Palpitasi Adalah Jantung Berdebar, Begini Mencegah dan Mengatasinya!

Palpitasi Adalah Jantung Berdebar, Begini Mencegah dan Mengatasinya!

Palpitasi adalah kondisi Anda merasakan sensasi jantung berdetak lebih kencang dan iramanya tidak beraturan sehingga Anda merasa bahwa hal tersebut mengarah ke gangguan jantung meskipun belum tentu kondisi ini mengakibatkan penyakit jantung.

Penyebab terjadinya kondisi pada jantung ini karena aktivitas fisik yang berlebihan, mengalami kecemasan, stres, bahkan kurang tidur.

Di samping itu kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein, minuman beralkohol, serta kadar gula yang rendah juga dapat menjadi penyebab.

Apabila Anda sudah merasakan palpitasi yang dimulai dengan gejala seperti sesak napas, nyeri dada, dan sakit kepala, Anda harus segera mengonsultasikannya pada dokter yang akan merujuk Anda ke spesialis jantung.

Supaya Anda terhindar dari palpitasi jantung berikut adalah cara-cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

Cara mencegah palpitasi

Kurangi stres

Salah satu cara untuk meminimalisir risiko palpitasi adalah dengan mengelola stres. Mengurangi stres adalah cara yang secara efektif dapat mencegah Anda terkena palpitasi. Sebab, kebanyakan palpitasi datang saat Anda mengalami stres.

Cobalah mengurangi stres dengan cara melakukan relaksasi, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Atasi kecemasan

Penyebab umum Anda terkena palpitasi adalah Anda mengalami kecemasan yang berkaitan dengan kondisi hidup dan lainnya.

Cara mengatasi kecemasan itu bukanlah perkara yang mudah karena tidak bisa diselesaikan secara sendiri. Karena itu, Anda perlu meminta bantuan psikolog karena ini termasuk kesehatan mental yang butuh terapi khusus.

Hindari obat stimulan

Apabila Anda tidak ingin mengalami detak jantung yang tidak biasanya sebaiknya hindarilah obat-obat perangsang atau stimulan yang dapat menyebabkan palpitasi.

Obat-obatan ini adalah pil diet, obat batuk, dan obat-obatan tertentu yang dilarang. Selain itu, hindarilah minuman-minuman berkafein.

Hindari dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi ternyata juga dapat menyebabkan palpitasi. Saat dehidrasi darah Anda menjadi kental, dan jantung akan berupaya keras memompa darah sehingga jantung berdebar tidak beraturan.

Karena itu, cukupi banyak cairan dalam tubuh per hari dengan minum air putih 8 gelas seperti yang sudah dianjurkan.

Cara mengatasi palpitasi jantung

Anda dapat melakukan beberapa cara berikut ketika Anda sudah terkena palpitasi:

Melakukan relaksasi

Ketika Anda sedang mengalami stres, seketika itu pula jantung Anda berdetak kencang tidak beraturan karena hormon adrenalin Anda yang melonjak.

Cara terbaiknya adalah melakukan relaksasi untuk bisa mengelola stres Anda dengan cara meditasi dan yoga di tempat yang tenang dan sepi.

Melakukan manuver vagal

Manuver vagal adalah tindakan untuk merangsang saraf vagus, saraf yang menghubungkan otak ke jantung, untuk membantu mengatur detak jantung yang cepat.

Beberapa cara bisa Anda lakukan untuk merangsang saraf vagus Anda dengan cara mandi air dingin kemudian percikkan air dingin ke wajah lalu tempelkan handuk dingin atau kantong es ke wajah selama 20-30 detik.

Cara lainnya adalah ucapkan kata “om” kala Anda batuk atau muntah, dan tahan napas lalu buat tekanan seolah-olah Anda sedang BAB.

Manuver ini bisa Anda lakukan di rumah namun sebaiknya Anda harus konsultasi dulu pada dokter.

Kembalikan keseimbangan elektrolit

Elektrolit merupakan hal yang penting bagi tubuh Anda karena dalam tubuh ia berfungsi sebagai pemindah sinyal listrik ke tubuh, dan dapat mengatur fungsi jantung.

Karena itu, jika Anda mengalami palpitasi Anda disarankan untuk mengembalikan keseimbangannya melalui konsumsi mineral-mineral yang  dapat menghasilkan elektrolit, yaitu kalsium, kalium, magnesium, dan sodium.

Anda juga bisa memeroleh elektrolit melalui beberapa makanan untuk mengatasi palpitasi. Makanan-makanan itu adalah alpukat, pisang, sayuran berdaun gelap dan produk susu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *