Giant Cell Arteritis, Sakit Kepala yang Bisa Sebabkan Kebutaan

Sakit kepala dapat menyerang siapa saja. Jenisnya pun dapat berbeda-beda tergangung pada penyebabnya. Namun ada satu jenis sakit kepala yang dapat menyebabkan kebutaan, yakni giant cell arteris.

Apa iu giant cell arteris?

Giant cell arteris atau arteritis sel raksasa merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada pembuluh darah arteri yang berfungsi mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini lebih sering menyerang pembuluh arteri di kepala (arteri temporal), dan oleh sebab itu juga disebut dengan arteritis temporal.

Gejala sakit kepala giant cell arteris

Gejala giant cell arteris hampir serupa dengan sakit kepala tipe tegang, sehingga dokter seringkali salah mendiagnosis penyakit ini. Diagnosis akan lebih rumit jika pasien menggambarkan kondisi neurologis yang menyakitkan. 

Gejala arteritis sel raksasa yang paling umum adalah sakit kepala dan nyeri tekan pada satu atau kedua pelipis. Sakit kepala bisa semakin memburuk, datang dan pergi, atau mereda untuk sementara. 

Gejala lainnya meliputi:

  • Penglihatan ganda
  • Kehilangan penglihatan permanen di satu mata secara tiba-tiba
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan
  • Nyeri rahang, biasanya terjadi saat mengunyah atau berbicara
  • Demam
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Nyeri dan kaku di leher, bahu, atau pinggul
  • Lidah mati rasa

Penyebab dan faktor risiko giant cell arteris

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari giant cell arteris. Peneliti percaya kondisi ini berkaitan dengan respon autoimun tubuh, penggunaan antibiotik dosis tinggi, dan infeksi berat.

Namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena sakit kepala arteritis sel raksasa, antara lain:

  • Usia

Giant cell arteris lebih sering menyerang orang dewasa di atas 50 tahun, dan gejalanya cenderung tampak pada usia 70 hingga 80 tahun.  

  • Jenis kelamin

Wanita berisiko dua kali lebih besar mengembangkan kondisi ini daripada laki-laki.

  • Ras dan wilayah geografis

Arteris sel raksasa paling sering terjadi pada orang kulit putih di Eropa Utara atau keturunan Skandinavia.

  • Riwayat keluarga

Giant cell arteris dapat diturunkan secara genetik.

  • Polimialgia reumatik (polymyalgia rheumatica)

Sekitar 50 persen penderita giant cell arteris juga menderita polimialgia reumatik (polymyalgia rheumatica).

Giant cell arteris dan komplikasi kesehatan yang fatal

Jika Anda merasakan salah satu gejala giant cell arteris, ada baiknya untuk segera menemui dokter. Arteritis temporal tidak dapat disembuhkan, sehingga tujuan dari pengobatan adalah meminimalisir kerusakan jaringan yang terjadi akibat giant cell arteris.

Sebagai perawatan umum, dokter akan memberikan obat  kortikosteroid dosis tinggi. Obat ini memiliki efek samping dan dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengembangkan masalah kesehatan lainnya.

Namun apabila arteritis temporal tidak diobati, kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi kesehatan yang sangat fatal, seperti:

  • Kebutaan yang terjadi pada salah satu atau kedua mata. Biasanya terjadi secara permanen.
  • Aneurisma aorta merupakan tonjolan yang terbentuk di pembuluh darah arteri, biasanya di tengah dada dan perut. Jika aneurisma aorta pecah dapat menyebabkan pendarahan internal dan berakibat kematian.
  • Stroke
  • Kelemahan otot mata
  • Peradangan dan kerusakan pembuluh darah lain di tubuh

Catatan

Karena dokter merekomendasikan obat kortikosteroid, penderita arteritis temporal harus menjalani perawatan secara rutin dan konsisten, dan biasanya berlangsung selama satu hingga dua tahun. Selama perawatan dokter akan memantau kemajuan dan reaksi tubuh terhadap pengobatan yang diberikan.

Setelah perawatan selesai pun pasien tetap harus rutin berkonsultasi dengan dokter karena giant cell arteris dapat kambuh sewaktu-waktu. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait giant cell arteris, jangan ragu untuk mendiskusikannya langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *