Fakta dan Penjelasan Mengenai Kerusakan Tubuh Wanita Perokok

Tidak sedikit pasangan yang menginginkan kehadiran buah hati meski telah menikah dalam kurun waktu yang cukup lama. Banyak faktor yang bisa menjadi alasan bagi setiap pasangan memilih untuk menunda memiliki momongan, salah satunya karena rokok. Terlebih jika yang memiliki kebiasaan ini adalah wanita, meski terlihat sehat tubuh wanita perokok ternyata juga mengalami kerusakan.

Fakta menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki kebiasaan merokok dan sering menghisap asap rokok secara tak langsung masih tetap bisa hamil dan memilik anak. Namun, terdapat beberapa fakta lain yang berbahaya di balik kebiasaan tersebut. Beberapa fakta yang ada bahkan bisa mengancam si perempuan kehilangan nyawa.

Fakta Wanita Perokok

Dokter Obsteteri dan Ginekologi, dokter Reino Rambey menjelaskan bahwa dalam merencanakan momongan diperlukan sel telur dan sel sperma yang berada dalam kondisi dan kualitas yang bagus. Kaitannya dengan rokok adalah konsumsi rokok pastinya bisa merusak kondisi sel tersebut dan secara kedokteran bahkan diklaim mampu membunuh sel tersebut.

Medis memang tidak dapat memastikan apakah kondisi sel dalam keadaan yang rusak meskipun dalam program kehamilan kondisi beberapa sel seperti sel telur dan sperma diidentifikasi berada pada kondisi yang sehat. Ketika pasangan tetap bisa memiliki anak meski kerap mengonsumsi rokok bisa dikatakan beruntung karena tidak terjadi kerusakan pada sel.

Penyebab rokok berbahaya untuk perempuan hamil adalah asap rokok yang berisiko merusak sel, hal itu pula yang membuat kasus di setiap pasangan berbeda-beda. Tak dapat dipungkiri bahwa merokok memberikan pengalaman tersendiri bagi perempuan, namun di balik itu terdapat beberapa penyakit berbahaya yang bisa mengancam nyawa seperti berikut ini.

  • Risiko Serangan Jantung

Perempuan yang merokok memiliki risiko 50 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung ketimbang laki-laki yang juga merokok. Hasil sebuah penelitian menyebutkan bahwa kondisi tersebut berhubungan dengan interaksi tembakau di dalam rokok dan hormon estrogen di dalam tubuh perempuan yang punya kebiasaan merokok.

Data penelitian dari University of Copenhagen yang melibatkan sebanyak 25 ribu laki-laki dan perempuan menyebutkan bahwa perempuan memiliki risiko 2,24 kali lebih tinggi terserang infark miokardium ketimbang perokok laki-laki.

  • Risiko Kanker Paru

Journal of the American Association menyebutkan dalam sebuah penelitian bahwa merokok lebih berbahaya bagi perempuan karena meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru dan bisa menyebabkan kematian. Bahkan risiko kematian yang diakibatkan kanker paru karena merokok bisa mencapai 600 persen.

Hal ini dibuktikan dengan data dari 1059 hingga 2010, penderita kanker paru akibat merokok meningkat secara drastis. Pada laki-laki meningkat dua kali lipat, sementara pada perempuan hingga sepuluh kali lipat. Pada umumnya, perokok perempuan yang meninggal ini lebih ulu terserang kanker paru dan kanker payudara.

  • Kerusakan DNA

Bahaya lain yang mengancam perokok perempuan adalah DNA pada perempuan tidak dapat pulih dalam hal kemampuan memperbaiki DNA yang rusak. Tidak seperti kemampuan DNA pada laki-laki yang memiliki kemampuan lebih baik, padahal salah satu dampak dari merokok adalah munculnya kerusakan DNA yang bisa membuat seseorang terkena penyakit kanker.

Fakta lain yang menarik dari wanita perokok adalah alasan yang berbeda dari laki-laki, hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang menyebut bahwa laki-laki akan lebih bersemangat dan waspada ketika merokok, sementara bagi perempuan merokok bisa memberikan rasa relaks dan mengurangi stres.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *