Dua Jenis Puskesmas Dengan Pelayanan Berbeda

Alur pelayanan puskesmas pasien umum berbeda dengan BPJS

Puskesmas atau Pusat Kesehatan Masyarakat adalah klinik kesehatan masyarakat yang dimandatkan pemerintah yang berlokasi di seluruh Indonesia. Puskesmas sendiri diawasi oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dan menyediakan berbagai pelayanan kesehatan bagi penduduk di tingkat kecamatan. 

Konsep Puskesmas pertama kali dirancang oleh G.A. Siwabessy, Menteri Kesehatan Indonesia pertama. Puskesmas diadakan sebagai program kesehatan masyarakat dan pencegahan membentuk komponen lain dari sistem kesehatan Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 9.718 Puskesmas di seluruh negeri menurut Kementerian Kesehatan Indonesia.

Layanan kesehatan masyarakat di Indonesia diselenggarakan dalam sistem tiga tingkat dengan Puskesmas di peringkat atas.  Biasanya dikelola oleh seorang dokter, pusat-pusat ini menyediakan perawatan kesehatan ibu dan anak, kuratif rawat jalan umum dan pelayanan perawatan kesehatan preventif, perawatan sebelum dan sesudah kelahiran, imunisasi, dan program pengendalian penyakit menular. Sedangkan pelayanan klinik khusus tersedia secara berkala di beberapa Puskesmas besar.

Terdapat dua jenis Puskesmas, pelayanan puskesmas dengan tempat tidur dan yang tidak. Puskesmas tanpa tempat tidur umumnya bertindak sebagai fasilitas rawat jalan umum. Jika pasien yang sakit kritis muncul di fasilitas Puskesmas tanpa pelayanan tempat tidur, biasanya pasien akan dikirim ke tingkat perawatan berikutnya.

Puskesmas dengan pelayanan tempat tidur, sebagian besar terletak di daerah yang lebih terpencil dan idealnya harus dikelola dan dilengkapi untuk memberikan Layanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar (BEOC / PONED) dua puluh empat jam per hari. 

Meskipun jenis Puskesmas berbeda pada tiap daerah, pelayanan yang diberikan secara keseluruhan sama. Jika Anda ingin berobat ke Puskesmas, Anda sebelumnya perlu untuk mengambil nomor urut antrian sesuai dengan layanan kesehatan yang Anda pilih. 

Saat ini layanan Puskesmas sangat diminati oleh masyarakat. Semenjak adanya BPJS Kesehatan, kunjungan pasien meningkat setiap harinya, biasanya tidak kurang 50 pasien yang berkunjung untuk mendapatkan pelayanan baik di penyakit umum maupun penyakit gigi. 

Program jaminan BPJS Kesehatan  memudahkan masyarakat untuk mendapat layanan kesehatan. Sekarang pasien tidak perlu khawatir untuk membayar dan mendapatkan pelayanan kesehatan baik di Puskesmas maupun rumah sakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *