Ini Manfaat Gula Batu untuk Obati Sakit Tenggorokan

Gula batu merupakan jenis gula yang tidak dimurnikan, memiliki tekstur yang lebih padat dari gula pasir biasa. Gula jenis ini banyak digunakan untuk berbagai tujuan, seperti bahan masakan dan pengobatan. Dalam hal pengobatan, salah satu manfaat gula batu adalah untuk mengobati sakit tenggorokan.

Sakit tenggorokan adalah kondisi yang ditandai dengan rasa nyeri, kering, serta gatal di tenggorokan. Ketika Anda mengalami sakit tenggorkan, Anda mungkin juga akan merasakan gejala batuk. Pengobatannya bisa dilakukan tanpa harus mengonsumsi obat tertentu, melainkan dengan memanfaatkan gula batu.

Manfaat gula batu untuk sakit tenggorokan

Pada dasarnya, gula batu banyak digunakan sebagai penyegar mulut. Tidak hanya itu, dalam dunia pengobatan tradisional, gula batu sudah cukup dikenal sebagai obat sakit tenggorokan alami.

Gula batu bekerja menyembuhkan sakit tenggorokan melalui kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya. Nutrisi-nutrisi tersebut terdiri atas vitamin, mineral, dan asam amino.

Terdapat dua jenis batuk yang biasanya diiringi dengan sakit tenggorokan, yaitu batuk kering dan batuk basah. Batuk kering umumnya tidak menimbulkan penumpukan lendir atau dahak, sementara batuk basah akan memicu penumpukan dahak di tenggorokan, membuat tenggorokan terasa tidak nyaman.

Nutrisi dalam gula batu membantu menenangkan dahak yang menumpuk di tenggorokan tersebut. Lendir-lendir dahak tersebut akan melonggar dan membuat tenggorokan Anda terasa lebih nyaman. Nantinya, dahak akan keluar dengan sendirinya dari dalam tubuh.

Selain itu, manfaat gula batu lainnya adalah menenangkan tenggorokan serta rongga mulut secara keseluruhan. Anda bisa meracik obat alami gula batu sendiri di rumah untuk mengatasi sakit tenggorokan.

Cara menggunakan gula batu untuk mengatasi sakit tenggorokan

Gula batu sebaiknya digunakan sebagai upaya pengobatan sementara. Jika kondisi sakit tenggorokan dan gejala batuk Anda tak kunjung sembuh, Anda mungkin tetap perlu melakukan pemeriksaan ke dokter.

Untuk menggunakan gula batu sebagai perawatan sakit tenggorokan, Anda bisa mencoba melakukan hal-hal berikut ini.

  • Menelan gula batu secara bertahap

Cara ini cocok dilakukan untuk mengatasi gejala batuk. Batuk bisa terjadi karena adanya serangan kuman atau gejala dari kondisi demam. Nutrisi dalam gula batu dapat bekerja secara langsung untuk meredakan kondisi ini.

Masukkan beberapa gula batu ke dalam mulut Anda, lalu telan gula batu tersebut secara bertahap. Sebelumnya, Anda bisa mengisapnya selama beberapa saat. Menelan gula batu satu per satu akan membantu untuk menenangkan tenggorokan secara perlahan.

  • Mencampur gula batu dengan lada hitam

Manfaat gula batu dapat semakin dirasakan ketika Anda mencampurkannya dengan bubuk lada hitam. Sebaiknya, lakukan hal ini di malam hari. Secara khusus, metode ini tepat untuk mengatasi sakit tenggorokan.

Campurkan gula batu dengan lada hitam, lalu haluskan sampai semuanya menjadi halus dan menyatu. Setelah itu, telan bubuk tersebut tanpa diikuti dengan air. Meminum air setelah menelan campuran gula batu dan lada hitam justru akan memicu batuk.

  • Mencampur gula batu dengan lada hitam ke dalam teh

Jika Anda merasa tidak nyaman untuk menelan campuran gula batu dengan lada hitam secara langsung, Anda bisa juga mencoba untuk mencampurkannya ke dalam teh. Hal ini tidak akan mengurangi khasiat dari gula batu dan tetap bisa mengatasi sakit tenggorokan.

Berbeda dengan cara mengonsumsi campuran gula batu dan lada hitam dalam bentuk bubuk, campuran yang sudah larut dalam teh dapat Anda konsumsi sebanyak dua kali dalam sehari. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, manfaat gula batu untuk mengobati sakit tenggorokan bisa menjadi pengobatan alami yang bersifat sementara. Jika kondisi tidak kunjung membaik

Ciri ciri Ekstrovert Yang Perlu Anda Ketahui

Kepribadian ekstrovert sangat nyaman berada di kelompok

Orang-orang ekstrovert sering digambarkan sebagai “jiwa” dari sebuah pesta. Sifat dan pribadi yang ramah serta penuh semangat membuat orang-orang di sekitar ekstrovert merasa tertarik. Ciri ciri ekstrovert yang lain adalah mereka kesulitan dalam mengalihkan perhatian dan akan berkembang berkat interaksi dengan orang lain. Pada tahun 1960an, seorang psikolog bernama Carl Jung pertama kali mendeskripsikan ekstrovert (istilah yang sekarang umum digunakan adalah ekstrovert) dan introvert saat membahas elemen kepribadian. Carl Jung mengklasifikasikan kedua kelompok tersebut berdasarkan di mana mereka mendapatkan sumber energi. Secara sederhana, Carl Jung menyatakan bahwa ekstrovert mendapatkan energi dari kerumunan dan interaksi dengan dunia luar di sekitarnya. Sementara itu, introvert lebih membutuhkan waktu seorang diri untuk mengembalikan tenaga. Introvert juga lebih pendiam, dan meskipun introvert dapat memiliki aktivitas sosial bersama banyak orang, pada akhirnya mereka akan membutuhkan waktu jauh dari orang lain untuk dapat mengisi ulang energi mereka sendiri. 

Ciri-ciri kepribadian orang ekstrovert

Carl Jung menemukan bahwa kebanyakan orang jatuh di antara spektrum antara introvert dan ekstrovert. Saat teori Carl Jung menjadi populer, penelitian menemukan bahwa ada alasan hormon dan genetik yang membuat seseorang menunjukkan ciri ciri ekstrovert dibandingkan dengan orang lain. Adapun beberapa ciri kepribadian yang menunjukkan seorang ekstrovert adalah:

  • Menyukai lingkungan sosial

Orang yang memiliki kepribadian ekstrovert lebih sering menjadi pusat perhatian saat mereka berada di lingkungan sosial, dan mereka menyukai perhatian tersebut. Orang ekstrovert dapat berkembang dalam situasi sosial, dan mereka mencari rangsangan sosial tersebut. Ekstrovert tidak akan takut dalam memperkenalkan diri mereka sendiri pada orang-orang yang baru dikenal, dan mereka jarang menghindari situasi yang tidak biasa karena alasan takut membuat kesalahan atau tidak mengenal seseorang. 

  • Tidak suka menyendiri dan tidak membutuhkan waktu untuk menyendiri

Ciri ciri ekstrovert lain adalah mereka tidak suka menyendiri. Berbeda dengan introvert yang perlu berdiam diri di rumah atau tempat sepi setelah bersosialisasi dengan teman kantor atau keluarga, seorang yang ekstrovert akan merasa menghabiskan waktu seorang diri dapat mengurangi energi mereka. Sederhananya, seorang ekstrovert akan “mengisi ulang” energi mereka dengan berada dan bersosialisasi dengan orang di sekitarnya. 

  • Anda berkembang saat berada di sekitar orang

Orang ekstrovert akan merasa nyaman apabila mereka berada di dalam kelompok yang besar. Mereka akan menjadi ujung tombak suatu acara atau olahraga kelompok. Tidak heran apabila orang ekstrovert akan jarang menolak undangan pesta, pernikahan, ataupun acara pertemuan lainnya. 

  • Berteman dengan banyak orang

Orang ekstrovert mudah membuat teman baru. Ini karena mereka merasa nyaman berada di sekitar orang dan merasakan energi dari orang lain. Mereka juga memiliki jaringan yang besar dan kenalan yang banyak. Saat mengajar hal-hal baru, karir, atau aktivitas baru, ekstrovert juga akan mengembangkan lingkaran sosial mereka. 

  • Lebih suka membicarakan masalah atau pertanyaan

Saat introvert lebih suka mengatasi masalah secara internal dan memikirkan jalan keluarnya sendiri, ekstrovert tidak keberatan untuk membicarakan masalahnya kepada khalayak publik guna mencari panduan. Mereka juga lebih mudah untuk mengekspresikan diri mereka secara terbuka dan membuat preferensi atau pilihan yang jelas. 

Apabila Anda merasa tidak memiliki semua ciri ciri ekstrovert di atas, Anda tidak sendiri. Faktanya, kebanyakan orang berada di tengah-tengah spektrum introvert dan ekstrovert. Hanya ada sedikit orang yang benar-benar ekstrovert atau introvert seutuhnya.

Manfaat Adanya Posyandu Balita bagi Ibu dan Anak

Posyandu merupakan kegiatan dasar yang dilaksanakan dari, oleh, dan untuk masyarakat. Posyandu balita yang sering ditemui di setiap desa atau kelurahan ini merupakan fasilitas kesehatan dalam wilayan kerja suatu puskesmas.

Karena dijalankan oleh masyarakat, maka pengelola posyandu ini dipilih oleh masyarakat secara musyawarah. Setidaknya ada 5 orang kader posyandu yang akan mengabdi pada masyarakat dan dibantu oleh petugas puskesmas untuk memberikan pengetahuan seputar medis.

Beragam Kegiatan di Posyandu Balita

Kegiatan di posyandu balita tidak hanya untuk balita saja, tetapi juga untuk ibu dan anak secara umum. Ada 5 kegiatan utama yang harus diselenggarakan oleh posyandu, yaitu:

  • Kegiatan untuk Kesehatan Ibu Anak

Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu hamil, menyusui, ibu dalam masa nifas, serta untuk bayi dan balita. Contoh kegiatan pada ibu hamil berupa:

  • Pemantauan kesehatan, mulai dari menimbang berat badan, cek tekanan darah, informasi asupan gizi, hingga konsultasi medis
  • Ada kelas untuk kegiatan ibu hamil seperti penyuluhan, senam, hingga pelatihan.

Kegiatan untuk ibu menyusui berupa penyuluhan KB, perawatan saat nifas, hingga informasi seputar pemberian ASI eksklusif.

Sedangkan untuk kegiatan pada bayi dan balita dapat berupa penyuluhan kesehatan anak, menimbang berat badan, serta penentuan status pertumbuhan balita atau bayi.

  • Kegiatan Imunisasi

Untuk kegiatan pemberian imunisasi di Posyandu hanya boleh dilakukan oleh petugas Puskesmas. Pemberian imunisasi pada bayi dan ibu hamil akan disesuaikan dengan program masing-masingnya.

  • Kegiatan KB

Kegiatan ini berisi penyuluhan seputar keluarga berencana (KB). Bahkan di posyandu juga bisa mendapatkan alat kontrasepsi seperti pil KB dan juga suntik KB.

  • Kegiatan Pemantauan Gizi

Kegiatan ini berfokus pada pemantauan terkait gizi pada ibu hamil dan juga balita, seperti penimbangan berat badan, mendeteksi gangguan pertumbuhan lebih dini, pemberian suplemen, hingga konseling seputar asupan gizi. Jika ibu hamil dan balita mengalami gejala kekurangan gizi maka akan segera dirujuk untuk ke puskesmas.

  • Kegiatan Pencegahan Diare

Di posyandu juga ada kegiatan untuk penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal ini untuk mencegah terjadinya diare. Selain penyuluhan, kegiatan di posyandu balita ini juga memberikan obat oralit atau obat penanggulangan diare lainnya.

Jika kelima kegiatan utama sudah dilaksanakan dengan baik, maka posyandu dapat menggelar kegiatan tambahan berupa:

  • Pengamatan penyakit yang berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa, misalnya tetanus atau juga demam berdarah.
  • Penyediaan air bersih
  • Kesehatan untuk orang yang lanjut usia
  • Tabungan ibu bersalin
  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • Kesehatan reproduksi remaja

Manfaat Adanya Posyandu Balita

Posyandu yang ada di setiap RT atau desa ini memberikan banyak sekali manfaat. Bahkan posyandu berperan menurunkan angka kematian ibu, bayi, serta balita melalui pemberdayaan masyarakat.

Berikut beberapa manfaat yang dapat diberikan oleh posyandu balita bagi masyarakat, yaitu:

  • Memberikan saran seputar asupan gizi bagi bayi dan anak agar terhindar dari gizi buruk
  • Asupan gizi, suplemen, vitamin, serta vaksin yang diperlukan oleh ibu hamil dapat terpantau dengan baik
  • Ibu dan anak mendapatkan penyuluhan kesehatan
  • Ibu, bayi, dan balita lebih mudah mendapatkan informasi dan pelayanan kesehatan dengan adanya posyandu ini
  • Memastikan balita ataupun bayi mendapat imunisasi lengkap sesuai aturan pemerintah
  • Kesehatan ibu dalam masa nifas dapat terjaga dengan memperoleh vitamin A ataupun tablet penambah darah
  • Ibu, bayi, atau balita yang mengalami kelainan segera mendapat rujukan ke puskesmas
  • Posyandu balita dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai kesehatan ibu, bayi, dan juga balita.

Gangguan Sistem Pencernaan, Penyakit Yang Umum Terjadi

Gangguan sistem pencernaan memengaruhi banyak orang, kondisi ini melibatkan saluran pencernaan, yang juga dikenal sebagai gastrointestinal (GI). Saluran pencernaan Anda meliputi kerongkongan, hati, lambung, usus kecil dan besar, kantong empedu dan pankreas.

Gangguan sistem pencernaan meliputi berbagai penyakit mulai dari yang ringan sampai yang parah. Kebanyakan orang tidak membicarakan kondisi ini, tetapi memiliki masalah pencernaan adalah hal yang biasa.

Berikut beberapa kondisi gangguan sistem pencernaan beserta gejalanya:

  • Penyakit Gastroesophageal Reflux (GERD)

Mulas sering terjadi, tetapi jika terjadi secara teratur, Anda mungkin perlu dievaluasi untuk GERD. GERD paling sering muncul sebagai mulas, tetapi GERD yang tidak terkontrol dapat mengikis lapisan esofagus dan menyebabkan perdarahan. Kondisi ini juga dapat menyebabkan rasa sakit di dada yang sangat ekstrem sehingga terkadang disalahartikan sebagai serangan jantung.

  • Diare kronis

Diare merupakan gangguan sistem pencernaan yang sangat sering terjadi. Membuang air besar yang sering tiga kali atau lebih dalam sehari, yang berlangsung selama setidaknya empat minggu dapat menimbulkan kekhawatiran.

  • Batu empedu

Batu empedu adalah endapan keras yang terbentuk di kantong empedu Anda.  LBatu empedu dapat terbentuk ketika ada terlalu banyak kolesterol atau limbah dalam empedu Anda, atau jika kantong empedu Anda tidak kosong dengan baik. Ketika batu-batu empedu menghalangi saluran-saluran yang mengarah dari kantong empedu ke usus Anda, mereka dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam di perut kanan atas Anda.

  • Sembelit kronis

Sembelit kronis biasanya didefinisikan sebagai memiliki kurang dari tiga gerakan usus seminggu selama tiga minggu atau lebih. Hal ini mungkin juga kasus tinja yang keras dan sulit untuk dikeluarkan.

  • Gastroenteritis

Kebanyakan orang menyebut kondisi gangguan sistem pencernaan ini sebagai flu perut. Gastroenteritis disebabkan oleh infeksi, baik virus atau bakteri di usus.  Infeksi bakteri dapat disebabkan oleh E. coli atau salmonella, sedangkan infeksi virus dapat termasuk rotavirus atau momok kapal pesiar yang terkenal, norovirus. Parasit juga dapat menyebabkan gastroenteritis.

Kebanyakan penyakit gangguan sistem pencernaan memiliki gejala yang mirip. Biasanya untuk mengontrol gangguan sistem pencernaan, dimulai dengan perubahan gaya hidup sederhana. Jika Anda curiga Anda memiliki salah satu masalah di atas, jangan menunda untuk berbicara dengan dokter untuk menemukan perawatan yang efektif. 

Diet tinggi serat yang membuat feses Anda terbentuk dengan baik dan tebal sering kali merupakan pengobatan terbaik untuk kondisi gangguan sistem pencernaan yang umum ini. Obat untuk merelakskan otot sfingter anal, serta anestesi topikal dan mandi sitz, dapat meredakan rasa sakit; Namun, kondisi yang kronis mungkin memerlukan pengobatan medis.

Amankah Ibu Hamil Naik Pesawat?

Saat bepergian jauh, pesawat terbang memang akan menjadi pilihan transportasi utama yang digunakan. Namun bagaimana jika ibu hamil naik pesawat? Meskipun demikian, ada anggapan ibu hamil tidak boleh naik pesawat karena dapat membahayakan janin yang ada dikandungannya. Hal ini kadang membuat banyak ibu hamil yang kebingungan, apalagi jika bagi mereka yang ingin melakukan babymoon atau memiliki urusan yang mengharuskannya bepergian dengan pesawat.

Jika Anda memiliki kehamilan yang sehat, sebenarnya bepergian menggunakan pesawat terbilang aman dan tidak membahayakan ibu ataupun janin. Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk naik pesawat, ada baiknya jika Anda berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter.

Selain itu, Anda juga harus mencari tahu tentang kebijakan maskapai penerbangan mengenai aturan ibu hamil naik pesawat.Sebab mungkin saja setiap maskapai memiliki aturan yang berbeda-beda. Umumnya, Anda diharuskan menandatangani surat Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check in.

Pada kehamilan yang berisiko tinggi, misalnya mengalami pendarahan, menderita diabetes, atau hipertensi, maka Anda harus memeriksakan diri ke dokter. Kemungkinan dokter akan menyarankan Anda untuk tidak naik pesawat selama kehamilan. Meski terbilang aman, naik pesawat saat hamil juga dapat menimbulkan risiko.

Risiko ibu hamil naik pesawat

  • Radiasi

Naik pesawat sesekali mungkin tak akan menimbulkan masalah bagi sebagian besar ibu hamil. Akan tetapi, jika Anda terlalu sering naik pesawat maka tubuh dapat melebihi batas radiasi yang dianggap aman selama kehamilan. Kondisi ini dapat memberikan dampak yang buruk pada ibu maupun janin.

  • Keguguran

Ada anggapan bahwa paparan radiasi atmosfer alami saat naik pesawat dapat meningkatkan risiko keguguran atau kelainan pada janin. Namun, jika Anda hanya sesekali melakukan perjalanan dengan pesawat maka risikonya sangat rendah. Risiko lebih tinggi terjadi pada ibu hamil yang sering naik pesawat.

  • Penggumpalan darah

Ketika hamil, duduk untuk waktu yang lama di bangku pesawat dapat menyebabkan darah terkumpul di kaki sehingga meningkatkan risiko penggumpalan darah atau deep vein thrombosis. Udara kabin dan kelembapan yang rendah juga bisa menambah risiko. 

  • Naiknya tekanan darah dan detak jantung

Naik pesawat saat hamil dapat menyebabkan tekanan darah dan detak jantung meningkat. Hal ini umumnya tidak membahayakan ibu hamil, jika memiliki kondisi kehamilan yang sehat. Meski demikian, ada baiknya jika ibu hamil turut waspada akan potensi masalah ini.

Waktu paling aman untuk melakukan perjalanan menggunakan pesawat, yaitu pada trimester kedua kehamilan (minggu ke-14 sampai 27). Di trimester ini, morning sickness sudah mereda, tingkat energi lebih tinggi, dan kemungkinan keguguran pun rendah.

Sementara, jika memutuskan untuk terbang saat trimester pertama maka gejala-gejala kehamilan yang Anda rasakan, seperti mual, pusing, kram, kelelahan, sering buang air kecil, dan lainnya, dapat membuat Anda merasa tidak nyaman sehingga mengganggu perjalanan. 

Kandungan juga masih berusia sangat muda sehingga dikhawatirkan belum cukup kuat untuk bepergian jauh. Selain itu, bagi ibu hamil yang usia kandungannya di atas 28 minggu juga harus sangat berhati-hati.

Ibu hamil tidak boleh naik pesawat ketika usia kehamilan di atas 37 minggu. Sebab setelah memasuki usia kehamilan ini, Anda dapat melahirkan kapan saja, dan akan sangat berisiko jika melahirkan di pesawat karena kemungkinan tak ada tenaga medis ahli yang menangani.

Penyebab dan Gejala Angin Duduk yang Perlu Dipahami

Penting mengetahui pertolongan pertama angin duduk yang ditandai dengan nyeri dada

Merupakan kondisi yang menyebabkan para penderitanya merasakan nyeri di dada disebut dengan penyakit angin duduk. Istilah penyakit ini dalam dunia medis disebut dengan angina pectoris, kondisi ini terjadi ketika aliran darah ke jantung berkurang. Sehingga berakibat otot jantung tidak mendapat oksigen yang cukup dari yang dibutuhkannya.

Kondisi ini dipicu oleh aktivitas yang membuat jantung bekerja dengan lebih keras dan membutuhkan lebih banyak oksigen. Aktivitas yang muncul biasanya seperti olahraga, nyeri yang disebabkan kondisi ini biasanya mirip dengan nyeri dada akibat penyakit lain. Sementara itu, gejala yang muncul seperti ditindih atau ditekan.

Penyebab Angin Duduk (Angina)

Terdapat beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab atau pemicu seseorang mengalami kondisi ini, seperti terpapar suhu yang sangat panas atau sebaliknya, makan dalam jumlah yang besar, merokok, kelebihan berat badan, memiliki riwayat penyakit jantung, mempunyai kolesterol atau terkanan darah tinggi, menderita diabetes hingga malas dalam melakukan olahraga.

Disebut juga dengan angina pectoris, terjadi karena pembuluh darah jantung (koroner) mengalami penyempitan. Fungsi dari pembuluh jantung ini adalah mengalirkan darah yang kaya akan oksigen ke otot jantung, tujuannya agar jantung bisa memompa darah dengan baik. Ketika pembuluh koroner menyempit, maka suplai oksigen untuk jantung juga akan terganggu.

Sehingga jantung tidak bisa memompa darah dengan maksimal, kondisi ini juga dikenal dengan penyakit jantung koroner. Keadaan ini juga disebabkan karena pembentukan plak atau tumpukan lemak yang terdapat pada pembuluh darah koroner atau aterosklerosis. Pembuluh darah yang sudah menyempit semakin menyempit karena aktivitas yang dilakukan.

Selain diakibatkan karena jantung koroner, penyempitan pembuluh darah ii terjadi karena pembuluh darah koroner menyempit sesaat setelah otot pembuluh darah menegang. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja, bahkan ketika seseorang sedang beristirahat. Sejumlah faktor yang bisa menimbulkan seseorang mengalami kondisi ini.

Beberapa kondisi yang menjadi faktor penyebab seseorang mengalami penyempitan pembuluh darah antara lain, kolesterol tinggi, diabetes, hipertensi, obesitas, merokok, kurang olahraga, memiliki keluarga yang pernah mengalami kondisi ini sebelumnya, laki-laki berusia 45 tahun ke atas atau perempuan yang sudah berusia 55 tahun ke atas hingga terlalu banyak mengonsumsi alkohol.

Gejala Angina

Gejala utama dari kondisi ini adalah rasa nyeri di dalam dada, nyeri yang diakibatkan angina berupa nyeri seperti ditindih atau ditekan oleh benda berat. Nyeri ini bisa menyebar ke bagian tubuh lain, seperti leher, lengan, punggung, rahang, bahu hingga gigi. Perempuan yang mengalami kondisi ini terkadang seperti ditusuk benda tajam.

Selain itu, beberapa gejala di atas juga disertai dengan keringat dingin, mual, pusing, lemas hingga sesak napas. Kondisi ini lebih sering timbul saat seseorang beraktivitas, yang kemudian mereda atau bahkan menghilang ketika penderitanya beristirahat atau juga ketika meminum obat. Jenis kondisi yang satu ini sering disebut dengan angin duduk tidak stabil.

Kapan ke Dokter?

Apabila seseorang sebelumnya menderita diabetes atau hipertensi, bisa langsung melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan. Penderita yang mengalami jenis tidak stabil harus segera di bawa ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit terdekat, hal ini dikhawatirkan seseorang akan mengalami serangan jantung.

Langkah awal yang dilakukan dokter adalah memeriksa gejala-gejala yang muncul pada pasien, dokter akan menanyakan riwayat mengenai gejala yang muncul, bisa karena tiba-tiba atau secara berkala. Selain itu, riwayat keluarga mengenai penyakit ini juga sangat diperlukan guna proses penanganan.

Manfaat Olahraga Malam untuk Kesehatan

Melakukan olahraga malam hari memang cukup jarang dilakukan dibanding olahraga pada pagi hari. Namun, tren olahraga malam belakangan ini kian digandrungi oleh banyak orang di dunia, salah satunya dengan menjamurnya gerakan olahraga bertajuk night run atau semacamnya. Lalu, apa manfaat olahraga malam untuk kesehatan? Apakan kegiatan ini hanya akan mengundang penyakit pada tubuh?

Ini manfaat olahraga malam bagi kesehatan

Dahulu, para ahli kesehatan memang tidak merekomendasikan olahraga malam. Namun, saat ini lebih dikarenakan oleh kuman yang mungkin menempel setelah berolahraga, apalagi jika tidak dilanjutkan dengan mandi yang bersih setelahnya. Meskipun demikian, studi terbaru pada tahun 2018 mengungkapkan bahwa olahraga malam aman dilakukan oleh siapa saja. Syaratnya, olahraga yang Anda pilih bukan termasuk dalam latihan berat dan dilakukan lebih dari satu jam sebelum tidur.

Fakta ini diperoleh dari 23 penelitian yang melihat hubungan antara kualitas tidur dengan kegiatan yang dilakukan orang tersebut sebelum memejamkan mata. Hasilnya, orang-orang yang melakukan olahraga malam akan mendapatkan tidur yang lebih cepat dan berkualitas dibandingkan mereka yang tidak berolahraga sebelum tidur. Begitu pun sebaliknya, orang-orang yang melakukan olahraga malam saat mendekati waktu tidurnya justru akan merasakan efek yang berkebalikan, mereka akan sulit memejamkan mata dan memiliki kualitas tidur yang buruk.

Selain meningkatkan kualitas tidur, jika dilakukan dengan benar manfaat olahraga malam lainnya mirip dengan olahraga pada umumnya. Anda akan memiliki jantung dan paru-paru yang lebih sehat, mampu menurunkan berat badan, serta menurunkan risiko terkena beberapa jenis kanker. Sebuah penelitian mengatakan bahwa sulit tidur akibat olahraga malam dapat disebabkan oleh olahraga berat yang dilakukan satu jam sebelum tidur. Maka, Anda harus memilih jam yang tepat sebelum berolahraga malam dan pandai memilih jenis olahraga yang baik untuk Anda.

Pilihan olahraga malam yang direkomendasikan

  • Pilates

Pilates akan menghadirkan efek relaksasi pada malam hari. Untuk memulai gerakan ini, berdirilah dengan kaki selebar pinggul, kedua tangan menempel pada sisi tubuh, dan bahu dalam keadaan rileks.

Dengan menggunakan otot perut Anda, perlahan-lahan bungkukkan badan ke depan, biarkan lengan menjuntai ke bawah dan menggantung, lalu tarik napas dalam-dalam. Cobalah menyentuh tanah dan tahan pose selama satu atau dua detik. Selanjutnya, angkat tubuh pelan-pelan dengan menggunakan otot-otot perut.

  • Yoga

Gerakan yoga cocok dilakukan sebagai salah satu bentuk olahraga malam bagi Anda. Caranya, berbaring telentang, dorong bokong Anda dekat ke dinding, dan angkat kaki Anda hingga bersandar di dinding.

Letakkan tangan Anda di samping tubuh dan putar hingga telapak tangan menghadap ke atas. Tahan posisi itu selama 10 hingga 20 detik.

  • Peregangan

Duduk di lantai dengan kedua kaki menempel, rata, dan telentang di depan Anda. Tekuk tubuh Anda perlahan ke depan dan raih jari-jari kaki Anda. Cobalah untuk menahan posisi ini selama 30 detik.

Setiap orang memiliki metabolisme tubuh yang berbeda. Ada orang merasa lebih berenergi setelah melakukan olahraga malam, ada juga yang sebaliknya tetap rutin berolahraga pada pagi atau sore hari. Kenali tubuh Anda sendiri dan jangan takut untuk mengikutinya. Hal yang terpenting adalah Anda berolahraga daripada tidak bergerak sama sekali.

4 Rahasia Cara Menurunkan Berat Badan Secara Sehat

Memiliki berat badan ideal adalah dambaan semua orang. Tidak heran jika banyak yang rela melakukan berbagai cara untuk menurunkannya. Namun, dari sekian banyak cara menurunkan berat badan yang ada, penting untuk memilih dan menjalankannya dengan cara yang sehat.

Menurunkan badan dengan cara yang instan memang sangat menggoda karena tak perlu waktu lama. Namun, apakah cara tersebut aman untuk mendapatkan berat badan ideal seperti yang Anda harapkan?

Menjalani program diet untuk mendapatkan berat badan ideal memang tidak semudah dibayangkan. Tidak cukup hanya sekadar diet, tetapi gaya hidup dan pola makan yang sehat sangat mempengaruhi.

Jangan sampai program diet Anda seperti efek yoyo. Dimana berat badan menurun drastis dengan cepat, tetapi akhirnya berat badan kembali seperti semula atau bahkan bertambah lebih besar.

Cara menurunkan berat badan yang paling baik adalah dengan membakar banyak kalori. Artinya, selain banyak melakukan gerakan fisik, Anda juga perlu mengurangi asupan kalori yang masuk ke tubuh.

Cara Menurunkan Berat Badan secara Sehat

Ketika menjalani program diet, hindarilah untuk mengonsumsi makanan junk food, minuman manis, dan minuman bersoda. Selain itu, ada beberapa rekomendasi yang bisa diterapkan, yaitu:

  • Konsumsi buah dan sayuran
  • Konsumsi produk susu rendah lemak
  • Konsumsi biji-bijian utuh (whole grains) seperti jagung, oat, serta gandum
  • Masak menggunakan minyak sehat, seperti minyak zaitun
  • Konsumsi protein yang tidak mengandung lemak seperti ikan atau ayam

Kombinasikan juga dengan berolahraga rutin setiap hari sekitar 30 menit. Tidak perlu yang berat, bisa dengan berjalan kaki, bersepeda, joggin, aerobik, atau berenang. Setidaknya, latihan fisik seperti ini membakar sekitar 1000 kalori per harinya.

Poin penting lain dari menurunkan berat badan dan mendapatkan bobot yang ideal adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat selamanya. Berikut beberapa kebiasaan sehat yang membantu  menurunkan berat badan Anda.

  • Biasakan Makan Tepat Waktu

Banyak sekali pemikiran yang keliru terkait waktu makan saat diet. Ada yang menghindari makan 3 kali sehari karena alasan mengurangi jumlah kalori. Ini benar-benar keliru. Justru memotong waktu makan 3 kali sehari menjadikan Anda sangat lapar dan nafsu makan jadi tidak terkontrol. Sehingga Anda akan lebih mudah tergoda untuk menikmati makanan yang tidak sehat, beli makan cepat saji yang tinggi kalori, atau jajan yang tidak sehat di luar.

  • Biasakan untuk Sarapan Pagi

Sarapan pagi itu penting sekali. Melewatkan sarapan akan membuat tubuh lesu dan tidak konsentrasi hingga jam makan siang. Untuk beraktivitas, tubuh juga perlu tenaga. Tidak perlu banyak, cukup dengan makan buah segar, sereal, atau segelas susu saja di pagi hari.

  • Perbanyak Makan Sayur dan BUah-buahan

Saat menjalani diet dengan pola makan sehat, sangat dianjurkan untuk banyak mengonsumsi makanan yang tinggi serat. Buah, sayur, biji-bijian, serta jenis kacang mengandung serat yang banyak, antioksidan, vitamin, dan air. Semua zat ini sangat penting bagi tubuh karena menjaga kesehatan.

  • Konsumsi Protein Tanpa Lemak

Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan protein namun tanpa lemak. Misalnya ikan, ayam tanpa kulit, telur, susu rendah lemak, daging sapi tanpa lemak, tempe, jamur, hingga tahu. Susun menu-menu tersebut dalam seminggu agar Anda tidak bosan mengonsumsi makanan itu-itu saja.

Hindari mencoba cara menurunkan berat badan dengan instan dan ekstrim. Sebaiknya, pilihlah cara yang sehat dan jadikan sebagai gaya hidup agar manfaatnya bisa dirasakan seumur hidup. Selamat mencoba!

Ini Penyebab Terjadinya Fluorosis pada Gigi

Fluorosis adalah kondisi medis yang ditandai dengan berubahnya tampilan gigi, kondisi ini membuat timbulnya lapisan terluar gigi yang disebut enamel. Perubahan ini bisa berbeda-beda dan tergantung pada tingkat keparahannya. Pada kebanyakan kasus, perubahan gigi yang terjadi terbilang sangat ringan seringkali hanya disadari oleh dokter gigi saat melakukan pemeriksaan.

Fluorosis terjadi karena asupan fluorida berlebihan pada anak selama masa pertumbuhan gigi. Namun, kondisi ini tidak mempengaruhi kesehatan gigi. Kasus ini termasuk jarang terjadi di Indonesia, karena kebanyakan orang Indonesia justru masih kekurangan fluorida. Kondisi ini, umumnya terjadi di negara-negara yang air minumnya bisa diambil langsung dari kran dan sudah diperkaya fluorida.

Penyebab fluorosis

Penyebab terjadinya fluorosis adalah asupan fluorida yang berlebihan pada anak semama tumbuh kembangnya, terutama jika hal ini terjadi hingga anak berusia 8 tahun. Kondisi ini dapat terjadi karena masa pertumbuhan gigi permanen pada anak berlangsung hingga usia 8 tahun. Asupan fluorida yang berlebih tersebut bisa terjadi karena hal-hal berikut ini:

  • Penggunaan suplemen dan pasta gigi yang banyak mengandung fluorida, apalagi jika pasta gigi terlelan oleh anak.
  • Anal terlalu banyak mengonsumsi air dengan kandungan fluorida yang tinggi.

Fluorosis yang ringan sulit untuk didiagnosis karena gejalanya yang seringkali tidak disadari oleh penderitanya. Namun, dokter gigi dapat mendeteksi adanya perubahan tampilan gigi pada saat pemeriksaan. Oleh karena itu, periksakan gigi Anda dan anak Anda secara rutin untuk bisa membantu dalam mendeteksi fluorosis sedini mungkin.

Fluorosis yang ringan

Pada fluorosis yang ringan, tidak ada penanganan khusus yang diperlukan.

Fluorosis yang berat

Pada kasus fluorosis yang lebih berat, beberapa metode penanganan berikut bisa dilakukan oleh dokter untuk memperbaiki tampilan gigi Anda:

  • Menghilangkan noda pada gigi dengan metode pemutihan gigi.
  • Prosedur tambal gigi agar tampilan gigi bisa kembali baik.
  • Pemasangan crown dan veneer gigi

Segera berkonsultasi dengan dokter gigi apabila anak Anda mengalami gejala fluorosis, seperti bintik-bintik putih atau perubahan warna pada gigi. Meski tidak ada keluhan, pemeriksaan gigi setiap enam bulan sekali sangat dianjurkan untuk menjaga kesehatan gigi maupun mulut.

Histoplasmosis

Histoplasmosis - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Histoplasmosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi spora jamur Histoplasma capsulatum pada paru. Histoplasma capsulatum biasanya tumbuh di tanah dan tempat-tempat yang terdapat kotoran burung atau kelelawar. Penyebaran Histoplasma capsulatum bisa melalui udara dan jika manusia terpapar jamur tersebut, maka bisa terkena infeksi. Tidak hanya melalui udara, jamur tersebut juga dapat menyebar melalui kontak fisik.

Gejala

Histoplasmosis bisa tidak menimbulkan gejala apapun. Namun, jika seseorang terkena gejala akibat histoplasmosis, maka gejala yang bisa dialami adalah sebagai berikut:

  • Batuk.
  • Demam.
  • Sakit di bagian dada.
  • Nyeri otot.
  • Tubuh berkeringat, bahkan di malam hari.
  • Batuk yang disertai darah.
  • Sesak nafas.
  • Radang paru-paru.

Penyebab

Histoplasma capsulatum adalah jamur yang dapat menyebabkan histoplasmosis. Jamur tersebut dapat menyebar melalui udara, sama seperti virus Corona atau Covid-19. Penyakit histoplasmosis bisa terjadi baik pada orang yang belum terkena penyakit tersebut maupun yang sudah.

Histoplasma capsulatum tumbuh di tanah yang lembab, termasuk tanah yang terdapat kotoran burung atau kelelawar. Oleh karena itu, jamur histoplasma bisa ditemukan di kandang ayam, kandang burung merpati, peternakan yang sudah usang, taman, dan gua. Penyebaran histoplasmosis bisa melalui kontak fisik atau paparan udara. Oleh karena itu, setiap orang perlu berhati-hati jika keluar rumah.

Tidak hanya itu, risiko histoplasmosis juga bisa terjadi jika mereka adalah petani, peternak, pembasmi hama, pekerja taman, dan pekerja konstruksi.

Diagnosis

Jika Anda mengalami histoplasmosis, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis. Diagnosis yang dapat dilakukan meliputi:

  • Tes darah atau urine

Tes tersebut dapat dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang mengalami histoplasmosis atau tidak.

  • Kultur jamur

Kultur jamur diambil dari cairan tubuh atau jaringan untuk mengetahui jika jamur histoplasma terjadi pada tubuh atau tidak.

  • Pemeriksaan rontgen

Pemeriksaan rontgen juga dapat dilakukan jika ingin melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Contoh pemeriksaan rontgen yang dapat dilakukan adalah X-ray atau CT scan.

Pengobatan

Jika seseorang mengalami histoplasmosis dan ingin mengobati penyakit tersebut, berikut adalah obat anti jamur yang dapat digunakan:

  • Itrakonazol.
  • Ketoconazole.
  • Amphotericin B.

Pencegahan

Selain pengobatan, berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mencegah histoplasmosis:

  • Beristirahat yang cukup.
  • Jika memiliki sistem imun yang lemah, sebaiknya jangan melakukan aktivitas di tempat-tempat yang terdapat jamur histoplasma.
  • Gunakan masker jika berada di tempat-tempat yang mudah terkontaminasi kotoran unggas.

Berkonsultasi Dengan Dokter

Anda sebaiknya temui dokter bila Anda mengalami gejala-gejala sebagai berikut:

  • Jantung yang bergerak secara cepat atau tidak teratur.
  • Batuk yang disertai dengan darah.
  • Sakit kepala dalam jangka panjang.
  • Merasa bingung atau tidak dapat berpikir jernih.

Sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter, Anda dapat membuat pertanyaan-pertanyaan yang ingin diajukan seperti:

  • Mengapa saya bisa terkena histoplasmosis?
  • Apakah gejala yang saya alami membaik atau memburuk?
  • Apa yang perlu saya lakukan jika gejala yang dialami memburuk?
  • Bagaimanakah pengobatan yang dapat dilakukan untuk mencegah penyakit histoplasmosis?
  • Jika saya ingin melakukan aktivitas seperti berkebun, bagaimana cara untuk menghindari infeksi histoplasmosis?

Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter dapat menanyakan kepada Anda terkait dengan kondisi yang Anda alami seperti:

  • Kapan Anda mengalami histoplasmosis?
  • Apakah gejala tersebut terjadi hanya sekali atau secara berulang?
  • Apakah Anda bekerja di luar ruangan?
  • Apakah Anda sering berada di tempat yang lembab?

Kesimpulan

Histoplasmosis merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Oleh karena itu, jika ingin mengatasi histoplasmosis, Anda sebaiknya ikuti anjuran yang disebutkan diatas. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa tanyakan ke dokter mengenai histoplasmosis.