Pentingkah Mengetahui Berapa Lama Sperma Mampu Bertahan di Dalam Rahim?

Tidak semua pasangan mengetahui berapa lama sperma mampu bertahan di dalam rahim setelah ejakulasi. Beberapa pasangan tidak terlalu memedulikan hal ini. 

Memang, bagi sebagian pasangan, menghitung hari untuk memastikan kehamilan mungkin tidak terlalu penting. Akan tetapi, apabila Anda dan pasangan ingin menjalani program kehamilan secara efektif, maka penting untuk mengetahui hal ini. 

Memahami berapa lama sperma mampu bertahan di dalam rahim setelah ejakulasi

Usia atau daya tahan sperma dipengaruhi oleh faktor lingkungannya. Sperma tumbuh dan berkembang di tempat yang lembab dan hangat. Oleh sebab itu, setelah ejakulasi, sperma mampu bertahan hidup lebih lama di tempat yang serupa dengan tempat tinggal sebelumnya.

Misalnya, jika sperma terjatuh ke air atau bak mandi yang hangat, maka sperma bisa bertahan hidup lebih lama. Namun, bukan berarti sperma bisa mencari jalan untuk membuahi wanita dari dalam air, karena sperma tidak memiliki kemampuan itu.

Berbeda halnya apabila sperma langsung masuk ke dalam tubuh wanita ketika pria mengalami ejakulasi. Saat ada di dalam tubuh wanita, daya tahap sperma menjadi lebih kuat dan lebih lama. Sperma mampu bertahan hidup di dalam tubuh wanita sampai dengan lima hari. 

Jadi, jika Anda berhubungan seksual meski pasangan belum melalui masa ovulasi, tetap ada potensi bagi pasangan Anda untuk hamil. 

Sperma yang dibekukan

Seperti yang disampaikan sebelumnya, berapa lama sperma mampu bertahan dipengaruhi oleh faktor lingkungannya. Meskipun sperma bisa bertahan hidup paling lama di dalam tubuh wanita, sperma juga bisa dibekukan.

Sperma yang dibekukan dapat bertahan hingga puluhan tahun. Ada beberapa alasan mengapa sperma dibekukan, seperti:

Mempertahankan peluang memiliki anak meski usia tua

Seiring bertambahnya usia, produksi sperma di dalam tubuh pria akan mengalami penurunan. Inilah yang membuat pria dengan usia lebih tua memiliki peluang lebih kecil untuk bisa memiliki anak.

Agar tetap bisa memiliki anak meski sudah usia tua, pria bisa melakukan pembekuan sperma. Jadi, sperma yang sudah dibekukan tersebut nantinya bisa dipakai untuk membuahi ovarium dan memiliki anak.

Memelihara sperma bagi penderita kanker

Penderita kanker testis atau kanker prostat harus menjalani pengobatan dengan operasi pengangkatan testis. Operasi ini akan membuat pria tidak bisa lagi memproduksi sperma pasca operasi nantinya.

Berapa lama sperma mampu bertahan akan dipengaruhi oleh proses pembekuan yang dilakukan. Meskipun sudah menjalani operasi pengangkatan, sperma tetap bisa dipakai untuk menjalani program kehamilan di kemudian hari.

Menjaga kesehatan sperma

Tahukah Anda bahwa kualitas serta kesehatan sperma Anda ditentukan oleh gaya hidup yang Anda jalani? Semakin Anda menjaga pola hidup sehat, maka semakin baik kesehatan sperma Anda. Sperma yang sehat memiliki peluang untuk bisa menjalankan program kehamilan dengan lebih efektif.

Supaya kesehatan sperma Anda tetap terjaga, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut ini: 

  • Hindari kebiasaan merokok, mengonsumsi obat-obatan yang tidak sehat, serta meminum alkohol terlalu berlebihan
  • Jaga pola makan yang sehat, disertai dengan olahraga untuk memastikan berat badan tetap stabil
  • Menjaga area testis tetap dingin dan nyaman untuk mendukung proses produksi sperma
  • Mengonsumsi vitamin secara rutin untuk memenuhi segala nutrisi yang diperlukan oleh pria

Melakukan hal-hal di atas akan meningkatkan peluang Anda memiliki sperma yang sehat. Ingatlah bahwa mengetahui berapa lama sperma mampu bertahan di dalam rahim saja tidak cukup. Anda juga harus merawat kesehatan diri dan sperma Anda.