Anak Pilek dan Batuk? Coba Gunakan Anakonidin Sirup

Batuk dan pilek adalah kondisi yang sangat umum terjadi, apalagi pada anak-anak. Ketika melihat gejala batuk dan pilek pada anak, Anda tidak perlu cemas. Anda bisa memberikan anak obat untuk meredakan gejala batuk dan pilek seperti Anakonidin sirup

Anakonidin adalah salah satu obat batuk dan pilek yang tersedia untuk anak-anak di Indonesia. Obat ini hadir dalam bentuk sirup berukuran 60 ml per kemasan. Harganya cukup terjangkau dan bisa Anda beli secara bebas tanpa memerlukan resep dari dokter. 

Kapan perlu menggunakan Anakonidin sirup?

Waktu yang tepat untuk menggunakan obat Anakonidin adalah ketika anak mengalami gejala dari kondisi batuk dan pilek. Anak Anda mungkin tidak bisa mengenali gejala ini sendiri. Karena itu, sebagai orang tua, Anda harus bisa teliti memperhatikan perubahan gejala pada anak.

Tidak seperti orang dewasa, anak tidak bisa menggambarkan gejala mereka sendiri. Supaya Anda bisa mendeteksi ketika anak mengalami batuk atau pilek, berikut ini gejala yang perlu Anda waspadai:

  • Batuk dan bersin-bersin
  • Ada lendir di hidung, baik encer maupun kental
  • Peningkatan suhu tubuh atau demam
  • Sakit tenggorokan
  • Mata berair dan berkerak
  • Anak murung dan merasa lelah
  • Kehilangan nafsu makan

Itu adalah gejala-gejala yang paling umum. Ketika anak Anda mengalami gejala ini, maka Anda patut mencurigai adanya kondisi pilek atau batuk.

Setelah memastikan anak batuk atau pilek, Anda bisa memberikan mereka obat Anakonidin sirup sesuai dosis. Anda juga bisa memastikan mengenai kesesuaian konsumsi obat dengan apoteker ketika akan membeli obat tersebut.

Untuk penggunaan yang tepat, obat Anakonidin sebaiknya dipakai berdasarkan dosis sebagai berikut:

  • Untuk anak-anak usia 2-5 tahun, dosisnya 5 ml atau 1 sendok takar sebanyak 3 kali dalam sehari
  • Untuk anak-anak usia 6-12 tahun, dosisnya 10 ml atau 2 sendok takar sebanyak 3 kali dalam sehari

Jangan berikan obat ini pada anak yang berusia di bawah 2 tahun. Selain itu, jangan juga memberikannya apabila anak Anda sudah berusia 12 tahun ke atas.

Ikuti dosis dan anjuran pemakaian yang tepat supaya kondisi batuk dan pilek Anda bisa disembuhkan dengan maksimal.

Perhatian khusus saat menggunakan obat

Sebenarnya, Anakonidin bukanlah obat keras. Karena itu, bisa dipakai pada anak dan bisa didapatkan secara bebas tanpa resep dari dokter.

Akan tetapi, ketika menggunakannya, Anda tetap perlu memperhatikan beberapa hal. Ini penting agar tidak memberikan dampak buruk bagi kesehatan anak Anda.

Berikut ini hal-hal yang sebaiknya diperhatikan ketika menggunakan Anakonidin sirup:

  • Efek samping

Ada risiko efek samping yang mungkin dialami oleh anak setelah menggunakan obat ini. Efek samping ini cenderung ringan dan bisa membaik dalam beberapa waktu.

Risiko efek samping yang mungkin terjadi adalah mengantuk, sakit kepala, gangguan pencernaan, peningkatan detak jantung, jantung berdebar, mulut kering, sulit berkemih, dan insomnia. 

  • Penderita penyakit lain

Apabila anak Anda menderita penyakit lain, maka waspadai penggunaan obat ini. Bisa saja, obat untuk penyakit lain tidak cocok bila dikombinasikan dengan Anakonidin.

Secara khusus, perhatikan apabila anak menderita gangguan fungsi hati dan ginjal, kerusakan saraf mata, diabetes melitus, gangguan jantung, asma, dan hipoksia.

Berikan Anakonidin sirup pada anak sesuai dosis yang sudah ditetapkan. Pemakaian dalam jumlah besar dan jangka panjang tidak baik untuk organ hati dan ginjal anak.

Safe Care, Aromatherapy Roll On dan Beragam Manfaat

Tren minyak aromatherapy sepertinya kini kian ramai. Banyak sekali orang yang menggunakan berbagai jenis minyak esensial untuk berbagai kebutuhan mereka. Misalnya saja, untuk meredakan nyeri atau sakit pada kepala, melegakan hidung tersumbat hingga mengatasi gatal akibat gigitan nyamuk. 

Seiring perkembangan essensial oil tersebut, kini minyak tersebut sudah bergeser dengan menggunakan roll-on sebagai wadah oilnya. Pun, demikian dengan Safe Care, Minyak Angin Aromatherapy yang memiliki beragam manfaat. Apa saja manfaatnya? Yuk, simak ulasannya berikut ini!

Berbagai produk Safe Care 

Safe Care merupakan aromaterapi pertama di Indonesia yang memiliki formula terjamin dan berkualitas. Hadir dengan aroma yang lembut dan elegant yang menggunakan kemasan modern serta praktis dan memudahkan Anda membawanya kemana-mana. 

Safe Care sendiri hadir dalam berbagai varian, seperti:

  • Safe Care Minyak Angin Aromatherapy 
  • Safe Care 3 Point Oil Telon Aromatherapy
  • Safe Care Euca Kayu Putih Plus Aromatherapy
  • Safe Care Anise Mint Gummy
  • Safe Care Minyak Angin Strong
  • Safe Care Euca 50 ml
  • Minyak Angin 30 ml
  • Antiseptic Hand Sanitizer 60  ml
  • Antiseptic Sanitizer 100 ml
  • Antiseptic Hand Sanitizer 500 ml
  • Antiseptic Hand Sanitizer 1 liter
  • Antiseptic Hand Sanitizer 5 liter

Salah satu produknya, yaitu Safe Care Minyak Angin Aromatherapy Roll On sangat populer sebagai minyak angin oles yang bermanfaat untuk:

  • Meringankan sakit kepala
  • Masuk angin
  • Menenangkan 
  • Mabuk perjalanan
  • Gatal karena gigitan serangga
  • Menambah kenyamanan dengan memberikan sensasi panas

Manfaat lain dari esensial oil yang luar biasa

Selain beberapa produk minyak angin Safe Care, berikut ada beberapa manfaat yang luar biasa dari esensial oil lainnya untuk mendukung pikiran, tubuh, dan jiwa. Beberapa manfaatnya meliputi:

  • Mengatasi rasa sakit 
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Mengurangi stres, agitasi, dan kecemasan
  • Menenangkan persendian yang sakit
  • Obati sakit kepala dan migrain
  • Mengurangi efek samping kemoterapi
  • Meredakan ketidaknyamanan setelah persalinan
  • Melawan bakteri, virus, atau jamur
  • Memperbaiki pencernaan
  • Meningkatkan perawatan rumah sakit dan paliatif
  • Meningkatkan kekebalan

Ada hampir ratusan jenis minyak esensial yang tersedia. Namun, kebanyakan orang menggunakan beberapa yang paling populer saja. Setiap minyak esensial memiliki berbagai khasiat, kegunaan dan efek penyembuhan yang unik dan berbeda-beda. 

Beberapa kondisi yang mungkin diobati oleh aromaterapi, termasuk:

  • Asma 
  • Insomnia
  • Kelelahan
  • Peradangan
  • Depresi
  • Neuropati perifer
  • Masalah menstruasi
  • Alopecia
  • Kanker
  • Disfungsi ereksi
  • Radang sendi
  • Nyeri haid

Menurut National Association for Holistic Aromatheraphy, minyak esensial yang paling populer antara lain:

  • Clary sage 
  • Cypress
  • Eucalyptus
  • Fennel
  • Geranium
  • Ginger
  • Helichrysum
  • Lavender
  • Lemon
  • Lemongrass
  • Mandarin
  • Neroli 
  • Patchouli
  • Peppermint 
  • Riman chamomile
  • Rose
  • Rosemary
  • Tea tree
  • Vetiver
  • Ylang ylang

Anda dapat menggunakan minyak esensial tersebut dalam berbagai cara. Misalnya, tambahkan ke lotion tubuh atau teteskan pada humidifier. 

Efek samping 

Sebagian besar minyak esensial aman digunakan. Tetapi ada beberapa tindakan pencegahan yang harus Anda ambil saat menggunakannya. 

Jangan oleskan minyak esensial langsung ke kulit Anda jika minyak tersebut terlalu kuat. Selalu gunakan minyak pembawa untuk mengencerkan minyak. Ingatlah untuk melakukan uji tempel kulit sebelum menggunakan minyak esensial. Beberapa efek samping yang mungkin muncul karena penggunaan minyak esensial meliputi:

  • Ruam 
  • Serangan asma
  • Sakit kepala
  • Reaksi alergi
  • Iritasi kulit
  • Mual

Gunakan minyak esensial dengan hati-hati jika Anda:

  • Alergi serbuk sari
  • Asma
  • Epilepsi
  • Tekanan darah tinggi
  • Eksim
  • Psoriasis

Jadi penggunaan minyak esensial pada tubuh memiliki banyak sekali manfaat. Mulai dari meringankan sakit kepala hingga mengatasi gatal akibat gigitan serangga. Pun, demikian dengan Safe Care Minyak Angin Aromatherapy Roll On yang memberikan kenyamanan karena sensai panas dari minyak tersebut. Anda dapat menggunakan produk ini jika mengalami beberapa indikasi, seperti masuk angina atau mabuk perjalanan.

Holisticare Ester C Aman untuk Ibu Hamil

Holisticare Ester C adalah salah satu produk suplemen vitamin C yang populer di Indonesia. Sejak lebih dari 25 tahun lalu, Holisticare Ester C telah dikenal sebagai vitamin C yang lebih tidak perih di lambung. Ini terjadi karena produknya memiliki pH yang netral. Di sinilah poin plus dari Holisticare Ester C, sebab komposisinya menjadikannya aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Ini bukan sekadar klaim sepihak dari produsen, yakni Indocare Citrapasific. Sebab, Holisticare Ester C telah melewati uji klinis dan mendapat kategori A. Artinya, berdasarkan studi terkontrol pada wanita hamil, produk ini tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan kecil kemungkinannya dalam membahayakan janin. 

Selain itu, ada banyak keunggulan lain dari produk ini sehingga bisa sekali dimanfaatkan oleh ibu hamil. Holisticare Ester C diproses secara alamiah sehingga menghasilkan metabolit yang dapat meningkatkan efisiensi penyerapan dan penyimpanan dalam tubuh. Tak hanya itu, produk ini lebih cepat masuk ke dalam aliran darah, bertahan lebih lama, dan mencapai sel-sel tubuh 4 kali lebih baik dibanding vitamin C biasa.

Ibu hamil yang tidak dapat memenuhi kebutuhan vitamin C hariannya bisa memilih Holisticare Ester C untuk mengganti defisit vitamin C. Ini penting, sebab ibu hamil yang kekurangan vitamin C berisiko mengalami pre-eklampsia atau meningkatnya tekanan darah yang diikuti oleh peningkatan kadar protein di dalam urin serta pembengkakan kaki dan tangan. Selain itu, kekurangan vitamin C saat hamil juga berisiko melahirkan bayi prematur dan penyakit anemia. 

Kendati amat dibutuhkan ibu hamil, tetapi mengonsumsi vitamin C—utamanya dari sumber suplemen—harus tetap diperhatikan. Perlu dicatat bahwa mengonsumsi vitamin C dosis tinggi di awal masa kehamilan sangat tidak dianjurkan. 

Kelebihan vitamin C di masa ini dapat memicu keguguran janin akibat adanya tekanan progesteron. Hindari pula vitamin C dosis tinggi jika memiliki penyakit kelebihan zat besi (hemochromatosis). Hal ini dikarenakan vitamin C akan membantu mempercepat penyerapan zat besi ke dalam tubuh.

Perlu digarisbawahi juga bahwa ibu hamil perlu mengetahui dosis dari suplemen vitamin C sebelum mengonsumsinya. Hal ini perlu dilakukan agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan vitamin C harian. Di dalam satu tablet Holisticare Ester C terkandung setidaknya 320 mg ester C, 27.33 mg kalsium, dan 100 mg citrus bioflavanoid, sehingga dosis yang dianjurkan adalah satu sampai tiga tablet saja per harinya.

Selain dosis, perhatikan juga kadar keasaman vitamin C yang ingin dikonsumsi. Pada umumnya vitamin C memiliki kadar keasaman (pH) 1 hingga 3 di mana kategori tersebut tergolong asam (pH netral = 7). Namun ada pula jenis vitamin C yang tidak asam dengan kadar pH 5,6 hingga 6,5. Vitamin ini, termasuk Holisticare Ester C, telah dipatenkan sebagai Non-acidic Vitamin C (vitamin C tidak asam).

Dengan mengonsumsi vitamin C yang tidak asam, memperkecil kemungkinan ibu hamil merasa mual dan muntah-muntah. Terlebih bagi ibu hamil yang memiliki masalah pada lambungnya. Tentunya, mengonsumsi Holisticare Ester C yang memiliki pH netral minim risiko.

Lebih lanjut, kandungan bio-flavonoid di dalam Holisticare Ester C dapat memberikan manfaat untuk memperkuat pembuluh darah sehingga mencegah terjadinya masalah pendarahan ataupun keguguran selama masa kehamilan. Kamu dapat menjadikan Holisticare Ester C sebagai pemenuh kebutuhan vitamin C harian.

Prolanis, Program Penanganan Hipertensi dan Diabetes di Klinik Qita

Klinik Qita berlokasi di Perumahan Atsiri Permai, Jalan Sedap Malam Raya Nomor 5, Desa Ragajaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Salah satu program unggulan dari Klinik Qita yaitu Prolanis, merupakan singkatan dari Program Pengelolaan Penyakit Kronis. Prolanis adalah suatu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintregasi yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Ada 9 jenis penyakit yang termasuk di dalam Prolanis, antara lain yaitu: diabetes mellitus, hipertensi, jantung, asma, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), epilepsy, schizophrenia, stroke, dan lupus.

Namun, fokus Klinik Qita adalah penyakit Hipertensi dan Diabetes. Diabetes merupakan kondisi ketika kadar gula dalam darah lebih tinggi dari nilai normal. Diabetes sendiri dibagi menjadi dua, yaitu Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2. Sedangkan Hipertensi merupakan nama lain dari darah tinggi. Kondisi ini terjadi ketika tekanan darah seseorang mendapati nilai di atas angka yang dianjurkan. Jika Anda atau anggota keluarga Anda ada yang menderita diabetes atau hipertensi, bisa mengikuti program Prolanis di Klinik Qita. Klinik Qita berkomitmen untuk menurunkan angka kematian yang diakibatkan diabetes atau hirpetensi yang tidak terkendali.

Tujuan dari Prolanis adalah untuk mendorong peserta penderita penyakit kronis agar bsa mencapai kualitas hidup optimal, mendorong kesembuhan, dan memiliki hasil baik pada pemeriksaan spesifik terhadap penyakit Diabetes tipe II dan hipertensi. Selain itu juga untuk mencegah timbulnya komplikasi penyakit lainnya akibat penyakit yang dialami. Sedangkan untuk sasaran dari program ini yaitu seluruh anggota BPJS Kesehatan yang memiliki penyakit kronis diabetes tipe II dan hipertensi.

Program Prolanis di Klinik Qita memiliki beberapa aktivitas, di antaranya yaitu konsultasi medis, edukasi klub, bimbingan mental agama, olahraga, pelayanan obat, pemantauan status kesehatan, home visit, dan reminder. Konsultasi medis dilakukan antara pasien dengan tim fasilitas kesehatan pengelola seperti Klinik Qita dengan jadwal yang sudah disepakati Bersama. Edukasi kelompok peserta Prolanis dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan dalam upaya memulihkan penyakit, mencegah timbulnya kembali penyakit, serta meningkatkan status kesehatan bagi peserta. Bimbingan mental agama atau edukasi agama adalah bimbingan peserta Prolanis baik individu maupun kelompok yang dilaksanakan sebulan sekali. Peserta Prolanis akan diberikan bimbingan tentang agama dan motivasi untuk mencapai kesembuhan.

Adapula reminder atau pengingat melalui SMS yang bertujuan untuk memotivasi peserta agar melakukan kunjungan rutin untuk jadwal konsultasi yang ditentukan ke Klinik Qita. Sehingga, peserta Plokanis bisa melakukan pemeriksaan rutin untuk menghindari risiko lain yang dapat ditimbulkan dari penyakit diabetes atau hipertensi. Sedangkan home visit adalah kegiatan pelayanan kunjungan ke rumah peserta Prolanis untuk pemberian informasi dan edukasi bimbingan agama, cek kesehatan diri, serta lingkungan bagi peserta dan keluarga Prolanis.

Peserta Prolanis mendapatkan obat yang dapat diambil di apotek Klinik Qita setiap bulan sesuai dengan resep dari dokter. Selain pelayanan obat yang cepat dan terintregasi, peserta Prolanis Klinik Qita juga melakukan kegiatan senam yang diadakan setiap hari Minggu dari pukul 06.00 sampai dengan pukul 08.00. Peserta BPJS Klinik Qita yang terdaftar sebagai anggota Prolanis pada 2018 yaitu sebanyak 12o anggota yang terdiri dari 55 penderita hipertensi dan 65 penderita diabetes.

6 Jenis Bedak Marcks untuk Semua Jenis Kulit, Kamu Cocok yang Mana?

Siapa sih yang tidak kenal dengan bedak legendaris dari Marcks? Bedak Marcks ini sudah lebih dulu jadi favprit wanita Indonesia untuk menjaga kecantikannya. 

Seiring perkembangannya, bedak Marcks kini sudah tersedia dalam berbagai jenis sesuai fungsi dan kandungannya. Shades nya juga punya banyak varian sehingga akan menyesuaikan dengan warna kulit Anda. 

Varian Bedak Marcks untuk Setiap Jenis dan Warna Kulit 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kini bedak Marcks punya beberapa pilihan warna yang bisa disesuaikan dengan warna kulit atau pun jenis kulit Anda. Simak informasinya untuk menentukan varian mana yang cocok dengan wajah Anda.

  1. Bedak Tabur Marck’s Classic

Bedak classic ini sudah ada sejak lama dari beberapa generasi. Bedak tabur ini mampu mengatasi berbagai masalah kulit wajah dan aman untuk berbagai jenis kulit termasuk kulit berjerawat.

Dalam bedak tabur Marcks Classic ini terdapat kandungan salicylic acid yang berfungsi untuk mengatasi jerawat. Selain itu, ada pula kandungan zinc stearate, corn starch, titanium dioxide, serta zinc oxide yang akan membuat kulit wajah menjadi lebih sehat. Bahan-bahan aktif yang terkandung di dalamnya haruslah cocok jika digabungkan dengan produk kosmetik lain agar tidak menimbulkan masalah di kulit.

Tekstur bedak tabur Marcks ini sangat halus dan dnegan mudah menyerap minyak di wajah. Bedak Marck’s Classic ini punya berbagai varian seperti rose, creme, invisible, white, hingga natural beige. Varian ini bisa disesuaikan dengan warna kulit Anda. 

  1. Marcks’ Teens Compact Powder

Marcks juga mengeluarkan bedak untuk para remaja dalam bentuk padat. Meski begitu, bedak padat Marcks ini tetap terasa ringan ketika digunakan. Makin lengkap dengan UV protection yang dapat melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari. 

Di dalamnya juga terdapat kandugan niacinamide yang akan membantu mencerahkan wajah secara alami dan terhindar dari kulit berminyak. Ada juga kandungan squalane yang berperan sebagai pelembap alami yang akan menjaga kelembapan kulit. Kandungan chamomilla extract juga berguna untuk melindungi kulit dari iritasi ringan ketika penggunaannya. 

  1. Bedak Marcks’ Active

Kandungan dalam bedak Marcks Active ini sebenarnya sama yang jenis Classic. Hanya saja berbeda dari segi packaging. Marcks’ Active ini memiliki kemasan yang lebih modern dan ukurannya pun lebih kecil, jadi lebih praktis. Marcks’ Active juga dilengkapi dengan puff dan sekat di dalam bedaknya sehingga akan lebih mudah dalam penggunaannya. 

Bedak Marcks ini bisa membasmi jerawat yang membandel karena mengandung salicylic acid, bisa mengangkat kotoran di pori-pori karena mengandung anti peradangan. 

Selain itu, bedak ini juga dapat mengontrol minyak berlebih di kulit wajah. Namun, bagi Anda pemilik kulit kering, sebaiknya perhatikan penggunaan bedak ini karena bisa menyebabkan iritasi.

  1. Marcks’ Venus Loose Powder Dynamic

Venus adalah brand extention dari Marcks dengan image yang lebih elegan, packagingnya juga lebih mewah.Tekstur loose powder ini juga sangat lembut dan ringan sehingga nyaman digunakan.

Kandungan loose powder ini ada tambahan Dry-Flo PC (Aluminium Starch Octenylsuccinate), gunanya adalah untuk mengontrol minyak berlebih di wajah. Sehingga sangat cocok untuk jenis kulit berminyak dan acne prone.

Ada 3 shades warna dari Marcks; Venus Loose Powder ini, yaitu invisible untuk kulit putih, ivory untuk kulit kuning langsat, dan natural beige untuk kulit sawo matang. 

  1. Marcks’ Venus Two Way Cake

Venus Two Way Cake ini adalah bedak kecantikan dan perawatan dengan coverage yang lebih tinggi dan sempurna dalam menutup noda di wajah. Beda ini juga mengandung foundation yang tahan lama di wajah saat digunakan. Bedak ini juga sudah dilengkapi dengan SPF 18 sehingga dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Ada pula kandungan vitamin E sebagai antioksidan, Chamomile extract yang bisa sebagai pelembap sehingga kulit jadi lebih sehat dan terlindungi. 

  1. Marcks’ Venus Compact Powder

Venus Compact Powder ini adalah bedak padat yang cocok untuk semua jenis kulit. Ini karena formulanya yang lengkap dengan kandungan titanium dioxide yang mampu melindungi kulit dari paparan sinar matahari, zinc dioxide untuk melindungi wajah dari iritasi dan menjaga kelembapan kulit. Cocok sekali untuk Anda yang suka tampilan matte dengan noda wajah yang tersamarkan.

Waspadai Gejala SARS yang Berbahaya dan Menular Ini

SARS atau severe acute respiratory syndrome merupakan salah satu penyakit yang berbahaya dan mematikan yang menginfeksi saluran pernapasan bawah disebabkan oleh coronavirus

Menurut data dari World Health Organization (WHO), SARS muncul pertama kali pada tahun 2003 di China dan menyebar ke beberapa negara lain. SARS menyebabkan kematian orang hingga 774 di seluruh dunia. Sejak 2004, diketahui tidak ada kasus baru yang dilaporkan. 

SARS merupakan penyakit menular dan bisa mematikan di mana penularannya terjadi melalui udara dan juga tetesan air liur. SARS juga bisa menyebar melalui permukaan yang sudah disentuh oleh seseorang yang terinfeksi virus.

Gejala SARS yang harus diwaspadai

Masa inkubasi untuk wabah SARS sendiri yakni 2-7 hari atau paling lama hingga 10 hari. Gejala yang dirasakan umumnya sama seperti gejala pada penyakit influenza. Berikut gejala umum yang muncul dan harus diwaspadai. 

Tahap awal

  • Demam tinggi hingga mencapai 38 derajat celcius, dalam beberapa kasus bahkan disertai dengan tubuh menggigil dan kaku
  • Sakit kepala dan nyeri otot
  • Mengalami gangguan pernapasan ringan
  • Beberapa penderita mengalami demam disertai dengan diare

Gejala pada hari ke 3-7

  • Mengalami batuk kering dan sesak napas
  • Kadar oksigen di dalam darah rendah
  • 10-20% kasus yang ditemukan, penderita mengalami kesulitan bernapas dan membutuhkan intubasi serta ventilasi
  • Jumlah sel darah putih menurun dan trombosit rendah

Selama masa inkubasi, yakni di hari ke-3 hingga ke-10, saluran pernapasan biasanya akan semakin berat. Jika mengalami hal tersebut, biasanya petugas kesehatan akan segera mengkarantina pasien selama 10 hari, termasuk keluarga yang memiliki kontak erat dengan pasien. 

Bagaimana penyebaran SARS?

Penyebaran SARS bisa melalui udara dan percikan air liur kita saat batuk atau bersin yang mengenai orang lain. 

Melakukan kontak erat pada penderita yang terinfeksi SARS juga bisa menyebabkan kamu tertular. Berikut beberapa kontak erat yang menyebabkan penyakit SARS menular.

  • Merawat penderita SARS
  • Bersentuhan dengan cairan tubuh penderita SARS
  • Berciuman dan berpelukan
  • Menyentuh atau berbagi peralatan makan dengan penderita SARS
  • Terkontaminasi oleh percikan air liur penderita SARS dan kemudian menyentuh mata, hidung, dan juga mulut

Infeksi virus ini juga bisa terjadi melalui benda-benda yang sudah terpapar virus, misalnya di bagian permukaan handphone, pegangan pintu, hingga tombol lift.

Apakah sudah tersedia vaksin untuk SARS?

Hingga kini, peneliti masih terus berusaha untuk membuat vaksin untuk SARS, namun belum dilakukan uji coba pada manusia.

Biasanya, seseorang yang sudah terpapar SARS dan menunjukkan gejala yang parah akan dirawat di rumah sakit dan diberikan mesin ventilator untuk membantu pernapasan. 

Untuk gejala ringan, dokter biasanya akan meresepkan berupa obat antibiotik dan antivirus. 

Penderita SARS juga akan menjalani karantina yang ketat hingga virusnya sudah benar-benar hilang. 

Mengingat pengobatan untuk SARS belum benar-benar ditemukan, kamu bisa melakukan beberapa hal ini untuk mencegah SARS.

  • Melakukan cuci tangan dengan sabun sesering mungkin, apalagi setelah menyentuh beberapa benda
  • Selalu kenakan masker ketika bepergian atau saat berada di ruangan yang sama dengan penderita
  • Semprotkan cairan desinfektan di setiap permukaan yang akan kamu sentuh, termasuk barang-barang pribadi dan juga tempat tidur
  • Lakukan pencegahan ini secara rutin dan terapkan gaya hidup bersih

Itu dia beberapa gejala penyakit SARS yang wajib kamu waspadai. Terapkan gaya hidup setiap saat dan selalu gunakan masker, ya.

Apakah Perlengketan Rahim Sebabkan Gangguan Terkait?

Sebagai wanita, tubuh kita mengalami banyak hal sepanjang hidup. Pada beberapa wanita, kehamilan, pembedahan, dan banyak faktor yang dapat menyebabkan perlengketan rahim. Perlengketan rahim atau yang biasa disebut sindrom Asherman adalah sebuah kondisi di mana jaringan parut atau adhesi terbentuk pada dinding atau leher rahim. 

Jaringan parut tersebut akan membuat dinding rahim menempel sehingga dapat mengurangi ukuran rahim. Dari kondisi tersebut apakah ada gangguan terkait lain dari kondisi tersebut? 

Apa itu perlengketan rahim?

Perlengketan rahim atau sindrom Asherman adalah kondisi yang didapat (yang tidak Anda alami sejak lahir) yang mengacu pada memiliki jaringan perut di rahim atau di leher rahim (pembukaan ke rahim). Jaringan parut ini membuat dinding organ-organ ini saling menempel dan memperkecil ukuran rahim. 

Sindrom Asherman juga dikenal sebagai sinekia intrauterine atau sinekia uterus. Synechiae artinya adhesi, sindrom Asherman juga disebut adhesi intrauterine (IUA). Kondisi yang sangat jarang terjadi saat jaringan parut terjadi di dalam rahim. Hal ini dapat menyebabkan rasa sakit, tidak normal atau tidak ada pendarahan dengan menstruasi dan mungkin menjadi penyebab infertilitas. 

Tanda dan gejala perlengketan rahim

Sebagian besar pasien dengan sindrom Asherman mengalami aliran darah menstruasi yang jarang (hypomenorrhea) atau tidak ada (amenorrhea) bersamaan dengan peningkatan kram dan nyeri perut. Beberapa pasien mungkin mengalami gangguan aliran darah menstruasi dengan rasa sakit yang hebat, sementara yang lain mungkin tidak mengalami perubahan siklus menstruasi yang tidak normal atau mengalami nyeri. 

Keguguran yang berulang dan/ atau infertilitas juga bisa menjadi tanda sindrom Asherman. Pada kasus yang lebih parah, adhesi jaringan parut rahim juga dapat menyebabkan penyumbatan sebagian atau seluruh rahim atau saluran serviks yang dapat menyebabkan menstruasi mundur (darah menstruasi yang keluar mengalami mundur ke saluran tuba alih-alih dikeluarkan dari tubuh). 

Apa penyebab dari sindrom Asherman ini?

Sindrom Asherman paling sering disebabkan oleh trauma pada rahim melalui operasi pengikisan atau pembersihan dinding rahim (dilatasi dan kuretase, juga dikenal sebagai D&C). D&C umumnya dilakukan untuk membersihkan lapisan rahim setelah keguguran atau aborsi atau untuk mengobati kondisi rahim tertentu seperti perdarahan hebat. 

D&C setelah keguguran adalah salah satu faktor risiko tertinggi untuk sindrom Asherman. Pengikisan lapisan rahim setelah prosedur ini dapat menyebabkan jaringan parut yang menempel, yang menyebabkan sindrom Ansherman. Jenis pembedahan lain pada rahim seperti pengangkatan fibroid atau polip atau pembedahan perbaikan cacat struktural di rahim dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut yang juga merupakan faktor risiko sindrom Asherman. 

Faktor yang memicu peradangan rahim yang dikenal sebagai endometriosis dan peradangan rahim yang disebabkan oleh bakteri (tuberkolosis genital) dan parasite seperti cacing darah juga merupakan faktor risiko sindrom Ansherman. 

Gangguan terkait

Gejala gangguan berikut bisa jadi mirip dengan sindrom Asherman. Perbandingan mungkin berguna untuk diagnosis banding:

  • Amenore primer. Adalah tidak adanya menstruasi pada usia 15 atau tiga tahun setelah tanda pertama perkembangan payudara. Hal ini paling sering disebabkan oleh kadar hormon Pelepas gonadotropik hipotalamus yang abnormal. Gejala termasuk alat kelamin dan payudara eksternal yang tidak lengkap atau kurang berkembang, defisiensi ovarium dan hipofisis kurang aktif. 
  • Amenore sekunder. Yang dapat terjadi pada sindrom Asherman adalah ketika tidak adanya menstruasi lebih dari tiga siklus terjadi pada wanita yang sebelumnya pernah mengalami menstruasi yang disebabkan oleh gesekan dinding rahim atau endometritis akut. 
  • Endometriosis. Adalah kondisi peradangan umum yang dapat menyebabkan sindrom Asherman. Ini disebabkan oleh ketidakmampuan untuk melepaskan penumpukan jaringan rahim sebelum menstruasi. Gejala termasuk nyeri punggung bawah atau paha, atau nyeri berlebihan selama siklus menstruasi. 
  • Penyakit radang panggul. Adalah infeksi pada saluran tuba, leher rahim, atau ovarium. Ini ditularkan melalui hubungan seksual, persalinan atau aborsi dan paling sering terjadi pada wanita muda. 
  • PCOS. Atau sindrom ovarium polikistik di mana adanya kelainan reproduksi langka yang menyerang wanita muda.  Hal ini ditandai dengan menstruasi yang tidak ada atau tidak normal, kemandulan, anda-tanda ringan dari ciri-ciri seks sekunder pria dan terkadang obesitas. 

Jadi, beberapa gangguan terkait bisa terjadi dan mirip dengan perlengketan rahim. Jika beberapa tanda atau gejala di atas Anda alami, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Digoxin

Berasal dari tanaman purple foxglove, digoxin pertama kali digunakan untuk mengobati keluhan jantung 200 tahun yang lalu. Digoxin adalah obat yang digunakan untuk mengobati gagal jantung, biasanya bersama dengan obat lain. Obat ini juga digunakan untuk mengobati jenis detak jantung tidak teratur tertentu, seperti fibrilasi atrium kronis.

Pada umumnya, orang menggunakan digoxin untuk mengobati irama jantung yang tidak normal (aritmia), termasuk fibrilasi atrium, sebagai bagian dari rencana pengobatan untuk memperlambat detak jantung. Tujuannya adalah untuk mengurangi ketegangan pada jantung karena, seiring berjalannya waktu, hal ini dapat merusak otot jantung dan menyebabkan gagal jantung.

Bagi mereka yang sudah memiliki derajat gagal jantung, obat ini juga dapat bermanfaat dalam mengurangi tingkat ketegangan pada jantung mereka. Namun, saat ini, pada umumnya Anda diberikan penghambat beta, seperti bisoprolol, atau penghambat saluran kalsium, seperti diltiazem, terlebih dahulu.

Digoxin biasanya akan diresepkan jika Anda tidak dapat mentolerir jenis obat penghambat beta, atau digunakan dalam kombinasi dengan obat-obatan tersebut jika Anda membutuhkan penurunan lebih lanjut dalam detak jantung Anda.

Meskipun digoxin dapat membantu mengurangi detak jantung Anda, hal itu tidak akan membuat detak jantung Anda kembali normal. Sebaliknya, hal ini dilakukan dengan jenis obat lain, seperti amiodarone.

Digoxin adalah sejenis obat yang disebut glikosida jantung. Fungsinya untuk memperlambat detak jantung Anda dan meningkatkan pengisian ventrikel Anda (dua ruang jantung) dengan darah.

Untuk orang dengan fibrilasi atrium, dimana jantung berdetak tidak teratur, volume darah yang berbeda dipompa keluar setiap kali. Kondisi ini berarti jumlah oksigen vital yang tidak teratur dikirim ke otak dan seluruh tubuh, yang dapat menyebabkan gejala seperti pusing dan lesu.

Jika Anda mengalami gagal jantung, otot jantung Anda menjadi kurang efektif dalam memompa darah ke seluruh tubuh, jadi memberikan lebih banyak waktu untuk mengisi dengan darah sebelum memompa dapat membantu memperbaiki gejala.

Digoxin termasuk dalam kelas obat yang disebut glikosida jantung. Ia bekerja dengan mempengaruhi mineral tertentu yaitu natrium dan kalium) di dalam sel jantung. Ini mengurangi ketegangan pada jantung dan membantunya mempertahankan detak jantung yang normal, stabil, dan kuat.

Dosis digoxin didasarkan pada kondisi medis Anda, usia, berat badan, tes laboratorium, dan respons terhadap pengobatan. Anda disarankan untuk konsumsi digoxin secara teratur untuk mendapatkan manfaat maksimal darinya. Jangan berhenti minum obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter Anda, karena beberapa kondisi dapat menjadi lebih buruk ketika obat dihentikan secara tiba-tiba. Beri tahu dokter Anda jika kondisi Anda tidak membaik atau memburuk.

Digoxin dapat berinteraksi dengan beberapa obat jantung yang umum, termasuk verapamil dan amiodarone. Jika Anda telah diberi resep salah satunya, dokter Anda mungkin memilih alternatif atau menyarankan Anda untuk tidak memulai digoxin sama sekali. Oleh karena itu, diskusikan dengan dokter mengenai kondisi medis serta obat-obatan yang Anda konsumsi.