memberikan energi untuk memenuhi kebutuhan manusia sehari-hari. Banyak orang yang mengkonsumsi kurma ketika sahur dan berbuka puasa.

  1. Menjaga tulang

Karena kurma Medjool mengandung kalsium yang tinggi, buah tersebut dapat dijadikan sebagai makanan untuk menjaga kesehatan tulang manusia.

  1. Menjaga kesehatan otak

Karena kurma Medjool juga mengandung antioksidan, buah tersebut dapat mengurangi plak pada otak. Plak pada otak merupakan salah satu tanda seseorang mengalami penyakit Alzheimer (penurunan daya ingat).

  1. Menjaga pencernaan

Kurma Medjool bermanfaat dalam menjaga pencernaan manusia karena mengandung serat. Kandungan tersebut dapat membantu melancarkan BAB (buang air besar). Selain itu, kandungan tersebut juga dapat mengurangi risiko pada pencernaan seperti kanker usus.

Sebuah studi menyatakan bahwa orang-orang yang mengkonsumsi kurma, mereka lebih sering buang air besar dengan lancar dibandingkan dengan orang-orang yang tidak mengkonsumsi kurma.

  1. Menjaga kondisi jantung

Serat dan antioksidan yang ada pada kurma Medjool juga dapat menjaga kondisi jantung seseorang. Serat memiliki peran dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mencegah penumpukan plak pada pembuluh darah.

Antioksidan memiliki peran dalam mencegah zat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Efek Samping Kurma Medjool

Anda juga perlu pahami bahwa kurma Medjool dapat menimbulkan efek samping berupa:

  • Kenaikan berat badan

Karena kurma Medjool mengandung karbohidrat yang cukup tinggi, Anda perlu konsumsi kurma tersebut secukupnya. Jika dikonsumsi secara berlebihan, maka Anda akan mengalami kenaikan berat badan.

  • Alergi

Kurma Medjool juga mengandung sulfit sehingga dapat menimbulkan reaksi alergi seperti ruam.

  • Penyakit ginjal

Kurma Medjool berisiko bagi Anda yang mengalami penyakit ginjal. Oleh karena itu, Anda sebaiknya tanyakan kepada dokter tentang makanan lain yang dapat dikonsumsi untuk menjaga kondisi ginjal.

Kesimpulan

Kurma Medjool merupakan salah satu buah yang dapat menjaga kesehatan manusia. Namun, karena buah tersebut mengandung karbohidrat yang cukup tinggi, Anda sebaiknya jangan konsumsi buah tersebut secara berlebihan jika Anda ingin menjaga berat badan Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang kurma Medjool, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Enak dan Menyehatkan, Ini Cara Memasak Kerang Bumbu Kari

Kerang merupakan salah satu jenis makanan laut yang cukup populer. Selain enak, kerang juga dipercaya mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan. Untuk menikmati kerang dengan maksimal, Anda perlu tahu cara memasak kerang yang enak dan menyehatkan.

Memasak kerang tidak bisa dilakukan sembarang. Karena, apabila kerang tidak dibersihkan dengan baik, justru akan berbahaya bagi kesehatan Anda. 

Membersihkan kerang sebelum dimasak

Mencuci dan membersihkan kerang adalah langkah yang sangat penting sebelum memasak kerang. Sama seperti cara memasak kerang, Anda pun harus tahu cara membersihkan kerang agar mendatangkan manfaat maksimal saat dikonsumsi.

Berikut ini cara membersihkan kerang dengan benar sebelum dimasak:

  • Segera keluarkan kerang dari kantong belanja begitu sampai di rumah.
  • Perhatikan kondisi kerang. Singkirkan kerang yang memiliki tampilan fisik tidak baik, seperti retak, pecah, atau terbuka.
  • Rendam kerang dalam air bersih selama kurang lebih 20 menit sebelum dimasak. Setelah direndam, kotoran dari rendang akan terangkat secara perlahan dengan sendirinya.
  • Gosok kerang di dalam air setelah direndam. Bersihkan seluruh permukaan kerang yang masih tampak kotor.
  • Keluarkan kerang dari air, lalu letakkan pada wadah baru yang bersih. 
  • Gunakan brush untuk membersihkan kotoran yang masih tersisa pada kerang setelah diangkat dari air.

Cara ini cocok untuk membersihkan sebagian besar jenis kerang. Beberapa jenis kerang mungkin memerlukan cara khusus untuk dibersihkan sebelum dimasak.

Rekomendasi cara memasak kerang dengan bumbu kari

Anda sebenarnya bebas memilih cara mengolah kerang yang menurut Anda paling nikmat. Akan tetapi, berikut ini adalah rekomendasi cara memasak kerang bumbu kari yang enak dan menyehatkan.

Untuk membuat resep kerang ini, Anda memerlukan bahan-bahan berupa:

  • 1,8 kilogram kerang
  • 1 sendok makan minyak canola
  • Irisan 1 bawang bombay ukuran sedang
  • 2 tomat yang dicincang
  • 2 siung bawang putih dicincang
  • 1 sendok makan jahe segar yang dicincang
  • 2 sendok teh bumbu kari
  • 1 sendok teh biji adas
  • ¼ sendok teh cabai rawit
  • ¼ sendok teh garam
  • 1 santan kaleng 
  • ½ cangkir anggur putih (opsional)

Cara memasak kerang bumbu kari sangat mudah dan cepat. Pertama, bersihkan kerang sampai bersih dengan cara yang telah disebutkan sebelumnya. Kemudian, panaskan minyak dalam panci besar dengan api sedang ke tinggi.

Tuangkan bawang bombay dan aduk selama kurang lebih 3 menit. Tambahkan bahan-bahan lain yang telah disiapkan, kecuali santan dan anggur putih. Aduk sampai merata selama 1-2 menit. 

Kemudian, tambahkan santan dan anggur putih. Masak dan didihkan selama 2 menit. 

Setelah mendidih, tambahkan kerang ke dalam panci tersebut. Tutup panci dan ubah suhu api menjadi api kecil. Diamkan dan masak selama kurang lebih 6 menit. 

Setelah selesai atau setelah melewati 6 menit, pindahkan kerang ke mangkok besar. Apabila ada kerang yang tidak terbuka meski setelah dimasak, singkirkan kerang tersebut. Hal ini bisa menjadi pertanda kondisi kerang yang tidak baik.

Setelah dipindahkan ke wadah lain, tutup wadah berisi kerang agar kerang tetap hangat. 

Rebus kuah bumbu kari yang masih tersisa di panci dengan api tinggi selama 5 menit. Setelah 5 menit, kadar air pada panci akan sedikit berkurang. Tuangkan bumbu kari ke wadah berisi kerang, dan kerang bumbu kari pun siap untuk disajikan.

Ini adalah salah satu cara memasak kerang yang enak dan menyehatkan, serta cocok bagi masyarakat Indonesia. Masih ada banyak cara lainnya yang bisa dicoba untuk menyajikan kerang.

Konsumsi Protein Berlebih Apakah Berbahaya?

Mungkin Anda sudah familiar dengan diet tinggi protein. Diet seperti diet Caveman dan diet Paleo terdiri dari rasio makronutrien yang beragam, namun biasanya tinggi konsumsi protein. Meskipun standar diet ketogenic menekankan lemak, diet ini juga bisa tinggi protein. Bahkan diet yang terdiri dari makanan nabati juga bisa mengandung protein dalam jumlah yang tinggi. Protein adalah bagian penting untuk diet yang sehat. Konsumsi protein dapat membantu membentuk dan memperbaiki otot, organ tubuh, dan tulang. Diet tinggi protein juga terbukti bermanfaat dalam mengurangi lemak, menurunkan berat badan, lebih mudah membuat kenyang, dan menjaga otot. 

Akan tetapi, konsumsi protein juga telah dihubungkan dengan beberapa risiko yang penting untuk diketahui dan dipahami. Ahli nutrisi menyarankan agar konsumsi protein dalam batas yang wajar dan tidak melebihi nilai harian yang direkomendasikan. Beberapa risiko terlalu banyak konsumsi protein di antaranya adalah:

  • Bertambahnya berat badan

Diet tinggi protein dapat mengurangi berat badan. Namun, pengurangan berat badan jenis ini hanya bersifat sementara dan jangka pendek. Konsumsi protein berlebih biasanya disimpan dalam bentuk lemak, sementara asam amino dibuang dari dalam tubuh. Hal ini akan menyebabkan pertambahan berat badan, terutama apabila Anda mengonsumsi banyak kalori serta berusaha meningkatkan konsumsi protein. Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa pertambahan berat badan diasosiasikan dengan diet di mana protein menggantikan karbohidrat, namun tidak menggantikan lemak. 

  • Bau mulut tidak sedap

Konsumsi protein dalam jumlah besar dapat menyebabkan bau mulut yang tidak sedap, terutama apabila Anda membatasi asupan karbohidrat. Ini mungkin disebabkan karena tubuh Anda sedang berada dalam kondisi metabolisme yang disebut ketosis, yang memproduksi zat kimia yang memiliki bau tidak sedap. Menyikat gigi ataupun “flossing” tidak akan menghilangkan bau tersebut. Untuk mengatasinya, Anda bisa meminum banyak air atau mengunyah permen karen. 

  • Konstipasi

Dalam sebuah studi, 44 persen pesertanya melaporkan adanya konstipasi. Ini disebabkan karena diet tinggi protein yang membatasi karbohidrat biasanya rendah serat. Meningkatkan asupan air dan serat dapat membantu mencegah konstipasi. 

  • Diare

Memakan terlalu banyak makanan olahan ataupun produk susu dapat menyebabkan terjadinya diare. Hal ini berisiko tinggi terutama apabila Anda menderita intoleransi laktosa atau mengonsumsi sumber protein seperti daging, ikan, dan hewan ternak lainnya. Untuk menghindari terjadinya diare, minum banyak air, hindari minuman berkafein, dan batasi makanan gorengan atau konsumsi lemak berlebih. Selain itu, tingkatkan asupan serat Anda. 

  • Dehidrasi

Tubuh akan membuang nitrogen berlebih bersama air dan cairan. Hal ini dapat menyebabkan Anda dehidrasi meskipun Anda tidak merasa haus dibandingkan biasanya. Studi kecil tahun 2002 melibatkan atlet menemukan bahwa dengan konsumsi protein meningkat, level hidrasi malah menurun. Akan tetapi, studi tahun 2006 menyimpulkan bahwa konsumsi lebih banyak protein memiliki dampak yang lebih minim pada hidrasi. Risiko atau efek ini dapat diminimalisir dengan cara meningkatkan asupan air, terutama apabila Anda adalah seorang yang aktif. Tanpa menghiraukan pentingnya konsumsi protein, sangat penting bagi Anda untuk minum air sepanjang hari. 

Penting bagi Anda untuk memahami risiko yang dibawa apabila konsumsi protein berlebih terjadi. Selalu konsultasi dengan dokter atau ahli nutrisi sebelum memulai diet baru apapun, terutama apabila Anda memiliki kondisi kesehatan medis tertentu. Dokter dapat membantu Anda menunjukkan pro kontra diet tinggi protein berdasarkan kebutuhan Anda. Intinya, penting bagi Anda untuk makan makanan yang sehat dan seimbang, serta memiliki gaya hidup yang aktif.

7 Manfaat Alga Hijau dan Biru Bagi Kesehatan

Apakah Anda mengetahui tentang alga? Alga adalah organisme autotrof yang hidupnya di dalam laut. Salah satu alga yang terkenal adalah alga hijau atau biru. Manfaat alga ini juga banyak bagi kesehatan karena mengandung protein dan mineral penting bagi tubuh.

Dalam satu sendok makan alga hijau atau biru, terkandung mineral dan protein seperti zat besi, kalsium, magnesium, hingga potasium. Itulah kenapa banyak sekali manfaat alga bagi tubuh.

Sebenarnya Apa Itu Alga?

Alga sebenarnya bukan hanya sebatas tanaman hijau yang tumbuh di dasar atau permukaan air saja. Ada juga jenis alga yang bisa dimakan. Seperti spirulina, rumput laut, hingga chlorella. Namun, ada pula jenis alga yang beracun, lho. 

Alga hijau dan alga biru memiliki perbedaan meskipun sama-sama bermanfaat. Pada alga hijau terdapat klorofil, chloroplast, serta beta karoten yang biasanya ditemukan di perairan. Akan tetapi alga hijau tidak bisa mengimbangi atmosfer nitrogen. Berbeda dengan alga biru yang tidak terdapat kloroplas di dalamnya.

Manfaat Alga bagi Kesehatan

Alga mengandung tinggi antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Apa saja manfaat alga hijau dan biru ini? Simak selengkapnya berikut ini.

  1. Meredakan Gejala Alergi Rhinitis

Manfaat alga biru yang tidak dimiliki oleh alga hijau adalah bisa meredakan alergi rhinitis. Sehingga spirulina biasanya dijadikan sebagai alternatif untuk mengobati radang yang terjadi di rongga penciuman. Seperti bersin, hidung berair, hidung tersumbat, hingga terasa sensasi gatal.

  1. Membantu Membuang Racun yang Ada di Tubuh

Chlorella menjadi populer karena bermanfaat dalam membuang racun dalam tubuh. Alga ini juga bisa mengikat metal berbahaya seperti cadmium yang bisa meracuni tubuh jika dalam jumlah berlebihan.

Tubuh bisa terpapar bahan berbahaya ini karena polusi, atau bekerja di lingkungan tambang. Selain itu, jenis alga ini juga bisa menurunkan kadar zat berbahaya, misalnya dioksin yang terdapat pada makanan.

Akan tetapi, manfaat yang disebutkan di atas belum terbukti terdapat pada suplemen alga biru seperti spirulina.

  1. Memperbaiki Kadar Kolesterol

Chlorella yang dikonsumsi 5-10 gram setiap hari ternyata bisa menurunkan kadar kolesterol LDL pada orang yang menderita hipertensi atau darah tinggi. 

Dalam chlorella ini terkandung serat, niacin, karoten, hingga antioksidan yang dapat mencegah terjadinya oksidasi kolesterol LDL.

  1. Sebagai Sumber Antioksidan

Alga hijau juga mengandung komponen antioksidan seperti vitamin C, klorofil, beta karoten, lutein, hingga likopen. Antioksidan ini bisa membantu mengatasi berbagai penyakit seperti misalnya diabetes.

Tidak hanya itu, spirulina atau alga biru juga bisa menjadi sumber antioksidan yang luar biasa. Spirulina berwarna biru kehijauan karena adanya zat phycocyanin. Zat inilah yang bermanfaat menangkal radikal bebas dna menghambat adanya produksi molekul yang menyebabkan terjadinya peradangan.

  1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Menurut studi yang dilakukan, manfaat alga chlorella bagi daya tahan tubuh ternyata cukup menjanjikan. Partisipan yang diteliti diminta mengonsumsi chlorella 6 gram alga hijau selama sebulan. Hasilnya, di akhir periode penelitian, tingkat saturasi oksigen peserta meningkat drastis. 

Sedangkan ketika mengonsumsi alga biru, daya tahan tubuh dan kekuatan otot partisipan jadi meningkat. 

  1. Mengendalikan Tekanan Darah

Suplemen alha juga bisa menyehatkan ginjal dan jantung sehingga membuat tekanan darah seseorang jadi lebih terkendali.

Kandungan nutrisi chlorella seperti arginine, potasium, omega-3, hingga kalsium dapat menekan risiko penyumbatan pembuluh darah arteri. Sama halnya dengan konsumsi spirulina. Kandungan dalam spirulina dapat membuat produksi oksida nitrat jadi meningkat dan membuat pembuluh darah juga jadi rileks dan melebar.

  1. Mengendalikan Gula Darah

Manfaat alga yang digabungkan dengan terapi akan membuat kadar gula darah lebih terkendali. Menurut studi, konsumsi chlorella selama 12 pekan bisa menurunkan kadar gula darah seseorang akibat gaya hidup yang tidak sehat.

Sama seperti halnya dengan konsumsi alga hijau, konsumsi spirulina juga bisa menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Bahkan di beberapa kasus, manfaat alga ini lebih efektif dibanding obat diabetes itu sendiri.

Manfaat Bunga Kenanga yang Jarang Orang Tahu

Bagi Anda pecinta tanaman, tentu tidak asing lagi dengan salah satu jenis tanaman bunga yang satu ini. Bunga kenanga adalah salah satu bunga yang sering dijadikan sebagai tanaman hias. Bunga ini juga dikenal dengan sebutan bunga ylang-ylang.

Manfaat bunga kenanga yang jarang diketahui.

Selain keindahan, ternyata manfaat bunga kenanga juga bisa untuk kesehatan dan perawatan tubuh, lho. Berikut ini 4 manfaat bunga kenanga yang jarang diketahui orang.

  1. Sebagai repellent alami.

Repellent merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menjauhkan serangga dari manusia, sehingga dapat mencegah gigitan serangga, khususnya yang membahayakan tubuh. Cara menggunakan repellent adalah dengan menggosokkan ke kulit atau disemprotkan ke pakaian Anda.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan Totalia pada tahun 2014, dijelaskan tentang kriteria repellent yang baik untuk digunakan. Ciri-ciri repellent tersebut adalah tidak mengganggu penggunanya, bau tidak menyengat, tidak menimbulkan iritasi kulit, tidka beracun, dan tahan lama.

Manfaat bunga kenanga bisa sebagai repellent alami dengan efek samping yang minimal. Minyak atsiri yang terdapat di dalam bunga kenanga diduga yang berperan sebagai penolak serangga, karena mengandung senyawa linalool, geraniol, dan eugenol.

  • Sebagai antibakteri.

Dalam Jurnal Bishell pada tahun 2016, dijelaskan manfaat bunga kenanga sebagai antibakteri. Hal ini karena bunga kenanga mengandung minyak atsiri, flavonoid, dan saponin yang ampuh menghambat perkembangbiakan bakteri secara alami. Tidak heran, jika Anda melihat bunga kenanga sering dimanfaatkan sebagai bahan untuk kosmetik. Karena sifatnya sebagai antibakteri inilah, manfaat bunga kenanga dapat merawat kulit yang berjerawat, serta membuat kulit jadi lebih lembab dan bersih.

  • Sebagai antioksidan.

Manfaat bunga kenanga sebagai antioksidan telah dibuktikan dalam Journal of Research and Education Chemistry (JREC). Bunga kenanga mengandung senyawa flavonoid, tanin, steroid, dan saponin. Bersama dengan sifatnya sebagai antibakteri, tanaman yang sering disebut dengan bunga ylang-ylang ini berpotensi dijadikan sebagai bahan baku obat tradisional.

Antioksidan dapat menetralisir radikal bebas yang menumpuk di dalam tubuh, sehingga dapat mencegah kanker muncul dan berkembang. Sementara itu, antibakteri dapat membunuh bakteri yang menempel pada permukaan kulit dan pakaian, sehingga dapat pula dijadikan sebagai hand sanitizer.

  • Sebagai hepatoprotektor.

Manfaat bunga kenanga lainnya yang tidak kalah penting adalah dapat melindungi organ hati Anda (hepatoprotektor). Dalam Jurnal Ilmiah Medicamento pada tahun 2017 terkait hasil penelitian yang menunjukkan ekstrak bunga kenanga dapat bertindak sebagai  hepatoprotektor. Bahkan, efek ini lebih baik bila dibandingkan dengan obat hepatoprotektor lainnya.

Hal ini dibuktikan dengan turunnya kadar SGOT dan SGPT pada tikus penelitian dengan dosis 400 dan 800 mg/kgBB. Manfaatnya ini berkaitan dengan sifat antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas di dalam tubuh. Didukung pula dengan sifat antiiflamasi pada bunga kenanga yang dapat menghambat kerusakan sel-sel hati.

Apakah bunga kenanga memiliki efek samping?

Dilansir dari Healthline, bunga kenanga atau ylang-ylang mengandung senyawa alergen, yaitu isoeugenol. Seseorang yang memiliki alergi terhadap senyawa ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit saat dioleskan.

Penggunaan minyak esensial ylang-ylang juga tidak boleh terlalu banyak pada kulit. Jika Anda ingin menggunakannya di area tubuh, wajah, atau kulit kepala, maka gunakanlah carrier oil atau minyak pelarut terlebih dahulu.

Selain itu, tanaman ini ternyata memiliki efek racun pada hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing. Hindari meletakkan minyak bunga kenanga yang berpotensi tersentuh oleh kulit, cakar, atau bulu hewan peliharaan Anda. Hal tersebut memungkinkan hewan peliharaan Anda menjilat atau menghirupnya.

Catatan dari SehatQ

Inilah beberapa manfaat bunga kenanga yang masih sedikit orang tahu. Bukan saja untuk tanaman hias, tetapi manfaat bunga kenanga juga dijadikan sebagai tanaman obat tradisional yang berkhasiat untuk tubuh. Ikuti petunjuk pemakaian yang ada dalam label kemasan pada setiap produk bunga kenanga. Bila perlu, berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya. Jika Anda mengalami gejala alergi atau iritasi pada kulit, maka hentikan pemakaian dan segera berobat ke rumah sakit terdekat.

Ini Manfaat Gula Batu untuk Obati Sakit Tenggorokan

Gula batu merupakan jenis gula yang tidak dimurnikan, memiliki tekstur yang lebih padat dari gula pasir biasa. Gula jenis ini banyak digunakan untuk berbagai tujuan, seperti bahan masakan dan pengobatan. Dalam hal pengobatan, salah satu manfaat gula batu adalah untuk mengobati sakit tenggorokan.

Sakit tenggorokan adalah kondisi yang ditandai dengan rasa nyeri, kering, serta gatal di tenggorokan. Ketika Anda mengalami sakit tenggorkan, Anda mungkin juga akan merasakan gejala batuk. Pengobatannya bisa dilakukan tanpa harus mengonsumsi obat tertentu, melainkan dengan memanfaatkan gula batu.

Manfaat gula batu untuk sakit tenggorokan

Pada dasarnya, gula batu banyak digunakan sebagai penyegar mulut. Tidak hanya itu, dalam dunia pengobatan tradisional, gula batu sudah cukup dikenal sebagai obat sakit tenggorokan alami.

Gula batu bekerja menyembuhkan sakit tenggorokan melalui kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Nutrisi-nutrisi tersebut terdiri atas vitamin, mineral, dan asam amino.

Terdapat dua jenis batuk yang biasanya diiringi dengan sakit tenggorokan, yaitu batuk kering dan batuk basah. Batuk kering umumnya tidak menimbulkan penumpukan lendir atau dahak, sementara batuk basah akan memicu penumpukan dahak di tenggorokan, membuat tenggorokan terasa tidak nyaman.

Nutrisi dalam gula batu membantu menenangkan dahak yang menumpuk di tenggorokan tersebut. Lendir-lendir dahak tersebut akan melonggar dan membuat tenggorokan Anda terasa lebih nyaman. Nantinya, dahak akan keluar dengan sendirinya dari dalam tubuh.

Selain itu, manfaat gula batu lainnya adalah menenangkan tenggorokan serta rongga mulut secara keseluruhan. Anda bisa meracik obat alami gula batu sendiri di rumah untuk mengatasi sakit tenggorokan.

Cara menggunakan gula batu untuk mengatasi sakit tenggorokan

Gula batu sebaiknya digunakan sebagai upaya pengobatan sementara. Jika kondisi sakit tenggorokan dan gejala batuk Anda tak kunjung sembuh, Anda mungkin tetap perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

Untuk menggunakan gula batu sebagai perawatan sakit tenggorokan, Anda bisa mencoba melakukan hal-hal berikut ini.

  • Menelan gula batu secara bertahap

Cara ini cocok dilakukan untuk mengatasi gejala batuk. Batuk bisa terjadi karena adanya serangan kuman atau gejala dari kondisi demam. Nutrisi dalam gula batu dapat bekerja secara langsung untuk meredakan kondisi ini.

Masukkan beberapa gula batu ke dalam mulut Anda, lalu telan gula batu tersebut secara bertahap. Sebelumnya, Anda bisa mengisapnya selama beberapa saat. Menelan gula batu satu per satu akan membantu untuk menenangkan tenggorokan secara perlahan.

  • Mencampur gula batu dengan lada hitam

Manfaat gula batu dapat semakin dirasakan ketika Anda mencampurkannya dengan bubuk lada hitam. Sebaiknya, lakukan hal ini di malam hari. Secara khusus, metode ini tepat untuk mengatasi sakit tenggorokan.

Campurkan gula batu dengan lada hitam, lalu haluskan sampai semuanya menjadi halus dan menyatu. Setelah itu, telan bubuk tersebut tanpa diikuti dengan air. Meminum air setelah menelan campuran gula batu dan lada hitam justru akan memicu batuk.

  • Mencampur gula batu dengan lada hitam ke dalam teh

Jika Anda merasa tidak nyaman untuk menelan campuran gula batu dengan lada hitam secara langsung, Anda bisa juga mencoba untuk mencampurkannya ke dalam teh. Hal ini tidak akan mengurangi khasiat dari gula batu dan tetap bisa mengatasi sakit tenggorokan.

Berbeda dengan cara mengonsumsi campuran gula batu dan lada hitam dalam bentuk bubuk, campuran yang sudah larut dalam teh dapat Anda konsumsi sebanyak dua kali dalam sehari. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, manfaat gula batu untuk mengobati sakit tenggorokan bisa menjadi pengobatan alami yang bersifat sementara. Jika kondisi tidak kunjung membaik