Pertolongan Pertama Jika Seseorang Nyeri Dada Sebelah Kanan

Nyeri Dada Sebelah Kanan

Ada banyak kemungkinan di balik rasa nyeri dada sebelah kanan, mulai dari hal yang sepele seperti stres atau masalah psikologis lain, hingga kondisi medis yang terbilang parah. Upaya terbaik untuk mengatasi nyeri dada yang dialami tak lain adalah mendatangi dokter.

Namun, tak ada salahnya jika seseorang berupaya mengatasi masalah ini dengan hal-hal yang lebih sederhana. Ya, semacam melakukan pertolongan pertamalah. Syukur-syukur jika upaya yang dilakukan itu bisa langsung meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakan. Tak ada salahnya untuk mencoba ‘kan?

Jika kamu tertarik dengan cara-cara yang disinggung di atas, ada baiknya kamu membaca artikel ini sampai habis. Karena di bawah ini terdapat beberapa upaya tersebut, antara lain:

  • Minum air atau minuman hangat

Gas berlebih yang ada di dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab nyeri dada sebelah kanan yang umum. Minum minuman hangat bisa meredakan dan mengurangi gas dan kembung, sehingga rasa nyeri di dada juga bisa berkurang. Oleh karena itu dianjurkan untuk meminum teh atau susu hangat untuk meredakan dada yang terasa nyeri. Minimal sekali dianjurkan seseorang minum air putih hangat.

  • Mengompres dengan es

Jika meminum air atau minuman hangat tak juga meredakan nyeri dada sebelah kanan, mungkin penyebab nyeri dada yang dirasakan bukanlah tingginya kadar gas. Nyeri di dada terkadang disebabkan oleh ketegangan otot-otot di bagian dada. 

Beberapa hal yang bisa menyebabkan otot dada menegang antara lain olahraga angkat besi atau bahkan membawa atau menggendong barang-barang yang cukup berat. Sedangkan penyebab lainnya adalah costochondritis, yaitu terjadinya peradangan di dinding dada.

Kondisi ini sering kali menjadi sumber nyeri dada yang parah. Sebagai penanganan sederhana sakit dada sebelah kanan akibat kondisi ini, kamu bisa mengompresnya menggunakan es selama beberapa waktu. Mengompres dada dengan es bisa mengurangi ketegangan otot dan peradangan di dada sehingga rasa sakit akan berkurang.

  • Cobalah cuka apel

Cuka apel bisa menjadi salah satu obat sakit dada alami yang bisa kamu coba. Meskipun bisa menimbulkan rasa mulas ketika meminumnya, tetapi cuka apel baik untuk menangani masalah sakit dada akibat asam lambung yang naik.

Beberapa orang yang mengalami sakit dada, disebabkan karena perut yang tidak menghasilkan cukup asam sehingga akhirnya asam lambung pun naik. Dalam kasus ini, cuka sari apel dapat membantu meredakan kondisi dengan cara meningkatkan jumlah asam dalam perut. 

Senyawa cuka apel yang bernama asam asetat inilah yang bisa mendorong naiknya asam di perut dan kemudian mengembalikan kondisi seperti sedia kala. Kalau sudah begini, ada kemungkinan nyeri dada sebelah kanan akan berangsur membaik.

  • Berharap pada khasiat kacang almond

Kacang almond digadang-gadang bisa meredakan sakit dada akibat masalah lambung yang membuat bagian dada terasa nyeri. Meskipun belum ada penjelasan pasti, tetapi kandungan dalam kacang almond dipercaya dapat meringankan gejala asam lambung yang naik.

Salah satu kandungan pada kacang almond adalah zat alkali yang dapat meringankan dan menetralkan asam lambung. Tetapi, di lain sisi kandungan kacang almond juga mengandung lemak yang tinggi. Namun lemak baik dalam kacang almond dapat membuat asam lambung cepat menurun ke dalam lambung.

Itulah beberapa hal yang dapat diupayakan seseorang untuk meredakan rasa nyeri dada sebelah kanan yang dirasakannya. Cara-cara alternatif tersebut bisa saja tidak bekerja jika nyeri dada sebelah kanan disebabkan oleh masalah kesehatan yang lebih kompleks. Kalau sudah begitu, tak ada jalan lain kecuali meminta bantuan dokter di fasilitas kesehatan.

Tahukah Anda Jika Ini Jadi Penyebab Mata Gatal?

penyebab mata gatal

Sering mengucek mata merupakan hal yang sebetulnya tidak baik untuk kesehatan mata. Tetapi tanpa sadar hal itu sering dilakukan. Padahal sering mengucek mata dapat menyebabkan mata gatal dan dampak terburuknya dapat menyebabkan iritasi. Penyebab mata gatal tidak hanya disebabkan karena kebiasaan mengucek mata saja, ada banyak hal lainnya yang dapat menjadi penyebab mata gatal.

Penyebab mata gatal ini bisa disebabkan oleh faktor lingkungan maupun kebiasaan yang Anda lakukan. Berikut ini beberapa penyebab mata gatal yang harus Anda ketahui.

  1. Alergi

Alergi merupakan penyebab mata gatal yang paling umum. Hal ini bisa terjadi karena mata terpapar allergen, seperti debu atau bulu hewan, yang akan memicu jaringan di mata melepaskan zat histamin. Keluarnya zat histamin ini akan menimbulkan reaksi alergi dan salah satunya adalah rasa gatal. Mata gatal akibat alergi juga bisa bersifat musiman, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah subtropis. Alergi dapat terjadi ketika seseorang menghirup serbuk sari yang biasanya akan banyak bertebaran di udara pada musim semi.

  1. Menggunakan lensa kontak

Memakai lensa kontak terlalu lama, tidak membersihkannya dengan baik, atau tidak menggantinya secara teratur, dapat mengiritasi mata. Hal ini bisa membuat mata merah dan gatal. Bahkan pada kasus yang parah, mata juga bisa mengalami pembengkakan hingga hilang penglihatan.

  1. Infeksi

Mata rentan terhadap infeksi virus, bakteri, atau jamur. Semua infeksi tersebut dapat menimbulkan mata gatal. Salah satu infeksi mata yang sering terjadi adalah konjungtivitis. Bukan hanya membuat mata gatal, konjungtivitis juga membuat bagian putih mata berubah menjadi merah muda. Penyakit mata ini sangatlah menular. Infeksi mata lain yang mungkin terjadi, yaitu uveitis atau peradangan pada selaput pelangi mata (iris). Selain gatal, kondisi ini juga dapat menyebabkan nyeri mata dan sensitivitas yang ekstrem terhadap cahaya.

  1. Mata kering

Air mata dapat membuat mata Anda tetap lembap dan segar. Mata pun memproduksi cukup air mata agar mata tidak menjadi kering dan gatal. Namun, beberapa kondisi tertentu membuat produksi air mata cenderung berkurang hingga menyebabkan mata kering. Berbagai kondisi tersebut, yakni penuaan, tersumbatnya saluran atau kelenjar air mata, diabetes, artritis rheumatoid, penggunaan obat-obatan tertentu (antidepresan, dekongestan, obat penurun tekanan darah), dan berada di ruangan berangin ataupun lingkungan yang kelembabannya rendah untuk waktu yang lama. Hal ini bukan hanya membuat mata kering, namun juga terasa sangat gatal.

  1. Peradangan kelopak mata (blefaritis)

Blefaritis adalah peradangan pada kelopak mata. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh infeksi. Gejala yang timbul akibat blefaritis di antaranya adalah kelopak mata bengkak, merah, dan gatal. Selain itu, blefaritis juga bisa menyebabkan kelopak mata mengeluarkan banyak kotoran kering dan berminyak. Hal ini bisa memperparah rasa gatal. Blefaritis atau peradangan pada kelopak mata bisa menyebabkan mata gatal dan merah. Kondisi ini terjadi ketika kelenjar minyak kecil di dasar bulu mata tersumbat. Selain gatal, mata juga dapat mengalami pembengkakan dan berair. Blefaritis biasanya tidak menyebabkan kehilangan penglihatan, tapi dapat menjadi masalah kronis yang memicu konjungtivitis dan komplikasi lain.

  1. Kelelahan

Terlalu lama bekerja di depan komputer bisa membuat mata menjadi lelah, terasa kering, atau justru berair terus-menerus. Bahkan, kondisi tersebut terkadang juga disertai sakit kepala dan rasa lelah yang luar biasa. Perlu diketahui pula bahwa mata lebih jarang berkedip saat Anda berada di depan layar komputer atau televisi. Hal inilah yang kemudian membuat mata menjadi kering dan merah. Pastikan untuk beristirahat sejenak setiap beberapa jam atau teteskan obat mata jika diperlukan, agar mata tetap lembap dan sehat.

Nah, itulah beberapa penyebab mata gatal yang bisa Anda hindari guna menjaga kesehatan mata. Mata merupakan organ vital yang harus dijaga kebersihan dan kesehatannya. Jadi, jika mengalami kondisi yang tidak baik pada mata Anda segeralah periksa ke dokter.

Apa Alasan Rontgen Thorax Dilakukan?

Pada beberapa kondisi kesehatan, dokter biasanya akan merekomendasikan untuk melakukan rontgen thorax jika ada sesuatu masalah dengan paru-paru Anda. Umumnya, untuk memeriksakan keadaan paru-paru, dokter membutuhkan bantuan sinar-X atau yang biasa disebut juga X-ray untuk mendapatkan gambaran jelas tentang keadaan di bagian dada. 

Rontgen thorax memeriksa seluruh bagian dada termasuk paru-paru dan jantung

Lalu, apa sebenarnya alasan seseorang harus melakukan rontgen thorax? Untuk mengetahui lebih jelas mengapa seseorang membutuhkan pemeriksaan dada bagian dalam ini, berikut penjelasannya!

Apa itu rontgen thorax?

Rontgen dada atau rontgen thorax adalah tes radiologi yang melibatkan paparan radiasi pada dada sebentar untuk menghasilkan gambar dada dan organ dalam dada. Film X-ray diposisikan pada tubuh yang berlawanan dengan kamera, yang mengirimkan sinar radiasi dalam dosis yang sangat kecil. 

Data radiasi menembus tubuh, ia diserap dalam jumlah yang berbeda-beda oleh jaringan tubuh yang berbeda tergantung pada komposisi jaringan udara, air, darah, tulang, atau otot. Tulang, misalnya menyerap banyak radiasi sinar-X sementara jaringan paru-paru (yang sebagian besar berisi udara) menyerap sangat sedikit, memungkinkan sebagian besar berkas sinar-X melewati paru-paru. 

Fakta rontgen thorax

  • Rontgen dada paling sering digunakan untuk mendeteksi kelainan di paru-paru, tetapi juga dapat mendeteksi kelainan pada jantung, aorta, dan tulang di area dada. 
  • Objek logam ekstra, seperti perhiasan dikeluarkan dari area dada dan leher dilakukan rontgen dada guna menghindari gangguan pada penetrasi sinar-X dan meningkatkan keakuratan interpretasi. 
  • Rontgen thorax dapat digunakan untuk mendiagnosa berbagai kondisi dan penyakit seperti radang selaput dada, edema paru, pneumonia, bronkitis, kista, tumor, kanker, asma, pericarditis, kardiomegali, gagal jantung, pneumotoraks, dan patah tulang. 

Lalu apa alasan melakukan rontgen thorax?

Ada banyak alasan mengapa dokter melakukan rontgen dada. Seringkali prosedur ini dilakukan untuk seseorang dengan gejala sesak napas, batuk, atau nyeri dada. Namun, ada banyak tanda dan gejala lain yang mungkin mendorong dokter untuk memesan rontgen dada. Mereka juga dapat dilakukan sebagai pemeriksaan rutin. 

Terkadang, rontgen thorax diperlukan sebelum operasi untuk melihat apakah ada bukti penyakit jantung atau paru-paru yang mungkin perlu ditangani sebelum prosedur. Ini disebut rontgen dada sebelum operasi (atau persyaratan rontgen dada sebelum operasi). 

Dokter pun akan melakukan rontgen dada untuk:

  • Melihat tulang dada, jantung, dan paru-paru Anda
  • Melihat apakah alat pacu jantung, defibrilator, atau perangkat jantung lainnya yang sudah terpasang
  • Untuk memeriksa kateter dan tabung dada yang mungkin Anda miliki

Apa yang terjadi selama rontgen dada?

Anda tidak perlu melakukan apa pun untuk bersiap-siap. Tetapi Anda perlu memberitahu juga jika Anda hamil. Rontgen dada akan memakan waktu tidak lebih dari 10 hingga 15 menit. Anda harus melepas semua pakaian dan perhiasan Anda dari pinggang ke atas, dan mengenakan pakaian rumah sakit. Dan Anda harus berdiri diam saat menahan napas. 

Prosesnya pun tidak akan menyakitkan dan sederhana. Ini dapat menunjukkan kepada dokter Anda jika Anda memiliki:

  • Cairan di dalam atau di sekitar paru-paru Anda 
  • Hati membesar
  • Masalah pembuluh darah, seperti aneurisma aorta. Ini adalah tonjolan di aorta Anda, pembuluh yang membawa darah dari jantung ke dada dan seterusnya.
  • Penyakit jantung bawaan (masalah jantung sejak lahir)
  • Kalsium menumpuk di jantung atau pembuluh darah, yang bisa membuat serangan jantung bisa terjadi. 

Apakah ada risiko rontgen dada?

Biasanya, sinar-X dapat membuat pasien terkena radiasi dalam jumlah minimal untuk waktu yang singkat. Setiap paparan radiasi memiliki beberapa risiko pada jaringan tubuh. Paparan radiasi dalam sinar-X dada diminimalkan dengan jenis film berkecepatan tinggi yang tidak memerlukan paparan radiasi sebanyak dahulu. 

Wanita yang sedang hamil, terutama pada kehamilan awal, harus memberitahu dokternya, karena janin berisiko mengalami kerusakan akibat teknik radiologi apa pun. Sinar-X biasanya dihindari pada pasien hamil kecuali jika benar-benar diperlukan, dalam hal ini perut pasien akan ditutupi dengan pelindung timbal khusus untuk memblokir radiasi dari janin. Jadi, jika Anda sedang hamil ada baiknya menginformasikan hal tersebut sebelum melakukan rontgen thorax.

Mengenal Penyakit Huntington yang Perlu Kamu Waspadai

Barangkali banyak yang belum mengetahui penyakit Huntington ini. Penyakit Huntington adalah penyakit menurun yang menyebabkan kerusakan sel-sel saraf pada otak yang progresif. Penyakit Huntington juga bisa dikatakan penyakit keturunan yang menyebabkan penderitanya mengalami gangguan dalam berpikir dan bergerak, serta gangguan kejiwaan. 

Seseorang yang menderita penyakit Huntington akan mengalami kesulitan dalam beraktivitas dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sementara lain, penyakit Huntington akan memburuk secara bertahap dari waktu ke waktu dan dapat berakibat fatal setelah periode 20 tahun. Hal ini disebabkan karena penderitanya sering kali melakukan gerakan-gerakan tak terkendali yang terlihat seperti tarian yang menyentak.

Penyebab Penyakit Huntington

Penyakit Huntington disebabkan oleh kelainan gen yang diturunkan dari orang tua. Penyakit Huntington disebut juga penyakit autosomal dominan, yang artinya seseorang hanya membutuhkan satu salinan dari gen yang rusak untuk menderita penyakit tersebut. 

Salah seorang dari orang tua dengan gen yang rusak dapat meneruskan salinan gen yang rusak atau salinan yang sehat ke anak keturunannya. Sehingga, setiap anak dalam keluarga tersebut memiliki 50 persen kemungkinan mendapat kelainan gen dan menderita penyakit Huntington.

Penyakit Huntington dapat memburuk seiring berjalannya waktu. Penderita penyakit Huntington pada akhirnya membutuhkan bantuan dalam perawatan dalam kehidupan sehari-hari karena berbagai keterbatasan, seperti kehilangan kemampuan berbicara ataupun gangguan makan karena sulit menelan.

Gejala Penyakit Huntington

Gejala yang terjadi pada penyakit Huntington biasanya terjadi rentang usia 30 hingga 50 tahun. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan untuk terjadi lebih awal atau lebih lambat dari usia tersebut. Kondisi ini biasanya berakhir fatal sekitar 15 hingga 20 tahun setelah gejala dimulai. Di bawah ini, beberapa gejala penyakit Huntington yang perlu kamu waspadai: 

  • Kesulitan berkonsentrasi dan mengingat sesuatu;
  • Mengidap depresi;
  • Sering tersandung atau gangguan dalam berjalan dan nampak kikuk;
  • Gerakan menyentak atau gelisah dari anggota tubuh seperti lengan atau kaki yang tidak disadari;
  • Perubahan suasana hati dan kepribadian;
  • Gangguan menelan, berbicara, dan bernapas;
  • Kesulitan bergerak.

Dari gejala-gejala di atas yang timbul, penderita disarankan menemui dokter jika telah melihat perubahan dalam gerakan, seperti sulit berjalan lurus, keadaan emosi, atau kemampuan mental. Namun perlu dicatat, tanda-tanda dan gejala penyakit Huntington dapat disebabkan oleh sejumlah kondisi lain di luar yang tertulis di artikel ini. Oleh karena itu, penting mendapatkan diagnosis yang tepat. Pemeriksaan rutin ke dokter juga sangat dianjurkan.

Sebelum berkonsultasi dengan dokter seseorang mungkin memerlukan sesuatu agar konsultasi berjalan dengan lancar. Penderita bisa membantu dokter dengan membuat daftar yang mencakup hal-hal berikut ini:

  • Gejala yang dirimu alami;
  • Perubahan dalam gaya hidup atau stres yang terjadi di hidupmu;
  • Semua obat-obatan, termasuk suplemen makanan yang kamu konsumsi serta dosisnya;
  • Riwayat keluarga penyakit Huntington atau gangguan lain yang menyebabkan gangguan gerak atau kondisi kejiwaan.

Ketika berkonsultasi, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mendiagnosis keadaanmu. Biasanya, dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan yang ini:

  • Kapan dirimu mulai mengalami gejala?
  • Apakah gejala dirimu datang terus-menerus atau sesekali?
  • Adakah ada anggota keluarga yang pernah didiagnosis menderita penyakit Huntington?
  • Adakah anggota keluarga yang pernah didiagnosis menderita gangguan gerakan atau gangguan kejiwaan lain?
  • Apakah dirimu mengalami kesulitan melakukan pekerjaan, tugas sekolah, atau tugas sehari-hari?
  • Pernahkah dirimu memperhatikan perubahan suasana hatimu secara umum?
  • Apakah dirimu merasa sedih sepanjang waktu?
  • Pernahkah di dalam benakmu berpikir tentang bunuh diri?

Ya, begitulah definisi, penyebab, gejala, dan waktu yang tepat ke dokter untuk penanganan penyakit Huntington. Informasi ini bisa dijadikan sebagai jalan awal mengenal kondisi medis langka ini lebih mendalam.

10 Penyebab Pandangan Kabur yang Wajib Diketahui

Ketika kualitas penglihatan menurun dan terlihat tidak fokus berarti kamu sedang mengalami pandangan kabur. Hal ini biasanya disebabkan karena ada masalah pada fungsi mata seperti kornea, retina, atau karena saraf optik. 

Dengan menyipitkan mata, pandangan yang kabur biasanya akan jelas dan fokus kembali. Meskipun bukan masalah yang serius, gejala pandangan kabur yang disertai dengan keluhan lain juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada tubuh. Untuk itu jangan pernah diabaikan dan segera menemui dokter untuk pengobatan lebih lanjut.  

Berikut ini beberapa penyebab pandangan pada mata kita kabur dan tidak fokus yang wajib kamu ketahui.

Rabun jauh dan rabun dekat

Miopi (rabun jauh) dan hipermetropi (rabun dekat) merupakan salah satu penyebab pandangan kabur yang umum terjadi.

Miopi terjadi karena kelainan pada struktur mata yang membuat cahaya yang masuk tidak bisa fokus. Sehingga penderitanya tidak bisa melihat objek dari jarak jauh.

Saat kamu bisa mendapatkan pandangan yang fokus hanya dengan menyipitkan mata, bisa jadi kamu mengalami miopi. 

Sedangkan rabun dekat terjadi ketika seseorang tidak bisa melihat objek yang jaraknya dekat dan malah bisa melihat objek yang jaraknya lebih jauh. 

Penggunaan lensa kontak

Beberapa orang mengaku lebih menyukai menggunakan lensa kontak karena bisa membuat mata jadi cantik. Namun, jika penggunaannya tidak tepat malah bisa membuat pandangan jadi kabur. 

Salah satu kebiasaan buruk penggunaan lensa kontak yang berefek pada mata yakni memakai lensa kontak terlalu lama, tidak menjaga kebersihan lensa kontak, hingga menggunakan lensa kontak yang sudah kadaluarsa. 

Katarak

Pandangan buram merupakan salah satu gejala awal seseorang terkena katarak. Hal ini karena protein yang ada di lensa mata menghalangi cahaya yang masuk ke dalam retina. Untuk mengurangi gejala ini, cara yang bisa dilakukan yakni dengan melakukan operasi.  

Ablasi retina

Ablasi retina bisa terjadi karena retina pada mata terlepas dari tempatnya. Penderita ablasi retina kemungkinan akan melihat cahaya dan bintik hitam serta penglihatan yang menjadi buram dan tidak fokus.

Mata lelah

Mata lelah biasanya terjadi karena sering menatap layar gadget terlalu lama. Hal ini membuat pandangan jadi kabur karena mata kelelahan dan jadi tidak fokus. Untuk mengurangi gejala ini, sebaiknya kurangi waktu menatap layar gadget.

Tekanan darah tinggi

Penderita tekanan darah tinggi juga biasanya mengalami pandangan kabur. Hal ini karena stroke mini bisa menyerang mata atau disebut vein occlusion. Pandangan kabur biasanya terjadi hanya pada salah satu bagian mata saja. 

Terjadi benturan ringan

Benturan yang terjadi di kepala juga menjadi penyebab pandangan jadi kabur. Selain itu, hal ini bisa membuat seseorang tidak fokus dan lurus ketika melihat objek.

Konjungtivitis atau pink eye

Konjungtivitis merupakan kondisi peradangan pada bagian konjungtiva yang membuat mata menjadi merah dan juga pandangan jadi buram. 

Hamil

Saat kita hamil juga bisa membuat pandangan jadi kabur dan penglihatan jadi ganda (diplopia). Hal ini biasanya terjadi karena perubahan hormon pada ibu hamil yang membuat ketebalan kornea berubah, sehingga membuat pandangan jadi kabur.

Stres

Mengalami stress juga bisa membuat pandangan jadi buram. Hal ini karena hormon adrenalin menekan mata dan pupil sehingga melebar dan tidak bisa dikendalikan. Pupil mata yang melebar tidak bisa melihat objek dengan jelas. 

Itu dia 10 penyebab umum pandangan kabur. Jika mengalami gejala dengan waktu yang cukup lama sebaiknya segera periksakan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut, ya.

Mengenal Pneumonia Aspirasi

Pneumonia adalah suatu kondisi pernafasan dimana terjadi peradangan atau infeksi pada paru-paru atau saluran udara yang besar. Pneumonia aspirasi terjadi ketika makanan, air liur, cairan, atau muntahan dihirup ke paru-paru atau saluran udara yang menuju ke paru-paru Anda, alih-alih ditelan ke kerongkongan dan perut.

Pneumonia dapat berkisar dari yang ringan hingga yang mengancam jiwa. Penyakit ini paling serius untuk bayi dan anak kecil, orang yang berusia lebih dari 65 tahun, dan orang dengan masalah kesehatan atau sistem kekebalan yang lemah.

Seseorang dengan pneumonia aspirasi mungkin menunjukkan gejala kebersihan mulut yang buruk dan membersihkan tenggorokan atau batuk basah setelah makan. Gejala lain dari kondisi ini meliputi:

  • Sakit dada
  • Batuk berdahak berbau busuk, kehijauan atau gelap (dahak), atau dahak yang mengandung nanah atau darah
  • Kelelahan
  • Demam
  • Sesak nafas
  • Desah
  • Bau nafas
  • Berkeringat berlebihan
  • Masalah menelan
  • Kebingungan

Banyak kuman yang dapat menyebabkan pneumonia. Yang paling umum adalah bakteri dan virus di udara yang Anda hirup. Tubuh Anda biasanya mencegah kuman ini menginfeksi paru-paru Anda. Tetapi terkadang kuman ini dapat mengalahkan sistem kekebalan Anda, meskipun kesehatan Anda secara umum baik.

Pneumonia aspirasi lebih mungkin terjadi jika ada sesuatu yang mengganggu refleks muntah normal Anda, seperti cedera otak atau masalah menelan, atau penggunaan alkohol atau obat-obatan secara berlebihan. Jenis bakteri penyebab pneumonia bergantung pada:

  • Kesehatan
  • Di mana Anda tinggal (di rumah atau di fasilitas perawatan jangka panjang, misalnya)
  • Apakah Anda baru saja dirawat di rumah sakit
  • Penggunaan antibiotik Anda baru-baru ini
  • Apakah sistem kekebalan Anda melemah

Faktor resiko menghirup (pneumonia aspirasi) benda asing ke dalam paru-paru adalah:

  • Menjadi kurang waspada karena obat-obatan, penyakit, pembedahan, atau alasan lain
  • Koma
  • Minum alkohol dalam jumlah besar
  • Menerima obat untuk membuat Anda tertidur lelap untuk operasi (anestesi umum)
  • Usia tua
  • Refleks muntah yang buruk pada orang yang tidak waspada (tidak sadar atau setengah sadar) setelah stroke atau cedera otak
  • Masalah saat menelan

Beberapa orang dengan pneumonia aspirasi mungkin perlu dirawat di rumah sakit. Perawatan tergantung pada seberapa parah pneumonia dan seberapa sakit Anda sebelum aspirasi (penyakit kronis). Terkadang ventilator (mesin pernapasan) diperlukan untuk mendukung pernapasan.

Selain itu, jika Anda mengalami pneumonia aspirasi, Anda kemungkinan besar akan menerima antibiotik. Anda mungkin perlu menguji fungsi menelan Anda. Orang yang mengalami kesulitan menelan mungkin perlu menggunakan metode pemberian makan lain untuk mengurangi resiko aspirasi.

Giant Cell Arteritis, Sakit Kepala yang Bisa Sebabkan Kebutaan

Sakit kepala dapat menyerang siapa saja. Jenisnya pun dapat berbeda-beda tergangung pada penyebabnya. Namun ada satu jenis sakit kepala yang dapat menyebabkan kebutaan, yakni giant cell arteris.

Apa iu giant cell arteris?

Giant cell arteris atau arteritis sel raksasa merupakan kondisi peradangan yang terjadi pada pembuluh darah arteri yang berfungsi mengalirkan darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini lebih sering menyerang pembuluh arteri di kepala (arteri temporal), dan oleh sebab itu juga disebut dengan arteritis temporal.

Gejala sakit kepala giant cell arteris

Gejala giant cell arteris hampir serupa dengan sakit kepala tipe tegang, sehingga dokter seringkali salah mendiagnosis penyakit ini. Diagnosis akan lebih rumit jika pasien menggambarkan kondisi neurologis yang menyakitkan. 

Gejala arteritis sel raksasa yang paling umum adalah sakit kepala dan nyeri tekan pada satu atau kedua pelipis. Sakit kepala bisa semakin memburuk, datang dan pergi, atau mereda untuk sementara. 

Gejala lainnya meliputi:

  • Penglihatan ganda
  • Kehilangan penglihatan permanen di satu mata secara tiba-tiba
  • Kelelahan
  • Kehilangan selera makan
  • Nyeri rahang, biasanya terjadi saat mengunyah atau berbicara
  • Demam
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba
  • Nyeri dan kaku di leher, bahu, atau pinggul
  • Lidah mati rasa

Penyebab dan faktor risiko giant cell arteris

Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari giant cell arteris. Peneliti percaya kondisi ini berkaitan dengan respon autoimun tubuh, penggunaan antibiotik dosis tinggi, dan infeksi berat.

Namun ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena sakit kepala arteritis sel raksasa, antara lain:

  • Usia

Giant cell arteris lebih sering menyerang orang dewasa di atas 50 tahun, dan gejalanya cenderung tampak pada usia 70 hingga 80 tahun.  

  • Jenis kelamin

Wanita berisiko dua kali lebih besar mengembangkan kondisi ini daripada laki-laki.

  • Ras dan wilayah geografis

Arteris sel raksasa paling sering terjadi pada orang kulit putih di Eropa Utara atau keturunan Skandinavia.

  • Riwayat keluarga

Giant cell arteris dapat diturunkan secara genetik.

  • Polimialgia reumatik (polymyalgia rheumatica)

Sekitar 50 persen penderita giant cell arteris juga menderita polimialgia reumatik (polymyalgia rheumatica).

Giant cell arteris dan komplikasi kesehatan yang fatal

Jika Anda merasakan salah satu gejala giant cell arteris, ada baiknya untuk segera menemui dokter. Arteritis temporal tidak dapat disembuhkan, sehingga tujuan dari pengobatan adalah meminimalisir kerusakan jaringan yang terjadi akibat giant cell arteris.

Sebagai perawatan umum, dokter akan memberikan obat  kortikosteroid dosis tinggi. Obat ini memiliki efek samping dan dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengembangkan masalah kesehatan lainnya.

Namun apabila arteritis temporal tidak diobati, kemungkinan besar dapat terjadi komplikasi kesehatan yang sangat fatal, seperti:

  • Kebutaan yang terjadi pada salah satu atau kedua mata. Biasanya terjadi secara permanen.
  • Aneurisma aorta merupakan tonjolan yang terbentuk di pembuluh darah arteri, biasanya di tengah dada dan perut. Jika aneurisma aorta pecah dapat menyebabkan pendarahan internal dan berakibat kematian.
  • Stroke
  • Kelemahan otot mata
  • Peradangan dan kerusakan pembuluh darah lain di tubuh

Catatan

Karena dokter merekomendasikan obat kortikosteroid, penderita arteritis temporal harus menjalani perawatan secara rutin dan konsisten, dan biasanya berlangsung selama satu hingga dua tahun. Selama perawatan dokter akan memantau kemajuan dan reaksi tubuh terhadap pengobatan yang diberikan.

Setelah perawatan selesai pun pasien tetap harus rutin berkonsultasi dengan dokter karena giant cell arteris dapat kambuh sewaktu-waktu. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait giant cell arteris, jangan ragu untuk mendiskusikannya langsung dengan dokter melalui aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store atau Google Play Store.

9 Tanda Tubuh Mengalami Sindrom Overtraining

Berolahraga memang disarankan untuk kesehatan tubuh. Akan tetapi, jika berlebihan justru bisa memicu sindrom overtraining. Apa itu?

Sindrom overtraining adalah kondisi ketika  Anda berolahraga secara berlebihan tanpa memberi tubuh waktu yang cukup untuk beristirahat. Tentu saja kondisi ini berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Bahkan, sindrom overtraining ini juga dapat menyebabkan cedera. Olahraga yang dapat menyebabkan sindrom overtraining ini adalah kardio, HIIT, hingga angkat beban.

Tanda-tanda Seseorang Mengalami Sindrom Overtraining

Ada sejumlah gejala yang dirasakan oleh mereka yang mengalami sindrom ini. Tanda dan gejalanya beragam, seperti pola makan terganggu hingga adanya masalah pada otot.

Berikut beberapa gejala dan tanda Anda mengalami sindrom overtraining.

  • Mengalami Cedera

Orang yang berolahraga secara berlebihan biasanya akan berisiko mengalami cedera seperti misalnya mengalami stress fracture ketika terlalu sering berlari. Ada pula risiko lain yang mungkin juga terjadi jika Anda lari berlebihan, seperti mengalami ketegangan sendi, patah tulang, hingga mengalami cedera jaringan lunak.

  • Nafsu Makan Berkurang dan Turunnya Berat Badan

Ternyata berolahraga secara berlebihan akan membuat hormon Anda tidak seimbang sehingga mengganggu rasa lapar atau kenyang tubuh Anda.

Harusnya, setelah berolahraga, Anda akan merasa lapar. Namun, olahraga berlebihan hanya akan membuat nafsu makan Anda berkurang. Asupan makanan yang masuk ke tubuh pun tidak cukup. Kondisi ini tentu akan membuat berat badan Anda mengalami penurunan jika berlangsung lama.

  • Nyeri Otot

Beraktivitas atau berolahraga yang ebrlebihan akan membuat oto Anda menjadi tegang. Sebab, Anda akan cenderung mendorong diri untuk melewati batas kemampuan Anda untuk melakukan aktivitas yang berlebihan. Jika tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup dengan segera, maka bisa menyebabkan otot Anda terasa nyeri dan mengalami cedera. Bahkan bukan tidak mungkin terjadi microtears (robekan kecil) pada otot Anda.

  • Mengalami Kelelahan Ekstrem

Tubuh akan mengalami kelelahan yang tidak wajar alias esktrem ketika melakukan olahraga yang berlebihan. Apalagi tidak memberi tubuh jeda untuk beristirahat.

Untuk itu, perlu mengistirahatkan tubuh ketika sudah mulai terasa lelah. Biasanya tubuh akan terasa lelah saat asupan energi sebelum berolahraga kurang. Sehingga cadangan karbohidrat, protein, dan juga lemak akan digunakan sebagai sumber energi. Itulah yang membuat tubuh menjadi kelelahan ekstrem.

  • Performa Menurun

Alih-alih membuat tubuh bersemangat, olahraga yang berlebihan justru bisa membuat tubuh mengalami penurunan performa. Performa yang dimaksud seperti fokus atau konsentrasi, daya tahan, kelincahan, kekuatan, stamina, hingga reaksi tubuh saat mendapat ancaman.

  • Mengalami Gangguan Tidur

SIndrom overtraining karena olahraga yang berlebihan bisa membuat hormon stres jadi tidak seimbang. Sehingga akan membuat Anda sulit melepaskan stres dan ketegangan di waktu tidur. Tentu kondisi ini akan mengganggu tidur Anda seperti mudah mengalami kelelahan ekstres, tidur tidak berkualitas, bahkan perubahan mood tiba-tiba.

  • Kehilangan Motivasi

Dampak negatif saat tubuh olahraga secara berlebihan adalah dapat membuat Anda kehilangan motivasi untuk latihan. Tak lain disebabkan karena Anda mengalami kelelahan fisik dan juga mental, tidak menikmati latihan, serta perasaan tidak mencapai target.

  • Tubuh Akan Mudah Sakit

Sindrom overtraining juga bisa membuat tubuh Anda terasa lesu. Efeknya, tubuh Anda pun menjadi rentan terkena penyakit. Ada pula risiko Anda bisa mengalami ISPA atau infeksi saluran pernapasan atas karena imunitas tubuh Anda melemah.

  • Hilang Konsentrasi dan Stres

Kadar hormon stres dalam tubuh Anda juga bisa tidak stabil jika Anda berolahraga secara berlebihan. Sindrom overtraining ini akan membuat Anda mengalami kegelisahan dan hilang konsentrasi, serta memunculkan gejala lain yang berhubungan dengan suasana hati maupun depresi.

Segeralah beristirahat jika Anda sudah merasakan berbagai kejanggalan pada stamina dan kondisi fisik Anda. Bisa jadi itu adalah tanda bahwa tubuh Anda mengalami sindrom overtraining akibat melakukan aktivitas fisik yang berlebihan.

Zincpro

Zincpro merupakan jenis obat yang dapat digunakan oleh anak jika mereka mengalami diare. Zincpro tersedia dalam kemasan sirup yang mengandung zat aktif zink sulfat. Zincpro dapat diperoleh dengan harga sekitar Rp 45.000,00 per botol dan bisa didapatkan tanpa resep dokter. Meskipun demikian, Anda perlu perhatikan jika obat tersebut dapat menimbulkan efek samping.

Ciri-Ciri Zink Sulfat

Sesuai dengan proses kerja obat dalam tubuh, zink sulfat memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Absorpsi

Obat yang mengandung zink sulfat ini tidak terserap dengan sempurna di saluran pencernaan. Selain itu, kadar obat yang dapat masuk ke peredaran darah berkisar antara 20 hingga 30 persen.

  • Distribusi

Penyebaran obat yang mengandung zink sulfat ini bisa ke seluruh tubuh dengan konsentrasi tinggi di bagian tubuh tertentu seperti otot dan mata. Zink sulfat juga memiliki ikatan protein plasma sebesar 55 persen pada albumin dan 40 persen pada alfa-1-globulin.

  • Ekskresi

Obat yang mengandung zink sulfat ini dapat diekskresi melalui feses, urin, dan keringat.

Manfaat Obat Zincpro

Pada dasarnya, Zincpro merupakan salah satu obat pelengkap untuk mengatasi diare yang dialami anak-anak yang dapat dikonsumsi dengan oralit atau garam rehidrasi oral. Bahan tersebut bisa dijadikan sebagai pengganti cairan untuk tubuh.

Selain menggantikan cairan di dalam tubuh, obat tersebut dapat mengembalikan integritas penghalang mukosa, membantu meningkatkan produksi antibodi, dan membantu limfosit bersirkulasi supaya dapat melawan patogen di bagian usus. Tidak hanya itu, obat tersebut juga dapat mengangkat radikal bebas yang berbahaya, membantu perkembangan di dalam tubuh dengan normal, dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

Penggunaan Obat Zincpro

Jika pasien ingin menggunakan obat Zincpro, maka penggunaannya harus sesuai anjuran dokter. Jika pasien berada di usia antara 2 hingga 6 bulan, maka dosisnya sebanyak setengah sendok takar 5 mL yang dikonsumsi sekali sehari. Jika pasien berada di usia antara 6 bulan hingga 5 tahun, maka dosisnya sebanyak 1 sendok takar 5 mL yang dikonsumsi sekali sehari.

Pasien dapat mengkonsumsi obat Zincpro baik dengan makanan maupun tidak dan perlu mengkonsumsi obat tersebut selambat-lambatnya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.

Efek Samping Akibat Obat Zincpro

Pada dasarnya, obat Zincpro sama seperti obat lain dimana obat tersebut dapat menimbulkan efek samping yang meliputi:

  • Sakit kepala

Jika pasien mengalami sakit kepala, maka mereka perlu mengkonsumsi cairan dan beristirahat yang cukup. Jika sakit kepala terjadi lebih dari seminggu, maka perlu temui dokter.

  • Pusing

Jika pasien merasa pusing, mereka perlu berbaring terlebih dahulu. Jika sudah merasa lebih baik, maka pasien bisa coba duduk dan berdiri.

  • Sakit perut

Jika pasien sakit perut, maka pasien sebaiknya coba mengkonsumsi makanan dengan porsi yang sedikit terlebih dahulu. Jika merasa membaik, maka bisa mengkonsumsi lebih banyak makanan. Jika tidak merasa membaik, maka perlu temui dokter.

  • Diare

Jika pasien mengalami diare, maka pasien sebaiknya mengkonsumsi cairan secukupnya dan jangan mengkonsumsi makanan yang dapat menimbulkan diare seperti makanan pedas.

  • Mual

Jika pasien merasa mual, pasien sebaiknya coba mengkonsumsi makanan yang ringan. Jika kondisinya memburuk, maka pasien perlu hubungi dokter.

  • Muntah

Jika muntah, pasien sebaiknya mengkonsumsi banyak cairan untuk mencegah dehidrasi dan gunakan obat sesuai anjuran dokter.

Kesimpulan

Walaupun Zincpro dapat memberikan beberapa manfaat bagi tubuh, obat tersebut juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Oleh karena itu, pasien sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter apakah Zincpro dapat digunakan pasien yang usianya di antara 2 bulan hingga 5 tahun, atau mereka sebaiknya menggunakan pengobatan lain untuk mengatasi diare.

Benarkah Posisi Jantung Di Sebelah Kiri?

Jantung adalah organ kompleks yang memompa darah ke seluruh tubuh Anda. Jantung yang tidak sehat tidak selalu menimbulkan gejala. Namun, tanda dan gejala tertentu dapat mengindikasikan adanya masalah pada jantung. Lalu dimanakah sebenarnya posisi jantung?

Jantung bertanggung jawab untuk memompa darah ke seluruh tubuh Anda Untuk melakukan ini, jantung terisi darah dan kemudian berkontraksi untuk mendorong darah melalui sistem peredaran darah.  Impuls listrik memberitahu jantung seberapa sering berkontraksi atau “berdetak”.

Posisi kanan jantung menerima darah dari vena dan memompanya menuju paru-paru Anda. Di sini, darah menerima oksigen dan membuang karbondioksida untuk dikeluarkan oleh paru-paru. Posisi kiri jantung kemudian menerima darah beroksigen dari paru-paru dan memompanya melalui arteri ke seluruh tubuh Anda.

Posisi jantung pada tubuh terdapat di dada, sedikit di kiri tengah. Sehingga posisi jantung tepatnya berada di belakang tulang dada dan di antara paru-paru Anda. Jantung memiliki empat ruang berbeda. Atrium kiri dan kanan memiliki posisi di atas, dan ventrikel kiri dan kanan di bawah. Septum adalah dinding jaringan yang memisahkan bilik kiri dan kanan. Jantung juga memiliki empat katup, yaitu:

  1. Katup pulmonal membuka dan menutup untuk mengatur aliran darah dari ventrikel posisi kanan ke arteri pulmonalis (paru-paru).
  2. Katup aorta membuka dan menutup untuk mengatur darah beroksigen dari ventrikel kiri ke aorta (arteri terbesar di tubuh).
  3. Katup mitral membuka dan menutup untuk mengatur aliran darah beroksigen dari atrium posisi kiri ke ventrikel kiri.
  4. Katup trikuspid membuka dan menutup untuk mengatur aliran darah dari atrium kanan ke ventrikel kanan.

Pada manusia, jantung memiliki ukuran kira-kira sebesar kepalan tangan besar dan beratnya antara sekitar 280 sampai 340 gram pada pria dan 230 sampai 280 gram pada wanita.

Posisi jantung Anda sebenarnya dekat dengan tengah dada Anda, namun sekitar dua pertiga jantung Anda memiliki posisi di sisi kiri dada, dan sepertiga berposisi di sisi kanan. Sehingga posisi jantung hampir berada di tengah.

Posisi jantung Anda secara teknis terletak di mediastinum (ruang membran yang terletak di antara paru-paru), yang dengan sendirinya berada di tengah toraks (bagian tubuh antara leher dan perut).

Jika Anda meletakkan tangan Anda di dada, Anda akan berpikir bahwa seluruh jantung ada di sisi kiri dada. Karena jantung memiliki ukuran sebesar kepalan tangan, Anda dapar mengepalkan tangan dan meletakkannya di tengah dada, sehingga Anda akan tahu di mana posisi jantung Anda.

Posisi jantung biasanya dianggap di sisi kiri tubuh Anda karena sisi bagian jantung inilah yang melakukan sebagian besar pekerjaan.  Sisi kiri jantung lebih kuat dan merupakan bagian jantung yang memompa darah kaya oksigen ke bagian tubuh Anda yang lain, sehingga posisi jantung yang terletak sedikit di sisi kiri dada Anda yang akan Anda rasakan saat jantung berdetak.