Mpasi 8 Bulan, Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan

Ketika bayi Anda sudah berusia 8 bulan, mpasi yang hendak diberikan haruslah berbeda mengingat di usia seperti itu bayi biasanya akan rewel dalam makanan, dan mulai memilih-milih makanan yang disukai atau tidak.

Hal itu karena bayi mulai beradaptasi dan mulai mengenali tekstur makanan-makanan yang akan dikonsumsinya.

Karena itulah, Anda sebagai seorang ibu haruslah kreatif dalam menyajikan makanan supaya mereka mau mengonsumsi makanan yang disajikan.

Selain itu, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal yang berkaitan supaya pemberian makanan pada bayi menjadi lancar.

Pilih makanan padat yang sesuai

Pada usia 8 bulan, bayi sudah bisa mengonsumsi makanan padat. Meski begitu Anda tidak boleh sembarangan memberikan MPASI 8 bulan padat ke mereka karena bisa berdampak negatif. Berikut makanan padat yang disarankan:

  • Telur
  • Yogurt
  • Biskuit
  • Sereal
  • Pasta
  • Kentang tumbuk

Hindari memberikan madu pada bayi karena akan menyebabkan botulisme atau keracunan akibat bakteri Clostridium botulinum.

Perhatikan jadwalnya

Jadwal makan mpasi 8 bulan dapat dibagi pada 3 waktu, yaitu pagi, siang, dan malam hari. Karena itu, Anda bisa dua kali memberikan cemilan bagi bayi  sela-sela waktu makan siang dan malam harinya.

Saat berusia 8 bulan bayi membutuhkan waktu tidur 13-14 jam, termasuk tidur siang dan malam. Nah, Aturlah waktu yang tepat agar tidak mengganggu jadwal tidur siangnya. Sebelum tidur, bayi berikanlah bayi air, ASI, atau susu formula sebanyak 6-8 ons.

Selain itu, usahakan untuk melatih bayi supaya makan di meja makan setiap harinya bersama anggota keluarga yang lain.

Hal ini akan bisa membuat Anda mengajari bayi cara makan yang tepat dan berlatih berinteraksi dengan anggota keluarga yang lain.

Berikan finger food

Anda bisa memberikan finger food seperti rice crackers dan biskuit untuk meningkatkan perkembangan kekuatan rahang bayi dan perkembangan gerakan lidah, serta  melatih kekuatan bayi mengunyah berbagai tekstur makanan.

Memberikan bayi berupa finger food juga sangat penting bagi tumbuh-kembang keterampilan motorik halus dan koordinasi bayi seperti melatih genggaman atau menjepit benda.

Perhatikan porsinya

Pada usia 8 bulan bayi sudah mempunyai berat 1, 07 kilogram untuk laki-laki dan 1,02 kilogram untuk perempuan.

Karena itu, untuk menyesuaikan dengan beratnya, kalori yang dibutuhkan oleh bayi adalah dari 700 hingga 950 kalori per hari.

Perinciannya, 400 hingga 500 kalori berasal dari susu formula. Selain itu, berikan sumber makanan hewani sepert daging dan telur serta buah dan sayur-sayuran untuk keseimbangan.

Selain hal-hal di atas, berikut adalah tips yang perlu Anda lakukan:

  • Anda hendaknya memperkenalkan makanan baru secara bertahap, ,dengan jeda waktu masing-masing selama tiga hari.
  • Ketahui alergi pada bayi, dengan mencatat asupan makannya, dan melihat perkembangan reaksinya pada kulit maupun feses. Apabila menderita alergi seperti gatal, ruam, dan sulit bernapas, segeralah bawa ke rumah sakit untuk diberikan tindakan lebih lanjut.
  • Terapkan waktu makan yang rutin
  • Tawarkan pengalaman waktu makan yang menyenangkan
  • Ibu membuat sendiri makanan untuk si Kecil
  • Berikan makanan yang sebaiknya dengan proses ditumbuk, dikukus, atau dicincang. Jangan berikan makanan yang digoreng yang berakibat nutrisinya tidak lengkap
  • Ajaklah bayi mencoba berbagai jenis rasa makanan untuk memperbanyak pengetahuan rasa yang ia kenal
  • Simpanlah makanan untuk mpasi 8 bulan pada wadah yang terbuat dari kaca dan baja. Hindari menyimpan dalam wadah plastik yang mengandung bahan kimia yang dapat mencemari makanan.

Kenali Berbagai Jenis Pompa ASI untuk Ibu Menyusui

Pompa ASI digunakan untuk mengeluarkan dan mengumpulkan susu dari payudara Anda. Setelah terkumpul, ASI dapat langsung diberikan kepada bayi atau disimpan dalam kantong dan wadah penyimpanan ASI untuk digunakan di lain waktu.

Anda dapat menggunakan teknik manual untuk mengeluarkan ASI; namun, tergantung pada seberapa sering Anda perlu memompanya. Supaya lebih mudah dan hemat waktu, Anda mungkin membutuhkan pompa ASI.

Anda dapat menggunakan pompa ASI jika:

– Para ibu yang memiliki masalah dengan puting datar atau puting terbalik.

– Para ibu yang sering bepergian keluar untuk waktu yang lama atau singkat namun sering.

– Bayi Anda prematur atau di rumah sakit dan tidak bisa menyusui.

– Anda kembali bekerja.

– Memerlukan bantuan sesekali untuk meredakan rasa sakit dan tekanan pembengkakan.

– Anda telah berhenti menyusui dan ingin mulai relaktasi.

– Anda ingin membuat persediaan susu untuk bayi angkat/donor ASI.

– Anda ingin meningkatkan suplai ASI.

– Anda perlu menyapih anak untuk sementara waktu.

Apapun alasannya, sebagian besar ibu menyusui merasa perlu untuk memiliki pompa. Akan tetapi, jenis pompa ASI yang sesuai dengan kebutuhan? Berikut beberapa jenis pompa ASI yang mungkin bisa Anda pilih.

1. Pompa ASI manual

Pompa ASI manual dioperasikan dengan tangan. Anda mungkin perlu menekan tombol pemicu atau menggeser silinder ke depan dan ke belakang untuk membuat isapan yang akan mengeluarkan ASI dari payudara. Pompa ASI manual cenderung kecil, murah dan mudah disimpan untuk bepergian. Alat ini bekerja dengan baik untuk penggunaan jangka pendek atau pemompaan sesekali. Namun, jika Anda akan sering memompa atau mengeluarkan ASI dalam jumlah besar saat memompa, menggunakan pompa manual mungkin akan memakan waktu dan melelahkan.

2. Pompa ASI dengan baterai

Pompa ASI yang dioperasikan dengan baterai dapat menjadi pilihan yang baik jika Anda hanya perlu memompa sekali sehari atau kurang dan tidak ingin menggunakan pompa manual. Pompa ASI dengan baterai biasanya tidak cukup kuat untuk merangsang produksi susu atau mempertahankan suplai ASI. Pompa ASI yang dioperasikan dengan baterai biasanya berukuran kecil, portabel, dan cukup mudah digunakan. Namun, alat ini membutuhkan baterai yang membuatnya menjadi lebih mahal karena harus diganti seiring waktu. Anda juga harus memiliki atau menyimpan baterai ekstra jika dibutuhkan sewaktu-waktu.

3. Pompa ASI listrik

Jika Anda perlu memompa sangat sering, pompa ASI listrik akan memberi Anda hasil terbaik. Pompa elektrik lebih kuat dan bertenaga sehingga dapat digunakan untuk membantu membentuk, memelihara, dan meningkatkan suplai ASI Anda. Pompa ini adalah yang paling efisien yang dapat menghemat banyak waktu, tetapi juga lebih mahal, lebih besar, dan membutuhkan sumber listrik.

4. Pompa dengan model silikon  

Pompa ASI model silikon, memiliki bentuk seperti pompa klakson sepeda karena bentuknya. Ini adalah salah satu model penampung ASI yang juga dapat berfungsi sebagai pompa ASI manual. Alat ini sangat mudah dibawa bepergian, mudah disimpan, tidak repot, tidak menggunakan listrik dan tidak memakan tempat. Desainnya yang kecil dan sederhana membuat proses menyusui menjadi lebih mudah dan praktis.

Pompa ASI silikon ini tidak akan menimbulkan iritasi, sangat aman di kulit terutama pada area sensitif seperti halnya payudara. Desain mulut silikon yang ergonomis, sesuai untuk berbagai bentuk payudara. Sedangkan Desain bagian bawah silikon yang bisa menempel di bidang datar, tidak mudah tumpah dan dilengkapi dengan penutup. Silikon dapat dipanaskan/direbus, dimasukkan ke dalam mesin sterilisasi maupun microwave dan juga disimpan di lemari es, sehingga sangat mudah dibersihkan.

Dapatkan Manfaat Terbaik dari Susu Ibu Hamil dengan Minum Prenagen Mommy

Masa kehamilan adalah waktu yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar wanita. Maka dari itu, saat menjalani kehamilan sangat penting untuk memperhatikan berbagai kandungan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh ibu. Memenuhi kebutuhan nutrisi saat hamil tidak hanya dengan mengonsumsi makanan sehat, tetapi lebih baik juga diimbangi dengan minum susu khusus ibu hamil. Salah satu susu ibu hamil yang sudah lama terkenal dengan berbagai manfaatnya adalah Prenagen Mommy.

Namun, terkadang minum susu malah dihindari oleh beberapa ibu hamil. Padahal, minum susu dapat membantu tumbuh kembang si kecil selama di dalam kandungan. 

Selama masa kehamilan, susu menjadi sumber kalsium dan vitamin D yang vital. Ibu hamil membutuhkan 1000 hingga 1300 mg kalsium dalam satu hari untuk memenuhi kebutuhan janin dan kesehatannya sendiri. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat dari susu khusus ibu hamil, simak pemarapan berikut.

Manfaat Minum Susu saat Hamil

Saat hamil, mengonsumsi susu memberikan banyak manfaat bagi ibu dan juga janin di dalam kandungan, diantaranya:

  • Sumber kalsium dan vitamin D

Susu khusus ibu hamil memiliki kandungan vitamin D dan kalsium. Vitamin D memiliki fungsi untuk membantu menurunkan risiko alergi pada bayi di kemudian hari. Sedangkan kalsium, berguna untuk menyehatkan tubuh si kecil yang sedang berkembang. Maka dari itu, sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk mengonsumsi susu secara teratur agar kebutuhan vitamin D dan kalsium dapat terpenuhi.

  • Membantu pertumbuhan janin

Manfaat berikutnya yang diberikan oleh susu khusus ibu hamil adalah dapat mendukung perkembangan dan pertumbuhan janin secara optimal. Susu dilengkapi dengan protein, asam lemak, dan asam amino yang baik untuk perkembangan sistem saraf bayi.

Selain itu, jika ibu hamil rutin minum susu, risiko anak mengalami keluhan diabetes tipe 2 juga akan berkurang.

  • Mengurangi sakit perut

Bagi sebagian ibu hamil, mengonsumsi susu dapat meringankan rasa sakit perut yang sering dirasakan. Beberapa keluhan lambung lainnya juga dapat diatasi dengan mengonsumsi susu khusus ibu hamil.

Rekomendasi Susu untuk Ibu Hamil

Memilih susu untuk ibu hamil harus dilakukan dengan cermat, hal ini untuk memastikan susu yang dikonsumsi mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi ibu dan janin. Susu ibu hamil yang sudah lama terkenal akan manfaatnya adalah Prenagen Mommy.

Susu ini memiliki kandungan nutrisi yang lengkap, mulai dari asam folat, zat besi, protein, kalsium, vitamin D, magnesium, fosfor, omega 3, omega 6, hingga inulin. Perpaduan dari kandungan ini akan memenuhi kebutuhan nutrisi harian ibu hamil, mengurangi risiko anemia, mendukung tumbuh kembang janin, memperkuat janin agar terhindar dari risiko keguguran, dan juga menghindari bayi lahir dalam keadaan cacat.

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan saat Minum Susu Prenagen Mommy

Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengomsumsi susu ibu hamil ini, diantaranya:

  • Aturan pakai
  • Larutkan sebanyak 3 sendok makan susu ke dalam 180 ml air hangat
  • Aduk susu hingga merata sebelum dikonsumsi
  • Jangan dicampurkan dengan air panas karena dapat merusak nutrisi susu
  • Kondisi yang perlu perhatian khusus
  • Jika terdapat reaksi alergi, segera hentikan pemakaian
  • Jangan mengonsumsi susu jika telah berbau dan berwarna keruh
  • Susu sebaiknya segera dikonsumsi setelah dibuat

Tidak perlu khawatir, Prenagen Mommy telah memiliki sertifikat halal dan mengandung sedikit gula, natrium, dan lemak. Maka dari itu, ibu tidak perlu khawatir untuk mengonsumsi susu khusus ibu hamil satu ini.

Referensi:

https://toko.sehatq.com/produk/prenagen-mommy-susu-ibu-hamil-rasa-vanila-box-200-g diakses 26 Juni 2021

https://nakita.grid.id/read/022708087/berikut-ini-manfaat-minum-susu-untuk-ibu-hamil-jangan-sampai-dilewatkan-ya-moms?page=all diakses 26 Juni 2021

https://www.orami.co.id/magazine/susu-hamil-apa-benar-bermanfaat-untuk-kesehatan-ibu-dan-janin/ diakses 26 Juni 2021

Rekomendasi Produk Caladine Baby yang Aman untuk Anak

Caladine baby menjadi salah satu merek yang sudah lama dipercaya para orangtua untuk memenuhi kebutuhan harian kulit si kecil. 

Pasalnya, anak-anak memiliki kulit yang sensitif, sehingga harus dilakukan perawatan ekstra. Memilih produk yang aman sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit anak.

Orangtua tentunya harus pintar dalam memilih produk untuk sang buah hati. Produk yang aman pastinya merupakan hal utama yang perlu diperhatikan. Termasuk dalam memilih sabun hingga bedak. 

Berikut rekomendasi produk Caladine Baby yang aman bagi anak.

Caladine Baby Liquid Soap

Kulit bayi sangat sensitif dan rentan terhadap iritasi. Untuk merawatnya Caladine Baby Liquid Soap ini direkomendasikan loh! 

Sebab sabun ini mampu melindungi kulit bayi dari ruam atau kemerahan karena iritasi ringan. Kandungan di dalam sabun ini terdapat zat aktif seperti alpha bisabolol, pro vitamin B5, aloe vera, dan minyak zaitun. 

Sabun cair ini bisa digunakan untuk mandi dan gunakan sesuai petunjuk pada kemasan. Saat memakainya hindari kontak langsung dengan mata, area kemaluan, sekitar mulut, kulit dengan luka terbuka, dan hanya digunakan untuk pemakaian luar saja. 

Caladine Baby Liquid With Anti Irritant

Selain Caladine Baby Liquid Soap, terdapat pula Caladine Baby Liquid With Anti Irritant. Dimana sabun dengan tipe lain dari Caladine Baby ini bermanfaat untuk menghilangkan gatal karena iritasi pada kulit bayi. 

Di dalamnya juga terdapat kandungan alami seperti, alpha bisabolol yang diambil dari bunga chamomile, dilengkapi juga dengan ekstrak minyak zaitun, dan vitamin B5.

Sabun cair yang dapat melembutkan kulit ini sangat aman untuk bayi dan sudah bersertifikat halal. 

Cara penggunaannya cukup tuang secukupnya di telapak tangan, campur dengan air dan gosok hingga berbusa, lalu balurkan pada tubuh bayi secara lembut. Terakhir bilas dengan air bersih.

Caladine Baby Powder

Udara yang panas, biang keringat, pemakaian popok yang tidak cocok, dan bakteri bisa menyebabkan kulit ruam dan iritasi karena gatal. Masalah ini bisa diredakan dengan menggunakan bedak dari Caladine Baby. 

Dengan kandungan Alpha bisabolol, Aloe vera, Calamine, dan juga Provitamin B5, Caladine Baby Powder ini dapat merawat dan mengatasi masalah iritasi di kulit bayi. 

Taburkan bedak pada seluruh permukaan kulit bayi setelah mandi atau saat mengganti popok.

Terdapat variant lain dari Caladine Baby Powder ini, yakni Caladine Baby Powder With Anti Irritant. 

Bedak ini mampu menyembuhkan kulit yang iritasi dan bahkan membantu penyerapan bahan aktif lainnya tanpa menimbulkan iritasi lebih lanjut pada kulit. 

Kandungan Aloe Vera dan vitamin B5nya bisa membuat kulit lembap serta melembutkan kulit bayi yang cukup sensitif. 

Gunakan bedak ini dengan membalurkan pada area yang dibutuhkan setelah mandi atau ganti popok. 

Caladine Baby Rash Cream

Selain bedak dan sabun, iritasi kulit pada bayi juga bisa dicegah dengan krim. Seperti Caladine Baby Rash Cream ini yang dapat merawat dan juga melindungi kulit bayi dari iritasi. 

Memiliki kandungan Alpha bisabolol, Pro Vitamin B5, dan Zinc Oxide di dalamnya juga dapat melindungi dan membantu mengurangi kemerahan pada kulit bayi. 

Menggunakan krim ini cukup mudah yakni dengan membalurkan secukupnya pada permukaan kulit bayi setelah mandi atau ketika mengganti popok. Jangan lupa untuk memakai sesuai anjuran pada kemasan.

Caladine Baby Bar Soap

Tak hanya bentuk liquid atau cair, Caladine Baby juga punya produk sabun batang atau bar soap. Sabun ini dapat membantu melindungi kulit si kecil dari ruam karena iritasi ringan. 

Sabun ini juga dapat digunakan pada kulit bayi yang bertekstur kering karena mampu melembutkan. Caladine Baby Bar Soap ini memiliki kandungan zat aktif seperti alpha bisabolol, pro vitamin B5 dan juga minyak zaitun.

Caladine Baby Liquid Powder

Caladine Baby juga memiliki bedak dengan tekstur cair atau liquid. Bedak berbentuk cair ini dapat merawat dan melindungi kulit bayi dari iritasi yang bisa menimbulkan ruam. 

Terdapat kandungan Alpha bisabolol, Aloe vera, Calamine, dan Provitamin B5 pada bedak cair ini. Gunakan secukupnya pada area yang dibutuhkan saat mengganti popok atau setelah mandi.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi produk Caladine Baby yang mampu melindungi kulit bayi dari iritasi. Semoga bermanfaat!