Benjolan Merah Di Kulit Wajah Yang Harus Anda Waspadai!

benjolan merah di kulit

Berbagai jenis benjolan dapat muncul di wajah. Benjolan-benjolan tersebut juga muncul dengan bentuk, ukuran, warna, dan tekstur yang bervariasi. Sebagian besar benjolan merah di kulit yang muncul di wajah memang tidak berbahaya, misalnya saja jerawat. 

Akan tetapi, ada beberapa jenis benjolan yang harus Anda waspadai dan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter agar jenis dan penyebabnya dapat diketahui dengan pasti. Adapun benjolan-benjolan merah di kulit yang harus Anda waspadai karena bisa berkembang jadi berbahaya jika disepelekan. 

  1. Komedo

Komedo dibagi menjadi dua, yaitu komedo tertutup (komedo putih) dan komedo terbuka (komedo hitam). Penyebabnya adalah pori-pori yang tersumbat oleh kelebihan minyak dan sel-sel kulit mati. Komedo memang masih termasuk yang tidak berbahaya. Namun jika dibiarkan, bisa menjadi sangat mengganggu. Anda bisa menghilangkan komedo dengan cara selalu bersihkan wajah Anda sebelum tidur dan jangan menggunakan produk yang dapat membuat kulit terkelupas, seperti alat perekat.  Produk tersebut akan merusak kulit dengan ikut menarik minyak alami pada wajah dan justru tidak dapat mengatasi faktor utama penyebab komedo, yaitu pori-pori yang tersumbat.

  1. Milia

Kondisi ini ditandai dengan munculnya beberapa benjolan kecil yang keras dan terlihat seperti komedo putih. Biasanya, milia muncul pada sekitar mata, mulut, hidung, atau pipi. Milia tidak akan bisa Anda hilangkan dari wajah dengan mencoba memecahkannya atau dengan obat pembersih jerawat. Sebab, milia merupakan kista berisi keratin yang tidak berbahaya.

  1. Keratosis pilaris

Keratosis pilaris sering juga disebut sebagai kulit ayam. Bedanya, pada kondisi ini, benjolannya tidak kunjung hilang. Benjolan yang muncul biasanya kering dan keras, serta bewarna putih, merah, atau sewarna kulit. Biasanya terjadi pada paha dan lengan atas, tapi bisa juga muncul di wajah dan punggung. Selain faktor genetik, kondisi ini juga dapat disebabkan sumbatan kecil pada folikel rambut oleh keratin. Meskipun tidak menimbulkan nyeri dan risiko kesehatan, kondisi ini dapat menimbulkan rasa gatal yang bisa membuat kulit Anda teriritasi.

  1. Tahi lalat 

Hampir semua orang memiliki tahi lalat, baik yang telah ada sejak lahir maupun yang baru muncul saat bertambahnya usia. Semuanya normal terjadi dan biasanya tidak berbahaya. Tahi lalat biasanya berwarna cokelat atau merah. Seiring bertambahnya usia, warna tahi lalat yang berubah menjadi lebih terang atau gelap merupakan hal normal. Akan tetapi, jika tahi lalat mengalami perubahan bentuk atau pertambahan ukuran, Anda perlu waspada dengan adanya risiko kanker kulit. Selain itu, Anda juga harus waspada bila tahi lalat memiliki bentuk yang tidak simetris, batas yang tidak teratur, warna yang berubah atau tidak rata, serta berdiameter lebih dari 6 milimeter.  

  1. Tag kulit

Kondisi ini ditandai dengan adanya pertumbuhan kulit jinak yang berbentuk lonjong.  Benjolan ini terasa lembut saat disentuh. Biasanya tag kulit muncul pada area yang mengalami gesekan seperti leher, dada bagian atas, kelopak mata, daerah selangkangan, serta ketiak. Meski umumnya tidak berbahaya, Anda perlu waspada bila tag tumbuh dengan cepat, terjadi perubahan warna, menimbulkan rasa sakit, terinfeksi, atau mengalami perubahan lain yang mengkhawatirkan seperti pada tahi lalat. 

  1. Keratosis seboroik

Keratosis seboroik ditandai dengan timbulnya benjolan kasar berwarna cokelat pada area-area yang sering terpapar sinar matahari, seperti wajah, dada, dan punggung. Kondisi ini terjadi akibat pertumbuhan kulit lebih yang bersifat padat dan menumpuk pada permukaan kulit. 

  1. Hiperplasia sebasea

Kondisi ini ditandai dengan benjolan-benjolan kecil berwarna kuning pada dahi atau tengah muka. Kondisi ini sangat sering terjadi, tidak berbahaya, cenderung muncul seiring waktu, dan dipengaruhi oleh genetik. Penyebabnya adalah produksi kelenjar minyak pada wajah yang berlebih.

Jadi, jika terdapat benjolan merah di kulit wajah selain jerawat, Anda perlu mewaspadainya. Meski pun benjolan yang muncul pada umumnya tidak membahayakan, tetapi jika dirasa kondisinya sudah membuat nyaman, Anda harus segera memeriksanya ke dokter.

Waspada! Jangan Sembarang Pilih Obat Infeksi Jamur

Salah satu penyakit kulit yang banyak menimbulkan kekhawatiran adalah infeksi jamur. Memang, hampir semua penyakit yang disebabkan infeksi jamur tidak terlalu membahayakan dari sisi medis, tetapi keberadaannya bisa mengganggu kenyamanan—dan terkadang keindahan. Sebenarnya banyak terdapat obat infeksi jamur untuk mengatasi masalah ini, tetapi tahukah Anda kalau penggunaannya tak bisa sembarangan?

Di pasaran, obat infeksi jamur dijual secara bebas. Beberapa jenis obat generik dapat meredakan satu atau bahkan beberapa masalah infeksi jamur sekaligus. Karena dijual bebas, sebenarnya sah-sah saja seseorang memilih obat mana yang menurutnya paling sesuai. Namun, penggunaan obat infeksi jamur yang kurang tepat justru dapat membuat keluhan yang dialami bertambah parah. Malah, bukan tidak mungkin justru menimbulkan masalah kesehatan baru.

Salah satu kondisi yang mungkin sekali terjadi akibat kesalahan penggunaan obat infeksi jamur adalah reaksi id atau autoeksematisasi. Reaksi id merupakan reaksi akut pada kulit yang dicetuskan oleh adanya peradangan atau infeksi pada kulit. Gejalanya bermacam-macam, mulai dari timbulnya vesikel (gelembung berisi air) pada kulit hingga gatal-gatal.

Oleh karena itu, jika Anda mengalami infeksi jamur atau keluhan kulit, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan tindak lanjut yang tepat. Pasalnya, pengobatan yang tidak tepat justru dapat memperparah penyakit Anda.

  • Sekilas tentang infeksi jamur

Infeksi jamur bisa disebabkan oleh jamur golongan dermatofita, candida, dan jamur golongan lainnya. Infeksi jamur biasanya memberikan gejala gatal dan dapat terjadi di hampir seluruh area kulit, mulai dari kuku hingga darah intim. Infeksi jamur mudah sekali menular ke orang lain, meski jarang yang menyebabkan komplikasi serius.

Sebenarnya, bahaya atau tidaknya infeksi jamur sangat bergantung dari lokasi infeksi jamur itu terjadi. Jika area penyakit kulit yang terjadi tidak luas, maka pengobatannya cukup dengan menggunakan obat topikal (obat oles). Namun jika areanya luas, maka perlu dipertimbangkan untuk menambahkan obat yang diminum.

Penanganan infeksi jamur biasanya memperhatikan area tubuh yang terserang. Infeksi jamur yang terjadi di kuku tentu penanganannya berbeda dengan infeksi jamur yang terjadi di kulit tubuh ataupun di kulit kepala.

Adapun obat infeksi jamur, baik itu dalam sediaan krim atau lainnya, umumnya memiliki kandungan Clotrimazole di dalamnya. Obat ini masuk ke dalam golongan azole. Fungsi utama atau mekanisme kerja dari clotrimazole adalah dengan cara menghambat pertumbuhan jamur penyebab infeksi.

Ingat, kendati clotrimazole merupakan obat bebas, tetapi penggunaannya harus sesuai dengan kebutuhan. Maksudnya, kelebihan atau kekurangan dosis mungkin akan memberikan efek tertentu. Selain itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menggunakan clotrimazole, seperti:

  • Ikuti semua petunjuk penggunaan yang telah diinstruksikan oleh dokter atau yang tertera pada kemasan obat.
  • Jangan gunakan obat ini melebihi dosis yang dianjurkan, lebih sedikit, atau lebih lama dari yang disarankan.
  • Tanyakan kepada dokter apakah obat ini aman untuk digunakan oleh anak-anak dan balita.

Sementara itu, pada umumnya sediaan dosis clotrimazole yang beredar di pasaran adalah:

  • Krim, topikal: 1% (15g, 30g, 45g, 90g)
  • Krim, vaginal: 1% (45g, 90g), 2% (25g)
  • Cair, topikal: 1% (10 ml, 30 ml)
  • Tablet, vaginal: 100mg, 200mg, 500mg
  • Tablet hisap: 10mg

Sebelum menggunakan obat infeksi jamur ini, seseorang mungkin membutuhkan saran atau anjuran dari dokter terlebih dahulu. Oleh karenanya, direkomendasikan bagi seseorang berkonsultasi dengan dokter terkait agar penggunaan obat ini aman dan efektif mengatasi masalah yang diderita.

Segini Biaya Konsultasi dan Berobat di Dokter Kulit

Merupakan dokter spesialis yang menangani berbagai keluhan dan masalah kesehatan terkait kulit dan kelamin disebut dokter kulit. Kondisi ini bisa terjadi pada orang dewasa, anak-anak dan orang lanjut usia serta ibu hamil. Namun demikian, banyak stigma yang muncul di kalangan masyarakat bahwa berobat ke dokter untuk mengatasi kulit memerlukan banyak biasa.

Datang ke dokter spesialis kulit bisa menjadi solusi jika seseorang mengalami keluhan terhadap masalah kulit. Namun juga perlu diketahui bahwa terdapat biaya yang harus dikeluarkan ketika seseorang memutuskan untuk melakukan pengobatan ke dokter spesialis kulit. Biaya yang ada cukup variatif, jadi para pasien tak perlu khawatir jika beberapa rumah sakit mematok biaya berbeda.

Biaya Konsultasi Dokter Kulit

Seperti yang dijelaskan sedikit di atas bahwa biaya konsultasi dan perawatan di dokter spesialis kulit untuk mengatasi penyakit kulit dan kelamin sangat bervariasi. Hal ini tergantung pada dokter spesialis, gelar konsultan yang dimiliki hingga rumah sakit yang menyelenggarakan. Mulai dari Rp200 ribu dalam satu pertemuan, sangat disarankan untuk membawa biaya tambahan saat konsultasi.

Dalam memudahkan pasien agar tidak terkejut saat melakukan konsultasi dan proses perawatan terdapat beberapa rekomendasi mengenai estimasi biaya di beberapa rumah sakit. Daftar rumah sakit di bawah ini memang berasal dari tempat dan harga yang berbeda, untuk selanjutnya pasien bisa melakukan cek mandiri terkait biaya konsultasi.

Rumah Sakit dan KlinikEstimasi Biaya
Siloam Hospitals BogorRp200.000
RS Islam JemursariRp110.000
RS Dinda Cibodas, TangerangRp100.000
Rumah Sakit Mulya, Pinang, TangerangRp160.000
Siloam Hospitals YogyakartaRp145.000
Siloam Hospitals TB SimatupangRp300.000
Mayapada Hospital Jakarta SelatanRp300.000
RSU Bunda Margonda, DepokRp250.000
Rumah Sakit Siloam Dhirga SuryaRp200.000
Rumah Sakit Husada, Mangga Dua Selatan, JakartaRp60.000
RS Evasari Awal Bros, Cempaka Putih, JakartaRp200.000
Klinik Atlantis, MedanRp260.000
Siloam Hospitals BalikpapanRp175.000
Rumah Sakit Premier JatinegaraRp220.000
Columbia Asia Hospital SemarangRp150.000
Siloam Hospitals SurabayaRp250.000
Rumah Sakit Siloam Putera Bahagia CirebonRp140.000
Rumah Sakit Aqidah, Ciledug, Tangerang SelatanRp120.000
Siloam Sriwijaya PalembangRp200.000
RS EMC TangerangRp210.000

Kapan ke Dokter?

Pasien bisa menemui dokter spesialis kulit dan kelamin, bisa dengan rujukan dari dokter umum atau datang langsung ke klinik dokter tersebut. Beragam gejala yang dialami pasien akan menjadi kecurigaan bagi dokter terkait dengan penyebab munculnya penyakit, pada kondisi ini pasien harus segera melakukan pemeriksaan ke dokter, berikut di antaranya.

  • Kulit gatal, nyeri, mati rasa hingga berubah warna menjadi putih, hitam, merah atau kuning, termasuk kulit kering, berminyak, menebal, kulit menepis, kulit bersisik, lecet, luka dan tukak hingga munculnya kulit melepuh dan muncul benjolan di kulit.
  • Kuku nyeri, warna kuku berubah dan bentuknya juga tidak seperti bentuk kuku pada umumnya, rambut berketombe, rambut rontok dan munculnya kebotakan. 
  • Muncul ruam kulit, ulkus atau luka di anus dan kelamin, munculnya benjolan di area genital, nyeri pada kelamin disertai rasa gatal dan muncul bau hingga adanya ruam kelamin.
  • Merasakan nyeri saat buang air kecil, saat berhubungan seks hingga keluarnya cairan tidak biasa atau abnormal dari rongga organ kelamin.
  • Setelah menjalani konsultasi dan pemeriksaan, dokter kulit akan meninjau hasil pemeriksaan fisik dan hasil pemeriksaan penunjang. Hasil ini didapat dari kemungkinan diagnosis dan rencana terapi.

Suntik Filler Dagu, Bikin Cantik Namun Banyak Efek Sampingnya

Filler Dagu yang Sedang Digandrungi, Apa Saja Efek Sampingnya?

Perawatan untuk wajah kini semakin beragam jenisnya, salah satu yang populer adalah menggunakan filler. Perawatan ini memiliki banyak manfaat bagi wajah seperti dapat menghaluskan kulit, memperbaiki bentuk wajah, menghilangkan kerutan, serta membuat wajah kencang sehingga Anda nampak awet muda. Banyak bagian wajah yang bisa dirawat menggunakan filler termasuk dagu. Filler dagu sering dipilih sebab dapat membantu dagu lebih kencang dan tidak keriput. Filler dagu disukai banyak orang sebab prosesnya mudah. Anda tidak perlu melakukan operasi seperti operasi plastik. Filler hanya menggunakan metode suntik saja sehingga dapat dilakukan dengan cepat. Meski dapat mempercantik wajah, filler dagu memiliki beberapa efek samping. Berikut 9 efek samping yang mungkin timbul setelah Anda melakukan filler dagu. 

  1. Kulit bengkak kemerahan

Efek samping awal yang bisa muncul karena suntik filler dagu yaitu kulit menjadi berwarna kemerahan. Selain itu, kulit akan menjadi bengkak. Untuk mengatasi pembengkakan yang muncul akibat filler dagu, Anda dapat menempelkan es batu pada area wajah.

  1. Muncul benjolan 

Setelah filler dagu, benjolan seperti jerawat mungkin muncul. Hal itu disebabkan karena terdapat pertumbuhan jaringan pada wajah yang tidak normal. Kondisi ini  seringkali disebut sebagai nodul. Benjolan juga dapat muncul sebab kesalahan distribusi ketika filler dagu disuntikan. 

  1. Terdapat reaksi alergi 

Filler dagu dapat memicu reaksi alergi. Efek samping yang satu ini memunculkan gejala seperti jika Anda sedang terkena alergi terhadap sesuatu. Kulit dapat memunculkan ruam merah, terasa terbakar, bengkak, sesak napas, hingga pingsan apabila alergi yang dialami cukup serius. 

  1. Bentuk dagu tidak simetris 

Dalam kurun waktu tertentu, filler dagu dapat membuat wajah menjadi asimetris. Hal tersebut merupakan salah satu efek samping dari filler dagu. Anda harus melakukan injeksi ulang agar bentuk wajah terutama dagu kembali menjadi simetris.

  1. Penyumbatan pembuluh darah 

Filler dagu juga mungkin menyumbat pembuluh darah. Jika hal ini terjadi, maka sel-sel kulit akan mati karena tidak mendapat pasokan nutrisi. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat semakin parah dan memicu penyakit kulit. 

  1. Peradangan pada kulit

Selain menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, filler dagu juga memiliki efek samping berupa peradangan pada kulit. Setelah beberapa hari filler dagu selesai, kulit dapat menjadi rusak. Contoh peradangan yang mungkin terjadi seperti koreng, luka pada kulit, serta infeksi. 

  1. Munculnya bekas luka 

Filler dagu juga menimbulkan risiko terjadinya bekas luka. Apabila suntik filler dagu tidak pas, atau bahkan meleset sedikit saja, Anda dapat memiliki bekas luka. Meski bekas luka yang umum bersifat sementara, namun Anda tetap akan merasa tidak nyaman, bukan? Untuk mengatasi hal tersebut, dokter biasanya akan disuntik kortikosteroid pada bekas luka. 

  1. Rasa tidak nyaman 

Efek samping yang paling sering dirasakan adalah timbulnya rasa tidak nyaman. Hal tersebut dikarenakan pada area dagu yang telah mendapat suntik filler terasa mengganjal. Tidak ada cara untuk mengatasi hal ini, Anda harus membiasakan rasa tidak nyaman yang muncul pada dagu. 

Filler dagu yang ditawarkan di pasaran beragam jenisnya. Jangan mudah tergiur untuk melakukan filler dagu hanya karena harganya murah saja. Injeksi filler yang tidak asli dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti di atas, bahkan hingga kematian.  Anda juga disarankan untuk tetap menghubungi dokter dan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan berupa filler dagu.

10 Obat Gatal dan Ruam Alami

Gatal-gatal di tubuh bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari gigitan serangga, alergi  hingga penyakit tertentu seperti diabetes. Untuk mengatasi gatal dan ruam, cara yang paling umum digunakan adalah dengan menggunakan obat gatal. Selain obat kimia, terdapat beberapa bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk mengobati kondisi tersebut.

Kondisi gatal-gatal juga disebut dengan pruritus bisa menyerang bagian tubuh tertentu maupun secara keseluruhan. Keadaan ini terkadang juga dapat muncul disertai dengan gejala lain, seperti ruam kulit, bentol-bentol, kulit kering hingga bersisik hingga pecah-pecah. Pada umumnya, kebanyakan orang menggunakan obat kulit untuk mengatasinya.

Obat Gatal Alami

  1. Timun

Salah satu jenis buah ini memiliki senyawa yang bersifat menyejukkan dan menyegarkan, hal ini memuat timun dimanfaatkan pada salon-salon kecantikan. Selain itu, fungsi lain timun adalah sebagai obat ruam di kulit. Cara untuk menggunakannya hanya tinggal ditumbuk atau diparut dan kemudian letakkan pada bagian atas kulit yang terdapat ruam.

  • Kulit Pisang

Sama seperti timun, khasiat kulit pisang juga menyejukkan dan untuk menggunakannya sebagai obat mengatasi gatal dengan meletakkan kulit pisang di atas kulit yang gatal dengan bagian dalam menghadap ke kulit dan dipijat secara perlahan hingga gatal berkurang.

  • Cuka Apel

Dari sekian banyak manfaat, salah satu kegunaan cuka apel adalah sebagai penangkal gatal pada kulit. Cara penggunaannya yakni dengan memakai kapas atau kertas yang sudah ditetesi dengan cuka apel dan dtaruh di atas ruam. Cara ini sangat efektif untuk menetralkan racun penyebab ruam.

  • Baking Soda

Pemakaian baking soda pada kulit yang gatal diklaim mampu menarik racun ke permukaan, karena manfaatnya tersebut baking soda juga dikenal sebagai obat jerawat alami. Gunakan tiga sendok baking soda yang dicampur dengan air dan dioleskan ke kulit, ramuan ini bisa mengatasi gatal dan ruam merah yang sudah melepuh.

  • Oatmeal

Oatmeal ternyata juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk mengatasi gatal dan ruam secara alami, haluskan oatmeal sampai menjadi bubuk kemudian masukkan ke dalam kantong yang diikat pada kran bak kamar mandi. Gunakan campuran bahan tersebut untuk berendam di air hangat selama 30 meni.

  • Lidah Buaya

Dikenal dengan aloe vera dengan manfaatkan penyejuk rasa terbakar pada kulit, getah yang terdapat pada lidah buaya mampu dimanfaatkan untuk obat oles pada kulit gatal dan ruam merah hingga melepuh.

  • Alkohol

Dalam pengobatan kulit gatal dan ruam, alkohol bermanfaat untuk mencegah penyebaran gatal yang disebabkan racun. Cara penggunannya cukup mudah, hanya dengan mengoleskan alkohol ke daerah kuit yang terkena racun, tindakan ini mampu mencegah racun masuk lebih ke dalam.

  • Sari Lemon

Sari lemon mengandung asam yang merupakan astrigent atau bahan bersifat mengeringkan alami, untuk menangkal gatal bahan ini mampu menyerap racun yang berbentuk minyak. Caranya bisa dengan langsung mengoleskan pada bagian kulit yang gatal dan muncul ruam.

  • Air Mengalir

Ketika kulit terkena racun atau bahan kimia, cara termudah untuk mengatasi adalah mencuci di bawah air yang mengalir. Kondisi ini bisa membawa racun yang berada di kulit keluar ke permukaan, sehingga mencegah masuk ke dalam dan bisa larut mengikuti air mengalir.

  1. Kompres Dingin

Obat gatal alami selanjutnya adalah melakukan kompres menggunakan air dingin langsung pada kulit yang terdampak racun gatal atau ruam. Jangan sekali-kali menggaruk bagian kulit yang gatal karena kuku bisa jadi membuka bagian ruam yang melepuh hingga menyebabkan infeksi.

Cegah Penuaan Dini dengan Facial Massage

Efek relaksasi yang ditimbulkannya membuat pijat wajah atau facial massage banyak diminati.  Apakah Anda termasuk penggemar facial massage?

Ada titik-titik pada wajah, leher, dan bahu yang diberi tekanan saat proses facial massage. Alirah darah menjadi lebih lancar, sehingga terasa sensasi rileks dan menyenangkan.

Mencegah penuaan dini

Bagian menarik dari facial massage, tidak harus selalu dilakukan oleh terapis, Anda juga dapat melakukannya sendiri di rumah. Tekniknya memang cukup beragam. Anda dapat memijat dengan gerakan melingkar di pelipis, menekan alis dari bagian dalam ke luar dengan jari manis, dan lain sebagainya.

Rutin melakukan pijat wajah dapat membantu mencegah munculnya tanda-tanda penuaan dini. Terdapat penelitian yang melaporkan bahwa, memijat wajah dan leher selama 8 minggu menghindarkan Anda dari munculnya tanda-tanda penuaan, terlebih bila prosedur memijat tersebut dibantu dengan krim anti penuaan.

Di dalam penelitian tersebut, para peneliti melihat munculnya kerutan atau kulit yang mengendur. Ternyata, partisipan yang melakukan facial massage secara teratur memiliki kerutan baru yang lebih sedikit. Tekstur kulit pun cenderung stabil dan tidak kendur.

Manfaat lain dari facial massage

Meskipun Anda melakukan facial massage untuk menghindari munculnya tanda-tanda penuaan, namun prosedur ini akan memberikan manfaat lebih besar lagi. Di bawah ini beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh dari prosedur pijat wajah.

1. Mencegah timbulnya jerawat

Konon, memijat beberapa bagian wajah atau facial massage dapat membantu mencegah timbulnya jerawat. Karena aliran darah di wajah menjadi lebih lancar. Untuk tujuan ini, disarankan menggunakan minyak zaitun saat melakukan pijat wajah.

Meski demikian, tidak disarankan untuk melakukan pijat wajah pada bagian wajah yang berjerawat meradang atau saat wajah sedang berjerawat banyak.

2. Wajah lebih bersinar

Memiliki wajah yang bersinar atau glowing menjadi impian banyak orang. Hal ini bisa dicapat dengan rutin melakukan facial massage, loh!

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa 59% perempuan yang melakukan facial massage merasakan wajahnya lebih bersinar. Tidak berhenti sampai di sini, tekstur kulit wajah 54% dari partisipan menjadi lebih kenyal. Sementara 50% lainnya merasakan kulit menjadi lebih kencang.

Manfaat tersebut diduga karena adanya efek rileks yang ditimbulkan setelah menjalani pijat wajah.

3. Membantu menyamarkan jaringan parut

Facial massage juga disebutkan dapat membantu proses penyembuhan luka di wajah. Lancarnya aliran darah di sekitar wajah, membuat pemulihan luka berjalan lebih optimal. Hal ini juga membantu menyamarkan tekstur tidak rata akibat luka tersebut.

Di samping itu, pijat wajah juga membantu meredakan berbagai gejala yang menyertai luka, seperti nyeri, gatal, atau keluhan lainnya. Namun, pijat wajah tidak disarankan bila penyembuhan luka masih tahap awal sekali.

4. Relaksasi dan menutrisi kulit

Layaknya pijat badan, facial massage juga dapat memberikan efek relaksasi. Ketegangan di sekitar wajah, baik karena lelah setelah beraktivitas atau stres, dapat mereda. Selain rileks, kulit leher dan wajah pun menjadi lebih sehat.

Telah disebutkan sebelumnya, facial massage melancarkan aliran darah di wajah. Hal ini membuat asupan nutrisi pada kulit wajah semakin optimal.

Untuk memudahkan dan mengoptimalkan manfaatnya, facial massage dapat dilakukan dengan menggunakan minyak, krim, atau serum tertentu. Pengaplikasiannya boleh langsung menggunakan jari tangan atau memanfaatkan face roller atau jade roller. Memahami titik-titik tertentu yang perlu diberi tekanan, akan semakin mengoptimalkan manfaat dari pijat wajah ini.