3 Cara Membuat Cuka Apel untuk Perawatan Wajah

Jika Anda sudah familiar dengan dunia perawatan kulit, Anda mungkin sudah mengetahui bahwa cuka apel memiliki khasiat yang luar biasa. 

Proses fermentasi menghasilkan senyawa dalam cuka yang disebut asam asetat, yang terkenal dengan sifat antibakteri dan antijamurnya. Selain mengandung asam asetat, cuka apel juga memiliki senyawa asam gallic, katekin, dan pektin, asam folat, biotin, kalium, dan fosfor. 

Kemudian, cuka apel juga memiliki kandungan vitamin (A, B, B1, B2, B6, C, dan E), potasium, kalsium, dan magnesium.  

Cuka apel ini memang bisa ditemukan di swalayan. Tetapi, Anda ternyata bisa mengetahui cara membuat cuka apel untuk kecantikan sendiri di rumah, lho.

Berikut ini cara membuat cuka apel mudah untuk perawatan wajah:

1. Cara membuat cuka apel untuk mengatasi jerawat

Jika Anda saat ini sedang berjuang melawan jerawat, maka Anda bisa memanfaatkan cuka apel sebagai salah satu cara mengatasinya. Karena zat antibakteri dan antijamurnya, cuka apel dapat membantu dan menjaga pori-pori kulit Anda bebas dari bakteri, minyak dan debu.  

Berikut ini cara membuat cuka apel untuk atasi masalah jerawat: 

  • Campur cuka apel dengan air dalam mangkuk.
  • Rendam bola kapas dalam larutan cuka apel tersebut.
  • Oleskan pada wajah yang terkena jerawat.
  • Biarkan selama 10 menit lalu bersihkan dengan air hangat.
  • Aplikasikan beberapa kali sehari selama beberapa hari untuk melihat hasilnya. 

2. Cara membuat cuka apel untuk menyembuhkan Sunburn

Memang tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa cuka apel dapat mengobati sengatan matahari. Namun, mengencerkan cuka sari apel dengan air adalah salah satu cara yang digunakan orang untuk meredakan rasa sakit dan perih setelah berjemur.

Adapun cara membuat cuka apel untuk mengatasi sunburn adalah sebagai berikut:

  • Campurkan setengah cangkir cuka sari apel dengan 4 cangkir air.
  • Basahi kain lap dengan larutan tersebut.
  • Oleskan pada kulit yang terbakar sinar matahari.
  • Pijat kulit sebentar.
  • Ulangi ini beberapa kali setiap hari selama beberapa hari sampai kondisi Anda membaik.

3. Cara membuat cuka apel untuk mengangkat sel kulit mati

Asam alfa hidroksi pada cuka apel ternyata bisa membantu Anda untuk mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan sel kulit baru yang sehat. 

Selain itu, Anda juga dapat merasakan manfaat cuka apel untuk membuat kulit lebih lembut dan kenyal. Anda dapat menggunakan cuka apel untuk berendam

Inilah cara membuat cuka apel agar sel kulit mati dapat terangkat: 

  • Tuangkan sedikit cuka apel ke dalam bak mandi berisi air hangat.
  • Berendamlah selama 15-20 menit.
  • Biarkan asam pelindung meresap ke dalam kulit Anda.
  • Ikuti rutinitas ini untuk menjaga tingkat pH kulit Anda. 

4. Cara membuat cuka apel sebagai pengganti toner

Cuka apel memiliki khasiat astringent, yang membantu meningkatkan aliran darah ke kulit dan memperkecil pori-pori, obat yang bagus untuk orang-orang yang memiliki kulit berminyak.

Anda dapat menggunakannya sebagai pengganti toner.

Berikut ini cara membuat cuka apel sebagai pengganti toner:  

  • Campur cuka sari apel dengan air yang telah disaring. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak esensial.
  • Oleskan larutan pada kulit Anda menggunakan bola kapas.
  • Biarkan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air dingin.
  • Anda dapat menggunakannya sekali atau dua kali sehari sesuai kebutuhan Anda.

5. Cara membuat cuka apel untuk mengatasi kerutan wajah

Selain mengangkat sel kulit mati, kandungan asam alfa hidroksi pada cuka apel ternyata dapat membuat kulit yang sehat dan bercahaya. 

Tidak hanya itu, cuka apel juga membantu menghilangkan bintik-bintik penuaan serta meminimalkan garis-garis halus dan kerutan.

Anda dapat membuat cuka apel dengan cara berikut: 

  • Oleskan sedikit cuka sari apel menggunakan bola kapas pada noda penuaan dan kerutan.
  • Biarkan selama 30 menit lalu bersihkan dengan air dingin.
  • Ikuti rutinitas ini dua kali sehari selama 6 minggu untuk merasakan manfaatnya

Demikian cara membuat cuka apel untuk perawatan wajah yang bisa Anda praktikkan langsung di rumah. Pastikan Anda sudah mengetahui efek samping dari penggunaan cuka apel sebelum memakainya, ya. 

Anda tidak disarankan mengonsumsinya langsung tanpa dilarutkan dan menggunakannya untuk jangka waktu yang panjang. Jika ada masalah kesehatan, konsultasikan hal ini kepada dokter, ya. 

Suntik Filler Dagu, Bikin Cantik Namun Banyak Efek Sampingnya

Filler Dagu yang Sedang Digandrungi, Apa Saja Efek Sampingnya?

Perawatan untuk wajah kini semakin beragam jenisnya, salah satu yang populer adalah menggunakan filler. Perawatan ini memiliki banyak manfaat bagi wajah seperti dapat menghaluskan kulit, memperbaiki bentuk wajah, menghilangkan kerutan, serta membuat wajah kencang sehingga Anda nampak awet muda. Banyak bagian wajah yang bisa dirawat menggunakan filler termasuk dagu. Filler dagu sering dipilih sebab dapat membantu dagu lebih kencang dan tidak keriput. Filler dagu disukai banyak orang sebab prosesnya mudah. Anda tidak perlu melakukan operasi seperti operasi plastik. Filler hanya menggunakan metode suntik saja sehingga dapat dilakukan dengan cepat. Meski dapat mempercantik wajah, filler dagu memiliki beberapa efek samping. Berikut 9 efek samping yang mungkin timbul setelah Anda melakukan filler dagu. 

  1. Kulit bengkak kemerahan

Efek samping awal yang bisa muncul karena suntik filler dagu yaitu kulit menjadi berwarna kemerahan. Selain itu, kulit akan menjadi bengkak. Untuk mengatasi pembengkakan yang muncul akibat filler dagu, Anda dapat menempelkan es batu pada area wajah.

  1. Muncul benjolan 

Setelah filler dagu, benjolan seperti jerawat mungkin muncul. Hal itu disebabkan karena terdapat pertumbuhan jaringan pada wajah yang tidak normal. Kondisi ini  seringkali disebut sebagai nodul. Benjolan juga dapat muncul sebab kesalahan distribusi ketika filler dagu disuntikan. 

  1. Terdapat reaksi alergi 

Filler dagu dapat memicu reaksi alergi. Efek samping yang satu ini memunculkan gejala seperti jika Anda sedang terkena alergi terhadap sesuatu. Kulit dapat memunculkan ruam merah, terasa terbakar, bengkak, sesak napas, hingga pingsan apabila alergi yang dialami cukup serius. 

  1. Bentuk dagu tidak simetris 

Dalam kurun waktu tertentu, filler dagu dapat membuat wajah menjadi asimetris. Hal tersebut merupakan salah satu efek samping dari filler dagu. Anda harus melakukan injeksi ulang agar bentuk wajah terutama dagu kembali menjadi simetris.

  1. Penyumbatan pembuluh darah 

Filler dagu juga mungkin menyumbat pembuluh darah. Jika hal ini terjadi, maka sel-sel kulit akan mati karena tidak mendapat pasokan nutrisi. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat semakin parah dan memicu penyakit kulit. 

  1. Peradangan pada kulit

Selain menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, filler dagu juga memiliki efek samping berupa peradangan pada kulit. Setelah beberapa hari filler dagu selesai, kulit dapat menjadi rusak. Contoh peradangan yang mungkin terjadi seperti koreng, luka pada kulit, serta infeksi. 

  1. Munculnya bekas luka 

Filler dagu juga menimbulkan risiko terjadinya bekas luka. Apabila suntik filler dagu tidak pas, atau bahkan meleset sedikit saja, Anda dapat memiliki bekas luka. Meski bekas luka yang umum bersifat sementara, namun Anda tetap akan merasa tidak nyaman, bukan? Untuk mengatasi hal tersebut, dokter biasanya akan disuntik kortikosteroid pada bekas luka. 

  1. Rasa tidak nyaman 

Efek samping yang paling sering dirasakan adalah timbulnya rasa tidak nyaman. Hal tersebut dikarenakan pada area dagu yang telah mendapat suntik filler terasa mengganjal. Tidak ada cara untuk mengatasi hal ini, Anda harus membiasakan rasa tidak nyaman yang muncul pada dagu. 

Filler dagu yang ditawarkan di pasaran beragam jenisnya. Jangan mudah tergiur untuk melakukan filler dagu hanya karena harganya murah saja. Injeksi filler yang tidak asli dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti di atas, bahkan hingga kematian.  Anda juga disarankan untuk tetap menghubungi dokter dan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan berupa filler dagu.