Ciri-ciri Balita yang Mau Punya Adik

Saat kakak sudah punya adik, orangtua harus membantunya dalam menjadi seorang kakak yang peduli.

Perlu diketahui, ciri-ciri balita yang mau punya adik itu memang ada. Kendati demikian, permintaan tersebut bukan hal yang melulu harus dituruti orang tua, terlebih jika usia si buah hati yang sebelumnya belum lebih dari dua tahun. Hal tersebut mengacu dari berbagai sumber yang sudah menyarankan seorang ibu ada baiknya baru bisa hamil lagi jika anak sebelumnya minimal berusia dua tahun. 

Saran tersebut dikemukakan, sebab apabila jarak usia si kakak dengan calon adiknya hanya satu tahun, maka risiko kehamilan yang akan dihadapi oleh ibu hamil lebih besar. Bahkan, beberapa sumber menyebut risiko yang dimaksud bisa menyangkut keselamatan. Oleh karena itu, memperhatikan jarak usia anak perlu dilakukan oleh orang tua sebelum memutuskan memiliki momongan lagi. 

Meskipun demikian, tetap saja yang tak bisa dipandang remeh adalah ciri-ciri balita yang mau punya adik. Bagi para orang tua, mengetahui tanda-tanda si buah hati ingin punya adik memang perlu karena mungkin saja hal tersebut akan mempengaruhi juga bagaimana anda dan pasangan anda dalam mengambil sikap. 

Berkenaan dengan hal tersebut, jika anda dan pasangan menyetujui keinginan si anak, maka proses kehamilan perlu direncanakan dengan matang, termasuk mempertimbangkan jarak usianya. Namun bila tidak, tentu saja anda dan pasangan perlu memberi penjelasan kepada si buah hati. 

Adapun ciri-ciri balita yang mau punya adik nan pertama adalah senang melihat bayi. Tanda-tanda ini dapat anda lihat saat memperhatikan respons anak ketika melihat bayi. Jika buah hati berperilaku seperti ingin mengajak bayi itu bermain, maka bukan tidak mungkin dia ingin memiliki adik. 

Untuk ciri tersebut umumnya diperlihatkan oleh balita yang sudah berusia dua tahun. Oleh karena itu, untuk mengetahui apakah anak anda ingin memiliki adik atau tidak, anda bisa memperhatikan responsnya ketika anda lagi menggendong bayi famili atau teman anda. 

Selain dengan memperhatikan respons si anak terhadap bayi, ciri lain yang dapat anda perhatikan ialah respons anak ketika ditanya ingin punya adik atau tidak. Apabila dia terlihat antusias dalam menjawab, maka itu salah satu ciri-ciri balita yang mau punya adik. Tak hanya itu, berbagai sumber mengatakan kalau anak telah ditanya ingin punya adik atau tidak, biasanya akan rewel dan bukan tak mungkin menanyakannya lagi kepada anda selaku orang tua. 

Ciri-ciri balita yang mau punya adik berikutnya adalah dia sudah mulai belajar mandiri. Adapun aktivitas yang dapat dijadikan acuan adalah ketika si buah hati sudah bisa makan sendiri. Di samping itu, aktivitas yang dapat anda jadikan sebagai pegangan untuk melihat anak sudah belajar mandiri adalah ketika si buah hati mau melakukan berbagai latihan aktivitas di toilet, seperti buang air. 

Sementara ciri-ciri balita yang mau punya adik lainnya adalah si anak lebih sering menyentuh perut sang ibu. Apabila anak anda yang telah berusia dua tahun sudah sering melakukan itu, bahkan mengatakan ada bayi di dalam perut anda, maka bisa jadi itu merupakan tanda kalau buah hati anda ingin punya adik. 

Demikian penjelasan singkat terkait ciri-ciri balita yang mau punya adik. Tentu saja hal di atas bukan patokan utama dalam mempelajari tanda-tanda anak mau punya adik, dan karena itu pula anda disarankan mencari lagi referensi tambahan. Terlepas dari itu, yang terpenting adalah bagaimana anda dan pasangan menyikapi bila anak sudah menunjukkan tanda ingin punya adik. Jika sudah siap, keinginan si anak bisa segera dikabulkan. Namun bila tidak, anda bisa memberikan penjelasan secara perlahan kepada anak anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *