Awas, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Bibir Pecah-pecah

Awas, Kebiasaan Ini Bisa Bikin Bibir Pecah-pecah

Bibir pecah-pecah akan menimbulkan rasa tidak nyaman. Terutama jika bibir pecah-pecah disertai sejumlah gejala sekitar bibir Anda seperti mengelupas, sisik, kekeringan, bengkak, retak, pendarahan, luka atau bengkak. 

Mengalami bibir pecah-pecah memang wajar karena bibir tidak mengandung kelenjar minyak.

Selain itu, bibir pecah-pecah juga bisa disebabkan oleh cuaca. Paparan sinar matahari yang terlalu sering di musim panas juga dapat memperburuk kondisi Anda.

Tak hanya itu saja, ada beberapa kebiasaan yang hanya akan memburuk kondisi bibir pecah-pecah yang Anda alami. Apa saja? 

1. Menjilat Bibir

Sebagian besar dari kita akan menjilat bibir ketika mulai terasa kering. Memang ini bisa membasahi bibir, tetapi kebiasaan ini tidak akan membantu dalam jangka panjang dan malah akan memburuk kondisi Anda. 

Air liur mengandung enzim yang berfungsi untuk membantu Anda mencerna makanan, bukan sebagai penyedia kelembapan tambahan bagi bibir Anda.

Faktanya, begitu air liur menguap, bibir Anda sebenarnya bisa menjadi lebih kering. Saat bibir mengering, bibir terasa kencang dan bahkan mungkin pecah-pecah dan perih.

Sadarilah kebiasaan ini, dan minta orang lain untuk menunjukkan saat Anda melakukannya sehingga Anda dapat secara aktif berusaha untuk berhenti.

Anda JUGA bisa aplikasikan lip balm dengan rasa yang aneh atau mengandung obat-obatan untuk membantu Anda mulai mengurangi kebiasaan buruk ini.

2. Menggigit bibir

Kebiasaan menggigit bibir biasa dilakukan saat merasa cemas, menahan nyeri atau berpikir. Banyak orang yang kemudian terbiasa melakukan dan menjadi kebiasaan, khususnya ketika sedang khawatir. Namun, pada beberapa orang, menggigit bibir menjadi kebiasaan berlebihan yang memengaruhi kehidupan sehari-harinya.

Tapi sebenarnya kebiasaan ini tidak baik terutama jika Anda memiliki masalah bibir kering dan pecah-pecah. Sama halnya dengan menjilat bibir, kebiasaan menggigit bibir juga hanya akan memperburuk kondisi Anda. 

Saat Anda menggigit bibir, gigi akan mengiritasi bibir; membuat lapisannya terkoyak dan retak, bahkan hingga berdarah.

3. Jarang Minum Air

Bibir pecah-pecah bisa disebabkan oleh kurangnya asupan air pada tubuh sehingga menjadikan bibir kering. Jadi pastikan untuk tetap terhidrasi dengan minum lebih banyak air. 

Perlu diingat, jika Anda kurang minum air akan membuat Anda mengalami dehidrasi. Kondisi ini tidak hanya akan membuat bibir pecah-pecah saja, tetapi bisa mengacaukan keseimbangan mineral alami dalam tubuh, menyebabkan kerusakan tidak hanya sistem organ dalam tubuh, dan berdampak negatif pada kulit Anda.

Dehidrasi menimbulkan gejala seperti pusing, sembelit, penurunan produksi urin, mulut dan bibir kering, dan sakit kepala. Pada kasus dehidrasi yang parah, dehidrasi bisa menyebabkan tekanan darah rendah, demam, napas ngos-ngosan, atau jantung berdebar.

3. Bernapas Melalui Mulut

Bernapas melalui mulut dapat menyebabkan bibir Anda mengering. Napas mulut, seperti namanya, menghirup dan membuang napas melalui mulut, bukan melalui hidung. 

Bernapas melalui mulut dapat disebabkan oleh kondisi medis seperti sinusitis kronis dan polip hidung, yang membuat Anda tidak dapat bernapas melalui hidung. 

Untuk menilai apakah ada masalah mendasar yang menyebabkan pernapasan mulut, Anda membuat janji dengan dokter telinga, hidung, dan tenggorokan atau ahli alergi untuk mengatasi masalah di balik bibir pecah-pecah. 

Anda juga bisa menggunakan humidifier untuk membantu menjaga kelembapan udara di rumah Anda.

5. Tidak Memperhatikan Kandungan pada Produk

Jika Anda mengalami masalah bibir kering dan pecah-pecah, maka mulai saat ini Anda harus mulai memperhatikan kandungan yang terdapat pada produk. 

Bahan propyl gallate dalam lipstik dapat menyebabkan alergi yang berimbas pada bibir pecah-pecah. Selain itu, pasta gigi yang mengandung  guaiazulene atau  sodium lauryl sulfate juga bisa membuat bibir lebih rentan kering.

Untuk itu, perhatikan sejumlah kandungan yang akan membuat bibir pecah-pecah, hindarilah jika Anda memiliki jenis kulit kering. 

Obat-obatan tertentu (seperti vitamin A, retinoid, litium, dan obat kemoterapi) juga dapat menyebabkan bibir pecah-pecah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *