Bulu Mata Palsu dan Riasan Mata Wajib Wanita

Mata adalah kunci riasan Anda. Jika riasan mata bagus, keseluruhan tampilan riasan bisa terlihat sempurna. Namun jika riasan mata mengecewakan, bersiaplah untuk melihat hasil riasan keseluruhan yang membuat kesal. 

Salah satu kunci sukses dalam membuat riasan mata sempurna adalah menambahkan bulu mata palsu. Namun tentunya, bulu mata palsu bukan satu-satunya indikator untuk membuat tampilan riasan mata menjadi memesona. 

Bulu mata palsu berfungsi untuk membuat bulu mata terlihat lebat

Masih banyak produk riasan mata lain yang sebaiknya Anda gunakan di samping bulu mata palsu. Berikut ini adalah macam-macam produk riasan mata yang harus Anda miliki dan aplikasikan untuk riasan idaman Anda. 

Eye Primer 

Ada banyak komponen riasan mata. Namun, eye primer adalah yang utama. Primer akan membantu mengatur kelopak mata dan menghaluskan setiap lipatan di mata Anda. Dengan pemakaian primer, tampilan riasan mata nantinya akan benar-benar tertutup sempurna dengan berbagai produk riasan mata yang lain. Pemakaian primer juga bisa membuat tampilan riasan mata lebih awet. 

Eyeshadow 

Fungsi eyeshadow tak lain untuk memberikan warna indah pada kelopak mata Anda. Karena itulah, produk riasan yang satu ini hadir dalam berbagai warna dan tekstur. Anda yang berwarna natural, ada pula yang metalik. Dari segi tekstur, Anda bisa menemukan eyeshadow bubur, cairan, maupun krim. Sebaiknya, Anda memiliki palet eyeshadow sebagai senjata rahasia riasan Anda. Dengan memiliki palet ini, Anda bisa menyesuaikan riasan di kelopak mata sesuai dengan gaya dan tema penampilan Anda pada waktu-waktu tertentu. 

Eyeliner  

Sesuai namanya, eyeliner merupakan produk riasan yang melapisi garis mata. Pemakaian eyeliner bisa membuat mata Anda terlihat lebih lebar dan tajam. Banyak orang memakai eyeliner di tahap akhir setelah memakai bulu mata palsu. Padahal seharusnya, eyeliner bisa dipakai setelah pemakaian primer dan eyeshadow. Biasakanlah memakai eyeliner dalam bagian sudut dalam mata ke bagian ujung agar tidak terjadi penumpukan garis di sudut dalam mata. 

Maskara 

Jangan melupakan produk riasan mata yang satu ini! Maskara mempunya fungsi sempurna untuk merapikan bulu mata. Penggunaan maskara juga dapat membuat bulu mata Anda lebih gelap dan terlihat tebal. Beberapa orang dengan bulu mata yang lumayan tebal bahkan mengaku tidak perlu lagi memakai bulu mata palsu apabila sudah menemukan maskara yang tepat. Anda sendiri, apakah selama ini penggunaan maskara saja sudah cukup memuaskan untuk hasil riasan mata atau perlu tambahan bulu mata palsu?

Pensil Alis 

Sesuai namanya, pensil alis tentu saja diaplikasikan di alis mata Anda. Produk riasan ini dapat memberikan warna pada alis sehingga tampilannya menjadi lebih tebal dan tegas. Biasakan memadupadankan pensil alis dan eyeshadow dengan warna senada agar tampilan riasan tidak terlihat “tabrak lari”. Namun dalam kondisi tertentu, Anda juga bisa mencari warna pensil alis yang berbeda jauh dengan eyeshadow. Biasanya penggunaan seperti itu lebih diperuntukkan untuk riasan karakter. 

Bulu Mata Palsu 

Memakai bulu mata palsu dapat memberikan kesan mata Anda lebih terbuka dan hidup. Alasan inilah yang membuat sebagian besar wanita menganggap riasan mata kurang lengkap tanpa pemakaian bulu mata palsu. Anda bisa memakai bulu mata palsu kapan saja, namun jangan lupa untuk membungkusnya terlebih dahulu agar bentuknya sesuai dengan garis mata Anda. Tidak hanya untuk bagian bulu mata atas, bulu mata palsu ternyata juga bisa dipakai di bulu mata bagian bawah untuk menguatkan kesan tegas dan terbuka di mata Anda. 

Jadi selain bulu mata palsu, riasan mata lainnya apa saja yang sudah Anda miliki? Lalu, produk riasan mana yang menjadi favorit Anda untuk membuat tampilan mata yang sempurna?

4 Alasan Pentingnya Menggunakan Eye Care Mulai Sekarang

Penggunaan eye care penting dilakukan untuk mencegah kulit di area mata kering, yang bisa menyebabkan munculnya garis halus, keriput, hingga mata panda. 

Sebagai informasi, kulit di area mata adalah kulit yang paling tipis, lebih rapuh, dan rentan kering, sehingga cepat mengalami tanda penuaan dini seperti kulit keriput, garis-garis halus hingga membuat kulit jadi kendur. 

Untuk itu, penggunaan eye care harus sudah dilakukan mulai usia 20 tahun, untuk memperlambat munculnya garis-garis halus pada kulit area mata.

Krim mata biasanya memiliki formula khusus untuk melembapkan kulit di sekitar mata, sehingga memiliki tekstur yang lebih kental dan mengandung lebih banyak minyak.

Berikut beberapa alasan, pentingnya mengaplikasikan eye care sedini mungkin untuk mencegah tanda penuaan dini. 

Kulit di sekitar mata lebih tipis dan butuh perlindungan ekstra

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika kulit di area mata 10 kali lipat lebih tipis dibandingkan kulit lainnya, sehingga rentan mengalami kekeringan, dan menunjukkan tanda penuaan dini. 

Melakukan gerakan-gerakan mata, seperti menyipitkan mata juga menjadi salah satu penyebab munculnya garis dan kerutan, dan menyebabkan mata bengkak hingga munculnya lingkaran hitam. 

Untuk itu, kita membutuhkan eye cream khusus dengan kandungan vitamin C, peptida, dan retinol yang bisa meningkatkan produksi kolagen. Sehingga, tanda penuaan bisa dicegah dan membuat kita terlihat awet muda. 

Kulit area mata tidak memiliki kelembapan alami

Kulit di area mata tidak memiliki pori-pori sebanyak area kulit lainnya, sehingga rentan mengalami kekeringan dan tidak memiliki kelembapan alami dari sebum. 

Meskipun sekresi sebum dianggap sebagai kotoran, namun dalam beberapa hal sangat dibutuhkan untuk memberikan kelembapan alami sehingga menjaga kulit tetap sehat dan halus.

Adanya paparan sinar matahari secara langsung yang cukup panas, juga membuat kulit di area mata cukup kering, sehingga membutuhkan perlindungan ekstra agar kulit tetap lembap dengan penggunaan eye care

Produksi kolagen menurun 

Kolagen merupakan salah satu kandungan di dalam kulit yang bisa menjaga keelastisan kulit. Namun, produksi kolagen akan terus menurun seiring bertambahnya usia, sehingga bisa menyebabkan munculnya keriput. 

Selain karena faktor usia, hal ini biasanya juga terjadi karena faktor seperti hormon, polusi, paparan sinar matahari, dan juga pola hidup yang tidak sehat. 

Bagian pertama yang terdampak penurunan kolagen adalah area mata, sehingga menyebabkan mata jadi keriput dan muncul garis halus. Untuk itu harus dilindungi dengan cream yang tepat agar elastisitas kulit tetap terjaga. 

Area mata terus bergerak dan mengalami ketegangan setiap hari

Area mata memiliki aktivitas yang cukup banyak dan sering mengalami ketegangan setiap hari, seperti berkedip yang bisa terjadi hingga 10.000 kali dalam sehari, mengerutkan kening, menangis, hingga menyipitkan mata. 

Belum lagi, saat kita menggosok mata, memakai riasan, hingga menggunakan lensa kontak. Semua gerakan ini bisa menyebabkan mata cepat memunculkan garis-garis halus dan keriput. Sehingga, harus diberikan perlindungan ekstra agar kulit di area mata tetap sehat dan awet muda. 

Bagaimana cara merawat kulit area mata?

Selain rutin memberikan eye cream setiap hari, beberapa kebiasaan ini juga bisa menjaga kesehatan kulit di area mata agar tetap sehat dan kencang, seperti:

  • Hapus riasan hingga bersih dan lembut dengan menggunakan bahan khusus, seperti eye remover, sehingga tidak membuat area mata iritasi.
  • Oleskan krim mata dan pijat atau tepuk-tepuk hingga krim sudah terserap dengan baik.
  • Hindari penggunaan alkohol untuk membersihkan wajah, sebab hal ini bisa membuat kulit di area mata jadi kering.
  • Kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti timun atau kentang untuk mengatasi mata yang lelah serta bisa membantu mengencangkan kulit.

Dengan mengetahui hal ini, selalu jaga kesehatan dan kelembapan kulit di area mata, ya. Pastikan kamu rutin menggunakan eye care setiap pagi dan malam untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Awas, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Bibir Pecah-pecah

Bibir pecah-pecah akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Terutama jika bibir pecah-pecah disertai sejumlah gejala sekitar bibir Anda seperti mengelupas, sisik, kekeringan, bengkak, retak, pendarahan, luka atau bengkak. 

Mengalami bibir pecah-pecah memang wajar karena bibir tidak mengandung kelenjar minyak.

Selain itu, bibir pecah-pecah juga bisa disebabkan oleh cuaca. Paparan sinar matahari yang terlalu sering di musim panas juga dapat memperburuk kondisi Anda.

Tak hanya itu saja, ada beberapa kebiasaan yang hanya akan memburuk kondisi bibir pecah-pecah yang Anda alami. Apa saja? 

1. Menjilat Bibir

Sebagian besar dari kita akan menjilat bibir ketika mulai terasa kering. Memang ini bisa membasahi bibir, tetapi kebiasaan ini tidak akan membantu dalam jangka panjang dan malah akan memburuk kondisi Anda. 

Air liur mengandung enzim yang berfungsi untuk membantu Anda mencerna makanan, bukan sebagai penyedia kelembapan tambahan bagi bibir Anda.

Faktanya, begitu air liur menguap, bibir Anda sebenarnya bisa menjadi lebih kering. Saat bibir mengering, bibir terasa kencang dan bahkan mungkin pecah-pecah dan perih.

Sadarilah kebiasaan ini, dan minta orang lain untuk menunjukkan saat Anda melakukannya sehingga Anda dapat secara aktif berusaha untuk berhenti.

Anda JUGA bisa aplikasikan lip balm dengan rasa yang aneh atau mengandung obat-obatan untuk membantu Anda mulai mengurangi kebiasaan buruk ini.

2. Menggigit bibir

Kebiasaan menggigit bibir biasa dilakukan saat merasa cemas, menahan nyeri atau berpikir. Banyak orang yang kemudian terbiasa melakukan dan menjadi kebiasaan, khususnya ketika sedang khawatir. Namun, pada beberapa orang, menggigit bibir menjadi kebiasaan berlebihan yang memengaruhi kehidupan sehari-harinya.

Tapi sebenarnya kebiasaan ini tidak baik terutama jika Anda memiliki masalah bibir kering dan pecah-pecah. Sama halnya dengan menjilat bibir, kebiasaan menggigit bibir juga hanya akan memperburuk kondisi Anda. 

Saat Anda menggigit bibir, gigi akan mengiritasi bibir; membuat lapisannya terkoyak dan retak, bahkan hingga berdarah.

3. Jarang Minum Air

Bibir pecah-pecah bisa disebabkan oleh kurangnya asupan air pada tubuh sehingga menjadikan bibir kering. Jadi pastikan untuk tetap terhidrasi dengan minum lebih banyak air. 

Perlu diingat, jika Anda kurang minum air akan membuat Anda mengalami dehidrasi. Kondisi ini tidak hanya akan membuat bibir pecah-pecah saja, tetapi bisa mengacaukan keseimbangan mineral alami dalam tubuh, menyebabkan kerusakan tidak hanya sistem organ dalam tubuh, dan berdampak negatif pada kulit Anda.

Dehidrasi menimbulkan gejala seperti pusing, sembelit, penurunan produksi urin, mulut dan bibir kering, dan sakit kepala. Pada kasus dehidrasi yang parah, dehidrasi bisa menyebabkan tekanan darah rendah, demam, napas ngos-ngosan, atau jantung berdebar.

3. Bernapas Melalui Mulut

Bernapas melalui mulut dapat menyebabkan bibir Anda mengering. Napas mulut, seperti namanya, menghirup dan membuang napas melalui mulut, bukan melalui hidung. 

Bernapas melalui mulut dapat disebabkan oleh kondisi medis seperti sinusitis kronis dan polip hidung, yang membuat Anda tidak dapat bernapas melalui hidung. 

Untuk menilai apakah ada masalah mendasar yang menyebabkan pernapasan mulut, Anda membuat janji dengan dokter telinga, hidung, dan tenggorokan atau ahli alergi untuk mengatasi masalah di balik bibir pecah-pecah. 

Anda juga bisa menggunakan humidifier untuk membantu menjaga kelembapan udara di rumah Anda.

5. Tidak Memperhatikan Kandungan pada Produk

Jika Anda mengalami masalah bibir kering dan pecah-pecah, maka mulai saat ini Anda harus mulai memperhatikan kandungan yang terdapat pada produk. 

Bahan propyl gallate dalam lipstik dapat menyebabkan alergi yang berimbas pada bibir pecah-pecah. Selain itu, pasta gigi yang mengandung  guaiazulene atau  sodium lauryl sulfate juga bisa membuat bibir lebih rentan kering.

Untuk itu, perhatikan sejumlah kandungan yang akan membuat bibir pecah-pecah, hindarilah jika Anda memiliki jenis kulit kering. 

Obat-obatan tertentu (seperti vitamin A, retinoid, litium, dan obat kemoterapi) juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah.

Tidak Puas dengan Concealer Terbaik? Ini Kesalahan Pemakaiannya

Concealer Terbaik

Menggunakan concealer seharusnya mampu membuat tampilan riasan lebih rata dan menghilangkan noda yang mengganggu. Anda pun mungkin akan menjadi merek concealer terbaik untuk bisa mendapatkan hasil riasan sempurna dengan pengaplikasiannya. Namun nyatanya, penggunaan concealer terbaik pun bisa gagal jika Anda salah dalam memakainya. 

Kandungan dan tipe concealer memang sangat menentukan hasil akhir. Akan tetapi, semua itu akan percuma jika praktik riasan Anda tidak tepat. Ujung-ujungnya, wajah Anda bisa terlihat aneh dan tampak seperti memakai topeng. 

Tentu Anda tidak ingin mengalami hal ini, bukan? Untuk itu, pelajari kesalahan umum yang sering dilakukan orang-orang ketika memakai concealer terbaik sekalipun. Pastikan kesalahan di bawah ini tidak ada lakukan untuk mendapatkan riasan sempurna. 

  1. Tidak Diawali Pelembapan 

Anda mungkin berpikir bahwa concealer lebih baik dipakai di awal untuk membuat wajah terlihat merata dan siap dirias. Hal ini ada benarnya karena penggunaan concealer sebaiknya sebelum alas bedak. Namun, menjadi salah apabila Anda tidak menghidrasi kulit terlebih dahulu. Pastikan Anda mencuci muka dan memakai foundation agar wajah menjadi lembap. Dengan demikian, concealer terbaik Anda akan lebih mudah menutupi noda dan meratakan kulit dengan hasil memuaskan. 

  1. Menjadi Penutup Riasan 

Banyak orang sudah paham bahwa penggunaan concealer sebaiknya sebelum memoles alas bedak dan jenis riasan lain. Namun, ada juga yang masih salah dalam mengurutkan riasannya. Beberapa orang nyatanya mengaplikasikan concealer pada urutan akhir riasan sehingga riasan yang sudah baik justru terlihat menjadi berbayang. Sungguh memprihatinkan, bukan?

  1. Menggosok Concealer

Bagaimana cara Anda mengaplikasikan concealer di wajah? Kalau Anda masih memakai cara menggosok dan menyeret concealer di noda wajah ataupun bagian yang hendak diratakan, concealer terbaik pun tidak mampu menghasilkan riasan sempurna. Pastikan Anda mengaplikasikan concealer dengan cara menepuk-nepuk bagian yang hendak diratakan agar terlihat lebih alami dan tidak memunculkan garis-garis halus yang menarik perhatian.  

  1. Memakai Jari untuk Aplikasi
    Ini juga kesalahan umum yang sering terjadi pada penggunaan concealer. Banyak orang merasa penggunaan jari untuk memoleskan concealer di wajah akan menyediakan hasil yang lebih merata dan lebih cepat. Padahal kenyataannya, ini akan membuat concealer mengendap di lipatan kulit wajah dan membuat wajah Anda terlihat memiliki tumpukan tepung. Cara terbaik mengaplikasikan concealer sebenarnya adalah menggunakan kuas sintetis yang tipis. 
  1. Menggunakan Terlalu Banyak

Semua yang berlebihan itu tidak baik, termasuk penggunaan concealer yang berlebihan di bagian noda wajah atau kulit yang tidak merata. Menggunakan concealer terlalu tebal tidak bisa membuat noda atau warna kulit lebih merata. Sebaliknya, jumlah concealer yang terlalu banyak akan membuat bagian kulit yang ingin ditutupi semakin terlihat jelas ketidaksempurnaannya. 

  1. Hanya Satu Concealer 

Sebaiknya, Anda menyiapkan beberapa concealer untuk membuat warna wajah Anda merata da noda-noda bisa tertutupi. Hanya menggunakan satu concealer untuk meratakan wajah akan membuat ada bagian-bagian di wajah yang tidak tertutupi dengan baik. Khususnya pada bagian mata, warna concealer yang dibutuhkan tidak bisa disamakan dengan warna untuk menutupi noda. Jika Anda memaksa hanya memakai satu concealer, bersiaplah dengan hasil yang mengecewakan. 

  1. Concealer untuk Touch up 

Riasan Anda sudah terlihat sempurna, namun memudar karena seiring waktu? Anda bisa menambahkan bedak ataupun lipstik kembali. Namun jangan sampai, Anda melakukan touch up untuk concealer. Penambahan concealer ketika riasan sudah selesai akan membuat wajah Anda berbayang dan terlihat sedang memakai topeng!

***

Jadi selain memilih concealer terbaik yang cocok untuk jenis dan warna kulit Anda, pastikan pemakaiannya jangan tepat. Jangan sampai karena Anda salah mengaplikasikan concealer, Anda kemudian menganggap produk yang Anda beli jelek. Padahal, cara Anda memakainya yang patut disalahkan.

Ini Dia Jadwal Praktik Dokter Kulit di Depok

Dokter kulit di depok

Terdapat lebih dari 20 dokter kulit di Depok dengan pengalaman yang mumpuni untuk membantu mengatasi masalah kulitmu. 

Kamu bisa memilih langsung dokter kulit terbaik di Depok dari beberapa rumah sakit besar. Beberapa tindakan medis yang umum dilakukan oleh dokter kulit seperti electrocauterization, pengangkatan kulit, hingga perawatan luka bakar. 

Jadwal dokter kulit di Depok

Berikut ini jadwal praktik dokter kulit di Depok berdasarkan rumah sakitnya. Kamu bisa mengeceknya langsung di sini, ya.

RS Bunda Margonda

RS Bunda Margonda yang beralamat di Jalan Margonda Raya Nomor 28, Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok ini memiliki dua dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpraktik dari hari Senin-Sabtu.

dr. Rien Hadinoto, SpKK

  • Rabu: 16.00-19.00
  • Jumat: 16.00-19.00

dr. Yasmina D Kumala, SpKK

  • Senin: 16.00-18.00
  • Selasa: 16.00-18.00
  • Kamis: 13.00-15.00
  • Sabtu: 11.00-13.00

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal dokter, kamu bisa mengkonfirmasinya di nomor 1500799, ya. 

RS Puri Cinere

RS Cinere memiliki 4 dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpraktik dari mulai hari Senin hingga Sabtu. Berikut ini jadwal dokter spesialis kulit dan kelamin di RS Cinere, Depok.

dr. Dewi Lestarini, SpKK

  • Selasa: 15.00-17.00
  • Sabtu: 10.00-12.00

dr. Elandari Sulastomo, SpKK

  • Senin: 14.30-16.00
  • Kamis: 14.30-15.30

dr. Siskawati Hanoum, SpKK

  • Selasa: 11.00-13.00
  • Rabu: 13.30-15.00
  • Kamis: 16.00-17.00
  • Jumat: 13.00-14.30
  • Sabtu: 13.30-15.00

dr Wigati Bramundito, SpKK

  • Senin: 10.00-12.00
  • Rabu: 10.00-12.00
  • Kamis: 10.00-12.00
  • Jumat: 10.00-12.00

Jadwal dokter bisa saja berubah sewakti-waktu. Sebaiknya kamu menghubungi pusat informasi di RS Puri Cinere di nomor (021) 7545488 atau dengan datang langsung di alamat Jalan Maribaya Nomor 1, Puri Cinere, Depok. 

RS Universitas Indonesia

RS Universitas Indonesia juga memiliki dokter spesialis kulit dan kelamin yang mumpuni. Berikut jadwal praktiknya. 

dr. Dinadewi Astriningrum, SpKK

  • Jumat: 08.00-16.00

dr. Ika Anggraini, SpDV

  • Senin: 08.00-13.00
  • Kamis: 12.00-16.00

dr. Irma Bernadette Triorita Simbolon, SpKK

  • Senin: 13.00-16.00
  • Jumat: 17.00-20.00

dr. Hanny Nilasari, SpKK

  • Selasa: 08.00-16.00

Untuk informasi jadwal dokter lebih lengkap, kamu bisa menghubungi call center di (021) 50829292. 

RS Permata Depok

RS Permata Depok memiliki satu dokter spesialis kulit dan kemain dengan jadwal mulai dari Senin hingga Sabtu.

dr. Galih Manggala M, SpKK

  • Senin: 09.00-11.00
  • Selasa: 12.00-15.00
  • Kamis: 09.00-11.00
  • Jumat: 15.00-18.00
  • Sabtu: 09.00-11.00

Untuk informasi lebih lengkap mengenai jadwal dokter, kamu bisa langsung menghubungi call center di nomor (021) 29669000 atau dengan datang langsung di Jalan Raya Muchtar nomor 22, Sawangan Baru, Kota Depok. 

RSIA Bunda Aliyah Depok

Ada satu dokter spesialis penyakit kulit dan kelamin yang berpraktik di RSIA Bunda Aliyah Depok dengan jadwal sebagai berikut ini.

dr. Wisuda Putra Negara, SpDV

  • Jumat: 09.00-11.30
  • Sabtu: 09.00-13.00

Informasi mengenai jadwal dokter dan tindakan medis lainnya bisa kamu peroleh dengan menghubungi call center RSIA Bunda Aliyah Depok di nomor (021) 77803600 atau di alamat Jalan Kartini Nomor 2, Depok, Pancoran Mas, Kota Depok. 

Erha Clinic Depok

Terdapat 6 spesialis dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpraktik di Erha Clinic Depok. Beberapa tindakan medis yang dilakukan seperti:

  • Personal Rejuvenation Program
  • Personal Acne Cure Program
  • Personal Scalp & Hair Growth Program
  • Deep Pore Cleansing Therapy

Berikut jadwal dokter spesialis kulit dan kelamin di Erha Clinic Depok:

dr. Christilla Citra Aryani, SpKK

  • Rabu: 11:00 – 14:00
  • Kamis: 10:00 – 13:00
  • Jumat: 16:00 – 18:00

dr. Christine Andriyani, SpKK

  • Senin: 11:00 – 14:00
  • Rabu: 11:00 – 14:00

dr. Evelyn Lina Nainggolan, SpKK

  • Senin: 15:00 – 18:00
  • Minggu: 10:30 – 15:00

dr. Susanthy Ulyana Saragih, SpKK

  • Jumat: 10:00 – 13:00
  • Sabtu: 13:00 – 16:00

dr. Swestia Jackqueline, SpKK

  • Selasa: 10:00 – 16:00
  • Rabu: 11:00 – 16:00
  • Sabtu: 09:00 – 15:00

dr. Vinia Ardiani Permata, SpKK

  • Kamis: 12:00 – 16:00
  • Sabtu: 12:00 – 16:00

Terkait jadwal dokter yang bisa berubah-ubah, kamu bisa menghubungi Erha Clinic Bogor di nomor WhatsApp 081389910721 atau dengan mendatangi langsung Erha Clinic di Jalan Kartini Nomor 22 B dan 22 C, Depok. 

Itu dia beberapa rekomendasi dokter kulit di Depok untuk membantu mengatasi berbagai permasalahan kulitmu. Untuk informasi lebih lengkap, kamu bisa menghubungi call center masing-masing rumah sakit, atau dengan menggunakan aplikasi kesehatan seperti SehatQ. 

3 Cara Membuat Cuka Apel untuk Perawatan Wajah

Jika Anda sudah familiar dengan dunia perawatan kulit, Anda mungkin sudah mengetahui bahwa cuka apel memiliki khasiat yang luar biasa. 

Proses fermentasi menghasilkan senyawa dalam cuka yang disebut asam asetat, yang terkenal dengan sifat antibakteri dan antijamurnya. Selain mengandung asam asetat, cuka apel juga memiliki senyawa asam gallic, katekin, dan pektin, asam folat, biotin, kalium, dan fosfor. 

Kemudian, cuka apel juga memiliki kandungan vitamin (A, B, B1, B2, B6, C, dan E), potasium, kalsium, dan magnesium.  

Cuka apel ini memang bisa ditemukan di swalayan. Tetapi, Anda ternyata bisa mengetahui cara membuat cuka apel untuk kecantikan sendiri di rumah, lho.

Berikut ini cara membuat cuka apel mudah untuk perawatan wajah:

1. Cara membuat cuka apel untuk mengatasi jerawat

Jika Anda saat ini sedang berjuang melawan jerawat, maka Anda bisa memanfaatkan cuka apel sebagai salah satu cara mengatasinya. Karena zat antibakteri dan antijamurnya, cuka apel dapat membantu dan menjaga pori-pori kulit Anda bebas dari bakteri, minyak dan debu.  

Berikut ini cara membuat cuka apel untuk atasi masalah jerawat: 

  • Campur cuka apel dengan air dalam mangkuk.
  • Rendam bola kapas dalam larutan cuka apel tersebut.
  • Oleskan pada wajah yang terkena jerawat.
  • Biarkan selama 10 menit lalu bersihkan dengan air hangat.
  • Aplikasikan beberapa kali sehari selama beberapa hari untuk melihat hasilnya. 

2. Cara membuat cuka apel untuk menyembuhkan Sunburn

Memang tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa cuka apel dapat mengobati sengatan matahari. Namun, mengencerkan cuka sari apel dengan air adalah salah satu cara yang digunakan orang untuk meredakan rasa sakit dan perih setelah berjemur.

Adapun cara membuat cuka apel untuk mengatasi sunburn adalah sebagai berikut:

  • Campurkan setengah cangkir cuka sari apel dengan 4 cangkir air.
  • Basahi kain lap dengan larutan tersebut.
  • Oleskan pada kulit yang terbakar sinar matahari.
  • Pijat kulit sebentar.
  • Ulangi ini beberapa kali setiap hari selama beberapa hari sampai kondisi Anda membaik.

3. Cara membuat cuka apel untuk mengangkat sel kulit mati

Asam alfa hidroksi pada cuka apel ternyata bisa membantu Anda untuk mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan sel kulit baru yang sehat. 

Selain itu, Anda juga dapat merasakan manfaat cuka apel untuk membuat kulit lebih lembut dan kenyal. Anda dapat menggunakan cuka apel untuk berendam

Inilah cara membuat cuka apel agar sel kulit mati dapat terangkat: 

  • Tuangkan sedikit cuka apel ke dalam bak mandi berisi air hangat.
  • Berendamlah selama 15-20 menit.
  • Biarkan asam pelindung meresap ke dalam kulit Anda.
  • Ikuti rutinitas ini untuk menjaga tingkat pH kulit Anda. 

4. Cara membuat cuka apel sebagai pengganti toner

Cuka apel memiliki khasiat astringent, yang membantu meningkatkan aliran darah ke kulit dan memperkecil pori-pori, obat yang bagus untuk orang-orang yang memiliki kulit berminyak.

Anda dapat menggunakannya sebagai pengganti toner.

Berikut ini cara membuat cuka apel sebagai pengganti toner:  

  • Campur cuka sari apel dengan air yang telah disaring. Anda juga dapat menambahkan beberapa tetes minyak esensial.
  • Oleskan larutan pada kulit Anda menggunakan bola kapas.
  • Biarkan selama beberapa menit, lalu bilas dengan air dingin.
  • Anda dapat menggunakannya sekali atau dua kali sehari sesuai kebutuhan Anda.

5. Cara membuat cuka apel untuk mengatasi kerutan wajah

Selain mengangkat sel kulit mati, kandungan asam alfa hidroksi pada cuka apel ternyata dapat membuat kulit yang sehat dan bercahaya. 

Tidak hanya itu, cuka apel juga membantu menghilangkan bintik-bintik penuaan serta meminimalkan garis-garis halus dan kerutan.

Anda dapat membuat cuka apel dengan cara berikut: 

  • Oleskan sedikit cuka sari apel menggunakan bola kapas pada noda penuaan dan kerutan.
  • Biarkan selama 30 menit lalu bersihkan dengan air dingin.
  • Ikuti rutinitas ini dua kali sehari selama 6 minggu untuk merasakan manfaatnya

Demikian cara membuat cuka apel untuk perawatan wajah yang bisa Anda praktikkan langsung di rumah. Pastikan Anda sudah mengetahui efek samping dari penggunaan cuka apel sebelum memakainya, ya. 

Anda tidak disarankan mengonsumsinya langsung tanpa dilarutkan dan menggunakannya untuk jangka waktu yang panjang. Jika ada masalah kesehatan, konsultasikan hal ini kepada dokter, ya. 

Ketahui Bentuk Bibir Ideal Berdasarkan Keinginan saat Operasi Plastik

Bentuk bibir ideal biasanya dibentuk berdasarkan tren yang sedang berkembang di masyarakat. Cara mengetahui selera bentuk bibir ideal salah satunya yaitu melalui selera pasien operasi plastik. Meskipun pada dasarnya, setiap generasi memiliki bentuk bibir ideal yang berubah dari waktu ke waktu.

Mengapa sebagian orang ingin mengubah bentuk bibirnya?

Bibir sangat penting untuk menentukan persepsi kecantikan agar dianggap lebih menarik. Operasi plastik bagian bibir menjadi tren baru akhir-akhir ini, meskipun terdapat beberapa kasus gagal saat operasi. Banyak orang menganggap bentuk bibir dianggap penting terutama bagi penampilan wanita. Saat ini bentuk bibir penuh sedang menjadi keinginan banyak wanita.

Apabila menilik sejarah, bentuk bibir penuh tidak hanya menandakan sensualitas melainkan juga dihubungkan dengan aktivitas seksual. Bibir penuh juga dikaitkan dengan kemudaan, kecantikan, dan gairah. Bibir yang terkesan kuat dan cemberut juga dianggap lebih menarik secara seksual baik bagi pria maupun wanita.

Operasi plastik menjadi pilihan instan untuk mengubah bentuk bibir. Akan tetapi, Anda harus mengetahui efek samping yang mungkin terjadi seperti:

  • Infeksi
  • Bekas luka
  • Pembengkakan parah
  • Pendarahan
  • Reaksi alergi terhadap anastesi

Efek samping tersebut biasanya terjadi beberpa hari setelah operasi. Di sisi lain, prosedur yang tepat mampu mengurangi tingkat keparahan efek samping.

Bentuk bibir ideal

Berdasarkan Journal of the American Medical Association, dilakukan sebuah penelitian dengan cara mengumpulkan 100 foto wanita dengan bentuk bibir yang berbeda. Hal ini dilakukan dengan tujuan mengetahui bentuk bibir ideal menurut mereka. Hasil menunjukkan bahwa bibir menarik yaitu memiliki rasio bibir atas dan bawah sebesar 1:2. Rasio ini berpotensi dijadikan acuan bibir paling ideal dalam bidang bedah plastik wajah.

Akan tetapi, faktanya justru berbeda dengan tren yang beredar di masyarakat. Banyak orang yang menginginkan bibir bagian atasnya lebih tebal seperti idola selebritis mereka.

Sementara studi lain menunjukkan rasio bibir berbeda. Menurut Journal of Cranio-Maxillofacial Surgery, rasio bentuk bibir ideal bagian atas dan bawah yaitu 1:1. Setidaknya sebesar 60% subyek penelitian memilih bentuk ini. Mereka juga menginginkan bibir yang penuh dan simetris dengan cupid bibir yang jelas. Cupid merupakan lekukan bibir bagian atas.

Cara membuat bentuk bibir ideal tanpa operasi plastik

Apabila Anda menghindari efek samping operasi plastik namun tetap menginginkan bentuk bibir ideal tampak penuh dan sehat, berikut ini cara-cara lain yang lebih aman:

  • Lakukan eksfoliasi

Eksfoliasi mampu membersihkan bibir dari kulit mati dan kotoran lainnya, seperti sisa make up atau debu. Eksfoliasi bisa dilakukan menggunakan scrub bibir khusus. Bedakan dengan jenis scrub bibir wajah atau tubuh secara umum karena kulit bibir lebih sensitif dibandingkan bagian tubuh lainnya.

  • Jaga bibir agar tetap terhidrasi

Bibir yang kekurangan cairan akan terlihat mengerut dan tidak penuh. Gunakan pelembab bibir dan minum air secara rutin. Apabila Anda sering beraktivitas di luar ruangan, jangan lupa untuk mengaplikasikan pelembab bibir ekstra SPF.

  • Gambar garis bibir

Mempertegas garis bibir mampu membuat bibir terlihat lebih besar dan tebal. Caranya yaitu dengan mengapliksikan concealer di garis bibir kemudian gambar menggunakan lip liner. Terakhir tambahakan lisptik di seluruh bagian bibir.

  • Tambahkan pewarna bibir dengan ekstra glossy

Efek glossy membuat bibir terlihat lebih penuh. Selain itu, kombinasi lipstik juga bisa dilakukan untuk menyempurnakan efek bibir penuh. Oleskan satu warna lipstik ke sluruh permukaan bibir. Kemudian tambahkan lipstik yang lebih terang di bagian tengah bibir.

Begini Perawatan Kaki Pecah-pecah Menggunakan Bahan Alami

Apakah Anda salah satu orang yang mengalami permasalahan tumit kaki pecah-pecah? Terdengar sepele, beberapa orang memilih untuk mengabaikan permasalahan ini tanpa mencoba melakukan perawatan kaki untuk mengatasinya. Padahal, jika dibiarkan berlarut-larut, masalah kaki pecah-pecah dapat menimbulkan rasa nyeri ketika berjalan dan beraktivitas, bahkan memicu infeksi serius.

Di bawah ini terdapat rekomendasi perawatan kaki pecah-pecah menggunakan bahan alami, sehingga tumit kaki Anda terjaga kesehatan dan kelembapannya. 

  • Minyak zaitun

Salah satu bahan alami yang digunakan untuk perawatan kaki adalah minyak zaitun. Memang sudah sejak dari dulu minyak zaitun diyakini bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Menggunakan minyak zaitun sebagai perawatan kaki pecah-pecah, dilakukan dengan mengoleskan minyak zaitun pada permukaan tumit yang bermasalah sambil memijatnya lembut selama 10-15 menit. Setelah itu, kenakan kaus kaki semalaman agar minyak dapat menyerap dengan baik. Cara ini berguna untuk melembapkan kulit dan melancarkan sirkulasi darah yang dapat mempercepat proses penyembuhan kaki pecah-pecah.

  • Madu

Tentu Anda tidak asing dengan bahan alami yang satu ini. Madu dapat digunakan sebagai obat alami untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk untuk perawatan kaki pecah-pecah. 

Dalam sebuah hasil penelitian, disebutkan bahwa kandungan antibakteri dan antimikroba dalam madu dapat melembapkan kulit dan mempercepat proses penyembuhan kaki pecah-pecah. 

Anda hanya perlu merendam kedua kaki ke dalam baskom yang sebelumnya telah diisi dengan air hangat dicampur dengan segelas madu. Lakukan kegiatan merendam kaki ini selama 15-20 menit dan gosok permukaan tumit kaki pecah-pecah. Cara lainnya, yaitu dengan mengoleskan madu sebagai masker pada kaki yang didiamkan semalaman. 

  • Petroleum jelly dan air lemon

Mungkin Anda pernah mendengar informasi bahwa petroleum jelly bermanfaat untuk mengatasi kulit kaki pecah-pecah. Kegiatan perawatan kaki ini dapat Anda kombinasikan dengan air lemon dan membuatnya serupa dengan pasta. Langkah yang perlu Anda lakukan untuk memanfaatkan petroleum jelly dan air lemon sebagai perawatan kaki, antara lain:

  • Rendam kaki dalam air hangat sekitar 20 menit.
  • Keringkan kaki dengan handuk bersih
  • Campurkan 1 sendok teh petroleum jelly dan 3 sendok teh air lemon dalam sebuah mangkuk. Aduk rata hingga teksturnya menjadi pasta.
  • Oleskan pada permukaan kulit tumit pecah-pecah.
  • Diamkan selama satu jam.
  • Minyak kelapa

Dalam minyak kelapa, terdapat kandungan antimikroba dan antiradang yang diyakini dapat menghaluskan tumit kaki pecah-pecah, mengalami infeksi, bahkan berdarah. 

Hal pertama yang perlu Anda lakukan, yaitu merendam kaki ke dalam air hangat selama beberapa menit, lalu mengoleskan minyak kelapa pada permukaan kaki yang bermasalah, disambil dengan memijatnya secara lembut.

Sebagai alternatif, Anda juga dapat menggunakan minyak almond atau minyak wijen sebagai bahan alami perawatan kaki.

  • Masker pisang dan alpukat

Alternatif bahan alami lainnya yang dapat Anda gunakan untuk perawatan kaki pecah-pecah, yaitu masker pisang dan alpukat. Anda perlu untuk mencampurkan satu buah pisang matang dengan ½ buah alpukat, lalu menghaluskannya secara merata hingga menjadi pasta dengan tekstur sesuai keinginan Anda. 

Setelah pasta masker pisang dan alpukat tersebut jadi, maka oleskan pada area tumit kaki pecah-pecah dan biarkan hingga 15-20 menit. Lalu, bilas dengan air hangat sampai bersih. 

Di dalam alpukat, terdapat vitamin A, vitamin E, nutrisi baik, dan asam lemak omega yang bermanfaat untuk mempercepat proses penyembuhan kulit kaki yang bermasalah. Selain itu, pisang juga dapat membantu untuk melembapkan kulit.


Ingin mendapatkan informasi dan tips menjaga kesehatan kulit lainnya? Simak SehatQ.com untuk kabar kesehatan dan kecantikan terbaru dan terpercaya.

Kenali Bahaya Es Batu untuk Wajah

Pada umumnya kebanyakan orang sudah mengetahui manfaat es batu, mulai dari pengobatan dan perawatan kulit tubuh. Namun demikian, di balik manfaat yang ada ternyata juga terdapat bahaya yang ditimbulkan dari es batu tersebut. Bahaya es batu ini bisa semakin meningkat jika seseorang yang menggunakannya secara berlebihan dan asal-asalan.

Banyak orang menikmati es batu sebagai tambaha untuk mendinginkan makanan maupun minuman agar terasa segar. Selain itu, es batu juga bisa dimanfaatkan sebagai kesehatan dan perawatan kecantikan. Penting untuk mengetahui bahaya apa yang ditimbulkan ketika seseorang menggunakan es batu agar nantinya lebih bijak ketika mengonsumsinya.

Manfaat Es Batu

Sebelum mengetahui apa saja bahaya yang ditimbulkan ketika seseorang menggunakan es batu, baik untuk perawatan kulit maupun mencari kesegaran. Manfaat dari es batu untuk kesehatan sebenarnya sudah dilakukan sejak lama dalam pengobatan China, berikut beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari es batu.

  • Meningkatkan Kualitas Tidur

Salah satu manfaat dari konsumsi es batu yang cukup populer adalah mampu meredakan ketegangan dan stres secara bersamaan. Manfaat ini berdampak pada kualitas tidur seseorang dengan meletakkan es batu ke titik Feng Fu, cara ini diklaim mampu membuat kualitas tidur semakin meningkat.

  • Mengurangi Rasa Sakit

Es batu sangat berkhasiat meredakan rasa sakit, otot yang kram dan mengurangi rasa sakit pada kulit yang terkena gigitan nyamuk. Es batu sangat berguna untuk melancarkan sirkulasi darah, terutama setelah tubuh mengalami benturan.

  • Mengatasi Pembengkakan

Sedikit berisiko karena bisa berdampak bahaya, es batu bisa digunakan untuk mengurangi bengkak di wajah karena berbagai penyebab. Cara yang kerap dilakukan adalah dengan menggunakan es batu sebagai bahan kompres yang diletakkan pada area ajah yang mengalami pembengkakan.

  • Melancarkan Pencernaan

Bagi seseorang yang kerap sakit perut, es batu bisa dimanfaatkan untuk mengatasi gangguan perut seperti munculnya rasa sakit, perut kembung hingga mengatasi gangguan pencernaan. Caranya dengan meletakkan es batu pada titik Feng Fu.

  • Meredakan Gejala Menstruasi

Bagi para perempuan yang tersiksa karena menstruasi, es batu ternyata dapat dimanfaatkan untuk sekadar meredakan rasa nyeri yang muncul. Cukup letakkan es batu pada titik Feng Fu, setelahnya gejala menstruasi akan mereda secara perlahan.

Bahaya Es Batu untuk Wajah

Selain manfaat es batu, kenali juga bahaya yang berisiko muncul ketika seseorang menggunakan es batu untuk perawatan wajah. Penggunaan es batu dalam perawatan kecantikan sebaiknya dilakukan secara hati-hati, termasuk ketika digunakan untuk mengatasi jerawat, mengatasi mata panda, mengecilkan pori-pori dan menghalau kerutan di wajah.

Perawatan kulit wajah menggunakan es batu memang membuat wajah terlihat menjadi lebih segar, halus, kencang dan lebih cantik. Tetapi, dari perawatan teratur yang dilakukan agar membuat kulit wajah menjadi sehat justru bisa mendatangkan bahaya, berikut beberapa bahaya yang bisa muncul dan perlu diwaspadai.

  • Kulit Sangat Kering

Jangan gunakan es batu dengan ceroboh ketika memakai untuk perawatan wajah, penggunaan es batu secara berlebihan justru dapat menyebabkan kulit menjadi sangat kering.

  • Peradangan Kulit

Sekali lagi, penggunaan es batu dalam perawatan wajah yang sembarangan bisa membuat wajah mengalami peradangan kulit dan menjadi berwarna merah.

  • Memicu Pecahnya Kapiler

Efek dari es batu yang digosokkan secara langsung pada kulit sangat berisiko, salah satunya bisa menyebabkan kapiler di bawah kulit mudah pecah.