Selain Menggunakan Vicks Inhaler, Ini Cara Mengobati Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat memang menjadi masalah semua orang ketika mengalami flu dan alergi. Hidung tersumbat terjadi akibat peradangan pembuluh darah di selaput yang melapisi lubang hidung. Hal ini menyebabkan Anda akan sulit bernapas. Ada berbagai cara untuk mengobati hidung tersumbat ini, selain dengan vicks inhaler ada juga dengan bahan alami.

Cara Alami Obati Hidung Tersumbat

  1. Menggunakan humidifier

Humidifier adalah cara yang mudah dan tepat mengurangi nyeri sinus dan meredakan hidung tersumbat. Alat humidifier ini mengubah air menjadi kelembapan yang mengisi udara, Ini akan membuat ruangan jadi lebih lembap.

Saat menghirup udara yang lembap, jaringan pernapasan yang terisitasi akan jadi tenang dan pembengkakan pembuluh darah jadi berkurang.

Humidifier bisa mengencerkan lendir di sinus sehingga akan membantu mengosongkan cairan hidung dan kondisi pernapasan akan kembali seperti semula.

  1. Mandi air hangat

Saat hidung tersumbat, Anda juga bisa mandi air hangat agar pernapasan jadi lebih baik. Uap yang keluar dari pancuran akan membantu lendir di hidung jadi lebih encer dan juga dapat mengurangi peradangan. 

  1. Menggunakan semprotan cairan saline

Larutan saline atau larutan air garam juga bisa meningkatkan kelembapan lubang hidung. Cairan saline ini mengandung natrium klorida yang akan membantu mengencerkan lendir dalam saluran hidung.Hal ini akan mengurangi peradangan pembuluh darah dan membuat cairan dalam hidung jadi kosong.

  1. Tetap terhidrasi

Saat hidung tersumbat, jagalah agar cairan tubuh tetap tercukupi agar terhidrasi. Cukupnya asupan cairan dalam tubuh akan membantu mengencerkan lendir di saluran hidung, mengurangi tekanan sinus, hingga mendorong cairan dari hidung untuk keluar. 

  1. Keringkan sinus

Lubang hidung yang tersumbat perlu dibersihkan dengan neti pot. Wadah ini dirancang khusus untuk mengeluarkan cairan dan lendir dari hidung. 

  1. Menggunakan dekongestan

Obat dekongestan bisa membantu mengurangi pembengkakan dan juga mampu meredakan nyeri yang terjadi karena iritasi saluran hidung. Ada banyak dekongestan yang bisa didapatkan tanpa resep dokter. 

Obat dekongestan ada dua bentuknya, yaitu bentuk semprot hidung dan pil.

  1. Menggunakan kompres hangat

Kompres hangat bisa membantu melegakan hidung tersumbat. Kompres hangat ini akan membuka saluran hidung dari luar.

Caranya pun mudah, yaitu menggunakan handuk bersih yang direndam dalam air hangat. Kemudian handuk diperas, dilipat, dan letakkan di atas hidung maupun dahi. 

  1. Menggunakan minyak kayu putih

Minyak kayu putih memang sudah digunakan masyarakat sejak dahulu. Minyak kayu putih bisa mengurangi peradangan di lapisan hidung dan membuat pernapasan jadi lebih mudah.

Anda bisa meneteskan minyak kayu putih secukupnya dalam wadah berisi air mendidih. Lalu, hirup uapnya.

  1. Minum antihistamin atau obat alergi

Selain itu, bisa pula dengan menongsumsi antihistamin atau obat anti alergi saat hidung tersumbat karena alergi. Obat ini akan membantu melegakan hidung tersumbat dan mengurangi pembengkakan saluran hidung.

  1. Menggunakan Vicks Inhaler

Vicks inhaler adalah obat yang bentuknya inhalasi yang berguna melegakan pernapasan. Vicks inhaler mengandung zat aktif mentol dan champora yang efektif memberikan rasa sejuk saat dihirup. Obat ini juga ampu merelaksasikan otak.

Vicks. inhaler ini hanya untuk pengobatan perorangan, jangan ditelan. Cara menggunakannya pun mudah. Pertama, buka tutup inhaler lalu gunakan inhaler dalam posisi tegap. Kemudian, hirup inhaler dalam-dalam melalui masing-masing lubang hidung secara bergantian. Baca aturan pakai yang terdapat pada label agar lebih aman.

Produk Unggulan Air Mancur dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Air Mancur merupakan salah satu perusahaan jamu terbesar di Indonesia dan sudah memiliki reputasi di dunia internasional. Sejak didirikan pada tahun 1963, kini produk Air Mancur sudah diekspor ke berbagai belahan dunia seperti Hongkong, Singapura, Taiwan bahkan Timur Tengah, Eropa dan Afrika. Air Mancur juga mendapatkan banyak sertifikat mutu, salah satunya yaitu Sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB). Oleh karena itu, banyak produk unggulan Air Mancur yang dicari dan digunakan oleh masyarakat karena memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Air Mancur Paket Bersalin Premium

Air Mancur Paket Bersalin merupakan paket perawatan selama 30 hari yang terdiri dari 7 rangkaian produk untuk membantu ibu menjaga kebugaran setelah melahirkan, khususnya selama fase nifas dan fase menyusui. produk ini hadir dalam kemasan yang modern, mudah dikonsumsi dan diaplikasikan. Komposisi dalam produk Air Mancur Paket Bersalin Premium yaitu:

  1. Kapsul Sehat Nifas (diminum setelah melahirkan s/d hari ke-5)
  2. Kapsul Ibufit (diminum setelah melahirkan s/d hari ke-15)
  3. Kapsul Asihat (diminum selama menyusui)
  4. Cream Param
  5. Cream Pilis
  6. Cream Kelmarks
  7. Air Mancur Minyak Telon

Air Mancur Minyak Telon

Air Mancur Minyak Telon dibuat dengan komposisi khusus dari tiga minyak herbal, yaitu minyak kelapa, minyak kayu putih, dan minyak anise yang memiliki beragam manfaat bagi si Kecil. Minyak kelapa mengandung khasiat meredakan cradle cap, yaitu kerak bersisik, berwarna putih kekuningan dan tampak seperti ketombe yang muncul pada kulit kepala bayi, bagian belakang telinga, sekitar alis, dan bagian lipatan tubuh lainnya. Selain itu, minyak kelapa juga berguna mengatasi ruam karena popok, mengurangi gejala eksim, dan meredakan gatal akibat gigitan serangga.

Air Mancur Minyak Telon juga menggunakan kandungan minyak kayu putih yang sudah disesuaikan komposisinya agar tidak terlalu panas untuk kulit si Kecil. Minyak kayu putih akan memperlebar pembuluh darah tepi, sehingga menimbulkan sensasi hangat di kulit bayi. Sedangkan minyak anise bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan seperti perut kembung serta meningkatkan kualitas tidur. Oleh karena itu, Air Mancur Minyak Telon juga bisa digunakan sebagai minyak pijat bayi yang bermanfaat memperlancar sirkulasi darah, menjaga kulit bayi tetap lembut dan lembap, serta membuat bayi tetap hangat dan harum.

Air Mancur Param Kocok

Air Mancur Param Kocok memiliki manfaat untuk mengatasi tubuh pegal-pegal setelah melakukan aktivitas seharian penuh, memperlancar aliran darah, mengatasi nyeri otot, nyeri sendi, encok, pegal linu serta sakit akibat keseleo dan terkilir. Selain itu, kandungan bahan-bahan herbal yang digunakan sudah teruji khasiatnya sehingga bisa memberikan rasa hangat pada tubuh, memiliki aroma yang menyegarkan serta membuat tubuh menjadi lebih rileks. Bahan herbal yang digunakan Air Mancur Param Kocok antara lain minyak kayu putih, minyak sereh, jahe, lengkuas, daun sangketan, daun cengkeh, daun kayu putih, kulit kayu manis, daun sereh serta bahan lainnya seperti metil salisilat, kristal mentol, gliserin, camphora, dan alkohol.Param Kocok merupakan sari ekstrak dari bahan-bahan herbal atau rempah tersebut dan hasil akhirnya berbentuk cair sehingga bisa langsung digunakan dengan mudah. Cara menggunakannya cukup dengan mengoleskan Air Mancur Param Kocok secukupnya pada bagian tubuh yang sakit, kemudian gosok dan ratakan dengan perlahan. Param Kocok hanya digunakan untuk pemakaian luar. Hindari mengoleskannya pada bagian tubuh yang terluka dan jangan mengoleskan di bagian bawah hidung atau area sekitar mata karena bisa menimbulkan sensasi panas dan perih.

Pahami Risiko Candidiasis dan Pentingnya Efisol C

Belakangan Anda sering mengalami kulit pecah-pecah di mulut disertai rasa nyeri saat menelan? Waspadalah, jangan-jangan Anda sedang mengalami candidiasis. Ini merupakan infeksi jamur yang biasanya terjadi di mulut ataupun organ intim. Selain kulit pecah-oecah dan rasa nyeri, candidiasis juga bisa menimbulkan bercak putih di lidah dan gusi serta kemerahan di mulut ataupun tenggorokan. 

Jika mengalami gejala-gejala tersebut, tidak ada saahnya mencoba mengonsumsi Efisol C. Ini merupakan tables yang berisi zat aktif dequalinium chloride dan ascorbic acid yang bisa meredakan nyeri akibat candidiasis. Tidak hanya itu, Efisol C juga dapat meredakan nyeri akibat infeksi mulut dan gigi lainnya. 

Anda mungkin berpikir, apa penyebab candidiasis yang sebenarnya? Penyebab penyakit ini pada dasarnya karena infeksi jamur Candida albicans. Di mana infeksi tersebut akan mudah terjadi apabila Anda memiliki faktor-faktor risiko di bawah ini. 

Antibiotik

Kebiasaan mengonsumsi antibiotik, walaupun itu dengan resep dokter, dapat meningkatkan risiko Anda mengalami candidiasis. Ini karena antibiotik cenderung bisa membunuh bakteri baik di mulut maupun alat kelamin Anda. Hingga akhirnya, infeksi dari organisme lain, seperti jamur, lebih mudah terjadi. 

Mulut Kering 

Jaga selalu kelembapan mulut Anda. Pasalnya, mulut yang kering akan sangat rentan menimbulkan risiko peradangan dan infeksi. Candidiasis pun bisa terpicu dari peradangan yang pada akhirnya mempermudah infeksi jamur untuk menyerang bagian mulut Anda. 

Kehamilan 

Pada saat hamil, kadar hormon esterogen meningkat. Kondisi inilah yang membuat peradangan lebih mudah terjadi, tidak terkecuali di bagian mulut Anda. Pada saat peradangan terjadi, infeksi mulut pun menjadi sulit untuk dihindari. 

Diabetes 

Kadar gula darah yang tingi juga meningkatkan risiko Anda terkena candidiasis. Ini karena kadar dalam darah yang berlebih atau dalam kondisi diabetes menurunkan kekebalan tubuh Anda secara signifikan. Kondisi ini pada akhirnya akan membuat risiko sariawan semakin besar dan risiko infeksi mulut tidak terkendali. Jika infeksi mulut terjadi, Anda bisa langsung mengambil Efisol C sebagai penanganannya. 

Imunitas Tubuh Lemah 

Sistem kekebalan yang lemah karena penyakit, seperti AIDS, darah dan kanker lainnya, juga meningkatkan risiko Anda terkena candidiasis. Contohnya pada penderita kanker, perawatan kemoterapi pada akhirnya membuat porensi sariawan semakin besar dan risiko candidiasis sulit terbendung. Ditambah lagi, penderita kanker maupun AIDS memiliki kekebalan tubuh rendah sehingga mudah terinfeksi melawan infeksi jamur.

Usia Lanjut 

Orang-orang dengan lanjut usia juga lebih rentan terkena candidiasis. Karena itu, jangan ragu untuk menyetok Efisol C jika sekali-sekali dibutuhkan. Usia yang terus bertambah menyebabkan kekebalan tubuh berkurang sehingga mudah terinfeksi jamur penyebab candidiasis. 

Berat Bayi Rendah 

Anak bayi pun bisa mengalami candidiasis. Ini terjadi khususnya pada bayi-bayi yang lahir dengan berat badan rendah. Pasalnya, berat badan rendah membuat kekebalan tubuh bayi menjadi lebih rendah dan mudah terserang bakteri, virus, maupun jamur. Jika menemukan gejala candidiasis pada bayi Anda, segeralah berkonsultasi ke dokter sebab penanganannya tentu tidak bisa sembarangan. 

Penggunaan Gigi Palsu 

Anda sering mengalami candidiasis dan akhirnya banyak mengonsumsi Efisol C? Coba cek, apakah Anda menggunakan gigi palsu? Ini karena gigi palsu memungkinkan sariawan dan luka lebih gampang terjadi. Yang pada akhirnya, risiko peradangan dan infeksi mulut menjadi makin sulit untuk dhindari oleh Anda. 

*** 

Apapun faktor risiko yang Anda miliki, Anda bisa mengandalkan efisol C untuk meredakan nyeri dan gejalanya. Jika infeksi terus berlanjut, tentulah Anda perlu berkonsultasi ke dokter guna mendapatkan penanganan yang lebih tepat dan mendalam. 

Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping Encephabol

Encephabol mengandung senyawa aktif pyritinol yang termasuk ke dalam golongan obat nootropik. Nootropik merupakan sebutan untuk obat-obatan yang berfungsi meningkatkan fungsi otak. 

Encephabol diindikasikan untuk mengatasi masalah pada otak, baik karena pembedahan, cedera, ataupun penurunan kognitif karena usia (neurodegeneratif). Simak artikel berikut untuk mengetahui informasi lengkap mengenai obat Encephabol. 

Deskripsi obat

Encephabol merupakan obat yang mengandung pyritinol. Pyritinol adalah molekul yang terdiri atas dua molekul vitamin B (piridoksin) yang terikat dengan disulfida. Senyawa ini disebut sebagai nootropik (penguat otak) dan terkadang dipasarkan sebagai pil anti-mabuk. 

Encephabol memiliki dua bentuk sediaan yaitu tablet dan sirup. Setiap tablet Encephabol mengandung 100 mg dihidroklorida (diHCl) monohidrat (bentuk turunan dari pyritinol). Adapun setiap 5 ml Encephabol sirup mengandung pyritinol 80,5 mg.

Khasiat dan kegunaan 

Encephabol tablet dan sirup memiliki kegunaan yang sama, yaitu untuk mengatasi kondisi:

  • Trauma kepala (trauma kranioserebral)
  • Kondisi sesudah pembedahan otak
  • Stroke (cedera serebrovaskular) 
  • Memperlambat proses degenerasi pada otak (degeneratif serebral)
  • Pencegahan keadaan bingung pasca narkotik
  • Kondisi sesudah anoksia serebral (otak kekurangan oksigen) yang mengikuti pasca henti jantung

Beberapa penelitian juga mengklaim bahwa pyritinol dalam Encephabol dapat digunakan untuk meringankan gejala sindrom Tourette, meningkatkan fungsi kognitif pada pasien epilepsi dan demensia (termasuk Alzheimer), meringankan gejala Parkinson. 

Untuk penggunaan rekreasi, pyritinol berfungsi sebagai nootropik untuk meningkatkan fungsi otak, mempertajam daya ingat, dan konsentrasi. Namun belum ada penelitian yang dilakukan terkait penggunaan pyritinol maupun Encephabol pada populasi dewasa muda sehat. 

Adakah efek samping penggunaannya?

Efek samping serius dari penggunaan Encephabol sangat jarang terjadi. Namun beberapa pengguna melaporkan efek samping ringan sebagai berikut:

  • Gatal dan ruam kulit
  • Suhu tubuh meningkat
  • Gangguan pencernaan, termasuk mual dan muntah
  • Kelelahan
  • Gangguan tidur
  • Gangguan daya pengecapan
  • Perubahan suasana hati
  • Sangat peka terhadap rangsangan
  • Pemfigus vulgaris, yaitu gangguan kulit langka yang ditandai dengan munculnya lepuhan pada kulit, bagian dalam mulit, hidung, dan tenggorokan
  • Lichen planus, atau peradangan pada kulit, kuku, dan mukosa yang disebabkan oleh gangguan kekebalan tubuh

Dalam kasus yang sangat parah, Encephabol tablet dapat menyebabkan pankrearitis akut dan gangguan fungsi hati. Namun ini dikarenakan penggunaan Encephabol dalam dosis tinggi.

Dosis, aturan pakai, dan kontraindikasi

Encephabol tablet baiknya dikonsumsi setelah makan dengan dosis untuk anak-anak yaitu 1 tablet sebanyak 3 kali sehari, dan dewasa 2 tablet 3 kali sehari. Sedangkan Encephabol sirup boleh diberikan kepada anak usia 6 tahun ke bawah hingga dewasa dengan dosis sebagai berikut:

  • Anak dibawah 6 tahun: ½ hingga 2 sendok takar (2,5-10 ml) per hari. 
  • Anak usia 6-15 tahun: 1 sendok takar (5 ml) sebanyak 3 kali sehari.
  • Dewasa: 2 sendok takar (10 ml) sebanyak 3 kali sehari.

Hindari penggunaan Encephabol jika Anda memiliki kondisi seperti di bawah ini:

  • Hipersensitif terhadap komponen yang terkandung dalam obat
  • Orang dengan riwayat kerusakan ginjal 
  • Penderita gangguan fungsi hati yang parah
  • Perubahan yang signifikan pada profil darah
  • Penyakit autoimun seperti lupus (eritematosus), kelemahan otot (miastenia), gangguan kulit serius yang ditandai dengan lepuhan di kulit, bagian dalam mulut, dan hidung (pemfigus)
  • Ibu hamil dan menyusui (sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu)

Catatan

Meskipun Encephabol bisa dibeli dan digunakan tanpa resep dokter, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakannya. Obat ini juga dikhususkan untuk kondisi tertentu, sehingga tidak disarankan untuk mengonsumsinya dengan tujuan mencerdaskan otak, meskipun efek samping serius Encephabol sangat jarang terjadi. 

Untuk meminimalisir kemungkinan efek samping, Anda bisa memilih alternatif yang lebih aman yaitu mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B6. Beberapa sumber makanan dengan kandungan vitamin B6 terbaik yaitu unggas, ikan, daging sapi, dan kentang. 

Mengenal Arti CT dalam Swab PCR Test

Untuk mengetahui apakah terkena virus COVID-19 atau tidak, kamu harus menjalani tes. Salah satu tes yang dikenal ialah PCR. Tes ini adalah yang paling akurat sehingga direkomendasikan untuk mengidentifikasi infeksi virus corona. Dengan swab PCR test ini, kamu akan mendapatkan keterangan nilai cycle threshold atau CT. Lalu apa maksud CT dari hasil swab PCR test

Sebelum tahu lebih dalam soal CT, ketahuilah bahwa diagnosis virus corona dilakukan melalui metode real-time RT-PCR. Dalam tes ini, petugas kesehatan akan mengambil cairan dari tenggorok dan hidung seseorang.

Selanjutnya, sampel dimasukkan ke tabung khusus untuk kemudian diperiksa di laboratorium. Pada tahap berikutnya, sampel diekstraksi menggunakan kit tertentu agar dapat mengeluarkan materi virus yang disasar.

Selanjutnya, materi genetik diperbanyak (amplifikasi) menggunakan mesin real time PCR. Proses tersebut bisa dilakukan sampai sekitar 40 siklus.

Mesin real time PCR memakai floresens sehingga tiap kali diperbanyak, terbentuklah sinyal floresens. Jumlah sinyal floresens yang terbentuk itu berbanding lurus dengan amplifikasi yang terjadi.

Dalam edaran Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) disebutkan, hasil pemeriksaan real time PCR dinyatakan positif bila terdapat akumulasi sinyal fluoresens.

CT value merupakan jumlah siklus yang diperlukan hingga sinyal fluoresens melampaui atau melewati ambang (threshold).

“Nah, nilai CT berbanding terbalik secara proporsional dengan jumlah asam nukleat target pada sampel. Semakin rendah nilai CT, makin tinggi jumlah asam nukleat target,” kata dr. Astrid Wulan Kusumoastuti.

Pada umumnya, batas ambang nilai CT adalah 40, dengan interpretasi sebagai berikut:

  • nilai Ct 29 – 37: positif, yakni ada target asam nukleat dalam jumlah sedang.
  • nilai Ct 38 – 40: positif lemah, yakni target asam nukleat dalam jumlah sedikit, dan ada kemungkinan kontaminasi yang berasal dari lingkungan.

Namun demikian, menurut pernyataan PAMKI, beberapa kit reagen mencantumkan threshold yang berlainan, misalnya 41, 35, atau 38. Itu sebabnya, interpretasi hasil PCR harus disesuaikan kembali.

Beberapa studi membuktikan, ada hubungan antara infektivitas viral load dengan nilai CT swab test. Salah satunya yang dilakukan Bullard, J. dkk pada 2020. Kesimpulannya, pasien tidak infeksius lagi pada hasil real time PCR dengan nilai Ct ≥24.

Studi lainnya dilakukan Bordon, dkk tahun 2020. Dia mengungkapkan, tenaga kesehatan dengan nilai CT 38 dan sudah 29 hari sejak mendapat hasil PCR positif, dinyatakan sudah tidak bisa menularkan lagi.

Nilai CT Tinggi, Apa Virus Pasti Tidak Infeksius? 

Lantas, apakah itu artinya nilai Ct yang tinggi menunjukkan pasien COVID-19 tidak lagi infeksius?

Soal itu, dr. Astrid menjelaskan, “Untuk saat ini, belum menjadi saran secara umum menggunakan CT value untuk menentukan apakah seorang pasien COVID-19 infeksius atau tidak. Hal ini karena masih perlu pemeriksaan fisik dan kondisi pasien.”

“Tetap harus disesuaikan dengan pemeriksaan fisik dan kondisi klinis pasien. Itu karena CT value bisa juga dipengaruhi oleh metode ekstrak sampel dan lain-lain, belum lagi batas ambang nilai CT bisa berbeda,” dia menambahkan.

Kelemahan CT dan Hal-hal yang Tidak Bisa Dideteksinya

Meski bisa menjadi salah satu petunjuk, nilai CT belum bisa dijadikan satu-satunya pijakan untuk menentukan seorang pasien virus corona masih bisa menularkan atau tidak. Ada beberapa hal yang tidak bisa dideteksi oleh nilai CT, yaitu:

  • Belum ada penelitian menyeluruh dan komprehensif yang dapat diandalkan untuk membuktikan korelasi langsung antara tingkat keparahan penyakit, infeksi, dan nilai CT.
  • Nilai CT berbeda dari satu kit ke kit lainnya. Nilai CT yang dihasilkan sangat bergantung pada hal-hal teknis, seperti metode pengambilan sampel, jumlah materi genetik dalam sampel, metode ekstraksi yang digunakan, serta kit PCR yang dipakai.
  • Pasien dalam tahap gejala awal mungkin menunjukkan nilai CT yang tinggi kemudian dapat berubah. Dalam kasus seperti itu, nilai CT tidak bisa dijadikan patokan.
  • Tingkat keparahan penyakit COVID-19 sangat bergantung pada faktor viral load. Beberapa pasien dengan viral load rendah mungkin terjangkit penyakit yang sangat parah karena memicu reaksi imun. Karena itu, nilai CT yang tinggi tidak dapat menjadi patokan.
  • Uji real time PCR yang dilakukan saat ini bersifat kualitatif. Nilai CT dapat memberikan perkiraan kasar tentang viral load. Namun, standar yang lebih khusus masih diperlukan untuk pengujian kuantitatif.

Demikian penjelasan mengenai nilai CT yang ada di lembar hasil swab PCR test. Semoga menambah wawasanmu.

Polysilane Sirup untuk Menetralisir Asam Lambung

obat polysilane

Polysilane sirup untuk menetralisir asam lambung dapat menjadi salah satu pilihan bagi Anda. Menangani asam lambung cukup rumit, Anda harus berhati-hati untuk tidak salah langkah.

Asam lambung membantu memecah makanan untuk memudahkan pencernaan. Dengan demikian, tubuh Anda dapat menyerap nutrisi dengan lebih mudah ketika makanan bergerak melalui saluran pencernaan.

Nah, karena harus menghancurkan berbagai jenis makanan mulai dari daging-dagingan hingga sayur-sayuran, asam lambung harus benar-benar asam.

Tubuh manusia didesain untuk menangani kadar asam lambung normal sehingga tidak menyebabkan penyakit atau masalah kesehatan apa pun.

Namun, terkadang sistem ini gagal. Cairan asam lambung yang terlalu rendah atau terlalu tinggi bisa jadi masalah bagi Anda.

Untuk itu ada beberapa obat yang bisa Anda coba, termasuk Polysilane sirup untuk asam lambung.

Seberapa kuat asam lambung?

Asam lambung memegang peran penting dalam tubuh Anda. Asam lambung menghancurkan makanan agar mudah dicerna dan bertindak sebagai garis pertahanan pertama untuk melawan patogen dan mikroba penyebab penyakit.

Untuk memahami seberapa kuat cairan asam lambung, Anda harus terlebih dahulu memahami skala pengukuran tingkat keasaman.

Keasaman diukur dalam skala pH dari 0-14 Semakin rendah pH, semakin tinggi tingkat keasaman suatu cairan.

Sebagai contoh, kadar pH air aki bisa mencapai 1, atau mendekati 0. Lalu, cairan dengan tingkat keasaman paling rendah, pH sampai 14, disebut alkaline. Di tengah-tengahnya ada air putih yang biasa Anda minum dengan pH 7.

Nah di mana posisi asam lambung? Cairan dalam perut Anda ini memiliki kadar pH antara 1-2. Artinya, asam lambung termasuk cairan yang sangat asam.

Gejala asam lambung tinggi

Nah karena kandungan asam yang sangat tinggi, asam lambung bisa jadi penyebab masalah jika tidak bisa dikontrol dengan baik.

Cairan asam lambung tinggi dapat menyebabkan beberapa komplikasi seperti:

  • Tukak lambung
  • Refluks
  • GERD (gastroesophageal reflux disease)

Sebab itu, sebaiknya Anda belajar mengenali gejala asam lambung sebelum kondisinya semakin buruk. Ada beberapa gejala yang bisa Anda perhatikan seperti:

  • Mual atau muntah
  • Kembung
  • Perut tidak nyaman (mungkin lebih buruk saat perut kosong)
  • Diare
  • Maag
  • Nafsu makan menurun
  • Berat badan menurun drastis

Manfaat Polysilane untuk asam lambung tinggi

Asam lambung tinggi umumnya harus ditangani dengan obat-obatan PPI (proton pump inhibitors). Dokter juga dapat meresepkan Polysilane, tergantung pada kondisi Anda.

Ada beberapa produk Polysilane yang beredar di Indonesia, di antaranya:

  • Polysilane tablet kunyah
  • Polysilane kaplet
  • Polysilane cair (suspensi)
  • Polysilane Max
  • Polysilane Junior

Dengan konsumsi sesuai resep dokter, Polysilane dapat membantu mengatasi masalah asam lambung tinggi. 

Namun, obat ini tidak boleh dikonsumsi lebih dari 2 minggu karena dapat menyebabkan penurunan kadar fosfor dalam darah.

Polysilane termasuk dalam penanganan awal. Jika keluhan Anda tidak membaik, segera kunjungi dokter Anda untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Polysilane cair/suspensi 

Terdapat dua kemasan Polysilane sirup, yakni dalam kemasan 100 ml dan 180 ml. Polysilane Sirup mengandung aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simetikon. 

Kombinasi aluminum hidroksida dan magnesium hidroksida terbukti ampuh untuk mengatasi permasalahan asam lambung. Kandungan simetikon di dalam obat ini juga mampu mengurangi gas dalam pencernaan yang menyebabkan rasa kembung. 

Dosis obat

  • Anak usia 6 hingga 12 tahun: ½ hingga 1 sendok takar sebanyak 3 kali/hari.
  • Dewasa: 1 hingga 2 sendok takar sebanyak 3 kali/hari.

Beli online Polysilane Sirup dengan harga terbaik hanya di Toko SehatQ

https://www.healthline.com/health/how-strong-is-stomach-acid#causes-of-acid-fluctuations
https://www.healthline.com/health/high-stomach-acid-symptoms
https://www.webmd.com/heartburn-gerd/guide/what-is-acid-reflux-disease
https://www.medicalnewstoday.com/articles/146619

3 Macam Penyakit Kulit Beserta Obatnya

Gejala dan penyebab penyakit kulit itu bervariasi. Ada yang terasa gatal atau nyeri, bahkan ada juga membuat kulit tidak enak dipandang. Maka dari itu, kamu perlu tahu obat untuk penyakit kulit yang harus digunakan agar gejala dan penyebab itu bisa berkurang.

Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh. Fungsinya untuk melindungi tubuh dari bakteri, virus, dan sinar matahari, membantu mengatur suhu tubuh, merasakan sensasi sentuhan dan nyeri, serta menghasilkan vitamin D.

Sebagai bagian terluar tubuh yang menerima berbagai paparan dari lingkungan, kulit dapat dengan mudah mengalami gangguan atau penyakit. Penyakit kulit dapat muncul secara tak terduga, dan banyak orang menganggap penyebabnya selalu berkaitan dengan kebersihan tubuh yang buruk. Padahal, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan munculnya penyakit kulit.

Macam-Macam Penyakit Kulit

Berikut ini adalah jenis-jenis penyakit kulit berdasarkan penyebabnya:

1. Penyakit kulit karena peradangan

Peradangan pada kulit disebut dermatitis. Kondisi ini terjadi ketika kulit bersentuhan dengan bahan yang bersifat iritatif atau dengan alergen (zat atau benda yang menyebabkan reaksi alergi).

Gejala dermatitis umumnya berupa gatal, kemerahan, dan bengkak. Berdasarkan penyebabnya, ada beberapa jenis dermatitis, yaitu:

  • Dermatitis kontak iritan

Dermatitis kontak iritan termasuk penyakit kulit yang paling sering terjadi. Penyakit kulit ini ditandai dengan munculnya ruam, kulit kering, iritasi, atau bahkan luka lepuh pada area kulit yang bersentuhan dengan zat iritan. Beberapa contoh zat iritan adalah bahan kimia, pemutih baju, deterjen, alkohol, dan sabun mandi.

  • Dermatitis kontak alergi

Gejala dermatitis kontak alergi, seperti kemerahan dan bengkak, muncul ketika kulit bersentuhan dengan alergen. Alergen dapat berupa bahan kimia, kosmetik, cat kuku, sarung tangan lateks, protein, atau perhiasan.

Pada orang normal, bersentuhan dengan alergen tersebut tidak akan menimbulkan reaksi alergi. Namun pada penderita alergi, bersentuhan dengan alergen akan menimbulkan gejala dermatitis. Terkadang kondisi ini disebut sebagai eksim basah.

  • Dermatitis atopik (eksim)

Eksim ditandai dengan kulit merah, gatal, kering, atau bersisik. Banyak orang menyebut kondisi ini dengan istilah eksim kering. Keluhan ini sering muncul pada kulit di bagian leher, lipatan siku, atau bagian belakang lutut. Jika digaruk, kulit bersisik bisa mengelupas mengeluarkan cairan.

Penyakit kulit jangka panjang (kronis) yang biasanya dimulai saat bayi ini, sering kambuh secara tiba-tiba dan kemudian mereda.

  • Dermatitis seboroik

Penyakit kulit ini biasanya mengenai area tubuh yang berminyak, seperti wajah, punggung, dan dada. Gejalanya berupa kulit kemerahan dan bersisik. Jika mengenai kulit kepala, dermatitis seboroik menyebabkan ketombe yang membandel. Pada bayi, penyakit kulit ini dikenal sebagai cradle cap.

2. Penyakit kulit karena kelainan autoimun

Gangguan autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Beberapa penyakit kulit yang disebabkan oleh gangguan autoimun adalah:

  • Psoriasis

Psoriasis merupakan kondisi di mana sel-sel kulit tumbuh terlalu cepat, sehingga menumpuk dan membentuk bercak kemerahan disertai sisik berwarna perak.

  • Vitiligo

Vitiligo terjadi ketika sel kulit yang memproduksi melanin (pigmen berwarna gelap) tidak berfungsi. Akibatnya, kulit kehilangan warnanya dan muncul bercak-bercak putih. Vitiligo bisa diderita oleh semua jenis kulit, namun akan terlihat lebih jelas pada orang yang berkulit gelap.

  • Skleroderma

Pada skleroderma, kulit menjadi keras dan menebal. Skleroderma bisa hanya menyerang kulit, tapi bisa juga menyerang pembuluh darah dan organ dalam.

  • Pemfigus

Terdapat dua macam pemfigus, yaitu pemfigus vulgaris dan pemfigus foliaceus. Pemfigus vulgaris ditandai dengan lepuhan yang mudah pecah namun tidak gatal. Sedangkan pemfigus foliaceus ditandai dengan kulit bersisik atau berkerak, dan lepuhan kecil yang terasa gatal jika pecah.

  • Discoid lupus erythematosus

Ini merupakan penyakit lupus yang menyerang kulit. Gejala discoid lupus erythematosus meliputi ruam parah yang cenderung memburuk saat terkena sinar matahari. Ruam dapat muncul di bagian tubuh mana pun, tetapi lebih sering muncul di kulit kepala, wajah, leher, tangan, dan kaki.

3. Penyakit kulit karena infeksi

Penyakit kulit akibat infeksi ini umumnya menular. dan bisa disebabkan oleh:

  • Infeksi bakteri

Beberapa penyakit kulit yang diakibatkan oleh infeksi bakteri di antaranya adalah bisul, impetigo, kusta, folikulitis (infeksi pada kelenjar rambut), dan selulitis.

  • Infeksi virus

Cacar, herpes zoster atau cacar ular, kutil, molluscum contagiosum, dan campak merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh virus.

  • Infeksi jamur

Jamur biasanya menyerang bagian kulit yang sering lembap. Macam-macam penyakit kulit karena infeksi jamur adalah kurap, tinea cruris (infeksi jamur di selangkangan), panu, dan kutu air (infeksi jamur pada kaki).

  • Infeksi parasit

Parasit, seperti kutu dan tungau, merupakan jenis parasit yang sering menimbulkan penyakit kulit, yaitu kudis. Selain kedua jenis parasit tersebut, infeksi cacing juga bisa menimbulkan penyakit kulit.

Di samping berbagai penyakit kulit yang telah disebutkan di atas, ada juga penyakit kulit yang mematikan, yaitu kanker kulit. Kanker kulit disebabkan oleh pertumbuhan sel ganas di kulit. Ada beberapa jenis kanker kulit, yaitu melanoma, aktinik keratosis, karsinoma sel basal, dan karsinoma sel skuamosa.

Obat untuk penyakit kulit

Berikut ini adalah beberapa jenis pengobatan yang sering digunakan untuk mengobati penyakit kulit:

1. Kortikosteroid

Obat ini digunakan untuk mengurangi respon daya tahan tubuh yang terlalu aktif. Kortikosteroid salep atau tablet minum biasanya digunakan untuk mengobati penyakit kulit akibat peradangan, seperti dermatitis atau gangguan autoimun.

2. Antihistamin

Antihistamin merupakan obat yang digunakan untuk meredakan reaksi alergi dan gatal-gatal pada kulit. Obat ini dapat dibeli sendiri di apotek atau melalui resep dokter.

3. Antibiotik

Antibiotik salep diberikan untuk mengatasi penyakit kulit akibat infeksi bakteri. Pada infeksi yang luas, dokter akan memberikan antibiotik dalam bentuk tablet atau kapsul yang diminum. Konsumsi antibiotik harus berdasarkan resep dokter dan harus dihabiskan.

4. Obat antivirus

Pemberian obat antivirus bertujuan untuk mengurangi gejala dan membasmi virus penyebab penyakit kulit.

5. Obat antijamur

Obat antijamur untuk mengatasi penyakit kulit akibat infeksi jamur kebanyakan berbentuk obat oles. Namun, terkadang dokter juga akan meresepkan obat antijamur untuk diminum.

6. Operasi

Operasi dapat dilakukan untuk mengatasi kanker kulit atau penyakit kulit lain, misalnya kutil.

Selain pengobatan, pencegahan juga perlu dilakukan, agar penyakit kulit tidak kambuh dan tidak menular kepada orang lain. 

Demikian penjelasan mengenai macam-macam penyakit kulit dan obat untuk penyakit kulit. Semoga menambah wawasanmu.

Renadinac

Renadinac merupakan obat yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri dan peradangan sendi. Obat tersebut mengandung natrium diklofenak. Obat tersebut merupakan salah satu obat yang diklasifikasikan sebagai obat antiinflamasi dimana obat tersebut hanya diperoleh melalui resep dokter, karena perlu digunakan dengan hati-hati oleh pasien.

Renadinac tersedia dalam kemasan 1 box yang berisi 10 strip sebanyak 10 kaplet. Obat tersebut diproduksi oleh Fahrenheit.

Renadinac tablet adalah obat untuk mengobati nyeri dan peradangan sendi

Informasi Zat Aktif

Sesuai dengan proses kerja obat dalam tubuh, obat yang mengandung natrium diklofenak memiliki status berikut:

  • Absorpsi

Renadinac dapat diserap dari saluran pencernaan. Penyerapannya akan menurun dengan makanan. Kadar obat yang masuk ke dalam peredaran darah manusia sebanyak 55 persen dan membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengeluarkan obat dari tubuh (dari separuh kadar awal obat).

  • Distribusi

Renadinac bisa tersebar melalui plasenta dan mencapai ASI (air susu ibu). Volume distribusi obat tersebut berkisar antara 1,3 hingga 1,4 L/kg. Obat tersebut juga memiliki ikatan protein lebih dari 99 persen.

  • Metabolisme

Renadinac dapat menjalani metabolisme efek lintas pertama pada hati.

  • Ekskresi

Renadinac dapat diekskresikan melalui urin (sekitar 60 persen) dan empedu (sekitar 35 persen). Obat tersebut membutuhkan waktu antara satu hingga dua jam untuk mengeluarkan obat dari tubuh (dari separuh kadar awal obat).

Aturan Pakai

Jika Anda ingin menggunakan Renadinac, Anda perlu ikuti aturan pakai obat tersebut. Dosis maksimal (pada awal) yang dapat digunakan sebanyak 3 tablet atau 150 mg per hari. Setelah itu, dosis maksimal yang dapat digunakan sebanyak 2 tablet atau 100 mg per hari.

Renadinac perlu disimpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius dan Anda perlu mengkonsumsi obat tersebut ketika Anda makan.

Efek Samping

Renadinac sama seperti obat lain dimana obat tersebut dapat menimbulkan berbagai efek samping pada tubuh. Efek samping yang timbul bisa berupa sakit perut, pusing, diare, mual, muntah, kesulitan untuk buang air besar, gangguan fungsi hati, dan penurunan tekanan darah.

Perhatian Khusus

Renadinac tidak dapat dikonsumsi jika seseorang memiliki kondisi berikut:

  • Alergi terhadap kandungan obat tersebut.
  • Luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.
  • Mengalami gagal jantung sedang hingga berat.
  • Mengalami asma.
  • Mengalami penyakit iskemik.
  • Penyempitan pembuluh darah pada kaki.
  • Hamil trimester ketiga.
  • Mengkonsumsi obat pengencer darah.

Penggunaannya Dengan Obat Lain

Renadinac juga tidak dapat dikonsumsi dengan obat-obatan tertentu seperti:

  • Diuretik

Mengkonsumsi obat tersebut dengan Renadinac dapat menimbulkan masalah ginjal.

  • Mifepriston

Mengkonsumsi obat tersebut dengan Renadinac dapat mengurangi efek mifepriston.

  • Obat penghambat pembekuan darah

Mengkonsumsi obat tersebut dengan Renadinac dapat meningkatkan risiko luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.

  • Kortikosteroid

Mengkonsumsi kortikosteroid dengan Renadinac dapat meningkatkan risiko luka atau perdarahan pada saluran pencernaan.

  • Azithromycin

Mengkonsumsi obat tersebut dengan Renadinac dapat meningkatkan racun pada darah.

Jika Anda Ingin Bertemu Dengan Dokter

Jika nyeri dan peradangan sendi masih terjadi (setelah menggunakan Renadinac), Anda sebaiknya temui dokter. Anda dapat menceritakan ke dokter gejala apa saja yang Anda alami dan sebagainya. Setelah itu, dokter akan menentukan pengobatan yang lebih baik terhadap kondisi tersebut.

Pengobatan

Berikut adalah pengobatan yang dapat diberikan kepada pasien:

  • Menggunakan obat

Contoh obat yang dapat digunakan pasien adalah acetaminophen.

  • Terapi fisik

Contoh terapi fisik yang dapat dilakukan pasien adalah terapi suhu.

  • Operasi

Operasi merupakan pengobatan yang perlu dilakukan pasien jika kondisi yang mereka alami parah.

  • Pengobatan di rumah

Beristirahat merupakan pengobatan yang paling mudah untuk menghindari nyeri dan peradangan sendi. Pasien tidak perlu melakukan aktivitas yang berat jika masih mengalami kondisi tersebut.

Kesimpulan

Renadinac merupakan salah satu obat yang dapat mengatasi nyeri dan peradangan sendi. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti aturan pakai. Obat tersebut juga dapat menimbulkan efek samping seperti mual. Jika obat tersebut tidak efektif bagi tubuh, Anda dapat mencoba pengobatan lain. Untuk informasi lebih lanjut tentang Renadinac atau sendi, Anda bisa menanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Mungkinkah Overdosis Antihistamin Seperti Polofar?

Antihistamin, seperti polofar, adalah obat alergi yang digunakan untuk mengurangi atau menghambat efek histamin, sebuah zat kimia yang diproduksi oleh tubuh sebagai respon terhadap adanya paparan alergen. Respon alergi (baik alergi musiman, alergi dalam ruangan, alergi hewan peliharaan, alergi makanan, ataupun sensitivitas terhadap makanan), respon alergi dapat memicu beberapa gejala tertentu, seperti bersin, batuk, radang tenggorokan, hidung meler, ruam kulit, hidung mampet, dan mata yang merah dan gatal. Obat-obatan alergi dianggap aman apabila digunakan dengan benar dan dapat mengatasi gejala alergi dengan cepat. 

Overdosis antihistamin, juga disebut dengan keracunan antihistamin, terjadi ketika terlalu banyak obat tersebut di dalam tubuh. Hal ini sangat berbahaya, dan dapat mengancam nyawa. Sehingga sangat penting untuk memahami dosis yang tepat untuk menghindari terjadinya keracunan. Ada dua jenis antihistamin, yaitu antihistamin sedatif dan antihistamin non-sedatif. Beberapa jenis antihistamin sedatif contohnya adalah dexchlorpheniramine (contohnya polofar), cyproheptadine, diphenhydramine, doxylamine, brompheniramine; sementara antihistamin non-sedatif adalah pheniramine, loratadine, cetirizidine, dan fexofenadine. 

Gejala overdosis antihistamin

Gejala Anda menderita overdosis antihistamin di antaranya adalah rasa kantuk, pandangan yang kabur, mual, muntah, detak jantung yang meningkat, bingung, dan hilangnya keseimbangan. Komplikasi overdosis antihistamin generasi pertama yang lebih serius termasuk koma dan kejang. Overdosis antihistamin non-sedatif biasanya lebih tidak beracun dan tidak separah antihistamin sedatif, contohnya adalah pusing, sakit kepala, ngantuk, dan gelisah. Terkadang, tachycardia dapat terjadi. Tachycardia adalah sebuah kondisi di mana detak jantung istirahat Anda melebihi 100 detak jantung per menit. Gejala overdosis biasanya muncul dalam waktu 6 jam setelah mengonsumsi antihistamin dalam jumlah yang terlalu banyak. Gejala yang dapat Anda rasakan bisa bersifat ringan, untuk kemudian bertambah parah seiring berjalannya waktu. 

Telah ada laporan mengenai kematian yang diakibatkan oleh keracunan antihistamin, termasuk karena overdosis tanpa disengaja dan penyalahgunaan yang disengaja. Kematian dapat terjadi ketika overdosis menyebabkan komplikasi parah seperti gangguan pernapasan, serangan jantung, dan kejang. Toleransi setiap orang terhadap antihistamin seperti polofar beragam. Namun, keracunan biasanya terjadi ketika seseorang mengonsumsi tiga atau lima kali dosis yang direkomendasikan. 

Perawatan overdosis antihistamin

Perawatan overdosis antihistamin berfokus pada menstabilkan kesehatan dan menyediakan perawatan dukungan. Anda akan mendapatkan “activated charcoal” di rumah sakit yang digunakan untuk situasi kegawatdaruratan untuk membantu mengatasi efek keracunan. Activated charcoal akan bekerja sebagai sebuah antidot, menghentikan penyerapan racun dan zat kimia dari lambung ke dalam tubuh. Racun kemudian akan diikat oleh charcoal dan dikeluarkan oleh lewat tubuh saat Anda buang air besar. Sebagai tambahan penggunaan activated charcoal, dukungan umum overdosis antihistamin adalah pemantauan pernapasan dan jantung. Prognosis tergantung pada jumlah antihistamin yang dicerna dan seberapa parah overdosis terjadi, namun pemulihan secara penuh dapat terjadi dengan perawatan medis yang cepat. 

Beberapa efek konsumsi antihistamin seperti polofar dapat meniru gejala adanya overdosis, seperti mual ringan, pusing, muntah, diare, dan sakit perut. Gejala tersebut biasanya tidak membutuhkan perawatan medis, dan dapat berangsur-angsur membaik saat tubuh menyesuaikan diri dengan obat tersebut. Meskipun demikian, hubungi dokter apabila Anda menderita efek samping. Anda mungkin perlu menurunkan dosis atau menggunakan obat antihistamin lain selain polofar. Perbedaan antara efek samping dan overdosis adalah tingkat keparahan gejala yang dirasakan. Gejala yang parah seperti detak jantung yang cepat, rasa sesak di dada, dan kejang membutuhkan perawatan kegawatdaruratan secepatnya.

Begini Efek Samping dan Bahaya Nitroglycerin

Glyceryl trinitrate (GTN) atau disebut juga dengan nama nitroglycerin merupakan obat yang digunakan untuk mengurangi dan mencegah angina atau nyeri pada dada. Biasanya kondisi ini diakibatkan karena penyakit jantung koroner, meski begitu obat ini tidak dapat digunakna untuk menyembuhkan penyebab angina.

Obat ini termasuk dalam golongan nitrat yang bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah, selain itu juga meningkatkan pasokan darah dan oksigen ke otot jantung. Obat ini tersedia dalam beberapa bentuk, di antaranya tablet minum, tablet sublingual dan suntik. Sebelum mengonsumsi obat ini disarankan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Dosis dan Efek Samping

Dosis obat ini yang diberikan kepada pasien berbeda-beda dan tergantung dari kondisi setiap pasien, terdapat beberapa dosis umum yang bisa diketahui berdasarkan bentuk obat yang dipakai baik untuk pemulihan maupun pencegahan dari penyakit yang diderita pasien.

  • Untuk obat dengan bentuk tablet minum, dosis untuk angina sebanyak 2,5 mg dengan konsumsi tiga sampai empat kali dalam sehari, dosis maksimal 26 mg dengan konsumsi empat kali sehari.
  • Bentuk tablet sublingual, untuk angina 300-600 mg diletakkan persis di bawah lidah dan dosis dapat diulang setiap selama lima menit, maksimal tiga kali konsumsi.
  • Jika angina tidak segera mereda setelah mengonsumsi obat di atas, sangat disarankan untuk ke rumah sakit untuk mendapat penanganan lanjutan terhadap kondisi pasien.

Obat bentuk tablet digunakan dalam jangka panjang untuk mencegah angina, sementara tablet sublingual biasanya dipakai hanya pada saat terjadi serangan angina atau untuk mencegah angina saat melakukan kegiatan seperti olahraga. Perlu diketahui bahwa obat bentuk tablet sublingual memiliki efek kerja yang lebih cepat.

Sementara itu nitroglycerin suntik akan diberikan oleh dokter ketika berada di rumah sakit, dosis pemberiannya disesuaikan dengan kondisi pasien. Selain itu suntikan hanya boleh diberikan oleh dokter dan petugas medis yang berada dalam pengawasan dokter. Berikut ini beberapa efek samping dan bahaya obat ini.

  • Pusing dan sakit kepala.
  • Mual dan muntah.
  • Detak jantung menjadi tidak teratur.
  • Mulut kering.
  • Penglihatan menjadi kabur.
  • Merasa melayang atau lemas.

Peringatan Bahaya Nitroglycerin

Interaksi yang ditimbulkan obat kemungkinan akan terjadi jika mengonsumsi beberapa obat secara bersamaan, konsultasikan ke dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. Terdapat beberapa peringatan penggunaan terhadap obat ini, biasanya dokter akan memberitahu saat konsultasi, berikut beberapa di antaranya.

  • Katakan kepada dokter jika pasien memiliki riwayat alergi tehadap obat ini.
  • Jangan gunakan obat ini jika dalam waktu bersamaan masih mengonsumi obat riociguat atau sildelnafil.
  • Obat ini tidak disarankan dikonsumsi pada pasien dengan riwayat atau sedang mengalami serangan jantung, gagal jantung, cedera kepala, anemia berat, glaukom atau hipotensi.
  • Katakan kepada dokter jika pasien masih menderita penyakit ginjal, peyakit tiroid, gangguan fungsi hati atau kardiomiopati.
  • Selama menjalani pengobatan ini sangat dianjutkan untuk tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat karena efek obat bisa menyebabkan pusing serta sakit kepala.
  • Katakan kepada dokter jika sedang hamil, menyusui atau sedang mau merencenakan kehamilan.
  • Beritahukan ke dokter jika pasien sedang menggunakan obat-obatan lain, salah satunya termasuk suplemen atau juga obat herbal.
  • Dokter juga harus diberitahu jika pasien memiliki rencana untuk operasi, termasuk operasi gigi dan jika mengalami reaksi alergi atau overdosis setelah penggunaan segera temui dokter.