Haid Setelah Nifas Apakah Berbeda?

Siklus menstruasi Anda telah berhenti selama 9 bulan kehamilan. Namun, bersiaplah menghadapi beberapa perubahan ketika Anda mendapatkan haid setelah nifas untuk yang pertama kalinya. Status menyusui Anda merupakan faktor terbesar yang memengaruhi kapan Anda akan mendapatkan haid setelah nifas pertama. Hal ini disebabkan karena prolactin, sebuah hormon yang bertanggung jawab akan produksi ASI dan menekan ovulasi. Wanita yang tidak menyusui biasanya akan memiliki haid setelah nifas pada 4 hingga 8 minggu setelah bayi dilahirkan. Sementara untuk ibu menyusui dan memberi anak formula, akan membutuhkan waktu sekitar beberapa minggu hingga bulan agar haid setelah nifas datang kembali. Merupakan hal yang sangat normal untuk tidak menstruasi selama 6 bulan atau lebih bagi para ibu menyusui. 

Tidak haid selama setahunbisa jadi gejala penyakit kronis

Pada saat haid setelah nifas terjadi, ada kemungkinan haid setelah nifas pertama akan berbeda dengan masa haid sebelum Anda hamil. Tubuh Anda mulai menyesuaikan diri dengan haid, dan Anda dapat mengalami beberapa jenis perbedaan berikut ini seperti kram yang dapat lebih kuat atau ringan dibandingkan dengan biasanya, gumpalan darah kecil, aliran haid yang lebih besar, aliran yang tampak tidak berhenti atau bermula, rasa nyeri yang semakin meningkat, dan panjang siklus yang tidak teratur. 

Haid setelah nifas pertama dapat pula lebih banyak dibandingkan dengan sebelum masa kehamilan. Dan juga dapat ditemani dengan kram yang lebih intens, yang disebabkan karena peningkatan jumlah lapisan rahim yang perlu dikikis. Saat siklus terus berlanjut, perubahan-perubahan yang dirasakan pada saat haid setelah nifas pertama akan berangsur-angsur berkurang. Dalam kasus yang langka, komplikasi seperti gangguan thyroid atau adenomiosis dapat menyebabkan pendarahan parah setelah kehamilan. Adenomyosis merupakan penebalan dinding rahim.

Di sisi lain, wanita yang memiliki endometriosis sebelum hamil akan memiliki haid setelah nifas yang lebih ringan. Haid yang ringan juga dapat disebabkan karena dua kondisi langka, yaitu sindrom Asherman dan sindrom Sheehan. Sindrom Asherman dapat menyebabkan jaringan parut di rahim, sementara sindrom Sheehan disebabkan karena kerusakan pada kelenjar pituitary, yang dapat diakibatkan oleh kehilangan darah parah. 

Haid setelah nifas yang sedikit menyakitkan dapat disebabkan karena kombinasi dari beberapa faktor, seperti meningkatnya intensitas kram rahim, hormon menyusui, dan rongga rahim yang berubah menjadi lebih besar setelah kehamilan, yang berarti ada lebih banyak lapisan rahim yang perlu dikikis pada masa haid. 

Yang perlu diperhatikan tentang haid setelah nifas

Apakah Anda melahirkan secara normal lewat vagina atau persalinan cesar, Anda bisa mengharapkan beberapa pendarahan dan cairan vagina setelah melahirkan bayi. Tubuh Anda akan terus mengikis darah dan jaringan yang melapisi rahim saat Anda hamil. Dalam beberapa minggu pertama, darah dapat lebih berat dan terlihat menggumpal. Setelah beberapa minggu berlangsung, darah akan diganti oleh cairan vagina yang disebut lochia. Lochia adalah cairan tubuh yang tampak bening atau berwarna putih krem hingga merah. Keluarnya cairan tersebut dapat terus menerus terjadi selama 6 minggu, di mana merupakan waktu yang tepat untuk haid setelah nifas pertama Anda apabila Anda tidak menyusui si kecil. Apabila cairan yang keluar memiliki tampilan seperti lochia, berhenti setelah beberapa waktu, dan Anda kemudian mengeluarkan darah dari vagina, hal ini dapat menjadi haid setelah nifas pertama Anda. Pada masa atau tahun postpartum pertama Anda, sangat normal haid setelah nifas memiliki waktu yang bervariasi, siklus yang tidak teratur, dan intensitas darah yang beragam. Hal ini khususnya akan terjadi apabila Anda menyusui anak.