Kegunaan USG pada Trimester Kehamilan, Selain Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi

Kegunaan USG pada Trimester Kehamilan, Selain Cara Mengetahui Jenis Kelamin Bayi

Istilah USG pasti sudah tidak asing di telinga banyak orang, dan biasa dikaitkan dengan pemeriksaan kandungan juga sebagai cara mengetahui jenis kelamin bayi. Namun tidak hanya itu, USG memiliki banyak macam kegunaan.

USG merupakan singkatan dari Ultrasonografi, yakni pemeriksaan yang memanfaatkan gelombang ultrasonik dengan frekuensi tinggi untuk mendapatkan gambaran dari dalam tubuh seseorang. 

Gelombang tersebut tidak menimbulkan radiasi, efek samping, ataupun rasa sakit. Sehingga, USG aman digunakan untuk melihat dan memeriksa keadaan bayi yang berada di dalam kandungan sekaligus sebagai cara mengetahui jenis kelamin bayi yang akurat. 

Sejalan berkembangnya ilmu teknologi, sekarang USG terdapat beberapa jenis. Pada mulanya, USG ini hanya menghasilkan gambar hitam putih dan tidak bergerak, hingga saat ini USG telah berkembang menjadi gambar 3 dimensi atau 4 dimensi. 

Jenis-jenis USG

Di dalam dunia medis, ada dua jenis USG yang sering digunakan, yakni USG transvaginal dan USG abdominal.

USG Transvaginal

USG jenis ini juga disebut sebagai USG endovaginal, yakni pemeriksaan organ reproduksi wanita dengan memasukkan stik probe sepanjang 5-7 cm melalui vagina. Alat itulah yang nantinya akan memunculkan gambar organ-organ yang ada di dalam tubuh ke layar.

USG dengan cara ini memiliki tujuan sebagai pendeteksi awal kehamilan. Biasanya akan dilakukan oleh wanita yang mencurigai munculnya gejala awal kehamilan pertama kali. Selain itu, USG jenis ini juga akan mendeteksi apakah kehamilan yang terjadi adalah kehamilan normal atau kehamilan di luar rahim. 

USG Abdominal

USG abdominal adalah jenis USG yang paling sering dilihat dan diketahui banyak orang. USG abdominal dilakukan pada bagian luar perut, dengan cara mengoleskan gel ke are perut, dan menggunakan alat transduser untuk menangkap organ-organ yang ada di dalam tubuh. 

Seperti yang sudah diketahui pula, bahwa USG abdominal adalah salah satu cara mengetahui jenis kelamin bayi, perkembangan kehamilan, dan tentunya kesehatan bayi selama di kandungan. Selain itu, pemeriksaan USG ini juga dapat mendeteksi apakah ada kelainan kromosom pada bayi atau tidak.

Setelah mengetahui dua jenis USG dan perbedaan cara penggunaannya, selanjutnya beberapa manfaat USG berdasarkan trimester kehamilan yang dialami selama masa kehamilan. 

Manfaat USG per trimester

Selama mengandung, Anda tidak perlu terlalu sering melakukan USG. Pemeriksaan ini pada umumnya hanya perlu dilakukan sebanyak 3 kali, yaitu pada tiap trimesternya.

1. Trimester pertama

Trimester pertama yakni ketika kehamilan berusia di bawah 12 minggu. Walaupun bayi belum terlihat jelas, namun USG pada trimester pertama juga sangat penting untuk dilakukan.

  • Mengonfirmasi kehamilan
  • Memeriksa kehamilan ektopik (di luar rahim) atau tidak 
  • Memeriksa usia kehamilan janin
  • Melihat bila ada kelainan pada janin
  • Memastikan kondisi plasenta, ovarium, uterus, dan serviks dalam keadaan baik
  • Mencari tahu adanya kehamilan kembar

2. Trimester kedua

Setelah memastikan kehamilan dalam keadaan sehat dan normal, maka ibu perlu memeriksa kembali kandungannya dengan USG pada usia 12 – 24 minggu.

Pada trimester kedua ini USG akan berguna untuk mengontrol pertumbuhan janin, seperti ukuran dan lingkar kepala. Di usia ini juga ibu bisa menjadikan USG sebagai cara mengetahui jenis kelamin bayi yang sangat dinantikan.

Selain itu, melakukan USG pada trimester kedua ini akan terlihat apakah otak dan jantung pada bayi berkembang dengan baik atau tidak. Juga kondisi lainnya, seperti kondisi plasenta, tali pusat, kecukupan air ketuban, dan lainnya. 

3. Trimester ketiga

Ibu perlu melakukan USG kembali pada minggu-minggu terakhir kehamilan karena akan menyangkut tentang kesiapan melahirkan, baik bagi ibu maupun janin. Dengan melakukan USG, ibu akan mengetahui apakah proses melahirkan dilakukan secara normal atau caesar dan perkiraan kapan proses lahiran itu akan dilakukan. Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, mulai dari posisi bayi, tali plasenta, dan faktor lainnya. 

USG selama masa kehamilan memiliki banyak manfaat seperti yang sudah disebutkan di atas, salah satunya cara mengetahui jenis kelamin bayi. USG dianjurkan untuk dilakukan setidaknya 3 kali selama masa mengandung, namun Anda boleh melakukannya lebih dari itu untuk terus memantau perkembangan bayi Anda. Terlebih lagi karena gelombang yang digunakan pada USG tidak menimbulkan efek samping apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *