Tips Membeli dan Merawat Termometer Telinga

Termometer telinga atau termometer timpani (Tympanic thermometers) menjadi salah satu peralatan medis yang wajib ada di rumah. Alat ini berguna untuk mengecek suhu tubuh anggota keluarga yang sedang mengalami demam. Harapannya dengan memantau suhu tubuh, dapat menentukan aksi selanjutnya. Misalnya jika suhu tubuh si kecil masih tinggi kamu bisa memberikan obat penurun panas atau mengunjungi dokter. Jika suhu sudah turun, kamu bisa memberikan makanan sehat untuk si kecil agar lekas sembuh.

Termometer timpani merupakan alat yang bisa digunakan dalam jangka panjang. Artinya, penggunaannya tidak hanya satu kali pakai saja. Untuk memastikan kondisi termometer timpani tetap awet dan mempunyai usia pakai lebih lama, maka kamu harus mengetahui tips membeli dan merawat termometer timpani tersebut. Berikut ini adalah tips yang harus kamu tahu!
Tips membeli termometer timpani
Sebelum memiliki termometer timpani, ada baiknya kamu melakukan riset terhadap berbagai macam produk termometer. Hal ini agar kamu bisa mengetahui fitur yang tersedia hingga harga yang dari produk.

Beli di toko resmi atau toko peralatan medis
Untuk memastikan bahwa termometer yang kamu beli asli dan bukan tiruan, pastikan kamu membeli di toko resmi peralatan medis ya. Kamu juga bisa mengunjungi apotek terdekat untuk mendapatkan termometer. Hindari untuk membeli secara online apabila kamu belum yakin dengan toko online tersebut.

Pilih yang berujung melengkung
Cari dan pilih termometer timpani yang mempunyai ujung melengkung. Hal ini agar mudah dimasukkan ke dalam daun telinga. Ujung yang lurus biasanya akan sulit untuk masuk ke area dalam telinga.

Baca cara penggunaan sebelum membeli
Ada baiknya kamu membaca aturan pakai termometer sebelum membeli. Hal ini agar kamu paham siapa saja yang bisa menggunakan alat tersebut. Untuk beberapa termometer hanya bisa digunakan pada orang dewasa dan anak-anak. Bahkan bayi baru lahir tidak bisa menggunakan termometer timpani, karena lubang telinganya yang masih sempit.
Tips merawat termometer telinga
Memiliki termometer di rumah bisa menjadi hal yang dibutuhkan, apalagi saat anggota keluarga ada yang sedang demam. Dikarenakan peran termometer yang signifikan penting, maka kamu harus tahu bagaimana merawat alat ini.

Masukkan ke dalam kotak
Penggunaan termometer timpani adalah dengan memasukkan ujungnya ke dalam lubang telinga. Jadi, kamu harus menyimpannya kembali ke dalam kotak setelah selesai menggunakan termometer agar tidak jatuh dan terkontaminasi kuman.

Simpan di area yang kering dan jauhi dari sinar matahari
Agar menjaga termometer tetap awet dan tidak merusak sistem di dalamnya, kamu harus menjauhkan termometer dari panas matahari. Jadi, simpan termometer timpani di tempat yang jauh dari sinar matahari langsung ya.

Jauhkan dari jangkauan anak kecil
Jauhkan termometer timpani dari jangkauan anak kecil. Tujuannya agar si kecil tidak menyalahgunakan alat tersebut. Anak kecil belum memahami secara detail fungsi termometer. Maka dari itu simpan di tempat yang aman ya.

Jauhkan dari aliran listrik dan magnet
Ada baiknya kamu menjauhkan termometer dari sumber listrik atau magnet. Hal ini bertujuan agar termometer bisa tetap awet dan tidak cepat rusak.

Bersihkan setelah selesai digunakan
Untuk memastikan termometer tetap higienis dan steril, pastikan kamu untuk membersihkannya setelah selesai menggunakan. Kamu bisa menggunakan tisu untuk mengelap setiap sisi dan bagian dari termometer.

Membeli termometer telinga bisa menjadi pilihan terbaik untuk kebutuhan keluarga. Namun, kamu juga perlu merawatnya dengan baik agar tidak cepat rusak ya.

Rekomendasi Dokter Spesialis Penyakit Jantung Terbaik di Jakarta

Ada banyak dokter spesialis jantung terbaik di Jakarta dengan pengalaman menangani berbagai keluhan jantung selama puluhan tahun. 

Dokter spesialis penyakit jantung biasanya menangani berbagai masalah yang berkaitan dengan jantung dan juga pembuluh darah, seperti jantung koroner, penyakit pembuluh darah, penyakit aorta, hingga gagal jantung.

Dalam melakukan diagnosanya, dokter spesialis jantung akan menggunakan beberapa metode seperti pemeriksaan EKG, rontgen, ct scan, MRI, hingga tes darah bergantung pada keluhan yang dialami oleh pasien. 

Berikut ini beberapa rekomendasi dokter spesialis penyakit jantung terbaik di Jakarta. 

Prof. dr. Ganesja Harimurti, Sp.JP(K)

Prof. dr. Ganesja Harimurti, Sp.JP(K) merupakan dokter spesialis jantung yang cukup berpengalaman dan berpraktik di tiga rumah sakit, yakni Siloam Hospitals Kebon Jeruk, RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, dan RSU Bunda Jakarta. 

Berikut ini jadwal Prof. dr. Ganesja Harimurti, Sp.JP(K) untuk masing-masing rumah sakit. 

Siloam Hospitals Kebon Jeruk

  • Selasa: 12:00 – 14:00
  • Jumat: 12:30 – 12:00
  • Sabtu: 12:30 -14:00

RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita

  • Senin: 08:30 – 11:30
  • Rabu: 09:15 – 10:15 dan 14:00 – 18:00
  • Sabtu: 08:30 -10:30

RSU Bunda Jakarta

  • Senin: 16:00 – selesai
  • Rabu: 19:00 – selesai
  • Kamis: 16:00 – selesai

dr. Yahya Berkahanto Juwana, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D

dr. Yahya Berkahanto Juwana, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang sudah cukup berpengalaman dan berpraktik di tiga rumah sakit di Jakatua, yakni RS Pondok Indah, RS Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto serta RS YARSI.

Berikut ini jadwal dr. Yahya Berkahanto Juwana, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D di RS YARSI:

  • Selasa: 14:00 – 17:00
  • Rabu: 14:00 – 17:00
  • Jumat: 17:00 – 19:00

Untuk jadwal praktik di RS Pondok Indah dan RS Bhayangkara Tingkat I Raden Said Sukanto kamu bisa menghubungi call center masing-masing rumah sakit. 

dr. Yeo Hans Cahyadi, Sp.JP, FIHA, FESC, Ph.D

dr. Yeo Hans Cahyadi, Sp.JP, FIHA, FESC, Ph.D merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang berpraktek di RS Husada dan RS Gading Pluit. 

Berikut ini jadwal dr. Yeo Hans Cahyadi, Sp.JP, FIHA, FESC, Ph.D di masing-masing rumah sakit.

RS Husada

  • Senin: 17:30 – selesai
  • Selasa: 17:30 – selesai
  • Rabu: 17:30 – selesai
  • Kamis: 17:30 – selesai
  • Jumat: 17:30 – selesai
  • Sabtu: 15:00 – selesai

RS Gading Pluit

  • Senin: 08:00 – 13:00

dr. Uvitha Yulistin Suchyar, Sp.JP

dr. Uvitha Yulistin Suchyar, Sp.JP merupakan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah yang berpraktik di RS Yarsi Cempaka Putih. 

Berikut ini jadwal dr. Uvitha Yulistin Suchyar, Sp.JP di RS Yarsi Cempaka Putih.

  • Selasa: 16:00 – 20:00
  • Rabu: 16:00 – 20:00
  • Kamis: 16:00 – 20:00
  • Jumat: 16:00 – 20:00

Prof. Dr. dr. Suryapranata Haryanto, Sp.JP, Ph.D, MD

Prof. Dr. dr. Suryapranata Haryanto, Sp.JP, Ph.D, MD adalah dokter spesialis penyakit jantung yang kini berpraktik di Siloam Hospitals TB Simatupang. Berikut jadwalnya.

  • Kamis: 11:00 – 14:00

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D

dr. Suko Adiarto, Sp.JP(K), FIHA, Ph.D merupakan dokter spesialis penyakit jantung yang kini berpraktik di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita dan Brawijaya Hospital Saharjo. Berikut masing-masing jadwal praktiknya. 

RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita

  • Selasa: 08:30 – 10:30
  • Rabu: 09:00 – 12:00
  • Kamis: 13:00 – 14:00
  • Jumat: 13:30 – 15:30
  • Sabtu: 16:00 – 18:00

Nah, itu dia beberapa rekomendasi dokter spesialis jantung terbaik di Jakarta yang memiliki pengalaman mumpuni. Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa menghubungi masing-masing call center rumah sakit, ya.

Jenis-jenis Ruam pada Kulit

Ruam kulit merupakan perubahan yang terjadi pada kulit berupa noda kemerahan, bintil, hingga luka melepuh akibat iritasi atau peradangan. Penyebab ruam merah pada kulit biasanya karena gigitan serangga, penyakit, reaksi alergi, atau efek samping obat dan produk perawatan kulit. Ruam kulit ada yang muncul tiba-tiba, ada juga yang muncul bertahap dalam beberapa hari.

Obat biang keringat alami ada berbagai macam, salah satunya lidah buaya.

Kebanyakan jenis ruam kulit hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam beberapa hari. Namun, ada juga jenis ruam kulit yang membutuhkan penanganan intensif untuk benar-benar hilang.

Jenis Ruam Kulit

Ruam kulit memiliki karakteristik yang beragam, tergantung pada penyebab ruam kulit tersebut. Di bawah ini adalah sejumlah penyakit penyebab ruam merah pada kulit yang sering terjadi pada orang dewasa dan anak-anak, berikut karakteristiknya masing-masing.

Ruam kulit pada orang dewasa

Beberapa penyakit pada orang dewasa yang menimbulkan gejala berupa ruam kulit adalah:

1. Herpes zoster

Herpes zoster (cacar api atau cacar ular) adalah penyakit kulit akibat infeksi virus. Ruam herpes zoster menimbulkan rasa nyeri, perih, gatal, atau kesemutan. Ruam cenderung hanya muncul di salah satu sisi tubuh dengan pola yang terlihat segaris.

Kemunculan ruam pada herpes zoster atau herpes kulit akan diikuti bintik merah yang berisi cairan. Seiring waktu, bintil akan berkembang menjadi luka lepuh yang mudah pecah dan meninggalkan luka berkerak di permukaan kulit.

2. Herpes genital (herpes simplex)

Herpes simplex adalah infeksi menular yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik melalui vagina (vaginal), mulut (oral), maupun dubur (anal). Ruam pada herpes simplex muncul di mulut atau area selangkangan. Ruam yang muncul berupa luka lepuh yang mudah pecah dan menyisakan koreng.

3. Kurap

Kurap adalah infeksi jamur di kulit. Ruam dapat muncul di kulit tubuh, kulit kepala, selangkangan, atau di kuku. Ruam kurap berbentuk cincin yang tebal di bagian tepi dan bersisik di tengahnya. Ruam bisa terasa gatal atau perih, serta menyebabkan kulit melepuh atau mengelupas. Ruam ini juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain.

4. Dermatitis kontak

Dermatitis kontak adalah peradangan pada kulit akibat paparan zat pemicu alergi (alergen) atau zat yang mengiritasi (iritan), misalnya debu, polusi, atau produk kosmetik. Ruam dermatitis kontak terasa kasar dan gatal bila disentuh. Ruam juga bisa menggelembung dan mengeluarkan nanah bila pecah, sehingga meninggalkan bekas luka seperti kerak.

Ruam dermatitis kontak muncul beberapa menit atau jam setelah kulit terpapar alergen atau zat iritan. Biasanya, ruam ini bertahan selama 2 minggu sampai 1 bulan.

Ruam kulit pada anak-anak

Berikut ini adalah beberapa contoh ruam kulit yang sering terjadi pada anak-anak:

1. Ruam popok

Ruam popok adalah iritasi atau peradangan pada kulit bokong paha dan selangkangan, akibat terlalu lama menggunakan popok. Ruam popok ditandai dengan kulit yang tampak kemerahan dan hangat bila disentuh.

Ruam popok dapat disertai bintik merah serta kulit bersisik dan mengelupas. Pada ruam popok yang disebabkan oleh infeksi, ruam bisa berkembang menjadi luka lepuh atau benjolan berisi nanah yang mudah pecah.

2. Campak

Campak adalah jenis penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Ruam campak awalnya berupa bintik merah kecil di wajah atau leher, kemudian menyatu membentuk ruam besar dan menyebar ke seluruh tubuh. Pada sebagian penderita, ruam campak bisa terasa gatal.

3. Cacar air

Cacar air adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster. Cacar air ditandai dengan ruam merah menonjol di seluruh tubuh. Seiring waktu, ruam yang gatal ini berkembang menjadi luka lepuh berisi cairan yang mudah pecah. Bekas luka lepuh tadi kemudian menjadi koreng yang akan sembuh dalam beberapa hari.

4. Flu Singapura

Flu Singapura atau hand-foot-and-mouth disease adalah infeksi virus yang menular pada anak-anak. Ruam pada flu Singapura terkadang berupa luka melepuh yang berisi cairan. Ruam ini muncul di telapak tangan, telapak kaki, dan di dalam mulut.

Jika kamu merasakan penyebab ruam merah pada kulit milikmu seperti di atas, jangan ragu untuk segera periksa ke dokter ya!

Waspada Penyakit Meckel Diverticulum pada Bayi Anda

Divertikulum kondisi abnormal yang menyebabkan usus mengalami peradangan atau infeksi dan terjadi pada bagian divertikula. Meckel Divertikulum adalah kantung yang terbentuk di sepanjang saluran pencernaan, terutama di usus besar (kolon). Divertikula sudah ada sejak lahir dan sebenarnya bukanlah salah satu organ tubuh. Oleh karena itu jika, seorang bayi memiliki meckel divertikulum sejak lahir, mereka akan mengalami masalah pencernaan yang cukup serius.

Divertikulum Meckel biasanya berkembang antara minggu kelima dan ketujuh selama masa kehamilan atau perkembangan janin. Kondisi ini akan muncul saat bayi lahir dan dapat diklasifikasikan sebagai masalah kesehatan bawaan.

Apa saja gejala meckel divertikulum?

Gejala meckel divertikulum berhubungan dengan jenis divertikulum yang Anda miliki. Pada 95% orang dengan kondisi ini, divertikulum yang berkembang terdiri dari sel-sel usus. Akibatnya, divertikulum berfungsi sebagai bagian normal dari usus. Jenis divertikulum ini mungkin tidak menimbulkan gejala yang signifikan.

Akan tetapi, dalam kasus lain, divertikulum dapat terdiri dari sel lambung atau pankreas. Jika ini terjadi, divertikulum akan berfungsi berbeda dari usus. Kondisi inilah yang dapat menyebabkan gejala signifikan seperti:

  • Penyumbatan usus.
  • Pendarahan ke dalam usus yang mengakibatkan tinja berdarah.
  • Peradangan di usus.
  • Rasa sakit atau ketidaknyamanan pada daerah perut yang berkisar dari ringan sampai berat.
  • Mual dan muntah.
  • Anemia.

Pada bayi dengan kondisi tersebut lebih cenderung mengalami penyumbatan di ususnya. Pendarahan usus dan tinja berdarah lebih sering terjadi pada anak-anak yang lebih tua dengan kondisi tersebut.

Sebagian besar kasus meckel divertikulum menimpa sebenarnya dapat diidentifikasi dan dilakukan perawatan apabila pasien tersebut berusia anak-anak sebelum 10 tahun, supaya tidak semakin berdampak negatif hingga dewasa.

Meckel divertikulum dapat menyebabkan gejala sporadis. Ketika ini terjadi, Anda mungkin melihat darah di tinja selama beberapa hari, diikuti dengan periode tinja yang normal. Gejala yang tidak menentu dapat membuat kondisi tersebut sulit didiagnosa oleh dokter.

Bahkan, dalam kasus yang jarang terjadi, anak Anda bisa mengalami perdarahan berlebihan dan mengancam jiwa. Jika ini terjadi, operasi darurat mungkin diperlukan untuk mengangkat divertikulum.

Bagaimana meckel divertikulum didiagnosis?

Bicaralah dengan dokter jika Anda atau anak memiliki gejala meckel divertikulum. Dokter akan merekomendasikan beberapa tes berbeda untuk memastikan diagnosis. Tes darah akan menentukan apakah jumlah sel darah merah rendah atau tidak. Tes ini akan membantu dokter menentukan apakah terjadi pendarahan di usus. Selain itu, dokter mungkin akan memeriksa kotoran tinja. Dalam tes ini, sampel tinja akan dianalisis untuk melihat apakah mengandung darah.

Selanjutnya, dokter akan memeriksa pemindaian teknesium. Tes ini menggunakan pewarna yang bisa dilihat dengan kamera khusus. Pewarna akan disuntikkan ke pembuluh darah dan akan terkumpul di sekitar divertikulum. Tes ini akan membantu dokter untuk melihat kantong di usus. Hasil tes ini dapat mengkonfirmasi keberadaan ada tidaknya meckel divertikulum.

Beberapa orang mungkin mengalami pendarahan aktif di usus mereka akibat meckel divertikulum. Kondisi ini mungkin menyulitkan untuk melihat divertikulum melalui pemindaian teknesium. Jika ini terjadi, dokter mungkin perlu melakukan tes yang berbeda untuk memastikan diagnosis, seperti kolonoskopi atau endoskopi gastrointestinal bagian atas. Tes ini menggunakan kamera untuk memvisualisasikan divertikulum.

Bagaimana pengobatan meckel divertikulum?

Orang yang memiliki meckel divertikulum tetapi tidak punya gejala apa pun tidak memerlukan pengobatan. Sedangkan, mereka yang mengalami gejala akibat kondisi tersebut mungkin perlu menjalani operasi untuk mengangkat divertikulum. Pembedahan biasanya mencakup pengangkatan divertikulum dan perbaikan usus.

Jika usus sudah terlanjur rusak akibat divertikulum, bagian usus yang rusak mungkin juga perlu diangkat. Orang yang mengalami kehilangan darah akibat meckel divertikulum mungkin juga memerlukan terapi zat besi atau transfusi darah untuk menggantikan darah yang hilang.

Pembedahan untuk memperbaiki meckel divertikulum biasanya dikaitkan dengan risiko komplikasi yang rendah. Namun, beberapa komplikasi bisa timbul setelah operasi. Secara khusus, jaringan parut dapat berkembang, yang menyebabkan penyumbatan usus. Penyumbatan usus bisa mengancam jiwa dan mungkin memerlukan pembedahan tambahan untuk menghilangkan penyumbatan.

Pertolongan Pertama Jika Seseorang Nyeri Dada Sebelah Kanan

Nyeri Dada Sebelah Kanan

Ada banyak kemungkinan di balik rasa nyeri dada sebelah kanan, mulai dari hal yang sepele seperti stres atau masalah psikologis lain, hingga kondisi medis yang terbilang parah. Upaya terbaik untuk mengatasi nyeri dada yang dialami tak lain adalah mendatangi dokter.

Namun, tak ada salahnya jika seseorang berupaya mengatasi masalah ini dengan hal-hal yang lebih sederhana. Ya, semacam melakukan pertolongan pertamalah. Syukur-syukur jika upaya yang dilakukan itu bisa langsung meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakan. Tak ada salahnya untuk mencoba ‘kan?

Jika kamu tertarik dengan cara-cara yang disinggung di atas, ada baiknya kamu membaca artikel ini sampai habis. Karena di bawah ini terdapat beberapa upaya tersebut, antara lain:

  • Minum air atau minuman hangat

Gas berlebih yang ada di dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab nyeri dada sebelah kanan yang umum. Minum minuman hangat bisa meredakan dan mengurangi gas dan kembung, sehingga rasa nyeri di dada juga bisa berkurang. Oleh karena itu dianjurkan untuk meminum teh atau susu hangat untuk meredakan dada yang terasa nyeri. Minimal sekali dianjurkan seseorang minum air putih hangat.

  • Mengompres dengan es

Jika meminum air atau minuman hangat tak juga meredakan nyeri dada sebelah kanan, mungkin penyebab nyeri dada yang dirasakan bukanlah tingginya kadar gas. Nyeri di dada terkadang disebabkan oleh ketegangan otot-otot di bagian dada. 

Beberapa hal yang bisa menyebabkan otot dada menegang antara lain olahraga angkat besi atau bahkan membawa atau menggendong barang-barang yang cukup berat. Sedangkan penyebab lainnya adalah costochondritis, yaitu terjadinya peradangan di dinding dada.

Kondisi ini sering kali menjadi sumber nyeri dada yang parah. Sebagai penanganan sederhana sakit dada sebelah kanan akibat kondisi ini, kamu bisa mengompresnya menggunakan es selama beberapa waktu. Mengompres dada dengan es bisa mengurangi ketegangan otot dan peradangan di dada sehingga rasa sakit akan berkurang.

  • Cobalah cuka apel

Cuka apel bisa menjadi salah satu obat sakit dada alami yang bisa kamu coba. Meskipun bisa menimbulkan rasa mulas ketika meminumnya, tetapi cuka apel baik untuk menangani masalah sakit dada akibat asam lambung yang naik.

Beberapa orang yang mengalami sakit dada, disebabkan karena perut yang tidak menghasilkan cukup asam sehingga akhirnya asam lambung pun naik. Dalam kasus ini, cuka sari apel dapat membantu meredakan kondisi dengan cara meningkatkan jumlah asam dalam perut. 

Senyawa cuka apel yang bernama asam asetat inilah yang bisa mendorong naiknya asam di perut dan kemudian mengembalikan kondisi seperti sedia kala. Kalau sudah begini, ada kemungkinan nyeri dada sebelah kanan akan berangsur membaik.

  • Berharap pada khasiat kacang almond

Kacang almond digadang-gadang bisa meredakan sakit dada akibat masalah lambung yang membuat bagian dada terasa nyeri. Meskipun belum ada penjelasan pasti, tetapi kandungan dalam kacang almond dipercaya dapat meringankan gejala asam lambung yang naik.

Salah satu kandungan pada kacang almond adalah zat alkali yang dapat meringankan dan menetralkan asam lambung. Tetapi, di lain sisi kandungan kacang almond juga mengandung lemak yang tinggi. Namun lemak baik dalam kacang almond dapat membuat asam lambung cepat menurun ke dalam lambung.

Itulah beberapa hal yang dapat diupayakan seseorang untuk meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakannya. Cara-cara alternatif tersebut bisa saja tidak bekerja jika nyeri dada sebelah kanan disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih kompleks. Kalau sudah begitu, tak ada jalan lain kecuali meminta bantuan dokter di fasilitas kesehatan.

Tahukah Anda Jika Ini Jadi Penyebab Mata Gatal?

penyebab mata gatal

Sering mengucek mata merupakan hal yang sebetulnya tidak baik untuk kesehatan mata. Tetapi tanpa sadar hal itu sering dilakukan. Padahal sering mengucek mata dapat menyebabkan mata gatal dan dampak terburuknya dapat menyebabkan iritasi. Penyebab mata gatal tidak hanya disebabkan karena kebiasaan mengucek mata saja, ada banyak hal lainnya yang dapat menjadi penyebab mata gatal.

Penyebab mata gatal ini bisa disebabkan oleh faktor lingkungan maupun kebiasaan yang Anda lakukan. Berikut ini beberapa penyebab mata gatal yang harus Anda ketahui.

  1. Alergi

Alergi merupakan penyebab mata gatal yang paling umum. Hal ini bisa terjadi karena mata terpapar allergen, seperti debu atau bulu hewan, yang akan memicu jaringan di mata melepaskan zat histamin. Keluarnya zat histamin ini akan menimbulkan reaksi alergi dan salah satunya adalah rasa gatal. Mata gatal akibat alergi juga bisa bersifat musiman, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah subtropis. Alergi dapat terjadi ketika seseorang menghirup serbuk sari yang biasanya akan banyak bertebaran di udara pada musim semi.

  1. Menggunakan lensa kontak

Memakai lensa kontak terlalu lama, tidak membersihkannya dengan baik, atau tidak menggantinya secara teratur, dapat mengiritasi mata. Hal ini bisa membuat mata merah dan gatal. Bahkan pada kasus yang parah, mata juga bisa mengalami pembengkakan hingga hilang penglihatan.

  1. Infeksi

Mata rentan terhadap infeksi virus, bakteri, atau jamur. Semua infeksi tersebut dapat menimbulkan mata gatal. Salah satu infeksi mata yang sering terjadi adalah konjungtivitis. Bukan hanya membuat mata gatal, konjungtivitis juga membuat bagian putih mata berubah menjadi merah muda. Penyakit mata ini sangatlah menular. Infeksi mata lain yang mungkin terjadi, yaitu uveitis atau peradangan pada selaput pelangi mata (iris). Selain gatal, kondisi ini juga dapat menyebabkan nyeri mata dan sensitivitas yang ekstrem terhadap cahaya.

  1. Mata kering

Air mata dapat membuat mata Anda tetap lembap dan segar. Mata pun memproduksi cukup air mata agar mata tidak menjadi kering dan gatal. Namun, beberapa kondisi tertentu membuat produksi air mata cenderung berkurang hingga menyebabkan mata kering. Berbagai kondisi tersebut, yakni penuaan, tersumbatnya saluran atau kelenjar air mata, diabetes, artritis rheumatoid, penggunaan obat-obatan tertentu (antidepresan, dekongestan, obat penurun tekanan darah), dan berada di ruangan berangin ataupun lingkungan yang kelembabannya rendah untuk waktu yang lama. Hal ini bukan hanya membuat mata kering, namun juga terasa sangat gatal.

  1. Peradangan kelopak mata (blefaritis)

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi. Gejala yang timbul akibat blefaritis di antaranya adalah kelopak mata bengkak, merah, dan gatal. Selain itu, blefaritis juga bisa menyebabkan kelopak mata mengeluarkan banyak kotoran kering dan berminyak. Hal ini bisa memperparah rasa gatal. Blefaritis atau peradangan pada kelopak mata bisa menyebabkan mata gatal dan merah. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak kecil di dasar bulu mata tersumbat. Selain gatal, mata juga dapat mengalami pembengkakan dan berair. Blefaritis biasanya tidak menyebabkan kehilangan penglihatan, tapi dapat menjadi masalah kronis yang memicu konjungtivitis dan komplikasi lain.

  1. Kelelahan

Terlalu lama bekerja di depan komputer bisa membuat mata menjadi lelah, terasa kering, atau justru berair terus-menerus. Bahkan, kondisi tersebut terkadang juga disertai sakit kepala dan rasa lelah yang luar biasa. Perlu diketahui pula bahwa mata lebih jarang berkedip saat Anda berada di depan layar komputer atau televisi. Hal inilah yang kemudian membuat mata menjadi kering dan merah. Pastikan untuk beristirahat sejenak setiap beberapa jam atau teteskan obat mata jika diperlukan, agar mata tetap lembap dan sehat.

Nah, itulah beberapa penyebab mata gatal yang bisa Anda hindari guna menjaga kesehatan mata. Mata merupakan organ vital yang harus dijaga kebersihan dan kesehatannya. Jadi, jika mengalami kondisi yang tidak baik pada mata Anda segeralah periksa ke dokter.

Apa Alasan Rontgen Thorax Dilakukan?

Pada beberapa kondisi kesehatan, dokter biasanya akan merekomendasikan untuk melakukan rontgen thorax jika ada sesuatu masalah dengan paru-paru Anda. Umumnya, untuk memeriksakan keadaan paru-paru, dokter membutuhkan bantuan sinar-X atau yang biasa disebut juga X-ray untuk mendapatkan gambaran jelas tentang keadaan di bagian dada. 

Rontgen thorax memeriksa seluruh bagian dada termasuk paru-paru dan jantung

Lalu, apa sebenarnya alasan seseorang harus melakukan rontgen thorax? Untuk mengetahui lebih jelas mengapa seseorang membutuhkan pemeriksaan dada bagian dalam ini, berikut penjelasannya!

Apa itu rontgen thorax?

Rontgen dada atau rontgen thorax adalah tes radiologi yang melibatkan paparan radiasi pada dada sebentar untuk menghasilkan gambar dada dan organ dalam dada. Film X-ray diposisikan pada tubuh yang berlawanan dengan kamera, yang mengirimkan sinar radiasi dalam dosis yang sangat kecil. 

Data radiasi menembus tubuh, ia diserap dalam jumlah yang berbeda-beda oleh jaringan tubuh yang berbeda tergantung pada komposisi jaringan udara, air, darah, tulang, atau otot. Tulang, misalnya menyerap banyak radiasi sinar-X sementara jaringan paru-paru (yang sebagian besar berisi udara) menyerap sangat sedikit, memungkinkan sebagian besar berkas sinar-X melewati paru-paru. 

Fakta rontgen thorax

  • Rontgen dada paling sering digunakan untuk mendeteksi kelainan di paru-paru, tetapi juga dapat mendeteksi kelainan pada jantung, aorta, dan tulang di area dada. 
  • Objek logam ekstra, seperti perhiasan dikeluarkan dari area dada dan leher dilakukan rontgen dada guna menghindari gangguan pada penetrasi sinar-X dan meningkatkan keakuratan interpretasi. 
  • Rontgen thorax dapat digunakan untuk mendiagnosa berbagai kondisi dan penyakit seperti radang selaput dada, edema paru, pneumonia, bronkitis, kista, tumor, kanker, asma, pericarditis, kardiomegali, gagal jantung, pneumotoraks, dan patah tulang. 

Lalu apa alasan melakukan rontgen thorax?

Ada banyak alasan mengapa dokter melakukan rontgen dada. Seringkali prosedur ini dilakukan untuk seseorang dengan gejala sesak napas, batuk, atau nyeri dada. Namun, ada banyak tanda dan gejala lain yang mungkin mendorong dokter untuk memesan rontgen dada. Mereka juga dapat dilakukan sebagai pemeriksaan rutin. 

Terkadang, rontgen thorax diperlukan sebelum operasi untuk melihat apakah ada bukti penyakit jantung atau paru-paru yang mungkin perlu ditangani sebelum prosedur. Ini disebut rontgen dada sebelum operasi (atau persyaratan rontgen dada sebelum operasi). 

Dokter pun akan melakukan rontgen dada untuk:

  • Melihat tulang dada, jantung, dan paru-paru Anda
  • Melihat apakah alat pacu jantung, defibrilator, atau perangkat jantung lainnya yang sudah terpasang
  • Untuk memeriksa kateter dan tabung dada yang mungkin Anda miliki

Apa yang terjadi selama rontgen dada?

Anda tidak perlu melakukan apa pun untuk bersiap-siap. Tetapi Anda perlu memberitahu juga jika Anda hamil. Rontgen dada akan memakan waktu tidak lebih dari 10 hingga 15 menit. Anda harus melepas semua pakaian dan perhiasan Anda dari pinggang ke atas, dan mengenakan pakaian rumah sakit. Dan Anda harus berdiri diam saat menahan napas. 

Prosesnya pun tidak akan menyakitkan dan sederhana. Ini dapat menunjukkan kepada dokter Anda jika Anda memiliki:

  • Cairan di dalam atau di sekitar paru-paru Anda 
  • Hati membesar
  • Masalah pembuluh darah, seperti aneurisma aorta. Ini adalah tonjolan di aorta Anda, pembuluh yang membawa darah dari jantung ke dada dan seterusnya.
  • Penyakit jantung bawaan (masalah jantung sejak lahir)
  • Kalsium menumpuk di jantung atau pembuluh darah, yang bisa membuat serangan jantung bisa terjadi. 

Apakah ada risiko rontgen dada?

Biasanya, sinar-X dapat membuat pasien terkena radiasi dalam jumlah minimal untuk waktu yang singkat. Setiap paparan radiasi memiliki beberapa risiko pada jaringan tubuh. Paparan radiasi dalam sinar-X dada diminimalkan dengan jenis film berkecepatan tinggi yang tidak memerlukan paparan radiasi sebanyak dahulu. 

Wanita yang sedang hamil, terutama pada kehamilan awal, harus memberitahu dokternya, karena janin berisiko mengalami kerusakan akibat teknik radiologi apa pun. Sinar-X biasanya dihindari pada pasien hamil kecuali jika benar-benar diperlukan, dalam hal ini perut pasien akan ditutupi dengan pelindung timbal khusus untuk memblokir radiasi dari janin. Jadi, jika Anda sedang hamil ada baiknya menginformasikan hal tersebut sebelum melakukan rontgen thorax.

Mengenal Penyakit Huntington yang Perlu Kamu Waspadai

Barangkali banyak yang belum mengetahui penyakit Huntington ini. Penyakit Huntington adalah penyakit menurun yang menyebabkan kerusakan sel-sel saraf pada otak yang progresif. Penyakit Huntington juga bisa dikatakan penyakit keturunan yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan dalam berpikir dan bergerak, serta gangguan kejiwaan. 

Seseorang yang menderita penyakit Huntington akan mengalami kesulitan dalam beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara lain, penyakit Huntington akan memburuk secara bertahap dari waktu ke waktu dan dapat berakibat fatal setelah periode 20 tahun. Hal ini disebabkan karena penderitanya sering kali melakukan gerakan-gerakan tak terkendali yang terlihat seperti tarian yang menyentak.

Penyebab Penyakit Huntington

Penyakit Huntington disebabkan oleh kelainan gen yang diturunkan dari orang tua. Penyakit Huntington disebut juga penyakit autosomal dominan, yang artinya seseorang hanya membutuhkan satu salinan dari gen yang rusak untuk menderita penyakit tersebut. 

Salah seorang dari orang tua dengan gen yang rusak dapat meneruskan salinan gen yang rusak atau salinan yang sehat ke anak keturunannya. Sehingga, setiap anak dalam keluarga tersebut memiliki 50 persen kemungkinan mendapat kelainan gen dan menderita penyakit Huntington.

Penyakit Huntington dapat memburuk seiring berjalannya waktu. Penderita penyakit Huntington pada akhirnya membutuhkan bantuan dalam perawatan dalam kehidupan sehari-hari karena berbagai keterbatasan, seperti kehilangan kemampuan berbicara ataupun gangguan makan karena sulit menelan.

Gejala Penyakit Huntington

Gejala yang terjadi pada penyakit Huntington biasanya terjadi rentang usia 30 hingga 50 tahun. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk terjadi lebih awal atau lebih lambat dari usia tersebut. Kondisi ini biasanya berakhir fatal sekitar 15 hingga 20 tahun setelah gejala dimulai. Di bawah ini, beberapa gejala penyakit Huntington yang perlu kamu waspadai: 

  • Kesulitan berkonsentrasi dan mengingat sesuatu;
  • Mengidap depresi;
  • Sering tersandung atau gangguan dalam berjalan dan nampak kikuk;
  • Gerakan menyentak atau gelisah dari anggota tubuh seperti lengan atau kaki yang tidak disadari;
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian;
  • Gangguan menelan, berbicara, dan bernapas;
  • Kesulitan bergerak.

Dari gejala-gejala di atas yang timbul, penderita disarankan menemui dokter jika telah melihat perubahan dalam gerakan, seperti sulit berjalan lurus, keadaan emosi, atau kemampuan mental. Namun perlu dicatat, tanda-tanda dan gejala penyakit Huntington dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi lain di luar yang tertulis di artikel ini. Oleh karena itu, penting mendapatkan diagnosis yang tepat. Pemeriksaan rutin ke dokter juga sangat dianjurkan.

Sebelum berkonsultasi dengan dokter seseorang mungkin memerlukan sesuatu agar konsultasi berjalan dengan lancar. Penderita bisa membantu dokter dengan membuat daftar yang mencakup hal-hal berikut ini:

  • Gejala yang dirimu alami;
  • Perubahan dalam gaya hidup atau stres yang terjadi di hidupmu;
  • Semua obat-obatan, termasuk suplemen makanan yang kamu konsumsi serta dosisnya;
  • Riwayat keluarga penyakit Huntington atau gangguan lain yang menyebabkan gangguan gerak atau kondisi kejiwaan.

Ketika berkonsultasi, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mendiagnosis keadaanmu. Biasanya, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan yang ini:

  • Kapan dirimu mulai mengalami gejala?
  • Apakah gejala dirimu datang terus-menerus atau sesekali?
  • Adakah ada anggota keluarga yang pernah didiagnosis menderita penyakit Huntington?
  • Adakah anggota keluarga yang pernah didiagnosis menderita gangguan gerakan atau gangguan kejiwaan lain?
  • Apakah dirimu mengalami kesulitan melakukan pekerjaan, tugas sekolah, atau tugas sehari-hari?
  • Pernahkah dirimu memperhatikan perubahan suasana hatimu secara umum?
  • Apakah dirimu merasa sedih sepanjang waktu?
  • Pernahkah di dalam benakmu berpikir tentang bunuh diri?

Ya, begitulah definisi, penyebab, gejala, dan waktu yang tepat ke dokter untuk penanganan penyakit Huntington. Informasi ini bisa dijadikan sebagai jalan awal mengenal kondisi medis langka ini lebih mendalam.

10 Penyebab Pandangan Kabur yang Wajib Diketahui

Ketika kualitas penglihatan menurun dan terlihat tidak fokus berarti kamu sedang mengalami pandangan kabur. Hal ini biasanya disebabkan karena ada masalah pada fungsi mata seperti kornea, retina, atau karena saraf optik. 

Dengan menyipitkan mata, pandangan yang kabur biasanya akan jelas dan fokus kembali. Meskipun bukan masalah yang serius, gejala pandangan kabur yang disertai dengan keluhan lain juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada tubuh. Untuk itu jangan pernah diabaikan dan segera menemui dokter untuk pengobatan lebih lanjut.  

Berikut ini beberapa penyebab pandangan pada mata kita kabur dan tidak fokus yang wajib kamu ketahui.

Rabun jauh dan rabun dekat

Miopi (rabun jauh) dan hipermetropi (rabun dekat) merupakan salah satu penyebab pandangan kabur yang umum terjadi.

Miopi terjadi karena kelainan pada struktur mata yang membuat cahaya yang masuk tidak bisa fokus. Sehingga penderitanya tidak bisa melihat objek dari jarak jauh.

Saat kamu bisa mendapatkan pandangan yang fokus hanya dengan menyipitkan mata, bisa jadi kamu mengalami miopi. 

Sedangkan rabun dekat terjadi ketika seseorang tidak bisa melihat objek yang jaraknya dekat dan malah bisa melihat objek yang jaraknya lebih jauh. 

Penggunaan lensa kontak

Beberapa orang mengaku lebih menyukai menggunakan lensa kontak karena bisa membuat mata jadi cantik. Namun, jika penggunaannya tidak tepat malah bisa membuat pandangan jadi kabur. 

Salah satu kebiasaan buruk penggunaan lensa kontak yang berefek pada mata yakni memakai lensa kontak terlalu lama, tidak menjaga kebersihan lensa kontak, hingga menggunakan lensa kontak yang sudah kadaluarsa. 

Katarak

Pandangan buram merupakan salah satu gejala awal seseorang terkena katarak. Hal ini karena protein yang ada di lensa mata menghalangi cahaya yang masuk ke dalam retina. Untuk mengurangi gejala ini, cara yang bisa dilakukan yakni dengan melakukan operasi.  

Ablasi retina

Ablasi retina bisa terjadi karena retina pada mata terlepas dari tempatnya. Penderita ablasi retina kemungkinan akan melihat cahaya dan bintik hitam serta penglihatan yang menjadi buram dan tidak fokus.

Mata lelah

Mata lelah biasanya terjadi karena sering menatap layar gadget terlalu lama. Hal ini membuat pandangan jadi kabur karena mata kelelahan dan jadi tidak fokus. Untuk mengurangi gejala ini, sebaiknya kurangi waktu menatap layar gadget.

Tekanan darah tinggi

Penderita tekanan darah tinggi juga biasanya mengalami pandangan kabur. Hal ini karena stroke mini bisa menyerang mata atau disebut vein occlusion. Pandangan kabur biasanya terjadi hanya pada salah satu bagian mata saja. 

Terjadi benturan ringan

Benturan yang terjadi di kepala juga menjadi penyebab pandangan jadi kabur. Selain itu, hal ini bisa membuat seseorang tidak fokus dan lurus ketika melihat objek.

Konjungtivitis atau pink eye

Konjungtivitis merupakan kondisi peradangan pada bagian konjungtiva yang membuat mata menjadi merah dan juga pandangan jadi buram. 

Hamil

Saat kita hamil juga bisa membuat pandangan jadi kabur dan penglihatan jadi ganda (diplopia). Hal ini biasanya terjadi karena perubahan hormon pada ibu hamil yang membuat ketebalan kornea berubah, sehingga membuat pandangan jadi kabur.

Stres

Mengalami stress juga bisa membuat pandangan jadi buram. Hal ini karena hormon adrenalin menekan mata dan pupil sehingga melebar dan tidak bisa dikendalikan. Pupil mata yang melebar tidak bisa melihat objek dengan jelas. 

Itu dia 10 penyebab umum pandangan kabur. Jika mengalami gejala dengan waktu yang cukup lama sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya.

Mengenal Pneumonia Aspirasi

Pneumonia adalah suatu kondisi pernafasan dimana terjadi peradangan atau infeksi pada paru-paru atau saluran udara yang besar. Pneumonia aspirasi terjadi ketika makanan, air liur, cairan, atau muntahan dihirup ke paru-paru atau saluran udara yang menuju ke paru-paru Anda, alih-alih ditelan ke kerongkongan dan perut.

Pneumonia dapat berkisar dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa. Penyakit ini paling serius untuk bayi dan anak kecil, orang yang berusia lebih dari 65 tahun, dan orang dengan masalah kesehatan atau sistem kekebalan yang lemah.

Seseorang dengan pneumonia aspirasi mungkin menunjukkan gejala kebersihan mulut yang buruk dan membersihkan tenggorokan atau batuk basah setelah makan. Gejala lain dari kondisi ini meliputi:

  • Sakit dada
  • Batuk berdahak berbau busuk, kehijauan atau gelap (dahak), atau dahak yang mengandung nanah atau darah
  • Kelelahan
  • Demam
  • Sesak nafas
  • Desah
  • Bau nafas
  • Berkeringat berlebihan
  • Masalah menelan
  • Kebingungan

Banyak kuman yang dapat menyebabkan pneumonia. Yang paling umum adalah bakteri dan virus di udara yang Anda hirup. Tubuh Anda biasanya mencegah kuman ini menginfeksi paru-paru Anda. Tetapi terkadang kuman ini dapat mengalahkan sistem kekebalan Anda, meskipun kesehatan Anda secara umum baik.

Pneumonia aspirasi lebih mungkin terjadi jika ada sesuatu yang mengganggu refleks muntah normal Anda, seperti cedera otak atau masalah menelan, atau penggunaan alkohol atau obat-obatan secara berlebihan. Jenis bakteri penyebab pneumonia bergantung pada:

  • Kesehatan
  • Di mana Anda tinggal (di rumah atau di fasilitas perawatan jangka panjang, misalnya)
  • Apakah Anda baru saja dirawat di rumah sakit
  • Penggunaan antibiotik Anda baru-baru ini
  • Apakah sistem kekebalan Anda melemah

Faktor resiko menghirup (pneumonia aspirasi) benda asing ke dalam paru-paru adalah:

  • Menjadi kurang waspada karena obat-obatan, penyakit, pembedahan, atau alasan lain
  • Koma
  • Minum alkohol dalam jumlah besar
  • Menerima obat untuk membuat Anda tertidur lelap untuk operasi (anestesi umum)
  • Usia tua
  • Refleks muntah yang buruk pada orang yang tidak waspada (tidak sadar atau setengah sadar) setelah stroke atau cedera otak
  • Masalah saat menelan

Beberapa orang dengan pneumonia aspirasi mungkin perlu dirawat di rumah sakit. Perawatan tergantung pada seberapa parah pneumonia dan seberapa sakit Anda sebelum aspirasi (penyakit kronis). Terkadang ventilator (mesin pernapasan) diperlukan untuk mendukung pernapasan.

Selain itu, jika Anda mengalami pneumonia aspirasi, Anda kemungkinan besar akan menerima antibiotik. Anda mungkin perlu menguji fungsi menelan Anda. Orang yang mengalami kesulitan menelan mungkin perlu menggunakan metode pemberian makan lain untuk mengurangi resiko aspirasi.