Berapa Dosis Aman Vitamin C untuk Ibu Hamil?

Vitamin C merupakan sumber antioksidan kuat yang berfungsi menjaga kesehatan tubuh. Antioksidan juga berperan melindungi sel dari stres oksidatif dan radikal bebas, dan fungsi kesehatan tubuh lainnya. 

Bagi ibu hamil, vitamin C adalah nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin yang sehat. Namun apakah ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen vitamin C dan berapa dosis aman vitamin C untuk ibu hamil?

Manfaat vitamin C bagi ibu hamil

Vitamin C atau asam askorbat dibutuhkan oleh ibu hamil dan janin untuk menjalankan fungsi organ dan sel dengan baik. Vitamin C dibutuhkan dalam pembentukan kolagen, sejenis protein yang bertanggung jawab dalam tulang kuat dan kulit yang sehat. 

Vitamin C untuk ibu hamil penting untuk dukung tumbuh kembang bayi

Vitamin C juga penting dalam peningkatan kekebalan tubuh dan membantu pemulihan ketika sakit. Kegunaan lain dari vitamin C untuk ibu hamil yaitu:

  • Terlibat dalam proses perbaikan jaringan
  • Melindungi sel dari kerusakan akibat paparan radikal bebas dan stres oksidatif
  • Membantu perkembangan tulang dan gigi bayi
  • Meningkatkan penyerapan zat besi
  • Mencegah komplikasi kehamilan preeklamsia

Berapa banyak vitamin C yang dibutuhkan ibu hamil?

Jumlah kebutuhan vitamin C harian yang dibutuhkan berbeda-beda tergantung pada usianya. Wanita hamil yang berusia 18 tahun ke bawah membutuhkan 80 mg vitamin C per hari, sedangkan wanita hamil yang berusia 19 tahun ke atas adalah 85 mg per hari. 

Untuk mencukupi kebutuhan vitamin C harian pada ibu hamil, Anda bisa mengonsumsi buah dan sayur kaya vitamin C seperti:

  • Paprika merah mentah, mengandung 95 mg vitamin C per 1 cangkir
  • Jus jeruk, mengandung 93 mg vitamin C per cangkir
  • Jeruk, rata-rata mengandung 70 mg per 1 buah sedang
  • Kiwi, rata-rata mengandung 64 mg per 1 buah sedang
  • Paprika hijau, 60 mg per cangkir mentah
  • Brokoli yang dimasak, mengandung 51 mg vitamin C per cangkir 
  • Stroberi, mengandung 49 mg vitamin C per cangkir irisan
  • Kubis Brussel, mengandung 48 mg per cangkir masak
  • Jeruk bali, setengah buah berukuran sedang mengandung 39 mg vitamin C
  • 1 tomat mentah berukuran sedang mengandung 17 mg vitamin C
  • 1 cangkir bayam masak mengandung 9 mg vitamin C

Salah satu manfaat vitamin C adalah meningkatkan penyerapan zat besi. Jadi sebaiknya dikombinasikan makanan kaya vitamin C dengan sumber zat besi untuk mendapatkan dua manfaatnya sekaligus, seperti ayam dengan paprika atau ikan dengan kubis Brussel. 

Bolehkah ibu hamil mengonsumsi suplemen vitamin C?

Kelelahan, radang gusi, dan penyembuhan luka yang lambat adalah beberapa tanda kekurangan vitamin C. Meskipun ibu hamil membutuhkan lebih banyak vitamin C dibandingkan dengan ibu yang tidak hamil, tapi kasus ibu hamil yang harus mengonsumsi suplemen tambahan sangat jarang terjadi. Biasanya vitamin C bisa tercukupi dengan mengonsumsi buah dan sayur yang kaya akan vitamin C. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga tidak merekomendasikan ibu hamil mendapatkan vitamin C tambahan dari suplemen. Jika dokter menyarankan Anda untuk mengonsumsi suplemen vitamin C, sebaiknya diskusikan terlebih dahulu apakah Anda benar-benar perlu mendapatkannya. 

Jumlah maksimum vitamin C harian untuk wanita hamil berusia 18 tahun adalah 1800 mg, dan 200 mg untuk wanita hamil berusia 19 tahun ke atas. Mendapatkan vitamin C lebih dari itu mungkin dapat membahayakan ibu dan janin. 

Catatan

Sebelum mengonsumsi suplemen vitamin C untuk ibu hamil, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Namun disarankan untuk memenuhi vitamin C dari sumber makanan karena jauh lebih aman dan Anda bisa menakar jumlahnya dengan mudah sehingga terhindar dari risiko overdosis vitamin C.

Mengatasi Varises pada Ibu Hamil

Varises pada ibu hamil memang cukup sering terjadi. Hal itu biasanya berlangsung seiring dengan perkembangan janin atau rahim yang membesar. Meskipun kondisi itu tak mempengaruhi perkembangan janin, tetapi banyak ibu hamil yang mengeluh karena mengalami varises. Keluhan itu tentu wajar karena gejala yang bisa dialami adalah rasa sensasi seperti terbakar atau kulit yang ada varisesnya menjadi gatal. 

Secara medis, varises pada ibu hamil memang dapat hilang dengan sendirinya ketika sudah melahirkan. Akan tetapi, apabila anda atau pasangan anda merasa tidak nyaman dengan kondisi tersebut, maka bisa melakukan beberapa cara ini untuk mengatasi varises. 

Cara mengatasi varises pada ibu hamil adalah dengan rutin olahraga. Aktivitas ini dapat mengatasi varises karena dapat meningkatkan aliran darah di dalam tubuh. Sementara jenis olahraga nan bisa dipilih cukup yang ringan saja, seperti jalan kaki atau yoga. Kendati begitu, agar lebih memastikan keamanan, lebih baik konsultasi dengan dokter kandungan perihal jenis olahraga apa yang boleh dilakukan ibu hamil. 

Sebagai informasi, selain meningkatkan aliran darah, olahraga sejatinya memang dibutuhkan selama masa kehamilan. Sebab, dengan rutin berolahraga berat badan menjadi terkontrol. Berkenaan dengan varises, sebetulnya menjaga berat badan ideal merupakan salah satu cara dalam mengatasi penyakit tersebut. Pasalnya, obesitas juga masuk kategori penyebab varises pada ibu hamil

Selain olahraga, varises dapat diatasi juga dengan rutin mengonsumsi air mineral. Fungsi cairan dalam tubuh selama hamil memang penting. Selain menghindari diri dari dehidrasi, kecukupan cairan dalam tubuh membuat para ibu hamil terhindar dari wasir. Di samping itu, menambah asupan melalui vitamin juga dibutuhkan, khususnya vitamin C karena fungsinya memelihara kesehatan pembuluh darah dan menjaga jaringan tubuh agar tak rusak. 

Sebagaimana telah diketahui, varises dapat muncul karena adanya tekanan pada pembuluh darah vena. Dalam mengatasi varises pada ibu hamil, agar dapat meminimalisir pembengkakan karena tekanan tersebut adalah dengan mengurangi makanan yang mengandung garam. 

Lebih lanjut, mengatur posisi saat tidur atau sekadar berbaring juga dapat dilakukan untuk mengatasi varises pada ibu hamil. Agar peredaran darah lancar, saat rebahan ibu hamil bisa memosisikan kakinya lebih tinggi daripada jantung. Hal itu bisa dilakukan dengan bantuan bantal atau guling. Ketika hendak tidur, para ibu hamil yang mengalami varises bisa mengambil posisi miring ke sebelah kiri. Pasalnya, posisi tersebut dapat membantu mengurangi tekanan darah pembuluh darah vena di bagian kaki. 

Salah satu penyebab varises pada ibu hamil adalah terlalu lama duduk atau berdiri. Oleh karena itu, ketika beraktivitas para ibu hamil disarankan untuk sering mengubah posisi agar jangan terlalu lama berdiri atau duduk. Jika anda mengambil posisi duduk, disarankan agar tak menyilangkan kaki karena hal itu bisa membuat aliran darah di kaki menjadi terhambat. Sementara saat berdiri, hindari penggunaan sepatu hak tinggi karena kebiasaan memakai high heels merupakan salah satu penyebab varises. 

Demikian penjelasan singkat mengenai cara mengatasi varises pada ibu hamil. Dari paparan di atas, kita sudah tahu cara mengatasi varises sebetulnya cukup mudah dan sederhana, tapi perlu konsistensi. Meskipun varises pada ibu hamil dapat hilang dengan sendiri, akan tetapi tak ada salahnya anda atau pasangan anda melakukan hal-hal di atas. Akhir kata, semoga artikel nan membahas cara mengatasi varises pada ibu hamil ini dapat bermanfaat bagi pembaca. Tentu saja agar informasi yang diperoleh lebih lengkap, pembaca disarankan bertanya langsung kepada ahlinya atau mencari referensi tambahan.

Mengenal Makanan Pencegah Kehamilan

Sebagian masyarakat di Indonesia mempercayai ada makanan pencegah kehamilan. Makan tersebut mulai dari buah-buahan sampai umbi-umbian. Secara turun-temurun, di sebagian kalangan masyarakat percaya kalau seorang perempuan yang makan buah atau ubi tersebut pasti tidak hamil. Kepercayaan tersebut lantas masih berlaku sampai sekarang. 

Lebih lanjut, lantaran kepercayaan akan adanya jenis makanan pencegah kehamilan masih ada, maka hingga kini ada pula yang menjadikan makanan tersebut seperti kontrasepsi. Nah, terkait dengan itu, maka artikel ini akan membahas makanan pencegah kehamilan yang dipercayai oleh masyarakat. 

1. Lemon 

Jenis makanan pencegah kehamilan yang dipercayai adalah buah lemon. Dirangkum dari berbagai sumber, dijelaskan bahwa ramuan dari biji lemon ini apabila dicampurkan dengan petroleum eter dan alkohol, maka dapat menjadi obat mencegah kehamilan. 

Dari sumber yang sama menjelaskan, campuran biji lemon dan dua bahan tersebut diyakini bisa menggagalkan satu proses yang disebut implanstasi pada embrio. Akan tetapi, riset menunjukkan itu baru terjadi pada tikus betina setelah satu sampai tujuh hari sperma telah masuk ke dalam rahim.  

2. Pepaya 

Selain lemon, buah pepaya diyakini pula sebagai jenis makanan pencegah kehamilan. Banyak yang percaya makan pepaya selama empat hari usai melakukan hubungan badan tanpa kondom atau alat kontrasepsi lainnya bisa mencegah kehamilan. Tidak hanya untuk perempuan, ada juga yang percaya kalau makan buah pepaya untuk laki-laki sebelum melakukan hubungan seks bisa mengurangi sperma. Oleh karena itu, maka yang diharapkan potensi untuk hamil menjadi turun tingkat kemungkinannya. 

3. Ubi 

Ubi nan diyakini sebagai makanan pencegah kehamilan adalah ubi liar. Kendati demikian, banyak sumber telah menjelaskan kalau fungsi dari ubi liar sebagai metode kontrasepsi baru dapat dirasakan setelah satu sampai dua bulan lamanya. Di sisi lain, belum ditemukan juga riset ilmiah yang membuktikan ubi liar bisa mencegah kehamilan. 

4. Nanas 

Makanan pencegah kehamilan berikutnya yang diyakini adalah nanas muda. Kepercayaan terhadap nanas yang bisa mencegah kehamilan ini sudah berlangsung lama. Namun demikian, apakah benar atau tidak nanas bisa berguna seperti itu belum ditemukan bukti ilmiahnya. 

5. Jahe 

Sementara makanan pencegah kehamilan yang diyakini lainnya adalah jahe. Sebagian orang mempercayai kalau jahe bisa mempercepat terjadinya datang bulan bagi perempuan. Oleh karena itu, jahe dipercaya bisa dipakai untuk mencegah kehamilan. Di sisi lain, mereka yang percaya jahe bisa berkhasiat demikian kerap kali minum air jahe setelah berhubungan badan. 

Dari penjelasan di atas, setidaknya kita telah ketahui bersama kalau ada lima jenis makanan pencegah kehamilan yang diyakini sebagian orang. Kendati begitu, bukan tidak mungkin masih ada pula jenis makanan yang diyakini juga bisa mencegah perempuan hamil. 

Akan tetapi, perlu ditekankan, kalau makanan pencegah kehamilan yang diyakini tersebut belum ditemukan bukti secara ilmiah. Oleh sebab itu, sebaiknya para pembaca tidak serta merta mempercayainya. Sebab, bisa jadi kepercayaan tersebut hanya mitos belaka. Di sisi lain, jika ingin menunda memiliki anak, lebih baik anda dan pasangan menggunakan alat kontrasepsi, seperti kondom atau minum pil KB. 

Penggunaan alat kontrasepsi jauh lebih baik daripada percaya sama makanan pencegah kehamilan tersebut. Sebab, bagaimanapun juga, alat kontrasepsi yang kini bisa dimanfaatkan telah teruji secara ilmiah tingkat keberhasilannya. 

Demikianlah penjelasan ringkas mengenai makanan pencegah kehamilan. Sangat disarankan pembaca tak serta merta meyakininya. Apabila pembaca masih ragu, maka bertanya langsung terkait keabsahan makanan pencegah kehamilan itu kepada dokter merupakan langkah bijak.

Tanda-Tanda Kista Saat Hamil dan Cara Mengatasinya

Semua ibu hamil mengharapkan kehamilan yang sehat tanpa kendala apapun. Tapi terkadang terdapat kondisi medis yang secara tiba-tiba mempengaruhi kehamilan, salah satunya kista ovarium. 

Kista saat hamil merupakan kasus yang cukup banyak dialami oleh ibu hamil dan tidak perlu dikhawatirkan karena tidak akan menyebabkan masalah bagi ibu maupun janin. Tapi ibu mungkin merasa tidak nyaman dan khawatir jika kista berubah menjadi kanker. 

Simak artikel berikut untuk mengetahui tanda-tanda kista saat hamil yang tidak membahayakan serta yang harus diwaspadai serta tindakan yang harus dilakukan jika itu terjadi. 

Mengenal kista korpus luteum, kista yang kerap menyerang ibu hamil 

Kista ovarium adalah kantong yang berisikan cairan yang berkembang di salah satu ovarium. Kista ovarium sering terjadi pada wanita yang sedang di masa subur, dan juga bisa berkembang selama kehamilan. 

Sebagian besar jenis kista saat hamil bersifat jinak (non-kanker) dan akan hilang dengan sendirinya tanpa perawatan apapun. Salah satu jenis kista yang sering mempengaruhi ibu hamil disebut kista korpus luteum. Kista terbentuk ketika korpus luteum yang harusnya mengempis setelah mengeluarkan hormon estrogen dan progesteron (untuk membantu kehamilan dan menstruasi) justru berisikan cairan dan mengembang hingga membentuk kista. 

Kista korpus luteum berukuran antara 2-6 cm, tidak menyebabkan nyeri dan komplikasi kehamilan, dan akan hilang dengan sendirinya. Ibu dengan riwayat kista korpus luteum belum tentu akan mengembangkan kondisi yang sama pada kehamilan berikutnya. Namun faktor risiko seperti ketidakseimbangan hormon, infeksi panggul, atau endometriosis bisa mempengaruhi. Terkadang penyebab kista korpus luteum juga tidak diketahui. 

Selain itu, ibu mungkin telah memiliki kista sebelum kehamilan namun baru terlihat atau berkembang selama kehamilan. Bisa jadi ini kista korpus luteum atau jenis kista yang lainnya, seperti kista folikular.

Tanda kista selama kehamilan

Seringkali wanita tidak menyadari mereka memiliki kista karena terkadang kondisi ini muncul tanpa gejala yang terlihat. Salah satu tanda yang paling umum adalah nyeri panggul tumpul dan berat hingga nyeri yang lebih tajam. Gejala lainnya antara lain:

  • Lebih sering buang air kecil
  • Sembelit
  • Kembung
  • Perut bengkak
  • Merasa sangat kenyang walau hanya makan dengan jumlah sedikit

Kista yang berukuran agak besar berpotensi pecah dan menyebabkan perdarahan internal hingga infeksi. Kista yang pecah juga dapat menyebabkan torsi ovarium, komplikasi yang jarang terjadi namun serius dimana ovarium berputar di sekitar jaringan disekitarnya. 

Tanda kista yang pecah yang harus diwaspadai adalah sebagai berikut:

  • Nyeri tiba-tiba, parah, atau terasa tajam di salah satu sisi perut bagian bawah atau panggul
  • Pingsan atau pusing
  • Sakit bahu
  • Muntah dan/atau mual

Apakah kista saat hamil harus dioperasi?

Kista yang muncul selama kehamilan biasanya akan hilang dengan sendirinya. Jika ibu hamil didiagnosis kista ovarium berukuran lebih kecil dari 5 cm dan tanpa gejala, dokter menyarankan untuk menunggu selama beberapa bulan hingga kista hilang dengan sendirinya.

Tapi dalam beberapa kondisi, seperti kista pecah atau menyebabkan sakit yang hebat, kista harus segera diangkat. Pengangkatan kista dilakukan pada trimester kedua kehamilan dengan operasi laparoskopi. Dokter juga akan meresepkan obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit. Jika ukuran kista terlalu besar, dokter merekomendasikan bedah perut untuk mengeluarkan kista. 

Catatan

Kista saat hamil umumnya tidak akan menyebabkan komplikasi kehamilan atau ibu susah hamil di kemudian harinya. Tapi jika kista disebabkan oleh endometriosis atau PCOS, mungkin ada risiko yang mengintai. Jika ibu mengalami tanda-tanda kista, sebaiknya periksa ke dokter untuk menentukan penyebabnya.

Kegunaan USG pada Trimester Kehamilan, Selain Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi

Istilah USG pasti sudah tidak asing di telinga banyak orang, dan biasa dikaitkan dengan pemeriksaan kandungan juga sebagai cara mengetahui jenis kelamin bayi. Namun tidak hanya itu, USG memiliki banyak macam kegunaan.

USG merupakan singkatan dari Ultrasonografi, yakni pemeriksaan yang memanfaatkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi tinggi untuk mendapatkan gambaran dari dalam tubuh seseorang. 

Gelombang tersebut tidak menimbulkan radiasi, efek samping, ataupun rasa sakit. Sehingga, USG aman digunakan untuk melihat dan memeriksa keadaan bayi yang berada di dalam kandungan sekaligus sebagai cara mengetahui jenis kelamin bayi yang akurat. 

Sejalan berkembangnya ilmu teknologi, sekarang USG terdapat beberapa jenis. Pada mulanya, USG ini hanya menghasilkan gambar hitam putih dan tidak bergerak, hingga saat ini USG telah berkembang menjadi gambar 3 dimensi atau 4 dimensi. 

Jenis-jenis USG

Di dalam dunia medis, ada dua jenis USG yang sering digunakan, yakni USG transvaginal dan USG abdominal.

USG Transvaginal

USG jenis ini juga disebut sebagai USG endovaginal, yakni pemeriksaan organ reproduksi wanita dengan memasukkan stik probe sepanjang 5-7 cm melalui vagina. Alat itulah yang nantinya akan memunculkan gambar organ-organ yang ada di dalam tubuh ke layar.

USG dengan cara ini memiliki tujuan sebagai pendeteksi awal kehamilan. Biasanya akan dilakukan oleh wanita yang mencurigai munculnya gejala awal kehamilan pertama kali. Selain itu, USG jenis ini juga akan mendeteksi apakah kehamilan yang terjadi adalah kehamilan normal atau kehamilan di luar rahim. 

USG Abdominal

USG abdominal adalah jenis USG yang paling sering dilihat dan diketahui banyak orang. USG abdominal dilakukan pada bagian luar perut, dengan cara mengoleskan gel ke are perut, dan menggunakan alat transduser untuk menangkap organ-organ yang ada di dalam tubuh. 

Seperti yang sudah diketahui pula, bahwa USG abdominal adalah salah satu cara mengetahui jenis kelamin bayi, perkembangan kehamilan, dan tentunya kesehatan bayi selama di kandungan. Selain itu, pemeriksaan USG ini juga dapat mendeteksi apakah ada kelainan kromosom pada bayi atau tidak.

Setelah mengetahui dua jenis USG dan perbedaan cara penggunaannya, selanjutnya beberapa manfaat USG berdasarkan trimester kehamilan yang dialami selama masa kehamilan. 

Manfaat USG per trimester

Selama mengandung, Anda tidak perlu terlalu sering melakukan USG. Pemeriksaan ini pada umumnya hanya perlu dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu pada tiap trimesternya.

1. Trimester pertama

Trimester pertama yakni ketika kehamilan berusia di bawah 12 minggu. Walaupun bayi belum terlihat jelas, namun USG pada trimester pertama juga sangat penting untuk dilakukan.

  • Mengonfirmasi kehamilan
  • Memeriksa kehamilan ektopik (di luar rahim) atau tidak 
  • Memeriksa usia kehamilan janin
  • Melihat bila ada kelainan pada janin
  • Memastikan kondisi plasenta, ovarium, uterus, dan serviks dalam keadaan baik
  • Mencari tahu adanya kehamilan kembar

2. Trimester kedua

Setelah memastikan kehamilan dalam keadaan sehat dan normal, maka ibu perlu memeriksa kembali kandungannya dengan USG pada usia 12 – 24 minggu.

Pada trimester kedua ini USG akan berguna untuk mengontrol pertumbuhan janin, seperti ukuran dan lingkar kepala. Di usia ini juga ibu bisa menjadikan USG sebagai cara mengetahui jenis kelamin bayi yang sangat dinantikan.

Selain itu, melakukan USG pada trimester kedua ini akan terlihat apakah otak dan jantung pada bayi berkembang dengan baik atau tidak. Juga kondisi lainnya, seperti kondisi plasenta, tali pusat, kecukupan air ketuban, dan lainnya. 

3. Trimester ketiga

Ibu perlu melakukan USG kembali pada minggu-minggu terakhir kehamilan karena akan menyangkut tentang kesiapan melahirkan, baik bagi ibu maupun janin. Dengan melakukan USG, ibu akan mengetahui apakah proses melahirkan dilakukan secara normal atau caesar dan perkiraan kapan proses lahiran itu akan dilakukan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari posisi bayi, tali plasenta, dan faktor lainnya. 

USG selama masa kehamilan memiliki banyak manfaat seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satunya cara mengetahui jenis kelamin bayi. USG dianjurkan untuk dilakukan setidaknya 3 kali selama masa mengandung, namun Anda boleh melakukannya lebih dari itu untuk terus memantau perkembangan bayi Anda. Terlebih lagi karena gelombang yang digunakan pada USG tidak menimbulkan efek samping apapun.

5 Pilihan Merek Test Pack Model Strip Terbaik yang Akurat

Ada banyak pilihan merek test pack yang cukup akurat dalam mengetes kehamilan. Salah satu yang jadi favorit adalah test pack dengan model strip.

Selain penggunaannya yang gampang, test pack strip umumnya memiliki harga yang lebih terjangkau dan mudah ditemukan di mana saja dibanding test pack model compact dan digital. 

Merek test pack yang bagus antara lain Sensitif, Akurat, dan Andalan

Beberapa merek test pack ini memiliki tingkat akurasi yang tinggi mencapai 99,9%. Simak pilihan merek test pack berikut ini. 

Sensitif Test Pack Strip

Sensitif Test Pack Strip merupakan salah satu merek test pack dengan tingkat akurasi hingga 99,9%.

Sensitif Test Pack Strip ini bekerja dengan cara mendeteksi hormon hCG yang ada di dalam urine wanita.

Alat ini bisa langsung digunakan 7 hari setelah berhubungan intim dengan suami. Caranya yakni dengan mencelupkan alat Sensitif Test Pack Strip ke dalam wadah berisi urin, hasilnya akan keluar dalam waktu 3 menit. 

Sensitif Test Pack Strip dijual dengan harga mulai dari Rp18 ribuan. 

Akurat Test Pack

Akurat Test Pack bisa langsung digunakan 7 hari setelah berhubungan dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi yakni mencapai 99%. 

Sama seperti alat test pack lainnya, hasil dari Akurat Test Pack keluar cukup cepat dalam waktu 3 menit. Caranya dengan mencelupkan Akurat Test Pack ke dalam urin selama kurang lebih 30 detik. Hasilnya akan keluar dalam waktu 1-3 menit. 

Akurat Test Pack model strip ini dijual dengan harga mulai dari Rp11 ribuan. 

Andalan Test Pack

Test pack merek Andalan memiliki tingkat akurasi hingga 99% dalam mendeteksi hormon chorionic gonadotropin yang menandakan jika sel telur sudah dibuahi. 

Andalan Test Pack ini bisa digunakan 1-2 minggu setelah berhubungan intim atau saat siklus menstruasi tidak sesuai jadwal. 

Hasil dari Andalan Test Pack juga cepat keluar yakni dalam waktu 1-2 menit saja. Apabila muncul 2 garis, menandakan kamu sedang hamil. 

Andalan Test Pack model strip dijual dengan harga Rp4.306.

Testpack Strip

Testpack Strip memiliki tingkat sensitivity 100%, specivity 100%, dan akurasi hingga 99,9% dalam mendeteksi kehamilan. 

Test pack ini juga sudah teruji melalui laboratorium yang tersertifikasi dan sudah bersertifikat FDA USA 510K, CE Eropa, ISO 13485, ISO 9001. 

Testpack Strip bisa digunakan kapan saja selama 24 jam, tidak mesti dilakukan pagi hari. Alat test pack ini juga mampu mendeteksi kehamilan setelah 7 hari melakukan hubungan.

Testpack Strip dijual mulai dari harga Rp22 ribuan. 

Test Pack Woman Choice

Test Pack Woman Choice bekerja dengan cara mendeteksi kadar hCG pada urine wanita. Alat ini memiliki kecepatan deteksi yang tinggi yakni di bawah 40 detik. 

Alat test pack ini juga bisa mendeteksi kehamilan 7 hari setelah berhubungan.

Test Pack Woman Choice memiliki ukuran strip sebesar 5 mm, sehingga kemampuan menyerap urin lebih cepat dengan tingkat akurasi mencapai 99,2%. 

Test Pack Woman Choice dijual dengan harga mulai dari Rp9.945.

Waktu terbaik menggunakan test pack

Agar mendapatkan hasil yang akurat tentang kehamilan, kamu harus mengetahui waktu-waktu terbaik untuk melakukan test pack. Salah satunya adalah menunggu 7-10 hari setelah telat haid. 

  • Lakukan test pack pada pagi hari setelah bangun tidur

Diketahui jika kadar hCG paling tinggi terjadi pada pagi hari setelah bangun tidur. Maka dari itu, sebaiknya lakukan uji kehamilan pada urin pertama setelah bangun tidur agar hasilnya lebih akurat.

  • Hindari minum terlalu banyak minum

Saat akan melakukan uji kehamilan, sebaiknya hindari minum terlalu banyak. Uji kehamilan menggunakan urin yang kental dan tidak encer. Hal ini bisa meningkatkan kadar hormon hCG. 

Itu dia beberapa merek test pack model strip terbaik yang bisa mendeteksi uji kehamilan dengan akurat. 

Sebarapa Penting HPHT untuk Ibu Hamil?

HPHT adalah singkatan dari Hari Pertama Haid Terakhir. HPHT penting untuk diketahui ibu hamil, karena hal tersebut dapat menentukan kapan waktunya untuk melahirkan. Jika ibu hamil sudah mengetahui HPHT, mereka bisa mempersiapkan diri untuk melakukan persalinan.

HPHT adalah hal yang esensial karena tidak hanya dapat membantu ibu hamil mempersiapkan rencana untuk melakukan persalinan, namun ibu hamil juga dapat mempersiapkan diri secara mental.

Haid setelah melahirkan caesar sulit diprediksi apalagi jika ibu langsung menyusui

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Melakukan Persalinan

Jika Anda sudah mengetahui HPHT Anda dan waktunya sudah mendekati persalinan, Anda perlu perhatikan hal-hal di bawah:

  • Biaya

Salah satu hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah biaya untuk melakukan persalinan. Jika biaya yang ditawarkan fasilitas kesehatan terjangkau, Anda bisa melakukan persalinan di tempat tersebut. Jika biaya yang ditawarkan kurang terjangkau, Anda sebaiknya pertimbangkan lagi apakah Anda ingin melakukannya di tempat tersebut atau tidak, atau Anda bisa mencari fasilitas kesehatan lain.

Jika biaya persalinan tersedia dengan harga promo (potongan harga), Anda sebaiknya cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak.

  • Kualitas pelayanan

Hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kualitas pelayanan. Jika kualitas pelayanan baik, sebagian orang mungkin akan melakukan pengobatan di tempat yang sama di lain waktu. Jika Anda merasa bingung untuk memilih fasilitas kesehatan yang mana, Anda sebaiknya cari tempat yang dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi tubuh.

  • Izin operasi

Hal lain yang penting untuk dipahami adalah izin operasi. Fasilitas kesehatan yang tidak memiliki izin operasi secara resmi belum tentu dapat memberikan jaminan kesehatan kepada pasien. Oleh karena itu, sebelum Anda memilih fasilitas kesehatan, Anda sebaiknya lihat ulasannya di Google.

  • Lokasi

Sebagian orang berpikir bahwa lokasi merupakan salah satu faktor yang dapat memberikan keuntungan jika mereka perlu pengobatan. Jika tempat tinggal Anda dekat dengan fasilitas kesehatan, Anda sebaiknya cari tahu apakah fasilitas kesehatan tersebut dapat memberikan kualitas pelayanan yang baik atau tidak. Fasilitas kesehatan tersebut mungkin tidak sebaik fasilitas kesehatan lain.

  • Diskusi dan rekomendasi

Hal lain yang dapat membantu keputusan Anda dalam melakukan persalinan di fasilitas kesehatan bisa melalui diskusi dan rekomendasi. Jika Anda sudah bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal (yang pernah melakukan persalinan) dan mayoritas memberikan tanggapan positif tentang tempat tersebut, Anda bisa mencobanya.

  • Ketentuan

Jika Anda ingin mendaftar untuk melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, ada sejumlah ketentuan yang perlu Anda perhatikan. Misalnya, Anda harus mendaftar melalui situs SehatQ setidaknya satu hari sebelum waktunya persalinan. Selain itu, Anda mungkin perlu melakukan pemeriksaan fisik, untuk mengetahui apakah Anda menunjukkan tanda-tanda yang dapat mempengaruhi bayi Anda atau tidak.

Berkonsultasi Dengan Dokter Melalui SehatQ

Jika Anda ingin berkonsultasi dengan dokter atau berencana untuk melakukan persalinan di fasilitas kesehatan, Anda bisa mendaftarkan diri melalui SehatQ.

Jika Anda ingin tahu lebih lanjut tentang HPHT, persalinan, atau hal lain yang berkaitan dengan kehamilan, Anda bisa bertanya kepada salah satu dokter yang tersedia. Salah satu pengguna telah bertanya tentang topik tersebut dan dokter telah memberikan tanggapan bahwa HPHT ditentukan berdasarkan rumus. Hasil dari rumus tersebut menunjukkan kapan ibu hamil akan melahirkan.

Kesimpulan

HPHT adalah salah satu hal yang dapat membantu perencanaan untuk melakukan persalinan. Sebelum Anda melakukan persalinan, Anda sebaiknya perhatikan hal-hal yang disebutkan di atas supaya Anda bisa memperoleh pelayanan yang baik dari fasilitas kesehatan yang ingin dituju. Untuk informasi lebih lanjut tentang kehamilan (secara umum), Anda bisa berkonsultasi dengan dokter melalui SehatQ.

Risiko yang Mengintai Ibu Menyusui Makan Mie Instan

Ketika ibu hamil mereka harus menjaga makanannya demi mendukung kesehatan dan perkembangan sang buah hati. Mengidam menjadi alasan ibu untuk makan makanan yang diinginkan, namun sebisa mungkin tetap mendapat makanan yang bernutrisi.

Setelah fase melahirkan, banyak ibu baru yang mengira mereka dapat puas makan apa saja. Bahkan beberapa ibu menyusui makan mie instan karena terlalu rindu dengan kelezatannya. Meski tidak menimbulkan khusus, Anda tetap harus mengetahui risiko dari makan mie instan selama menyusui. 

Kandungan nutrisi utama mie instan

Mie instan sangat populer di seluruh dunia dan menjadi makanan cepat saji yang paling dinikmati oleh banyak orang. Bahan utama mie instan adalah tepung terigu, minyak nabati, dan penyedap rasa. 

Kandungan nutrisi mie instan bervariasi tergantung jenis, rasa, dan mereknya. Berikut kandungan nutrisi pada 1 porsi (43 gram) mie instan:

  • Kalori: 385kkal
  • Karbohidrat: 55,7 gram
  • Lemak total: 14,5 gram
  • Lemak jenuh: 6,5 gram
  • Protein: 7,9 gram
  • Serat: 2 gram
  • Sodium: 986 miligram
  • Tiamin: 0,6 miligram
  • Niasin: 4,6 miligram
  • Riboflavin: 0,4 miligram

Mie instan dibuat dari tepung yang telah difortifikasi dengan bentuk sintetis dari zat besi dan vitamin B untuk membuatnya lebih bergizi. Namun mie instan tetap tidak memiliki nutrisi penting seperti protein, serat, vitamin A, B12, dan C, kalsium, serta magnesium. 

Karena alasan ini mie instan kerap disebut dengan makanan yang tak bernutrisi. 

Bolehkah ibu menyusui makan mie instan?

Fase menyusui sangat penting karena ibu memberi nutrisi ke bayinya melalui susu, sehingga seorang ibu baru harus memastikan untuk menjalani gaya hidup sehat dan makanan yang bergizi. 

Jika Anda tidak bisa menahan diri untuk tidak memakannya, Anda tetap boleh memakannya asal mereka tidak alergi dengan makanan tersebut. Meskipun Anda bisa menambahkan makanan pendamping yang bergizi, seperti telur dan sayuran hijau, secara keseluruhan mie instan tidak mengandung gizi penting bagi ibu dan bayi. sehingga konsumsinya harus dibatasi. 

Selain itu ada beberapa alasan untuk membatasi ibu menyusui makan mie instan, antara lain:

  1. Tinggi natrium

Per 100 gram mie instan bisa mengandung sekitar 397-3678 miligram sodium. Sedangkan WHO merekomendasikan asupan natrium harian sebesar 2 gram per hari. 

Meskipun natrium termasuk mineral penting, jumlah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti hipertensi, risiko kanker perut, dan stroke. Mengonsumsi satu bungkus mie instan sudah melebihi batasan natrium yang ditentukan.

  1. Mengandung MSG dan TBHQ

MSG atau monosodium glutamat adalah zat penambah rasa yang umum ditemukan di banyak makanan olahan. Meski penggunaannya disetujui oleh FDA, beberapa penelitian menemukan konsumsi MSG dalam dosis besar dapat menyebabkan  obesitas dan hipertensi.

Beberapa orang yang sensitif terhadap MSG juga dapat menghasilkan reaksi seperti sakit kepala, mual, tekanan darah tinggi, kontraksi otot, dan ruam kulit. 

Sementara TBHQ merupakan pengawet makanan. Walaupun dianggap aman dalam dosis kecil, penelitian pada hewan menunjukkan paparan kronis TBHQ dapat menyebabkan kerusakan neurologis, meningkatkan risiko limfoma dan masalah hati.

  1. Rendah serat dan protein

Karena mie instan rendah serat dan protein, mengonsumsinya mie instan tidak akan membuat Anda kenyang. Anda mungkin merasa kenyang namun tak lama Anda kembali merasa lapar. Ibu menyusui makan mie instan tentu akan merasakan kelaparan yang lebih karena mie instan tidak memberi energi tambahan pada ibu.  

Selain itu makan makanan rendah serat dikaitkan dengan risiko gangguan pencernaan seperti sembelit dan penyakit divertikular serta berkurangnya jumlah bakteri sehat dalam usus. 

 Catatan: Memang tidak ada larangan ibu menyusui makan mie instan, ditambah hingga kini belum ditemukan kasus efek samping makan mie instan oleh ibu menyusui terhadap kesehatan bayi. Namun mengingat nutrisi pada mie instan yang sangat kurang, siapapun termasuk ibu menyusui harus membatasi konsumsinya,

Mengenal Levonorgestrel, Zat Aktif dalam Postinor 2

Postinor 2 adalah kontrasepsi darurat yang mengandung levonorgestrel. Kontrasepsi ini digunakan untuk mencegah kehamilan setelah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman atau ketika pengaturan kelahiran dalam bentuk apapun gagal (kondom yang rusak atau lupa minum pil KB). Penting untuk diingat bahwa obat ini tidak boleh digunakan untuk mencegah kehamilan secara terus-menerus. Obat ini hanya akan digunakan sebagai kontrasepsi darurat ketika pengaturan kelahiran yang biasa Anda gunakan gagal atau digunakan dengan salah. Levonorgestrel seperti postinor 2 bekerja dengan cara mencegah pelepasan sel telur dari rahim atau mencegah pembuahan telur oleh sperma (sel reproduksi pria). Levonorgestrel juga bekerja dengan cara mengubah lapisan rahim untuk mencegah perkembangan kehamilan. Levonorgestrel dapat mencegah kehamilan, namun obat ini tidak akan mencegah penularan virus HIV/AIDS dan penyakit menular seksual lainnya. Penting untuk diingat bahwa levonorgestrel tidak akan menghentikan kehamilan apabila telur yang dibuahi telah menempel pada rahim. Diskusikan terlebih dahulu dengan dokter apabila Anda rutin menggunakan obat-obatan untuk demam, TB, atau HIV/AIDS sebelum menggunakan kontrasepsi darurat ini. Beberapa jenis obat dapat membuat levonorgestrel menjadi kurang efektif. 

Jangan minum postinor 2 apabila Anda sudah hamil. Kontrasepsi darurat levonorgestrel tidak akan menggugurkan kandungan yang telah dimulai (telur telah dibuahi dan menempel di rahim). Kontrasepsi darurat levonorgestrel tidak disetujui penggunaannya untuk mereka yang berusia kurang dari 17 tahun. Anda juga tidak boleh menggunakan levonorgestrel apabila Anda memiliki alergi terhadap obat ini. Selain itu, levonorgestrel dapat memperlambat produksi ASI, sehingga beritahu dokter apabila Anda sedang menyusui anak. 

Gunakan postinor 2 sesuai dengan petunjuk pada label obat atau sesuai dengan rekomendasi resep dokter. Kontrasepsi darurat ini harus diminum sesegera mungkin setelah melakukan hubungan seksual tanpa pengaman (tidak lebih dari 72 jam setelahnya). Apabila Anda muntah setelah 2 jam minum obat kontrasepsi darurat ini, hubungi dokter. Jangan minum dosis kedua sebelum Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Kunjungi dokter dalam waktu 3 minggu setelah meminum kontrasepsi darurat. Dokter akan mengkonfirmasi bahwa Anda sedang tidak hamil dan obat ini tidak menyebabkan efek samping berbahaya apapun. Apabila datang bulan terlambat 1 minggu atau lebih dari tanggal yang seharusnya, ada kemungkinan Anda sedang hamil. Lakukan tes kehamilan atau hubungi dokter untuk memastikan hal tersebut. 

Interaksi obat dan petunjuk penyimpanan

Beberapa obat-obatan tertentu dapat membuat kontrasepsi darurat levonorgestrel menjadi kurang efektif, yang kemudian dapat meningkatkan risiko Anda untuk hamil. Tanyakan dokter apakah kontrasepsi darurat seperti postinor 2 aman untuk digunakan apabila Anda sedang dalam perawatan obat seperti efavirenz, rifampisin, dan obat kejang seperti primidone atau phenytoin. Obat-obatan lain juga dapat memengaruhi levonorgestrel, termasuk obat resep ataupun obat-obatan OTC yang bisa Anda dapatkan di apotek. Vitamin dan produk-produk herbal juga dapat memengaruhi efektivitas kontrasepsi darurat. 

Simpan postinor 2 atau kontrasepsi darurat lain dalam wadah yang tertutup rapat dan jauh dari jangkauan anak-anak. Untuk melindungi anak dari keracunan, kunci kemasan sehingga anak tidak bisa membukanya dengan mudah. Anda juga harus menyimpannya di tempat bersuhu ruangan dan jauh dari sumber panas berlebih dan lembap (jangan disimpan di kamar mandi). Obat yang tidak digunakan atau tidak dibutuhkan harus dibuang dengan cara khusus guna memastikan hewan peliharaan, anak, atau orang lain tidak mengonsumsinya secara tidak sengaja. Namun, jangan pernah membuang obat apapun ke dalam toilet.

Tanda tanda Melahirkan Yang Perlu Ibu Ketahui

Tanda tanda melahirkan berbeda-beda pada setiap orang. Namun, ada gejala atau tanda umum yang perlu diketahui dan waspadai. Beberapa ibu hamil tidak menyadari ada tanda-tanda apapun hingga masa persalinan dimulai. Namun, tidak sedikit ibu hamil yang menderita gejala seperti keram berminggu-minggu sebelum melahirkan. Jika gejala atau tanda tanda melahirkan muncul, tanda-tanda tersebut dapat bersifat fisik ataupun emosional. Artikel ini akan membahas tanda tanda melahirkan yang perlu ibu dan ayah ketahui.

Tanda tanda melahirkan dimulai

Tanda tanda melahirkan yang dapat ibu rasakan saat persalinan akan dimulai di antaranya adalah:

  • Lightening. Saat seorang ibu mulai mendekati masa persalinan, janin akan bergerak turun ke pinggul ibu. Tenaga medis menyebut proses ini dengan istilah “lightening”.
  • Meningkatnya keputihan. Keputihan yang dikeluarkan menjelang persalinan dapat berwarna bening, merah muda, ataupun terlihat merah berdarah. Kondisi ini dapat terjadi beberapa hari sebelum bayi lahir atau saat proses persalinan berlangsung.
  • Nesting. Beberapa wanita akan mengalami “nesting”, yang berarti timbulnya energi atau keinginan untuk bersih-bersih dan memasak.
  • Perubahan-perubahan pada daerah serviks. Serviks merupakan bukaan rahim di atas vagina. Wanita biasanya tidak menyadari hal ini, namun penyedia layanan kesehatan akan mengetahuinya pada checkup sebelum melahirkan. Serviks biasanya memiliki panjang antara 3,5 cm dan 4 cm. Saat tubuh mulai menyiapkan proses persalinan, serviks akan menjadi lebih pendek, lembut, dan mulai membuka. Saat ibu mulai melahirkan, serviks akan membuka dan melebar hingga ukuran 10 cm.

Kontraksi palsu persalinan atau Braxton-Hicks umum dijumpai, namun hal tersebut bukan berarti persalinan semakin dekat. Ibu hamil terkadang dapat mengalami kontraksi Braxton-Hicks pada minggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan sebelum proses persalinan. Berbeda dengan kontraksi persalinan sesungguhnya, Braxton-Hicks tidak muncul dalam interval yang teratur. Kontraksi palsu ini biasanya ringan, namun terkadang dapat menyebabkan rasa sakit. Kebanyakan wanita akan merasakan kontraksi palsu tersebut berangsur-angsur sirna saat mereka berjalan ataupun berubah posisi.

Saat seorang ibu mendekati masa persalinan, mereka akan merasakan adanya kontraksi yang teratur. Kontraksi ini berarti otot di rahim berkontraksi untuk kemudian relaks. Hal ini membantu serviks terbuka dan mendorong bayi keluar. Pada saat persalinan dimulai, kontraksi akan berlansung selama 30 hingga 90 detik, dan terjadi dalam interval yang teratur antara 5 hingga 10 menit.

Saat persalinan menjadi lebih aktif, kontraksi dapat terjadi setiap 2-3 menit dan berlansung selama 90 detik. Semakin kuat kontraksi tersebut, dan semakin pendek waktu di antaranya, berarti semakin dekat persalinan akan bermula. Ibu hamil biasanya tidak dapat berjalan atau bahkan berbicara pada saat kontraksi persalinan sesungguhnya terjadi.

Rasa sakit mirip keram menstruasi, atau nyeri pada punggung bawah, merupakan tanda-tanda melahirkan yang seriing dijumpai. Rasa sakit tersebut tidak akan hilang bahkan ketika ibu bergerak atau berubah posisi. Selain itu, tanda tanda persalinan juga melibatkan adanya keputihan berwarna coklat atau merah. Saat bayi siap untuk keluar, kantung cairan ketuban akan pecah. Cairan tersebut kemudian akan keluar melalui serviks dan vagina.

Proses melahirkan berbeda-beda dari satu ibu dengan ibu yang lainnya. Beberapa ibu hamil dapat merasakan tanda tanda melahirkan tersebut di atas beberapa minggu sebelum masa persalinan sesungguhnya berlangsung. Sementara itu, tidak sedikit yang sama sekali tidak memiliki tanda tanda melahirkan. Apabila Anda merasakan tanda-tanda tersebut di atas sebelum minggu ke 37, memiliki pendarahan hebat, serta tidak bersalin setelah 24 jam air ketuban pecah, hubungi dokter secepatnya.