Perbedaan Stretch Mark dan Selulit yang Wajib Anda Tahu!

Perbedaan Stretch Mark dan Selulit yang Wajib Anda Tahu!

Banyak orang yang masih belum mengerti tentang perbedaan stretch mark dan selulit. Meski sepintas terlihat sama, dua masalah kulit ini memiliki ketidaksamaan dalam beberapa hal. Yang perlu dipahami adalah keduanya tidak membahayakan tubuh Anda, sehingga bekasnya pun tidak terlalu menimbulkan masalah yang berarti.

Perbedaan Dasar Stretch Mark dan Selulit

Di bawah ini terdapat beberapa perbedaan stretch mark berdasarkan beberapa faktor yang mengikutinya. Apa saja?

Berdasarkan bentuknya

Selulit memiliki bentuk yang bergelombang, berkerut dan keriput seperti kulit jeruk. Selulit umumnya bisa mengubah tekstur kulit asli, tanpa terlihat perubahan yang berarti pada warna kulit Anda.

Sedangkan stretch mark umumnya berupa guratan yang samar dan berbeda dengan warna kulit.  Tak jarang, garisnya pun seperti membuat tanda pada warna kulit aslinya.

Perbedaan Letak dan Posisinya

Perbedaan stretch mark dan selulit yang ke dua adalah letak dan posisinya. Selulit biasanya dapat muncul pada area tubuh mana saja. Umumnya, banyak orang yang mengalami selulit di area perut, paha, pinggul, dan pantat. Berbeda dengan stretch mark yang biasanya muncul pada bagian tubuh yang mudah meregang seperti perut, lengan atas, paha, hingga payudara.

Berdasarkan sebabnya

Penyebab stretch mark dan selulit juga berbeda. Selulit umumnya muncul karena adanya tumpukan lemak yang terdorong, sehingga jaringan ikat dan serat kolagen yang dilewatinya menjadi lebih lemah, bahkan terdiam di bawah lapisan kulit. Hal tersebut dapat terjadi karena ketidakseimbangan hormon dalam tubuh, seperti katekolamin dan insulin, hingga kurangnya massa otot tubuh.

Selulit terjadi karena faktor genetik, pola hidup yang tak sehat, atau konsumsi pil KB dalam jangka waktu yang lama. Meski tampak seperti timbunan lemak, biasanya selulit tak hanya bisa terjadi pada orang-orang bertubuh gemuk saja, orang-orang yang bertubuh kurus pun bisa mengalami selulit.

Adanya perbedaan stretch mark dan selulit yang susah dideteksi ini kadang membuat banyak orang salah paham. Stretch mark biasanya terjadi pada ibu hamil, terjadi karena adanya peregangan kulit dalam waktu yang cepat. Perubahan peregangan kulit ini juga dapat terjadi pada remaja yang sedang mengalami masa pubertas.

Bagaimana Cara Menghilangkan Keduanya?

Perubahan kulit yang terjadi karena selulit dan stretch mark umumnya hanya bisa dipudarkan. Tak ada perawatan yang benar-benar bisa menghilangkan secara keseluruhan kecuali Anda berkenan untuk merogoh kocek lebih dalam untuk melakukan perawatan medis seperti laser dan sejenisnya. Pastikan Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter yang kompeten.

Tips Mencegah Selulit dan Stretch Mark

Selulit dan stretch mark yang telah terjadi biasanya akan lebih sulit dihilangkan. Namun, Anda tetap bisa mencegah kedua masalah kulit tersebut jika rutin melakukan hal berikut.

  1. Minum air yang cukup
  2. Rajin melakukan scrub pada area yang memungkinkan timbulnya selulit
  3. Selalu usap krim stretch mark saat hamil, biasanya hal ini juga ampuh untuk mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan karena peregangan yang terjadi
  4. Mengonsumsi makanan yang kaya akan omega 3
  5. Lakukan pijat secara rutin. Hal ini untuk membuat jaringan kulit melakukan tugasnya dengan baik, sehingga peregangan pada area tersebut dapat terjadi secara maksimal.

Nah, kini setelah Anda memahami perbedaan stretch mark dan selulit dan cara menghilangkannya, maka hal ini bisa dijadikan acuan. Jika tak ingin mengalami selulit atau stretch mark, maka lakukan beberapa pencegahan salah satunya dengan menjaga kondisi tubuh dengan baik, serta rajin mengoleskan krim anti stretch mark untuk ibu hamil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *