Pentingnya Sanitasi Bagi Kesehatan dan Meningkatkan Usia

Anda pasti pernah mendengan kata sanitasi, bukan? Ya, sanitasi di sini merupakan suatu upaya yang dilakukan oleh manusia untuk mewujudkan dan menjamin kondisi suatu lingkungan, terutama lingkungan tanah, air dan udara, memenuhi syarat kesehatan. Oleh karena itu kami akan membahas pentingnya sanitasi bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak. 

Pentingnya sanitasi bagi kesehatan untuk kebersihan air

Air minum yang aman, sanitasi yang baik dan kebersihan sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan manusia. Ini bukan hanya aman, namun juga memiliki kontribusi pada mata pencaharian masyarakat sekitar, serta membantu menciptakan masyarakat yang tangguh yang hidup di lingkungan yang sehat. 

Pasalnya, jika sanitasi air tidak baik dan mengakibatkan mengonsumsi air yang tidak aman akan mengganggu kesehatan melalui penyakit diare yang banyak menyerang anak-anak, dan kotoran yang tidak diolah dapat mencemari air tanah dan air permukaan yang digunakan untuk air minum, irigasi, mandi dan keperluan rumah tangga. 

Kontaminasi kimiawi air dapat menimbulkan beban kesehatan, baik yang berasal dari alam seperti arsenic dan flourida, atau antropogenik seperti nitrat. Sanitasi yang baik dan aman serta memadai berperan dalam mencegah berbagai infeksi atau penyakit seperti trachoma, cacing yang ditularkan melalui tanah dan schistosomiasis. Kematian akibat diare dapat diakibatkan karena sanitasi yang buruk.

Tujuan sanitasi

Menurut World Health Organization (WHO), sanitasi adalah pengendalian semua faktor lingkungan fisik manusia yang dapat menimbulkan akibat buruk terhadap kehidupan manusia, baik fisik maupun mental. 

Secara umum, tujuan dari sanitasi adalah untuk menjamin kebersihan lingkungan manusia hngga terwujudnya suatu kondisi yang sesuai dengan persyaratan kesehatan serta untuk mengembalikan, memperbaiki, dan mempertahankan kesehatan manusia. 

Manfaat sanitasi bagi kesehatan

Manfaat dari sanitasi bagi lingkungan dan kesehatan, meliputi:

  • Terciptanya kondisi lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi manusia
  • Mencegah timbulnya penyakit-penyakit menular
  • Mencegah atau meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan
  • Mencegah atau mengurangi kemungkinan terjadinya polusi udara, misalnya bau tidak sedap
  • Menghindari pencemaran lingkungan
  • Mengurangi jumlah persentase orang sakit di suatu daerah

Ruang lingkup sanitasi

Sanitasi berhubungan dengan sarana dan prasarana pembuangan limbah kotoran manusia dan juga pemeliharaan kondisi higienis melalui pengelolaan sampah dan limbah cair. Ruang lingkup sanitasi di antaranya:

  • Penyediaan air bersih atau air minum, meliputi pengawasan terhadap kualitas, kuantitas, dan pemanfaatan air. 
  • Pengelolaan sampah (refuse disposal), meliputi cara pembuangan sampah, peralatan pembuangan sampah dan cara penggunaannya.
  • Pengolahan makanan dan minuman atau food sanitation, meliputii pengadaan, penyimpanan, pengolahan, dan penyajian makanan. 
  • Pengawasan atau pengendalian serangga dan binatang pengerat, meliputi cara pengendalian serangan dan binatang pengerat. 
  • Kesehatan dan keselamatan kerja dengan melakukan kegiatan K3 meliputi ruang kerja, pekerjaan, cara kerja, dan tenaga kerja. 

Jadi, sanitasi bagi kesehatan sangat penting untuk semua, terlebih lagi anak-anak demi menjaga kesehatan bersama serta meningkatkan usia. Mengapa hal ini menjadi sangat penting? Pasalnya, di seluruh dunia lebih dari 800 anak di bawah usia lima tahun meninggal setiap hari akibat penyakit diare yang dapat dicegah dan disebabkan oleh kurangnya akses air, sanitasi dan kebersihan. 

Selain itu, diare dapat menyebabkan anak kehilangan nafsu makan, dan berakibat pada kurangnya gizi. Tidak adanya atau kurangnya akses sanitasi telah menjadi masalah di seluruh dunia hingga menyebabkan kerusakan fisik dan kognitif yang tidak dapat diperbaiki. Hal inilah yang membuat sanitasi bagi kesehatan sangat penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *