Suntik Filler Dagu, Bikin Cantik Namun Banyak Efek Sampingnya

Filler Dagu yang Sedang Digandrungi, Apa Saja Efek Sampingnya?

Perawatan untuk wajah kini semakin beragam jenisnya, salah satu yang populer adalah menggunakan filler. Perawatan ini memiliki banyak manfaat bagi wajah seperti dapat menghaluskan kulit, memperbaiki bentuk wajah, menghilangkan kerutan, serta membuat wajah kencang sehingga Anda nampak awet muda. Banyak bagian wajah yang bisa dirawat menggunakan filler termasuk dagu. Filler dagu sering dipilih sebab dapat membantu dagu lebih kencang dan tidak keriput. Filler dagu disukai banyak orang sebab prosesnya mudah. Anda tidak perlu melakukan operasi seperti operasi plastik. Filler hanya menggunakan metode suntik saja sehingga dapat dilakukan dengan cepat. Meski dapat mempercantik wajah, filler dagu memiliki beberapa efek samping. Berikut 9 efek samping yang mungkin timbul setelah Anda melakukan filler dagu. 

  1. Kulit bengkak kemerahan

Efek samping awal yang bisa muncul karena suntik filler dagu yaitu kulit menjadi berwarna kemerahan. Selain itu, kulit akan menjadi bengkak. Untuk mengatasi pembengkakan yang muncul akibat filler dagu, Anda dapat menempelkan es batu pada area wajah.

  1. Muncul benjolan 

Setelah filler dagu, benjolan seperti jerawat mungkin muncul. Hal itu disebabkan karena terdapat pertumbuhan jaringan pada wajah yang tidak normal. Kondisi ini  seringkali disebut sebagai nodul. Benjolan juga dapat muncul sebab kesalahan distribusi ketika filler dagu disuntikan. 

  1. Terdapat reaksi alergi 

Filler dagu dapat memicu reaksi alergi. Efek samping yang satu ini memunculkan gejala seperti jika Anda sedang terkena alergi terhadap sesuatu. Kulit dapat memunculkan ruam merah, terasa terbakar, bengkak, sesak napas, hingga pingsan apabila alergi yang dialami cukup serius. 

  1. Bentuk dagu tidak simetris 

Dalam kurun waktu tertentu, filler dagu dapat membuat wajah menjadi asimetris. Hal tersebut merupakan salah satu efek samping dari filler dagu. Anda harus melakukan injeksi ulang agar bentuk wajah terutama dagu kembali menjadi simetris.

  1. Penyumbatan pembuluh darah 

Filler dagu juga mungkin menyumbat pembuluh darah. Jika hal ini terjadi, maka sel-sel kulit akan mati karena tidak mendapat pasokan nutrisi. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat semakin parah dan memicu penyakit kulit. 

  1. Peradangan pada kulit

Selain menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, filler dagu juga memiliki efek samping berupa peradangan pada kulit. Setelah beberapa hari filler dagu selesai, kulit dapat menjadi rusak. Contoh peradangan yang mungkin terjadi seperti koreng, luka pada kulit, serta infeksi. 

  1. Munculnya bekas luka 

Filler dagu juga menimbulkan risiko terjadinya bekas luka. Apabila suntik filler dagu tidak pas, atau bahkan meleset sedikit saja, Anda dapat memiliki bekas luka. Meski bekas luka yang umum bersifat sementara, namun Anda tetap akan merasa tidak nyaman, bukan? Untuk mengatasi hal tersebut, dokter biasanya akan disuntik kortikosteroid pada bekas luka. 

  1. Rasa tidak nyaman 

Efek samping yang paling sering dirasakan adalah timbulnya rasa tidak nyaman. Hal tersebut dikarenakan pada area dagu yang telah mendapat suntik filler terasa mengganjal. Tidak ada cara untuk mengatasi hal ini, Anda harus membiasakan rasa tidak nyaman yang muncul pada dagu. 

Filler dagu yang ditawarkan di pasaran beragam jenisnya. Jangan mudah tergiur untuk melakukan filler dagu hanya karena harganya murah saja. Injeksi filler yang tidak asli dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti di atas, bahkan hingga kematian.  Anda juga disarankan untuk tetap menghubungi dokter dan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan berupa filler dagu.

10 Obat Gatal dan Ruam Alami

Gatal-gatal di tubuh bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari gigitan serangga, alergi  hingga penyakit tertentu seperti diabetes. Untuk mengatasi gatal dan ruam, cara yang paling umum digunakan adalah dengan menggunakan obat gatal. Selain obat kimia, terdapat beberapa bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati kondisi tersebut.

Kondisi gatal-gatal juga disebut dengan pruritus bisa menyerang bagian tubuh tertentu maupun secara keseluruhan. Keadaan ini terkadang juga dapat muncul disertai dengan gejala lain, seperti ruam kulit, bentol-bentol, kulit kering hingga bersisik hingga pecah-pecah. Pada umumnya, kebanyakan orang menggunakan obat kulit untuk mengatasinya.

Obat Gatal Alami

  1. Timun

Salah satu jenis buah ini memiliki senyawa yang bersifat menyejukkan dan menyegarkan, hal ini memuat timun dimanfaatkan pada salon-salon kecantikan. Selain itu, fungsi lain timun adalah sebagai obat ruam di kulit. Cara untuk menggunakannya hanya tinggal ditumbuk atau diparut dan kemudian letakkan pada bagian atas kulit yang terdapat ruam.

  • Kulit Pisang

Sama seperti timun, khasiat kulit pisang juga menyejukkan dan untuk menggunakannya sebagai obat mengatasi gatal dengan meletakkan kulit pisang di atas kulit yang gatal dengan bagian dalam menghadap ke kulit dan dipijat secara perlahan hingga gatal berkurang.

  • Cuka Apel

Dari sekian banyak manfaat, salah satu kegunaan cuka apel adalah sebagai penangkal gatal pada kulit. Cara penggunaannya yakni dengan memakai kapas atau kertas yang sudah ditetesi dengan cuka apel dan dtaruh di atas ruam. Cara ini sangat efektif untuk menetralkan racun penyebab ruam.

  • Baking Soda

Pemakaian baking soda pada kulit yang gatal diklaim mampu menarik racun ke permukaan, karena manfaatnya tersebut baking soda juga dikenal sebagai obat jerawat alami. Gunakan tiga sendok baking soda yang dicampur dengan air dan dioleskan ke kulit, ramuan ini bisa mengatasi gatal dan ruam merah yang sudah melepuh.

  • Oatmeal

Oatmeal ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk mengatasi gatal dan ruam secara alami, haluskan oatmeal sampai menjadi bubuk kemudian masukkan ke dalam kantong yang diikat pada kran bak kamar mandi. Gunakan campuran bahan tersebut untuk berendam di air hangat selama 30 meni.

  • Lidah Buaya

Dikenal dengan aloe vera dengan manfaatkan penyejuk rasa terbakar pada kulit, getah yang terdapat pada lidah buaya mampu dimanfaatkan untuk obat oles pada kulit gatal dan ruam merah hingga melepuh.

  • Alkohol

Dalam pengobatan kulit gatal dan ruam, alkohol bermanfaat untuk mencegah penyebaran gatal yang disebabkan racun. Cara penggunannya cukup mudah, hanya dengan mengoleskan alkohol ke daerah kuit yang terkena racun, tindakan ini mampu mencegah racun masuk lebih ke dalam.

  • Sari Lemon

Sari lemon mengandung asam yang merupakan astrigent atau bahan bersifat mengeringkan alami, untuk menangkal gatal bahan ini mampu menyerap racun yang berbentuk minyak. Caranya bisa dengan langsung mengoleskan pada bagian kulit yang gatal dan muncul ruam.

  • Air Mengalir

Ketika kulit terkena racun atau bahan kimia, cara termudah untuk mengatasi adalah mencuci di bawah air yang mengalir. Kondisi ini bisa membawa racun yang berada di kulit keluar ke permukaan, sehingga mencegah masuk ke dalam dan bisa larut mengikuti air mengalir.

  1. Kompres Dingin

Obat gatal alami selanjutnya adalah melakukan kompres menggunakan air dingin langsung pada kulit yang terdampak racun gatal atau ruam. Jangan sekali-kali menggaruk bagian kulit yang gatal karena kuku bisa jadi membuka bagian ruam yang melepuh hingga menyebabkan infeksi.

Cegah Penuaan Dini dengan Facial Massage

Efek relaksasi yang ditimbulkannya membuat pijat wajah atau facial massage banyak diminati.  Apakah Anda termasuk penggemar facial massage?

Ada titik-titik pada wajah, leher, dan bahu yang diberi tekanan saat proses facial massage. Alirah darah menjadi lebih lancar, sehingga terasa sensasi rileks dan menyenangkan.

Mencegah penuaan dini

Bagian menarik dari facial massage, tidak harus selalu dilakukan oleh terapis, Anda juga dapat melakukannya sendiri di rumah. Tekniknya memang cukup beragam. Anda dapat memijat dengan gerakan melingkar di pelipis, menekan alis dari bagian dalam ke luar dengan jari manis, dan lain sebagainya.

Rutin melakukan pijat wajah dapat membantu mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini. Terdapat penelitian yang melaporkan bahwa, memijat wajah dan leher selama 8 minggu menghindarkan Anda dari munculnya tanda-tanda penuaan, terlebih bila prosedur memijat tersebut dibantu dengan krim anti penuaan.

Di dalam penelitian tersebut, para peneliti melihat munculnya kerutan atau kulit yang mengendur. Ternyata, partisipan yang melakukan facial massage secara teratur memiliki kerutan baru yang lebih sedikit. Tekstur kulit pun cenderung stabil dan tidak kendur.

Manfaat lain dari facial massage

Meskipun Anda melakukan facial massage untuk menghindari munculnya tanda-tanda penuaan, namun prosedur ini akan memberikan manfaat lebih besar lagi. Di bawah ini beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh dari prosedur pijat wajah.

1. Mencegah timbulnya jerawat

Konon, memijat beberapa bagian wajah atau facial massage dapat membantu mencegah timbulnya jerawat. Karena aliran darah di wajah menjadi lebih lancar. Untuk tujuan ini, disarankan menggunakan minyak zaitun saat melakukan pijat wajah.

Meski demikian, tidak disarankan untuk melakukan pijat wajah pada bagian wajah yang berjerawat meradang atau saat wajah sedang berjerawat banyak.

2. Wajah lebih bersinar

Memiliki wajah yang bersinar atau glowing menjadi impian banyak orang. Hal ini bisa dicapat dengan rutin melakukan facial massage, loh!

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa 59% perempuan yang melakukan facial massage merasakan wajahnya lebih bersinar. Tidak berhenti sampai di sini, tekstur kulit wajah 54% dari partisipan menjadi lebih kenyal. Sementara 50% lainnya merasakan kulit menjadi lebih kencang.

Manfaat tersebut diduga karena adanya efek rileks yang ditimbulkan setelah menjalani pijat wajah.

3. Membantu menyamarkan jaringan parut

Facial massage juga disebutkan dapat membantu proses penyembuhan luka di wajah. Lancarnya aliran darah di sekitar wajah, membuat pemulihan luka berjalan lebih optimal. Hal ini juga membantu menyamarkan tekstur tidak rata akibat luka tersebut.

Di samping itu, pijat wajah juga membantu meredakan berbagai gejala yang menyertai luka, seperti nyeri, gatal, atau keluhan lainnya. Namun, pijat wajah tidak disarankan bila penyembuhan luka masih tahap awal sekali.

4. Relaksasi dan menutrisi kulit

Layaknya pijat badan, facial massage juga dapat memberikan efek relaksasi. Ketegangan di sekitar wajah, baik karena lelah setelah beraktivitas atau stres, dapat mereda. Selain rileks, kulit leher dan wajah pun menjadi lebih sehat.

Telah disebutkan sebelumnya, facial massage melancarkan aliran darah di wajah. Hal ini membuat asupan nutrisi pada kulit wajah semakin optimal.

Untuk memudahkan dan mengoptimalkan manfaatnya, facial massage dapat dilakukan dengan menggunakan minyak, krim, atau serum tertentu. Pengaplikasiannya boleh langsung menggunakan jari tangan atau memanfaatkan face roller atau jade roller. Memahami titik-titik tertentu yang perlu diberi tekanan, akan semakin mengoptimalkan manfaat dari pijat wajah ini.