Tips Cara Merawat Miss V dengan Benar

Vagina dikenal dengan nama miss V ataupun saluran kelahiran bagi mereka yang memiliki atau ingin memiliki anak. Kesehatan vagina sangat penting, sehingga Anda harus tahu cara merawat miss V. Vagina terhubung dengan serviks dan rahim. 

Ovarium, yang terletak di masing-masing sisi rahim, melepaskan sel telur pada orang-orang yang subur. Sel telur tersebut bergerak melewati tuba falopi ke rahim, di mana pada masa pembuahan, bertemu dengan sperma untuk ditanamkan di sepanjang dinding rahim.

 Apabila pembuahan tidak terjadi, menstruasi akan terjadi. Hingga sel telur berhasil dilepaskan, rahim akan terus membangun lapisan ekstra guna menyediakan lingkungan yang cocok untuk sel telur yang dibuahi. Namun, apabila sel telur tidak dibuahi, lapisan tersebut akan dikeluarkan oleh tubuh pada masa menstruasi hingga menopause atau pada faktor kondisi lain yang memengaruhi menstruasi. 

Setelah mengetahui anatomi dari vagina dan organ tubuh yang terhubung dengannya, Anda perlu memperhatikan dan melakukan beberapa cara merawat miss V agar tetap sehat. Beberapa tips tersebut di antaranya adalah:

  • Jangan semprot dengan air

Mungkin Anda tidak menyadarinya, akan tetapi menyemprot vagina dengan air merupakan tindakan yang menyehatkan. Lalu, bagaimana cara merawat miss V agar tetap bersih? Untungnya, vagina merupakan sebuah organ tubuh yang sehat luar biasa. Vagina mampu menjaga kebersihannya sendiri, dengan cara menyeimbangkan bakteri yang sehat dan level pH. Sehingga, penyemprotan miss V menggunakan air tidak diperlukan. 

Perlu Anda ketahui bahwa menyemprot miss V menggunakan air malah akan membunuh bakteri baik, yang mana dapat menyebabkan perubahan pH dan membuat Anda lebih rentan terkena infeksi. Mungkin Anda khawatir seputar bau vagina. Cara merawat miss V agar tidak memiliki bau yang tidak sedap adalah dengan mengubah makanan yang Anda konsumsi. Misalnya, buah nanas dapat membuat vagina berbau lebih manis, sementara asparagus memiliki efek yang sebaliknya. 

  • Jangan cukur bulu kemaluan

Sedikit merapikan bulu kemaluan untuk alasan estetika diperbolehkan. Namun, jangan cukur habis bulu kemaluan Anda karena bulu tersebut memiliki banyak manfaat, seperti melindungi daerah kewanitaan dari bakteri dan mencegah gangguan kesehatan yang disebabkan karena gesekan atau keringat. Dengan tidak mencukur bulu kemaluan, Anda akan terhindar dari rasa gatal saat rambut tumbuh kembali, bebas loka gores atau lecet, dan tidak ada rambut yang tumbuh ke dalam. 

  • Berhubungan seksual dengan aman

Salah satu cara merawat miss V yang terbaik adalah dengan melakukan hubungan seksual dengan aman, seperti menggunakan alat kontrasepsi. Dalam memilih kondom, hindari produk kondom yang mengandung spermicide, yang tidak sehat untuk vagina karena zat tersebut dapat membunuh bakteri baik di daerah kewanitaan Anda. Anda juga perlu memeriksakan diri dengan rutin guna memastikan tidak adanya penyakit menular seksual yang Anda derita. Buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual juga dapat mengurangi risiko terjangkitnya infeksi saluran kemih. 

  • Pakai pakaian yang “breathable

Pakaian atau kain yang “breathable” akan membuat vagina terasa lebih nyaman. Celana dalam yang terbuat dari bahan katun merupakan pilihan yang sangat baik. Katun memiliki sifat anti lembap yang dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Anda juga disarankan untuk mengganti pakaian yang basah sesegera mungkin guna mencegah pertumbuhan bakteri. 

Kesehatan vagina yang baik sangatlah penting. Untuk itu, lakukanlah beberapa tips cara merawat miss V di atas agar vagina Anda tetap sehat dan terhindar dari berbagai kondisi kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas di kemudian hari.