Atasi Masuk Angin dengan Tolak Angin Sido Muncul

Masuk angin merupakan istilah untuk mendeskripsikan tubuh yang kurang bugar karena kelelahan. Beberapa gejala umum masuk angin adalah badan meriang, kepala pusing, mual, pilek hingga demam. Kondisi tersebut sering muncul saat imunitas tubuh menurun. Meski  tidak membahayakan, namun penyakit ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Ada berbagai cara yang digunakan masyarakat untuk meredakan gejala masuk angin, mulai dari meminum air hangat hingga mengonsumsi obat herbal Tolak Angin Sido Muncul.

Ciri-ciri Masuk Angin

Sering muncul tiba-tiba, gejala masuk angin umumnya diawali dengan hidung tersumbat, badan terasa pegal, bersin berkali-kali, kepala pusing dan beberapa gejala lain seperti berikut:

  • Gejala pada hidung

Biasanya hidung mulai tersumbat hingga cukup kesulitan bernapas. Perlahan akan muncul lendir yang memenuhi hidung dan membuat hidung kesulitan untuk mencium bau. Setelah hidung tersumbat, gejala lainnya adalah bersin-bersin.

  • Gejala pada tubuh

Orang yang masuk angin akan merasa pegal di seluruh tubuhnya. Ada yang akan terkena demam ringan, ada pula yang merasakan panas dingin dan lemas pada sekujur tubuh.

Cara Mengatasi Masuk Angin

Ada banyak cara sederhana dan mudah untuk mengatasi masuk angin tanpa harus meminum obat, misalnya:

  1. Perbanyak konsumsi air putih

Agar tubuh tidak dehidrasi dan memperparah gejala masuk angin, sebaiknya Anda memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan baik. Hindari minuman manis, minuman bersoda, minuman beralkohol serta minuman dengan kafein seperti kopi dan teh karena bisa menyebabkan dehidrasi. Air hangat juga baik  untuk tubuh dan dipercaya mampu meredakan gejala masuk angin. 

  1. Istirahat cukup

Salah satu penyebab masuk angin ialah daya tahan tubuh yang lemah dan kurangnya istirahat. Perbanyak istirahat dan pastikan tidur sesuai jam yang dibutuhkan. Sebelum tidur ada baiknya untuk mengatur tempat tidur supaya hangat dan nyaman.

  1. Nutrisi yang cukup

Saat tidak enak badan, Anda dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi guna mempercepat proses penyembuhan. Asupan vitamin dan mineral penting untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

  1. Pakaian yang Hangat

Gunakanlah pakaian hangat yang lumayan tebal untuk meminimalisir rasa dingin. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu tipis saat berkendara motor, gunakan jaket dan segera mandi setelah terkena hujan. Tidak jarang penyebab masuk angin muncul lantaran terkena hujan atau saat musim pancaroba (pergantian musim).

  1. Hindari Stres

Tidak jarang masuk angin disebabkan lantaran bekerja atau belajar terlalu keras. Ketika tubuh merasa tidak bugar, sebaiknya beristirahat yang cukup dan hindari hal-hal yang memicu stres. Perbanyak istirahat dan berolahraga supaya kondisi tubuh dalam keadaan seimbang dan sehat. 

  1. Konsumsi Ramuan Herbal

Ramuan herbal seperti ekstrak jahe dan rempah-rempah baik untuk dikonsumsi saat tubuh dalam keadaan tidak fit. Apabila dirasa sulit untuk mengolahnya, Anda dapat mengatasinya dengan mengonsumsi ramuan herbal praktis seperti Tolak Angin Sido Muncul.

Tolak Angin Sido Muncul baik untuk menjaga daya tahan tubuh dan meredakan berbagai gejala masuk angin. Anda dapat meminumnya langsung ataupun mencampurnya terlebih dahulu dengan segelas air hangat.

Demikianlah beberapa hal seputar masuk angin dan cara mengatasinya. Tolak Angin Sido Muncul bisa menjadi pilihan yang tepat dan praktis untuk mengobati masuk angin. Cukup konsumsi 1-2 sachet setiap harinya untuk menjaga daya tahan tubuh dan saat kelelahan. Apabila kondisi tidak kunjung membaik, segera hubungi dokter terdekat. 

Anak Sering Alami Ini? Beri Stimox

Jangan menganggap remeh daya tahan tubuh si kecil. Anak-anak yang kekebalan tubuhnya kurang baik akan mudah jatuh sakit sehingga berpengaruh pada tumbuh kembangnya yang kurang optimal. Anda mungkin sudah memberikan banyak makanan untuk menunjang daya tahan tubuhnya, namun jika memang diperlukan Anda juga bisa menambahkan suplemen agar imunitas anak lebih cepat meningkat.

Stimox merupakan salah satu suplemen yang bisa Anda pilih untuk menunjang imunitas tubuh anak. Terbuat dari dua bahan herbal utama, yaitu ekstrak Echinacea dan daun meniran, Stimox bisa merangsang pembentukan imunitas tubuh sehingga Anda menjadi tidak gampang sakit. 

Tentu sebaiknya memberikan Stimox bukan ketika anak sudah sakit. Jika si kecil kerap mengalami hal-hal di bawah ini, jangan ragu untuk memberikan suplemen ini sesuai dosis berdasarkan usia buah hati Anda, ya. 

Diare dan Sembelit 

Jangan hanya menganggap diare maupun sembelit yang anak Anda alami adalah adaptasi saluran pencernaannya terhadap makanan baru. Nyatanya, sering diare maupun sembelit bisa menjadi penanda imunitas tubuh yang lemah. Bukan tanpa alasan, soalnya hampir 70 persen sistem kekebalan tubuh manusia terletak di saluran pencernaan. Di saluran pencernaanlah terdapat bakteri maupun mikroorganisme yang mendukung imunitas. 

Pilek Berkepanjangan 

Sebenarnya, sangat normal apabila si kecil mengalami pilek. Bahkan menurut beberapa penelitian, anak-anak berusia di bawah 2 tahun bisa mengalami pilek lebih dari 5 kali dalam setahun. Biasanya, pilek anak akan cepat sembuh ketika antibodi sudah terbentuk rata-rata di bawah lima hari. Jika anak Anda sering mengalami pilek yang lebih panjang dari waktu tersebut, cobalah untuk memberi suplemen tambahan Stimox untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Ya, soalnya pilek berkepanjangan adalah tanda dari lemahnya daya tahan tubuh anak. 

Telapak Dingin 

Jangan anggap remeh kondisi telapak tangan anak yang sering dingin. Memang normal telapak dingin apabila kondisi cuaca ataupun suhu ruangan sedang rendah. Namun, jika ruangan cukup hangat tetapi telapak tangan si kecil sering dingin, ini dapat menjadi bendera merah adanya masalah imunitas yang dialami. Anda bisa membantu menjaga imunitas si kecil dengan memberikan suplemen yang tepat, seperti Stimox. 

Iritasi Kulit 

Anak Anda sering mengalami masalah iritasi kulit, seperti kulit kering, ruam-ruam, ataupun gatal-gatal? Hal ini bukan hanya terjadi karena anak mengalami alergi ataupun digigit serangga. Iritasi kulit yang sering terjadi juga bisa menjadi pertanda adanya kekebalan tubuh yang kurang pada diri anak Anda. Pasalnya, kulit meurpakan penghalang utama tubuh untuk melawan kuman. Jika kulit sering mengalami iritasi, bisa dipastikan kuman akan lebih mudah menginfeksi bagian dalam tubuh. 

Luka Susah Sembuh 

Coba perhatikan kondisi si kecil, apakah ia memiliki bekas luka yang lama sekali hilang? Atau bisa jadi, lukanya susah sembuh hingga memerlukan waktu berminggu-minggu. Luka yang susah sembuh bisa menjadi sinyal bahwa kekebalan tubuh si kecil kurang baik. Tidak ada salahnya memberikan Stimox untuk mendongkrak imunitas tubuhnya. Dengan imunitas yang membaik, luka pun akan lebih cepat sembuh. 

Tampak Tidak Bersemangat 

Anak kecil, khususnya yang berusia di bawah 5 tahun, umumnya memiliki energi yang tidak terbatas. Bersiap-siaplah untuk merasa lelah akibat berusaha mengimbangi aktivitas si kecil. Jika si kecil aktif, sebenarnya Anda tidak perlu merasa risau sebab ini dapat menjadi penanda bahwa ia sehat-sehat saja. Sebaliknya, Anda patut curiga apabila si kecil tidak bersemangat. Hal tersebut dapat menjadi salah satu indikator imunitas tubuh yang lemah dan kondisi tubuh yang kurang sehat