Manfaat Tes Sifilis di Klinik Prodia Pontianak

Sifilis adalah salah satu penyakit menular seksual yang sering tidak disadari keberadaannya. Untuk mengetahuinya kamu harus melakukan skrining sifilis di fasilitas kesehatan seperti Prodia Pontianak.

Penyakit menular seksual yang telat ditangani bisa berdampak buruk pada kesuburan dan kesehatan organ reproduksi.

Maka dari itu, jika kamu aktif secara seksual maka kamu sangat disarankan untuk melakukan skrining sifilis. Untuk mengetahui lebih dalam soal sifilis dan bahayanya, simak ulasan berikut ini!

Apa itu sifilis?

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang dapat menular melalui kontak seksual, baik seks oral, vaginal, maupun anal.

Pada banyak kasus orang yang menderita sifilis tidak menyadari kalau mereka mengidap penyakit ini, dan tanpa sadar bisa menularkannya ke pasangan seks mereka.

Jika tidak segera ditangani, sifilis dapat menyebabkan komplikasi mulai dari merusak jantung, otak, atau organ lain, yang bisa berujung hilangnya nyawa. Maka dari itu melakukan skrining sifilis di klinik seperti Prodia Pontianak sangat direkomendasikan.

Gejala sifilis

Penyakit sifilis terbagi ke dalam 3 stadium yaitu primer, sekunder, laten, dan tersier. Setiap tahapan stadium ini dapat menimbulkan gejala yang berbeda pula.

1. Gejala sifilis tahap primer

Pada tahap ini kamu mungkin akan menyadari adanya luka kecil di area kemaluan. Luka ini bisa menjadi pintu gerbang masuknya bakteri ke dalam tubuh kamu.

Luka tersebut dapat terasa keras, bulat, dan tidak nyeri. Karena tidak timbulkan sakit makanya banyak orang yang mengabaikannya.

2. Tahap sekunder

Setelah beberapa minggu pasca munculnya luka tersebut, kamu mungkin akan mengalami munculnya ruam-ruam di badan hingga telapak tangan dan telapak kaki.

Ruam ini kerap kali tidak gatal, namun disertai munculnya luka seperti kutil di area mulut atau daerah kemaluan. Selain ruam, gejala lain yang bisa muncul mulai dari rambut rontok, nyeri otot, demam, sakit tenggorokan dan pembengkakan kelenjar getah bening. 

3. Tahap laten

Tahap laten sifilis ini merupakan periode waktu di mana tidak ada tanda atau gejala sifilis yang terlihat di tubuh kamu.

Jika kamu tidak menerima pengobatan, penyakit sifilis tetap hidup di tubuh kamu hingga bertahun-tahun tanpa tanda atau gejala apa pun.

4. Tahap tersier

Sifilis tersier adalah kondisi dimana orang yang terinfeksi sifilis tidak mendapatkan pengobatan dan pada akhirnya mengalami komplikasi.

Pada stadium lanjut, penyakit sifilis dapat merusak otak, saraf, mata, jantung, pembuluh darah, hati, tulang, dan persendian. 

Siapa yang harus skrining sifilis?

Setiap orang yang aktif secara seksual berisiko mengalami penyakit sifilis. Jadi melakukan skrining sifilis sangat direkomendasikan.

Ada beberapa kondisi berisiko yang membuat kamu harus melakukan tes sifilis secara rutin, seperti:

  • Kamu berencana hamil atau baru hamil
  • Melakukan hubungan seks sesama pria
  • Hidup dengan HIV
  • Memiliki pasangan yang sudah didiagnosis positif mengalami sifilis

Bagaimana sifilis dideteksi?

Skrining sifilis akan membantu kamu mengetahui apakah kamu tertular penyakit ini. Tes ini dilakukan dengan cara pengambilan sampel darah, cairan tubuh, atau jaringan.

Jika pada tes skrining pertama menunjukkan adanya tanda-tanda sifilis, tes lain mungkin akan dilakukan untuk memastikan infeksi sifilis.

Kini kamu dapat dengan mudah melakukan skrining sifilis di klinik kesehatan terpercaya, salah satunya adalah Prodia yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Jika kamu tinggal di Pontianak, kamu bisa melakukan skrining sifilis di klinik Prodia Pontianak yang beralamat di Jl. Jenderal Ahmad Yani No.9, Akcaya, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *