Mengenal Kandungan Ketoconazole dalam Fungasol SS

Mengenal Kandungan Ketoconazole dalam Fungasol SS

Ketoconazole merupakan bahan aktif utama yang ada pada produk Fungasol SS. Produk ini diformulasikan untuk kamu yang memiliki masalah dengan ketombe.

Produk ini mengandung ketoconazole dengan kadar 2 persen dan aman digunakan meskipun tanpa resep dokter.

Tapi sebenarnya, apa sih ketoconazole itu serta bagaimana panduan penggunaannya yang aman? Simak ulasan berikut ini sebelum kamu menggunakan produk dengan kandungan ketoconazole.

Apa itu ketoconazole?

Ketoconazole adalah jenis obat yang digunakan untuk mengatasi masalah kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur. 

Mulai dari kutu air, gatal-gatal di area selangkangan, panu, hingga ketombe di kulit kepala. Ada jenis ketoconazole oral dan juga topikal. 

Untuk Fungasol SS sendiri merupakan ketoconazole jenis topikal berbentuk cair yang digunakan dengan cara mengoleskannya pada area yang bermasalah.

Kegunaan dan cara kerja ketoconazole 

Obat ketoconazole ini bekerja dengan cara mencegah pertumbuhan jamur penyebab infeksi. Biasanya butuh waktu antara 2 hingga 3 minggu sampai obat ini bisa mengatasi infeksi jamur.

Namun untuk kasus kutu air atau athlete’s foot, dibutuhkan waktu lebih lama sekitar 6 minggu. Berikut beberapa infeksi jamur yang dapat diatasi dengan ketoconazole:

  • Kutu air atau athlete’s foot
  • Infeksi jamur di area selangkangan
  • Ruam akibat keringat atau intertrigo yang biasanya muncul di area lipatan kulit
  • Ketombe atau dermatitis seboroik. Tak hanya di area kepala, masalah ini juga bisa muncul di area tubuh lain yang memiliki rambut
  • Tinea versicolor atau munculnya bercak kecil pada kulit yang menyebabkan bersisik dan perubahan warna 
  • Ruam popok
  • Eksim atau iritasi kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri
  • Psoriasis, dan lain-lain.

Setiap infeksi jamur mungkin membutuhkan jenis obat ketoconazole yang berbeda. Misalnya pada kasus ketombe lebih cocok menggunakan jenis topikal berupa shampoo atau larutan seperti produk Fungasol SS.

Apakah Fungasol SS aman untuk semua orang?

Meski bisa didapatkan tanpa resep dokter, bukan berarti obat ini bisa digunakan untuk semua orang ya. 

Obat ini sebaiknya tidak digunakan untuk anak-anak di bawah 12 tahun. Untuk memastikan obat ini aman atau tidak untuk kamu, pastikan konsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum membelinya.

Beritahu semua riwayat kesehatan kamu, apa alergi yang kamu miliki, serta apa saja obat atau suplemen yang tengah kamu konsumsi.

Efek samping ketoconazole 

Sama dengan berbagai jenis obat lain, ketoconazole juga dapat menyebabkan efek samping. Namun, jangan terlalu khawatir karena kebanyakan efeknya ringan.

Efek samping yang umum terjadi adalah gatal, kemerahan, dan munculnya sensasi terbakar pada kulit. Ini bisa diatasi dengan menggunakan produk dalam jumlah sedikit dan gosok dengan lembut. 

Sementara efek samping yang cukup serius adalah anafilaksis atau alergi serius. Namun ini jarang terjadi. Hubungi dokter sesegera mungkin apabila kamu mengalami beberapa gejala berikut setelah menggunakan ketoconazole:

  • Kulit gatal, merah, bengkak, melepuh, dan mengelupas
  • Mengi
  • Sesak napas di dada atau tenggorokan
  • Kesulitan bicara atau bernapas
  • Bengkak pada area wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan

Untuk meminimalisir efek samping, sebaiknya kamu lakukan patch test atau menggunakannya dalam jumlah sedikit terlebih dulu untuk mengetahui adakah reaksi negatif yang muncul.

Itu dia beberapa ulasan mengenai kandungan ketoconazole yang ada dalam produk Fungasol SS. Pastikan kamu membaca dan mengikuti petunjuk pemakaian yang ada pada label produk sebelum menggunakannya ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *