Ini Arti Kedutan Alis Kanan Dalam Medis

Kedutan di mata, seperti pada alis kanan, mungkin sering dialami oleh kita dan merupakan hal yang umum, serta sangat jarang merupakan tanda dari sesuatu yang serius. Mereka dapat datang dan pergi dengan sendirinya. 

Beberapa orang bahkan meyakini bahwa kedutan alis kanan merupakan pertanda baik atau keberuntungan yang terkait dengan mitos-mitos yang beredar. Terlepas dari itu, kedutan mata atau alis kanan ini memiliki makna medis tersendiri. 

Kedutan memang hal umum, tapi ini akan menjadi serius bila terjadi secara terus menerus dan terlalu sering atau jika terjadi selama 2 minggu berturut-turut. Bergegas ke dokter adalah solusi untuk mengetahui apa yang terjadi dengan kedutan mata tersebut. 

Kedutan alis kiri adalah tanda penyakit tertentu

Sebagai pengetahuan untuk Anda, berikut ada arti dari kedutan alis kanan dalam medis. Tetap ingat, artikel ini bukan sebagai self-diagnose, tapi untuk memberi informasi seputar kesehatan. Tetap lakukan pemeriksaan pada dokter Anda untuk perawatan dan diagnosa terbaik.

Ini makna kedutan alis kanan

Melansir dari Medical News Today, kedutan alis terjadi ketika kulit di sekitar alis bergerak atau kejang tanpa disengaja. Ini berkaitan dengan kelopak mata yang berkedut karena dapat menarik kulit di sekitar alis. 

Alis juga terdiri dari saraf, gaya hidup dan lingkungan tertentu dapat memengaruhi cara saraf kita “berbicara” dengan otot kita. Ketika tubuh mendapatkan terlalu banyak atau terlalu sedikit sesuatu, saraf kita bisa sedikit rusak. Dan kedutan merupakan salah satu dari akibat kerusakan itu.

Kejang alis atau kedutan alis biasanya tidak sakit tetapi, tapi cukup mengganggu dan tidak nyaman. Kedutan dapat bertahan beberapa detik saja, maupun berlanjut hingga beberapa jam dan akan hilang dengan sendirinya. 

Ini penyebab kedutan alis kanan

Kedutan alis dapat disebabkan oleh hal-hal sehari-hari atau merupakan suatu tanda dari gangguan yang mendasarinya. Berikut ada pemicu yang menyebabkan kedutan alis kanan:

  1. Kafein

Kafein memang bermanfaat jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, tapi akan menimbulkan berbagai dampak saat dikonsumsi terlalu banyak, salah satunya adalah membuat mata berkedut. 

Untuk memeriksakan keterkaitannya, Anda bisa mencatat berapa banyak kafein yang Anda minum, bersama dengan kedutan mata. Jika mata Anda cenderung berkedut lebih banyak saat Anda minum kafein, maka Anda bisa mengurangi konsumsi minuman, seperti kopi, teh, soda, dan minuman energi lainnya.

  1. Alkohol, obat-obatan, atau tembakau

Konsumsi alkohol, tembakau (rokok), atau obat-obatan rekreasional (narkoba) dapat menyebabkan mata Anda berkedut. Untuk itu kurangi bahkan hindari penggunaan bahan-bahan tersebut.

  1. Obat-obatan

Obat-obatan tertentu, terutama obat antiepilepsi atau antipsikotik, dapat menyebabkan kedutan alis. Jika Anda mendapatkan obat-obat yang Anda konsumsi menimbulkan kedutan mata yang mengganggu, coba konsultasikan pada dokter untuk menemukan obat atau dosis yang berbeda. 

  1. Stres

Banyak reaksi fisik, termasuk kedutan yang dihasilkan saat stress. Penyebab satu ini menjadi alasan umum lain mengapa kelopak mata atau alis seseorang mungkin berkedut. Stres dapat mempengaruhi tubuh dalam banyak cara, jadi selalu kelola dan kurangi stress Anda untuk kesehatan Anda. 

  1. Kelelahan Mata

Mata lelah baik karena menghabiskan banyak waktu di depan komputer, sering mengencangkan mata atau menyipitkan mata, serta menyipitkan mata saat berada di luar ruangan dapat menyebabkan mata berkedut. Kedutan alis mata juga bisa berarti waktunya untuk mendapat resep baru dari dokter jika Anda memakai kacamata atau lensa kontak.

  1. Kelelahan

Saat Anda kehabisan energi atau merasa lelah, mata akan cenderung berkedut. Untuk itu, Anda bisa mencoba untuk tidur yang cukup setidaknya tujuh jam setiap malam, jika gejala masih berlanjut, segera hubungi dokter. 

  1. Masalah nutrisi

Kedutan alis kanan juga bisa disebabkan karena masalah nutrisi. Mata yang berkedut dapat merupakan tanda bahwa Anda tidak mendapatkan cukup magnesium atau potasium dalam makanan.

  1. Alergi

Kedutan mata akan lebih rentan terjadi pada orang dengan alergi. Mengutip Healthline, para peneliti percaya bahwa histamin, yang dilepaskan saat Anda menggosok mata yang teriritasi, dapat menyebabkan mata berkedut. 

  1. Bell’s Palsy

Selain karena hal-hal sehari-hari, kedutan alis kanan juga bisa disebabkan oleh gangguan Bell’s palsy yang menyebabkan kelemahan sementara atau kelumpuhan otot-otot di wajah. Ini biasanya terjadi ketika saraf wajah Anda menjadi bengkak atau tertekan. Penyebab pastinya tidak diketahui tetapi diduga disebabkan oleh virus, seperti herpes simpleks dan dikaitkan dengan kondisi lain seperti infeksi telinga, tekanan darah tinggi, dan diabetes.

Bell’s palsy biasanya sembuh dengan sendirinya, tetapi ada juga beberapa obat dan obat tetes mata yang dapat membantu untuk mengatasinya. 

  1. Distonia

Distonia mempengaruhi banyak bagian tubuh, termasuk mata. Kondisi ini mengacu pada kejang otot yang tidak terkendali yang menyebabkan gerakan lambat dan berulang. 

  1. Multiple sclerosis

Multiple sclerosis (MS) menyebabkan sistem kekebalan Anda menyerang sistem saraf pusat Anda, yang bisa menyebabkan mata berkedut serta beberapa gejala lainnya, seperti kelelahan, gangguan bicara, kesulitan berjalan, masalah memori dan nyeri. 

Meskipun tidak ada obat untuk penyakit ini, tapi ada beberapa obat dan pilihan terapi yang dapat membantu untuk mengelola gejalanya dan memperlambat perkembangannya.

  1. Sindrom Tourette

Sindrom ini merupakan gangguan neurologis yang menyebabkan ucapan dan gerakan berulang yang tidak disengaja, termasuk kedutan alis mata. Ini cenderung terjadi pada laki-laki dan biasanya pertama kali muncul antara usia tiga dan sembilan tahun. Sindrom Tourette tidak selalu membutuhkan perawatan.

Kedutan alis kanan dalam medis merupakan tanda dari kulit di sekitar alis bergerak atau kejang tanpa sengaja. Dalam kebanyakan kasus ini bukanlah hal serius dan dapat pergi dengan sendirinya tanpa perawatan khusus.

Kedutan alis kanan juga dapat berarti gejala dari beberapa gangguan tubuh jika disertai dengan gejala lainnya. Dapatkan lebih banyak informasi mengenai kedutan alis kanan di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. 

Anda juga berdiskusi dengan dokter mengenai kondisi ini melalui chat di aplikasi SehatQ. Download aplikasinya di App Store atau Play Store.

Palpitasi Adalah Jantung Berdebar, Begini Mencegah dan Mengatasinya!

Palpitasi adalah kondisi Anda merasakan sensasi jantung berdetak lebih kencang dan iramanya tidak beraturan sehingga Anda merasa bahwa hal tersebut mengarah ke gangguan jantung meskipun belum tentu kondisi ini mengakibatkan penyakit jantung.

Penyebab terjadinya kondisi pada jantung ini karena aktivitas fisik yang berlebihan, mengalami kecemasan, stres, bahkan kurang tidur.

Di samping itu kebiasaan mengonsumsi minuman berkafein, minuman beralkohol, serta kadar gula yang rendah juga dapat menjadi penyebab.

Apabila Anda sudah merasakan palpitasi yang dimulai dengan gejala seperti sesak napas, nyeri dada, dan sakit kepala, Anda harus segera mengonsultasikannya pada dokter yang akan merujuk Anda ke spesialis jantung.

Supaya Anda terhindar dari palpitasi jantung berikut adalah cara-cara yang bisa dilakukan untuk mencegahnya.

Cara mencegah palpitasi

Kurangi stres

Salah satu cara untuk meminimalisir risiko palpitasi adalah dengan mengelola stres. Mengurangi stres adalah cara yang secara efektif dapat mencegah Anda terkena palpitasi. Sebab, kebanyakan palpitasi datang saat Anda mengalami stres.

Cobalah mengurangi stres dengan cara melakukan relaksasi, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Atasi kecemasan

Penyebab umum Anda terkena palpitasi adalah Anda mengalami kecemasan yang berkaitan dengan kondisi hidup dan lainnya.

Cara mengatasi kecemasan itu bukanlah perkara yang mudah karena tidak bisa diselesaikan secara sendiri. Karena itu, Anda perlu meminta bantuan psikolog karena ini termasuk kesehatan mental yang butuh terapi khusus.

Hindari obat stimulan

Apabila Anda tidak ingin mengalami detak jantung yang tidak biasanya sebaiknya hindarilah obat-obat perangsang atau stimulan yang dapat menyebabkan palpitasi.

Obat-obatan ini adalah pil diet, obat batuk, dan obat-obatan tertentu yang dilarang. Selain itu, hindarilah minuman-minuman berkafein.

Hindari dehidrasi

Kekurangan cairan dalam tubuh atau dehidrasi ternyata juga dapat menyebabkan palpitasi. Saat dehidrasi darah Anda menjadi kental, dan jantung akan berupaya keras memompa darah sehingga jantung berdebar tidak beraturan.

Karena itu, cukupi banyak cairan dalam tubuh per hari dengan minum air putih 8 gelas seperti yang sudah dianjurkan.

Cara mengatasi palpitasi jantung

Anda dapat melakukan beberapa cara berikut ketika Anda sudah terkena palpitasi:

Melakukan relaksasi

Ketika Anda sedang mengalami stres, seketika itu pula jantung Anda berdetak kencang tidak beraturan karena hormon adrenalin Anda yang melonjak.

Cara terbaiknya adalah melakukan relaksasi untuk bisa mengelola stres Anda dengan cara meditasi dan yoga di tempat yang tenang dan sepi.

Melakukan manuver vagal

Manuver vagal adalah tindakan untuk merangsang saraf vagus, saraf yang menghubungkan otak ke jantung, untuk membantu mengatur detak jantung yang cepat.

Beberapa cara bisa Anda lakukan untuk merangsang saraf vagus Anda dengan cara mandi air dingin kemudian percikkan air dingin ke wajah lalu tempelkan handuk dingin atau kantong es ke wajah selama 20-30 detik.

Cara lainnya adalah ucapkan kata “om” kala Anda batuk atau muntah, dan tahan napas lalu buat tekanan seolah-olah Anda sedang BAB.

Manuver ini bisa Anda lakukan di rumah namun sebaiknya Anda harus konsultasi dulu pada dokter.

Kembalikan keseimbangan elektrolit

Elektrolit merupakan hal yang penting bagi tubuh Anda karena dalam tubuh ia berfungsi sebagai pemindah sinyal listrik ke tubuh, dan dapat mengatur fungsi jantung.

Karena itu, jika Anda mengalami palpitasi Anda disarankan untuk mengembalikan keseimbangannya melalui konsumsi mineral-mineral yang  dapat menghasilkan elektrolit, yaitu kalsium, kalium, magnesium, dan sodium.

Anda juga bisa memeroleh elektrolit melalui beberapa makanan untuk mengatasi palpitasi. Makanan-makanan itu adalah alpukat, pisang, sayuran berdaun gelap dan produk susu.

Beragam Penyebab Maag Kambuh pada Anak

Meski diketahui sakit maag seringkali terjadi pada orang dewasa, namun kenyataannya kondisi ini juga dapat menyerang anak-anak. Sebagai orang tua, penting untuk mengetahui gejala dan penyebab maag yang dialami oleh anak. Karena tidak semua anak mampu menjelaskan rasa sakit yang dialaminya.

Apa Saja Gejala Maag pada Anak?

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mengetahui apakah anak Anda mengalami maag atau tidak. Gejala maag pada anak sebenarnya mirip dengan gejala yang terjadi pada orang dewasa. Beberapa gejala yang terjadi di antaranya:

  • Mengalami mual dan muntah
  • Ulu hati terasa nyeri atau perih
  • Nafsu makan berkurang
  • Sering mengalami sendawa dan kentut
  • Porsi makan sedikit dan lebih cepat kenyang
  • Merasa tidak nyaman karena perut kembung
  • Bau mulut anak tidak sedap
  • Mulut terasa asam

Penyebab Maag Kambuh pada Anak

Penyebab maag yang paling umum diketahui adalah akibat dari telat makan. Padahal, penyebab dari sakit maag tidak hanya itu. Penyebab maag pada anak umumnya diakibatkan oleh terganggunya fungsi pencernaan. Untuk lebih jelasnya, kenali beberapa penyebab maag yang mungkin terjadi pada anak Anda:

  1. Mengonsumsi makanan pedas, berminyak, dan berlemak

Kandungan capsaicin yang terdapat dalam makanan pedas dapat beresiko memperlambat pengolahan makanan di lambung anak. Sementara mengonsumsi makanan berlemak dan berminyak berpotensi meningkatkan asam lambung, yang dapat berakibat pada lamanya waktu pengosongan lambung dari waktu normal yang dibutuhkan.

  1. Porsi makanan terlalu banyak dan cepat

Anda perlu memperhatikan porsi makan anak Anda akhir-akhir ini. Pahami seberapa banyak porsi makan yang sebenarnya anak Anda butuhkan. Karena porsi makan yang terlalu banyak, terlebih dengan terburu-buru, dapat memicu asam lambung naik.

  1. Langsung berbaring sehabis makan 

Kebiasaan berbaring sehabis makan dapat menjadi penyebab maag anak Anda kambuh. Berbaring sehabis makan dapat membuat asam lambung anak naik ke kerongkongan sebab saat itu proses pencernaan makanan sedang berlangsung. Maka sebaiknya beri jeda waktu 2 jam setelah makan, sebelum anak Anda berbaring. 

  1. Efek samping obat-obatan

Bisa jadi penyebab maag yang menyerang anak Anda berasal dari efek samping obat-obatan yang telah dikonsumsi. Beberapa obat pereda nyeri semacam aspirin, ibuprofen, dan naproxen berpotensi membuat dinding lambung anak menipis dan mengiritasi lambungnya.

  1. Infeksi bakteri helicobacter pylori

Penyebab maag lainnya pada anak bisa disebabkan oleh infeksi bakteri Helicobacter pylori. Infeksi bakteri ini umumnya akibat dari mengonsumsi makanan dan minuman yang tidak higienis. 

Cara Menangani Maag pada Anak

Jika anak Anda terlihat menunjukkan gejala maag yang telah disebutkan, Anda tidak perlu panik dalam menanganinya. Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meringankan sakit maag yang anak Anda alami, yaitu:

  • Hindari perut anak kosong dalam waktu yang lama. Beri makanan dengan porsi yang cukup dan asupan bergizi yang seimbang.
  • Pastikan anak tidak makan dalam suapan yang terlalu besar dan mengunyah makanan sampai halus sebelum menelannya.
  • Hindari makanan yang dapat memicu asam lambung naik seperti makanan pedas, berminyak, berlemak, dan mengandung asam.
  • Ketika maag menyerang, usahakan anak tidur dengan bantal kepala agar gas dari lambung tidak semakin naik.
  • Biasakan anak untuk selalu mencuci tangan sebelum makan agar terhindar dari infeksi bakteri.
  • Hanya memberikan obat-obatan pereda nyeri pada anak sesuai dengan anjuran resep dari dokter.

Cara penanganan tersebut bisa dengan mudah Anda terapkan di rumah. Namun jika tidak ada tanda-tanda kondisi maag membaik, sebaiknya Anda segera membawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan terbaik. Selain itu, penting juga untuk mengetahui penyebab maag pada anak agar nantinya dapat dihindari.

Sering Memar? Hati-hati Gejala Penyakit Ini

Memar sebenarnya merupakan kondisi yang sering terjadi ketika Anda mengalami benturan yang menyebabkan pembuluh darah kecil di bawah kulit pecah. Kondisi ini dapat ditangani dari rumah dengan cara-cara yang simpel, mulai dari mengompres es dan air panas sampai dengan mengoleskan vitamin K. Umumnya, memar akan hilang dalam beberapa minggu. Bahkan memar dengan ukuran kecil dan perubahan warna yang samar bisa lenyap dalam hitungan hari. 

Luka memar pada tangan

Akan tetapi, ada beberapa kondisi di mana memar yang Anda alami tidak boleh dipandang enteng dan mesti segera dikonsultasikan ke dokter. Contohnya apabila Anda sering mengalami memar yang berulang tanpa sebab yang jelas. Anda juga sebaiknya berkonsultasi ke dokter apabila mengalami memar di banyak area tubuh ataupun ketika memar diikuti oleh rasa nyeri yang begitu hebat. 

Hal ini dikarenakan beberapa kondisi memar tidak lain merupakan gejala dari suatu penyakit. Tidak tanggung-tanggung, penyakit-penyakit yang memiliki gejala munculnya memar tanpa sebab ternyata merupakan penyakit-penyakit serius, seperti di bawah ini. 

Hemofilia 

Pernah mendengar soal penyakit bernama hemofilia? Ini merupakan kondisi bawaan di mana darah dalam tubuh tidak bisa membeku dan menggempul secara maksimal. Alhasil, penggumpalan darah yang tidak sempurna inilah yang kerap menimbulkan memar pada penderita hemofilia. Kebanyakan kasus hemofilia yang dialami seseorang merupakan bawaan lahir. Namun pada beberapa orang, kondisi hemofilia bisa terjadi ketika dewasa saatr tubuh memproduksi antibodi yang menyerang faktor pembekuan dalam darah. Jenis hemofilia yang sangat jarang terjadi ini dikenal sebagai hemofilia autoimun. Selain mudah memar, penderita penyakit ini kerap mengalami gejala sering mimisan dan adanya darah pada feses maupun urine. 

Trombositpenia 

Trombositopenia mungkin masih terdengar asing di telinga Anda. Ini merupakan penyakit kondisi gangguan imunitas yang membuat darah tidak mampu membeku dengan benar. Hal ini terjadi karena pada penderita trombositpenia, tingkat trombosit dalam darah sangat rendah sehingga rentan menimbulkan memar tanpa sebab. Penyakit ini bisasanya dipicu oleh suatu infeksi terlebih dahulu yang mencapai tahap akut maupun kronis. Selain mudah memar, penderita trombositpenia memiliki ciri khas munculnya bintik merah di bawah kulit sampai keluar darah dari mulut!

Penyakit Ginjal 

Anda mungkin tidak habis pikir mengapa penyakit ginjal bisa menyebabkan memar tanpa sebab. Soalnya, salah satu tugas ginjal tidak lain adalah membantu trombosit untuk berfungsi secara normal. Pada penderita penyakit ginjal, fungsi ginjal yang tidak maksimal membuat trombosit juga tidak dapat bekerja dengan baik sehingga menyebabkan gejala mudah memar. Orang-orang dengan penyakit ginjal juga kerap mengalami gejala pembengkakan di kaki, urine yang berbusa dan berdarah, sampai kebingungan. 

Kanker 

Adalah jenis kanker darah yang dapat menimbulkan gejala memar yang menyebar di berbagai area tubuh dan terjadi berulang tanpa sebab. Pasalnya pada penderita kanker darah, kadar trombosit dalam darah menjadi sangat rendah. 

Gangguan Organ Hati 

Fungsi hati bukan hanya membantu sistem pencernaan guna membuang racun dan limbah dari dalam tubuh. Fungsi lain dari organ ini adalah memprodusi protein tertentu yang berguna untuk menunjang pembekuan darah. Kertika organ hati mengalami gangguan, bisa berupa hepatitis maupun sirosis, produksi protein ini pun menjadi terganggu. Hal inilah yang menjadikan pasien-pasien dengan gangguan organ hati lebih rentan mengalami memar sampai pendarahan. 

Penyakit Von Willebrand

Penyakit Von Willebrand merupakan kelainan perdarahan bawaan yang mempengaruhi lebih dari persen populasi manusia di dunia. Orang-orang dengan penyakit ini mengalami kekurangan produksi protein yang berfungsi mencegah dan menghentikan pendarahan. Alasan inilah yang membuat penderita penyakit Von Willebrand lebih mudah mengalami memar. Tidak hanya memar, penderita penyakit ini juga akan lebih mudah mengalami mimisan, pendarahan, sampai periode menstruasi yang menjadi sangat panjang dengan aliran yang sangat deras. 

*** 

Apabila Anda sering mengalami memar yang berulang dan sulit dijelaskan sebabnya, tidak ada salahnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Dengan demikian, jika ditemukan suatu penyakit yang menjadi dasar penyebab memar, penanganan terbaik bisa segera dilakukan.

Kondisi yang Meningkatkan Risiko Penyebab Ginjal Bocor

Ada berbagai penyakit yang menjadi penyebab ginjal bocor. Penyakit tersebut seperti, sindrom nefrotik, preeklamsia, nefropati diabetik, infeksi ginjal, kanker dan lain sebagainya. Di samping penyakit tersebut, masih ada pula hal lain yang bisa membuat ginjal bocor di antaranya, yaitu dehidrasi, tekanan darah tinggi, dan glomerulonefritis. Di sisi lain, sebetulnya masih ada pula hal-hal yang membuat seseorang lebih berisiko mengalami ginjal bocor. 

Akan tetapi, sebelum membahas itu, artikel ini akan lebih dulu menginformasikan secara umum mengenai kondisi ginjal bocor. Sebagai informasi, ginjal bocor adalah kondisi ginjal yang banyak mengeluarkan albumin atau protein melalui urin saat buang air kecil. Dalam dunia kesehatan, kondisi tersebut bukan pertanda baik karena ginjal bocor menandakan adanya kerusakan pada pembuluh darah kecil di ginjal. 

Ginjal bocor adalah sebutan "akrab" dari kondisi proteinuria.

Lantas, apa saja sih hal yang meningkatkan risiko orang mengalami kebocoran dalam ginjal? Setelah ditelusuri, berbagai sumber ternyata menyatakan bahwa orang yang mengidap diabetes dan darah tinggi lebih rentan mengalami ginjal bocor. Tentu penyebab ginjal bocor dari dua kondisi tersebut memang bukan tanpa alasan. 

Sebab, sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau diabetes merupakan penyakit yang bisa menimbulkan komplikasi. Oleh karena itu, sebagai upaya pencegahan, kita disarankan untuk menjaga asupan gula ke dalam tubuh. Di samping itu, olahraga dan diet juga perlu untuk menjaga kesehatan dan kadar gula dalam tubuh kita. Ingat, jauh lebih baik mencegah daripada mengobati, terlebih diabetes dapat dikatakan pintu masuk terserangnya penyakit lain. 

Selain diabetes dan darah tinggi, masih ada faktor lain yang meningkatkan risiko seseorang mengalami ginjal bocor. Kondisi yang dimaksud adalah kegemukan atau obesitas, faktor genetik karena ada riwayat keluarga terhadap penyakit ginjal, dan umur lebih dari 65 tahun. 

Khusus untuk obesitas, kelebihan berat badan ini memang tak mengherankan menjadi salah satu penyebab ginjal bocor. Sebab, secara umum orang yang mengalami obesitas biasanya kadar gula dalam tubuh tinggi. Sehingga, sebagaimana telah disampaikan, olahraga dan diet amat dianjurkan jika tak ingin mengalami ginjal bocor. 

Lebih lanjut, faktor peningkatan risiko mengalami ginjal bocor juga menyasar etnis. Ini tentu terbilang unik karena jarang sekali ditemukan kaitannya. Akan tetapi, untuk ginjal bocor, ada sumber yang membahas kesehatan menyebut etnis Asia, Afrika-Amerika, Indian, dan Latin berisiko lebih tinggi mengalami ginjal bocor. 

Demikianlah beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang mengidap ginjal bocor. Akan tetapi, perlu kita ingat, bahwa penyakit tersebut biasanya hanya bersifat sementara, walaupun ada juga kasus dalam waktu lama. Nah selain berolahraga dan diet, beberapa cara bisa kita lakukan untuk menghindari kebocoran pada ginjal. 

Cara agar tak menderita atau mengatasi penyakit penyebab ginjal bocor adalah dengan mengubah pola makan. Ingat, salah satu hal yang buat risiko ginjal bocor tinggi adalah obesitas dan diabetes. Oleh karena itu, berhentilah makan makanan cepat saji dan perbanyak makan sayuran, buah, telur, dan gading yang olahannya seperti makanan rumahan. 

Akan tetapi, jika ginjal bocor terjadi karena efek dari suatu penyakit, maka dalam mengatasinya adalah dengan minum obat penyakit penyebab ginjal bocor tersebut. Di samping itu, berkonsultasi dengan dokter juga diperlukan karena bukan tidak mungkin dalam penanganannya dibutuhkan langkah medis lebih lanjut. 

Akhir kata, semoga artikel yang membahas kondisi nan meningkatkan risiko penyebab ginjal bocor ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Sekali lagi, jauh lebih baik sedari dini kita melakukan pencegahan daripada harus berjibaku mengatasi kondisi ginjal bocor!

Tips Membeli dan Merawat Termometer Telinga

Termometer telinga atau termometer timpani (Tympanic thermometers) menjadi salah satu peralatan medis yang wajib ada di rumah. Alat ini berguna untuk mengecek suhu tubuh anggota keluarga yang sedang mengalami demam. Harapannya dengan memantau suhu tubuh, dapat menentukan aksi selanjutnya. Misalnya jika suhu tubuh si kecil masih tinggi kamu bisa memberikan obat penurun panas atau mengunjungi dokter. Jika suhu sudah turun, kamu bisa memberikan makanan sehat untuk si kecil agar lekas sembuh.

Termometer timpani merupakan alat yang bisa digunakan dalam jangka panjang. Artinya, penggunaannya tidak hanya satu kali pakai saja. Untuk memastikan kondisi termometer timpani tetap awet dan mempunyai usia pakai lebih lama, maka kamu harus mengetahui tips membeli dan merawat termometer timpani tersebut. Berikut ini adalah tips yang harus kamu tahu!
Tips membeli termometer timpani
Sebelum memiliki termometer timpani, ada baiknya kamu melakukan riset terhadap berbagai macam produk termometer. Hal ini agar kamu bisa mengetahui fitur yang tersedia hingga harga yang dari produk.

Beli di toko resmi atau toko peralatan medis
Untuk memastikan bahwa termometer yang kamu beli asli dan bukan tiruan, pastikan kamu membeli di toko resmi peralatan medis ya. Kamu juga bisa mengunjungi apotek terdekat untuk mendapatkan termometer. Hindari untuk membeli secara online apabila kamu belum yakin dengan toko online tersebut.

Pilih yang berujung melengkung
Cari dan pilih termometer timpani yang mempunyai ujung melengkung. Hal ini agar mudah dimasukkan ke dalam daun telinga. Ujung yang lurus biasanya akan sulit untuk masuk ke area dalam telinga.

Baca cara penggunaan sebelum membeli
Ada baiknya kamu membaca aturan pakai termometer sebelum membeli. Hal ini agar kamu paham siapa saja yang bisa menggunakan alat tersebut. Untuk beberapa termometer hanya bisa digunakan pada orang dewasa dan anak-anak. Bahkan bayi baru lahir tidak bisa menggunakan termometer timpani, karena lubang telinganya yang masih sempit.
Tips merawat termometer telinga
Memiliki termometer di rumah bisa menjadi hal yang dibutuhkan, apalagi saat anggota keluarga ada yang sedang demam. Dikarenakan peran termometer yang signifikan penting, maka kamu harus tahu bagaimana merawat alat ini.

Masukkan ke dalam kotak
Penggunaan termometer timpani adalah dengan memasukkan ujungnya ke dalam lubang telinga. Jadi, kamu harus menyimpannya kembali ke dalam kotak setelah selesai menggunakan termometer agar tidak jatuh dan terkontaminasi kuman.

Simpan di area yang kering dan jauhi dari sinar matahari
Agar menjaga termometer tetap awet dan tidak merusak sistem di dalamnya, kamu harus menjauhkan termometer dari panas matahari. Jadi, simpan termometer timpani di tempat yang jauh dari sinar matahari langsung ya.

Jauhkan dari jangkauan anak kecil
Jauhkan termometer timpani dari jangkauan anak kecil. Tujuannya agar si kecil tidak menyalahgunakan alat tersebut. Anak kecil belum memahami secara detail fungsi termometer. Maka dari itu simpan di tempat yang aman ya.

Jauhkan dari aliran listrik dan magnet
Ada baiknya kamu menjauhkan termometer dari sumber listrik atau magnet. Hal ini bertujuan agar termometer bisa tetap awet dan tidak cepat rusak.

Bersihkan setelah selesai digunakan
Untuk memastikan termometer tetap higienis dan steril, pastikan kamu untuk membersihkannya setelah selesai menggunakan. Kamu bisa menggunakan tisu untuk mengelap setiap sisi dan bagian dari termometer.

Membeli termometer telinga bisa menjadi pilihan terbaik untuk kebutuhan keluarga. Namun, kamu juga perlu merawatnya dengan baik agar tidak cepat rusak ya.

Rekomendasi Dokter Spesialis Penyakit Jantung Terbaik di Jakarta

Ada banyak dokter spesialis jantung terbaik di Jakarta dengan pengalaman menangani berbagai keluhan jantung selama puluhan tahun. 

Dokter spesialis penyakit jantung biasanya menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan jantung dan juga pembuluh darah, seperti jantung koroner, penyakit pembuluh darah, penyakit aorta, hingga gagal jantung.

Dalam melakukan diagnosanya, dokter spesialis jantung akan menggunakan beberapa metode seperti pemeriksaan EKG, rontgen, ct scan, MRI, hingga tes darah bergantung pada keluhan yang dialami oleh pasien. 

Berikut ini beberapa rekomendasi dokter spesialis penyakit jantung terbaik di Jakarta. 

Prof. dr. Ganesja Harimurti, Sp.JP(K)

Prof. dr. Ganesja Harimurti, Sp.JP(K) merupakan dokter spesialis jantung yang cukup berpengalaman dan berpraktik di tiga rumah sakit, yakni Siloam Hospitals Kebon Jeruk, RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dan RSU Bunda Jakarta. 

Berikut ini jadwal Prof. dr. Ganesja Harimurti, Sp.JP(K) untuk masing-masing rumah sakit. 

Siloam Hospitals Kebon Jeruk

  • Selasa: 12:00 – 14:00
  • Jumat: 12:30 – 12:00
  • Sabtu: 12:30 -14:00

RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita

  • Senin: 08:30 – 11:30
  • Rabu: 09:15 – 10:15 dan 14:00 – 18:00
  • Sabtu: 08:30 -10:30

RSU Bunda Jakarta

  • Senin: 16:00 – selesai
  • Rabu: 19:00 – selesai
  • Kamis: 16:00 – selesai

dr. Yahya Berkahanto Juwana, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D

dr. Yahya Berkahanto Juwana, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang sudah cukup berpengalaman dan berpraktik di tiga rumah sakit di Jakatua, yakni RS Pondok Indah, RS Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto serta RS YARSI.

Berikut ini jadwal dr. Yahya Berkahanto Juwana, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D di RS YARSI:

  • Selasa: 14:00 – 17:00
  • Rabu: 14:00 – 17:00
  • Jumat: 17:00 – 19:00

Untuk jadwal praktik di RS Pondok Indah dan RS Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto kamu bisa menghubungi call center masing-masing rumah sakit. 

dr. Yeo Hans Cahyadi, Sp.JP, FIHA, FESC, Ph.D

dr. Yeo Hans Cahyadi, Sp.JP, FIHA, FESC, Ph.D merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang berpraktek di RS Husada dan RS Gading Pluit. 

Berikut ini jadwal dr. Yeo Hans Cahyadi, Sp.JP, FIHA, FESC, Ph.D di masing-masing rumah sakit.

RS Husada

  • Senin: 17:30 – selesai
  • Selasa: 17:30 – selesai
  • Rabu: 17:30 – selesai
  • Kamis: 17:30 – selesai
  • Jumat: 17:30 – selesai
  • Sabtu: 15:00 – selesai

RS Gading Pluit

  • Senin: 08:00 – 13:00

dr. Uvitha Yulistin Suchyar, Sp.JP

dr. Uvitha Yulistin Suchyar, Sp.JP merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang berpraktik di RS Yarsi Cempaka Putih. 

Berikut ini jadwal dr. Uvitha Yulistin Suchyar, Sp.JP di RS Yarsi Cempaka Putih.

  • Selasa: 16:00 – 20:00
  • Rabu: 16:00 – 20:00
  • Kamis: 16:00 – 20:00
  • Jumat: 16:00 – 20:00

Prof. Dr. dr. Suryapranata Haryanto, Sp.JP, Ph.D, MD

Prof. Dr. dr. Suryapranata Haryanto, Sp.JP, Ph.D, MD adalah dokter spesialis penyakit jantung yang kini berpraktik di Siloam Hospitals TB Simatupang. Berikut jadwalnya.

  • Kamis: 11:00 – 14:00

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D merupakan dokter spesialis penyakit jantung yang kini berpraktik di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita dan Brawijaya Hospital Saharjo. Berikut masing-masing jadwal praktiknya. 

RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita

  • Selasa: 08:30 – 10:30
  • Rabu: 09:00 – 12:00
  • Kamis: 13:00 – 14:00
  • Jumat: 13:30 – 15:30
  • Sabtu: 16:00 – 18:00

Nah, itu dia beberapa rekomendasi dokter spesialis jantung terbaik di Jakarta yang memiliki pengalaman mumpuni. Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa menghubungi masing-masing call center rumah sakit, ya.

Jenis-jenis Ruam pada Kulit

Ruam kulit merupakan perubahan yang terjadi pada kulit berupa noda kemerahan, bintil, hingga luka melepuh akibat iritasi atau peradangan. Penyebab ruam merah pada kulit biasanya karena gigitan serangga, penyakit, reaksi alergi, atau efek samping obat dan produk perawatan kulit. Ruam kulit ada yang muncul tiba-tiba, ada juga yang muncul bertahap dalam beberapa hari.

Obat biang keringat alami ada berbagai macam, salah satunya lidah buaya.

Kebanyakan jenis ruam kulit hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam beberapa hari. Namun, ada juga jenis ruam kulit yang membutuhkan penanganan intensif untuk benar-benar hilang.

Jenis Ruam Kulit

Ruam kulit memiliki karakteristik yang beragam, tergantung pada penyebab ruam kulit tersebut. Di bawah ini adalah sejumlah penyakit penyebab ruam merah pada kulit yang sering terjadi pada orang dewasa dan anak-anak, berikut karakteristiknya masing-masing.

Ruam kulit pada orang dewasa

Beberapa penyakit pada orang dewasa yang menimbulkan gejala berupa ruam kulit adalah:

1. Herpes zoster

Herpes zoster (cacar api atau cacar ular) adalah penyakit kulit akibat infeksi virus. Ruam herpes zoster menimbulkan rasa nyeri, perih, gatal, atau kesemutan. Ruam cenderung hanya muncul di salah satu sisi tubuh dengan pola yang terlihat segaris.

Kemunculan ruam pada herpes zoster atau herpes kulit akan diikuti bintik merah yang berisi cairan. Seiring waktu, bintil akan berkembang menjadi luka lepuh yang mudah pecah dan meninggalkan luka berkerak di permukaan kulit.

2. Herpes genital (herpes simplex)

Herpes simplex adalah infeksi menular yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik melalui vagina (vaginal), mulut (oral), maupun dubur (anal). Ruam pada herpes simplex muncul di mulut atau area selangkangan. Ruam yang muncul berupa luka lepuh yang mudah pecah dan menyisakan koreng.

3. Kurap

Kurap adalah infeksi jamur di kulit. Ruam dapat muncul di kulit tubuh, kulit kepala, selangkangan, atau di kuku. Ruam kurap berbentuk cincin yang tebal di bagian tepi dan bersisik di tengahnya. Ruam bisa terasa gatal atau perih, serta menyebabkan kulit melepuh atau mengelupas. Ruam ini juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

4. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit akibat paparan zat pemicu alergi (alergen) atau zat yang mengiritasi (iritan), misalnya debu, polusi, atau produk kosmetik. Ruam dermatitis kontak terasa kasar dan gatal bila disentuh. Ruam juga bisa menggelembung dan mengeluarkan nanah bila pecah, sehingga meninggalkan bekas luka seperti kerak.

Ruam dermatitis kontak muncul beberapa menit atau jam setelah kulit terpapar alergen atau zat iritan. Biasanya, ruam ini bertahan selama 2 minggu sampai 1 bulan.

Ruam kulit pada anak-anak

Berikut ini adalah beberapa contoh ruam kulit yang sering terjadi pada anak-anak:

1. Ruam popok

Ruam popok adalah iritasi atau peradangan pada kulit bokong paha dan selangkangan, akibat terlalu lama menggunakan popok. Ruam popok ditandai dengan kulit yang tampak kemerahan dan hangat bila disentuh.

Ruam popok dapat disertai bintik merah serta kulit bersisik dan mengelupas. Pada ruam popok yang disebabkan oleh infeksi, ruam bisa berkembang menjadi luka lepuh atau benjolan berisi nanah yang mudah pecah.

2. Campak

Campak adalah jenis penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Ruam campak awalnya berupa bintik merah kecil di wajah atau leher, kemudian menyatu membentuk ruam besar dan menyebar ke seluruh tubuh. Pada sebagian penderita, ruam campak bisa terasa gatal.

3. Cacar air

Cacar air adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Cacar air ditandai dengan ruam merah menonjol di seluruh tubuh. Seiring waktu, ruam yang gatal ini berkembang menjadi luka lepuh berisi cairan yang mudah pecah. Bekas luka lepuh tadi kemudian menjadi koreng yang akan sembuh dalam beberapa hari.

4. Flu Singapura

Flu Singapura atau hand-foot-and-mouth disease adalah infeksi virus yang menular pada anak-anak. Ruam pada flu Singapura terkadang berupa luka melepuh yang berisi cairan. Ruam ini muncul di telapak tangan, telapak kaki, dan di dalam mulut.

Jika kamu merasakan penyebab ruam merah pada kulit milikmu seperti di atas, jangan ragu untuk segera periksa ke dokter ya!

Waspada Penyakit Meckel Diverticulum pada Bayi Anda

Divertikulum kondisi abnormal yang menyebabkan usus mengalami peradangan atau infeksi dan terjadi pada bagian divertikula. Meckel Divertikulum adalah kantung yang terbentuk di sepanjang saluran pencernaan, terutama di usus besar (kolon). Divertikula sudah ada sejak lahir dan sebenarnya bukanlah salah satu organ tubuh. Oleh karena itu jika, seorang bayi memiliki meckel divertikulum sejak lahir, mereka akan mengalami masalah pencernaan yang cukup serius.

Divertikulum Meckel biasanya berkembang antara minggu kelima dan ketujuh selama masa kehamilan atau perkembangan janin. Kondisi ini akan muncul saat bayi lahir dan dapat diklasifikasikan sebagai masalah kesehatan bawaan.

Apa saja gejala meckel divertikulum?

Gejala meckel divertikulum berhubungan dengan jenis divertikulum yang Anda miliki. Pada 95% orang dengan kondisi ini, divertikulum yang berkembang terdiri dari sel-sel usus. Akibatnya, divertikulum berfungsi sebagai bagian normal dari usus. Jenis divertikulum ini mungkin tidak menimbulkan gejala yang signifikan.

Akan tetapi, dalam kasus lain, divertikulum dapat terdiri dari sel lambung atau pankreas. Jika ini terjadi, divertikulum akan berfungsi berbeda dari usus. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan gejala signifikan seperti:

  • Penyumbatan usus.
  • Pendarahan ke dalam usus yang mengakibatkan tinja berdarah.
  • Peradangan di usus.
  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan pada daerah perut yang berkisar dari ringan sampai berat.
  • Mual dan muntah.
  • Anemia.

Pada bayi dengan kondisi tersebut lebih cenderung mengalami penyumbatan di ususnya. Pendarahan usus dan tinja berdarah lebih sering terjadi pada anak-anak yang lebih tua dengan kondisi tersebut.

Sebagian besar kasus meckel divertikulum menimpa sebenarnya dapat diidentifikasi dan dilakukan perawatan apabila pasien tersebut berusia anak-anak sebelum 10 tahun, supaya tidak semakin berdampak negatif hingga dewasa.

Meckel divertikulum dapat menyebabkan gejala sporadis. Ketika ini terjadi, Anda mungkin melihat darah di tinja selama beberapa hari, diikuti dengan periode tinja yang normal. Gejala yang tidak menentu dapat membuat kondisi tersebut sulit didiagnosa oleh dokter.

Bahkan, dalam kasus yang jarang terjadi, anak Anda bisa mengalami perdarahan berlebihan dan mengancam jiwa. Jika ini terjadi, operasi darurat mungkin diperlukan untuk mengangkat divertikulum.

Bagaimana meckel divertikulum didiagnosis?

Bicaralah dengan dokter jika Anda atau anak memiliki gejala meckel divertikulum. Dokter akan merekomendasikan beberapa tes berbeda untuk memastikan diagnosis. Tes darah akan menentukan apakah jumlah sel darah merah rendah atau tidak. Tes ini akan membantu dokter menentukan apakah terjadi pendarahan di usus. Selain itu, dokter mungkin akan memeriksa kotoran tinja. Dalam tes ini, sampel tinja akan dianalisis untuk melihat apakah mengandung darah.

Selanjutnya, dokter akan memeriksa pemindaian teknesium. Tes ini menggunakan pewarna yang bisa dilihat dengan kamera khusus. Pewarna akan disuntikkan ke pembuluh darah dan akan terkumpul di sekitar divertikulum. Tes ini akan membantu dokter untuk melihat kantong di usus. Hasil tes ini dapat mengkonfirmasi keberadaan ada tidaknya meckel divertikulum.

Beberapa orang mungkin mengalami pendarahan aktif di usus mereka akibat meckel divertikulum. Kondisi ini mungkin menyulitkan untuk melihat divertikulum melalui pemindaian teknesium. Jika ini terjadi, dokter mungkin perlu melakukan tes yang berbeda untuk memastikan diagnosis, seperti kolonoskopi atau endoskopi gastrointestinal bagian atas. Tes ini menggunakan kamera untuk memvisualisasikan divertikulum.

Bagaimana pengobatan meckel divertikulum?

Orang yang memiliki meckel divertikulum tetapi tidak punya gejala apa pun tidak memerlukan pengobatan. Sedangkan, mereka yang mengalami gejala akibat kondisi tersebut mungkin perlu menjalani operasi untuk mengangkat divertikulum. Pembedahan biasanya mencakup pengangkatan divertikulum dan perbaikan usus.

Jika usus sudah terlanjur rusak akibat divertikulum, bagian usus yang rusak mungkin juga perlu diangkat. Orang yang mengalami kehilangan darah akibat meckel divertikulum mungkin juga memerlukan terapi zat besi atau transfusi darah untuk menggantikan darah yang hilang.

Pembedahan untuk memperbaiki meckel divertikulum biasanya dikaitkan dengan risiko komplikasi yang rendah. Namun, beberapa komplikasi bisa timbul setelah operasi. Secara khusus, jaringan parut dapat berkembang, yang menyebabkan penyumbatan usus. Penyumbatan usus bisa mengancam jiwa dan mungkin memerlukan pembedahan tambahan untuk menghilangkan penyumbatan.

Pertolongan Pertama Jika Seseorang Nyeri Dada Sebelah Kanan

Nyeri Dada Sebelah Kanan

Ada banyak kemungkinan di balik rasa nyeri dada sebelah kanan, mulai dari hal yang sepele seperti stres atau masalah psikologis lain, hingga kondisi medis yang terbilang parah. Upaya terbaik untuk mengatasi nyeri dada yang dialami tak lain adalah mendatangi dokter.

Namun, tak ada salahnya jika seseorang berupaya mengatasi masalah ini dengan hal-hal yang lebih sederhana. Ya, semacam melakukan pertolongan pertamalah. Syukur-syukur jika upaya yang dilakukan itu bisa langsung meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakan. Tak ada salahnya untuk mencoba ‘kan?

Jika kamu tertarik dengan cara-cara yang disinggung di atas, ada baiknya kamu membaca artikel ini sampai habis. Karena di bawah ini terdapat beberapa upaya tersebut, antara lain:

  • Minum air atau minuman hangat

Gas berlebih yang ada di dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab nyeri dada sebelah kanan yang umum. Minum minuman hangat bisa meredakan dan mengurangi gas dan kembung, sehingga rasa nyeri di dada juga bisa berkurang. Oleh karena itu dianjurkan untuk meminum teh atau susu hangat untuk meredakan dada yang terasa nyeri. Minimal sekali dianjurkan seseorang minum air putih hangat.

  • Mengompres dengan es

Jika meminum air atau minuman hangat tak juga meredakan nyeri dada sebelah kanan, mungkin penyebab nyeri dada yang dirasakan bukanlah tingginya kadar gas. Nyeri di dada terkadang disebabkan oleh ketegangan otot-otot di bagian dada. 

Beberapa hal yang bisa menyebabkan otot dada menegang antara lain olahraga angkat besi atau bahkan membawa atau menggendong barang-barang yang cukup berat. Sedangkan penyebab lainnya adalah costochondritis, yaitu terjadinya peradangan di dinding dada.

Kondisi ini sering kali menjadi sumber nyeri dada yang parah. Sebagai penanganan sederhana sakit dada sebelah kanan akibat kondisi ini, kamu bisa mengompresnya menggunakan es selama beberapa waktu. Mengompres dada dengan es bisa mengurangi ketegangan otot dan peradangan di dada sehingga rasa sakit akan berkurang.

  • Cobalah cuka apel

Cuka apel bisa menjadi salah satu obat sakit dada alami yang bisa kamu coba. Meskipun bisa menimbulkan rasa mulas ketika meminumnya, tetapi cuka apel baik untuk menangani masalah sakit dada akibat asam lambung yang naik.

Beberapa orang yang mengalami sakit dada, disebabkan karena perut yang tidak menghasilkan cukup asam sehingga akhirnya asam lambung pun naik. Dalam kasus ini, cuka sari apel dapat membantu meredakan kondisi dengan cara meningkatkan jumlah asam dalam perut. 

Senyawa cuka apel yang bernama asam asetat inilah yang bisa mendorong naiknya asam di perut dan kemudian mengembalikan kondisi seperti sedia kala. Kalau sudah begini, ada kemungkinan nyeri dada sebelah kanan akan berangsur membaik.

  • Berharap pada khasiat kacang almond

Kacang almond digadang-gadang bisa meredakan sakit dada akibat masalah lambung yang membuat bagian dada terasa nyeri. Meskipun belum ada penjelasan pasti, tetapi kandungan dalam kacang almond dipercaya dapat meringankan gejala asam lambung yang naik.

Salah satu kandungan pada kacang almond adalah zat alkali yang dapat meringankan dan menetralkan asam lambung. Tetapi, di lain sisi kandungan kacang almond juga mengandung lemak yang tinggi. Namun lemak baik dalam kacang almond dapat membuat asam lambung cepat menurun ke dalam lambung.

Itulah beberapa hal yang dapat diupayakan seseorang untuk meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakannya. Cara-cara alternatif tersebut bisa saja tidak bekerja jika nyeri dada sebelah kanan disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih kompleks. Kalau sudah begitu, tak ada jalan lain kecuali meminta bantuan dokter di fasilitas kesehatan.