Makanan yang Mengandung Kalsium dalam Menu Makan Harian

Kalsium merupakan mineral yang sangat penting untuk kelangsungan hidup kita karena selain berfungsi menjaga kesehatan tulang, kalsium berperan dalam pembekuan darah, kontraksi otot serta denyut jantung. Maka dari itu, makanan yang mengandung kalsium sebaiknya menjadi santapan wajib dalam menu sehari-hari.Setiap hari kalsium terpakai dan terbuang melalui kulit, rambut, keringat, urine dan feses. Karena tubuh kita tidak bisa memproduksi kalsium, maka cadangan kalsium harus disuplai dari makanan kita sehari-hari.Saat kita kekurangan asupan kalsium, tubuh akan mengambil kandungan kalsium dari tulang.

Kondisi tersebut tidak menjadi masalah jika hanya terjadi sesekali, tetapi jika berlangsung secara berkepanjangan maka tulang akan menjadi rapuh dan mudah patah alias terkena osteoporosis. Sumber kalisum terbaik adalah makanan. Jenis makanan yang mengandung kalsium dalam jumlah tinggi adalah susu dan produk susu seperti yogurt dan keju. Selain itu beberapa jenis sayur serta buah dan kacang-kacangan juga memiliki kandungan kalsium.

Pilihan makanan dengan kalsium yang bisa menjadi variasi menu makan antara lain ikan salmon dan sarden kalengan, kacang almon, kacang edamame, tahu, brokoli, kangkung, kol, kacang kedelai, roti gandum dan sereal yang difortifikasi kalsium serta daun kale. Meski sangat penting bagi tubuh, kalsium sebaiknya tidak Anda konsumsi berlebihan karena dapat menyebabkan terbentuknya batu ginjal. Kelebihan kalsium juga bisa menyebabkan konstipasi, kesulitan menterap zat besi, penumpukan kalsium di pembuluh darah dan meningkatkan risiko kanker prostat.

Bagi orang dewasa yang berusia di bawah 50 tahun, konsumsi kalsium yang ideal adalah sebanyak 1000 mg per hari. Sedangkan bagi mereka yang sudah berusia di atas 50 tahun dianjurkan untuk mendapat asupan kalsium sebanyak 1200 mg tiap harinya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan asupan kalsium dari makanan sehari-hari, pastikan selalu ada susu atau produk susu dalam menu harian. Jangan lupa sajikan sayur yang mengandung kalsium seperti brokoli, bayam, kangkung, kale, bok choy atau kol saat makan siang dan makan malam.

Rutin sajikan ikan sebagai lauk dan pilih camilan tinggi kalsium seperti kacang almond dan kacang brazil. Terakhir, kurangi konsumsi kafein dan soda karena kedua jenis minuman tersebut memiliki efek menghambat penyerapan kalsium.

Kalori Nasi Putih dan Sumber Makanan Penggantinya

Orang Indonesia menganggap tidak sah jika tidak memasukkan nasi putih ke dalam menu utamanua pada makanan harian. Tidak jarang yang menggabungkan nasi putih dengan mi instan yang keduanya merupakan makanan yang megandung kalori yang cukup tinggi. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui kalori nasi putih.

Jumlah kalori nasi putih

Pada semangkuk nasi putih terkandung 204 kalori, artinya dalam semangkuk nasi putih setara dengan 10 angka kebutuhan kalori harian. Jika Anda mengonsumsi semangkuk nasi setiap kali makan atau 3 kali per hari, berarti Anda telah memasukkan sebesar 600 kalori yang belum lagi ditambah dengan lauk-pauk lainnya.

Sedangkan jika dibandingkan dengan mi instan yang digadang sebagai pengganti nasi putih, satu porsi mi instan atau 70 gram mi instan terkandung kalori sebesar 370. Dengan berat yang sama, nasi putih hanya mengandung 91 kalori. Oleh karena itu, melalui fakta ini Anda perlu berpikir ulang ketika ingin menggabungkan nasi putih dan mi instan atau menggunakan mi instan sebagai pengganti nasi putih.

Makanan yang bisa menggantikan nasi putih

Karena tingginya kalori nasi putih, maka ada beberapa makanan yang dapat menggantikan nasi putih seperti shirataki, kentang, quinoa, dan oats. Makanan pengganti nasi putih ini biasanya dikonsumsi oleh orang yang sedang ingin menurunkan berat badan atau gula darah.

Dari beberapa makanan pengganti nasi putih, beras shirataki lah yang paling mencuri perhatian karena memiliki kalori 0 atau tidak memiliki kalori sama sekali. Beras shirataki adalah beras yang terbuat dari sayuran dan umbi-umbian. Beras ini ternyata telah digunakan sejak tahun 2000 lalu di benua Asia.

Saat diolah menjadi nasi, bentuk dari nasi shirataki ini menyerupai nasi dengan ukuran yang lebih pipih dan warnanya cenderung transparan dibandingkan nasi putih yang lebih putih pekat. Jika dibahas tentang rasanya, tidak ada perbedaan rasa antara nasi putih dan shirataki. Salah satu manfaat lain dari beras shirataki adalah kandungan seratnya lebih tinggi daripada nasi putih.