Jadi Tren untuk Berdiet, Apa Manfaat Mie Shirataki?

Akhir-akhir ini, mengonsumsi mie shirataki sudah menjadi suatu tren baru. Tren ini secara khusus ada pada kalangan masyarakat yang ingin melakukan diet sehat guna menurunkan berat badan.

Dibandingkan dengan mie lainnya, jenis mie yang satu ini memang kaya akan serat. Secara khusus, serat ini disebut glukomanan, yaitu serat yang ada pada tanaman konjak. 

Adanya serat ini membuat mie shirataki menjadi lebih rendah kalori sekaligus mengendalikan berat badan. Karena itu, mie ini sangat cocok dikonsumsi bagi Anda yang ingin menjalani program diet. 

Manfaat mengonsumsi mie shirataki

Ada banyak manfaat yang bisa Anda rasakan dengan mengonsumsi jenis mie yang satu ini. Berikut manfaat-manfaat tersebut: 

  • Menurunkan berat badan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, jenis mie ini rendah akan kalori. Selain itu, mie ini juga rendah akan karbohidrat dan gluten. Jadi, mie ini bisa mengendalikan berat badan Anda. 

Selain itu, serat glukomanan juga bisa bekerja seperti serat pada umumnya, yaitu memberikan rasa kenyang yang lebih cepat dan tahan lama. Dengan begitu, Anda bisa lebih mengendalikan nafsu makan Anda. 

Otomatis, jumlah makanan yang Anda konsumsi akan menurun. Hal ini tentunya akan berdampak juga pada penurunan berat badan Anda. 

  • Menjaga kesehatan sistem pencernaan

Manfaat lainnya dari mengonsumsi mie jenis ini adalah menjaga sistem pencernaan tetap lancar. Serat dikenal sebagai nutrisi yang sangat baik untuk memperlancar sistem pencernaan Anda.

Glukomanan dalam mie shirataki bisa berkontribusi dalam memastikan hal ini. Serat ini termasuk sebagai jenis serat yang larut yang berperan sebagai probiotik.

Probiotik adalah kandungan yang diperlukan oleh sistem pencernaan Anda guna mendorong pertumbuhan bakteri sehat di usus besar.

  • Mengontrol diabetes

Tahukah Anda bahwa kandungan di dalam shirataki juga bisa membantu untuk mengontrol kadar gula darah? Hal ini tentu menjadi dampak yang positif bagi penderita diabetes. 

Penelitian telah membuktikan bahwa serat dalam shirataki bekerja efektif untuk menurunkan kadar gula darah serta resistensi insulin. Selain itu, tekstur serat yang kental akan membantu menunda proses pengosongan perut.

Saat perut dikosongkan dalam waktu yang lebih lama, aliran darah Anda pun tidak akan menyerap gula dengan terlalu cepat. Sehingga, Anda akan terhindar dari lonjakan kadar gula darah yang membahayakan. 

Risiko efek samping mie shirataki

Meskipun memberikan banyak manfaat, terkadang shirataki juga bisa menimbulkan efek samping negatif. Tapi, Anda tidak perlu khawatir, karena efek samping ini cukup jarang terjadi. Berikut ini efek samping tersebut: 

  • Gangguan pencernaan ringan

Pada beberapa orang, konsumsi shirataki memicu gangguan pencernaan ringan. Contohnya seperti tinja yang encer serta gejala perut kembung. Tapi, ini sangat jarang terjadi dan mudah diobati.

  • Pembengkakan tenggorokan

Bagi sebagian orang, serat glukomanan bisa menyebabkan pembengkakan pada tenggorokan. Secara khusus, ini terjadi apabila shirataki dikonsumsi tepat sebelum tidur.

Tapi Anda tidak perlu khawatir, karena efek samping ini lebih mungkin terjadi apabila glukomanan dikonsumsi melalui suplemen tablet khusus. Bila dikonsumsi melalui mie shirataki, maka risikonya cenderung kecil.

Perhatikan hal-hal di atas ketika mengonsumsi shirataki. Semua efek samping tidak terlalu serius dan bisa diobati dengan mudah.

Anda akan lebih banyak merasakan manfaat mengonsumsi shirataki dibandingkan dengan risiko efek sampingnya. Konsumsilah dengan cara serta kadar yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *