6 Alasan Mengapa Konsumsi Gula Jagung Dihindari

gula jagung

Gula jagung adalah salah satu jenis gula yang sering ditambahkan dalam minuman atau makanan. Bentuknya dapat berupa sirup jagung fruktosa tinggi. Banyak ahli yang percaya bahwa penambahan gula dan sirup jagung fruktosa tinggi menjadi faktor kunci dari epidemi obesitas saat ini. 

Keduanya pun banyak dikaitkan dengan masalah kesehatan serius, termasuk diabetes dan penyakit jantung. Berikut adalah 6 alasan mengapa konsumsi gula jagung dalam jumlah besar dihindari.

  1. Meningkatkan jumlah fruktosa tak wajar dalam tubuh

Gula jagung mengandung fruktosa dan glukosa. Tubuh memetabolisme fruktosa berbeda dari glukosa, dan mengonsumsi terlalu banyak fruktosa dapat menyebabkan masalah kesehatan.

  1. Risiko penyakit lemak hati

Asupan fruktosa yang tinggi menyebabkan peningkatan lemak hati. Salah satunya ditunjukkan pada sebuah penelitian yang menemukan bahwa fruktosa dapat meningkatkan lemak hati ke tingkat yang lebih besar daripada jumlah glukosa yang sama.

Dalam jangka panjang, akumulasi lemak hati dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit hati berlemak dan diabetes tipe 2. Penting untuk dicatat bahwa efek merugikan dari fruktosa dalam gula jagung, tidak boleh disamakan dengan fruktosa dalam buah. 

  1. Meningkatkan risiko obesitas dan penambahan berat badan

Seperti konsumsi gula berlebihan lainnya, konsumsi gula jagung dalam jumlah tinggi juga dapat mengembangkan obesitas. Fruktosa juga meningkatkan akumulasi lemak visceral, lemak yang mengelilingi organ Anda dan merupakan jenis lemak tubuh yang paling berbahaya. 

Mereka dapat mengakibatkan masalah kesehatan seperti diabetes dan penyakit jantung. Selain itu, gula jagung dapat meningkatkan asupan kalori harian rata-rata atau menambah nafsu makan yang menjadi faktor kunci dalam penambahan berat badan. 

  1. Asupan berlebihan terkait dengan diabetes

Konsumsi fruktosa yang terdapat dalam gula jagung secara berlebihan juga dapat menyebabkan resistensi insulin, suatu kondisi yang dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Pada orang sehat, insulin meningkat sebagai respons terhadap konsumsi karbohidrat, mengangkutnya keluar dari aliran darah dan masuk ke dalam sel.

Namun, mengonsumsi fruktosa berlebih secara teratur dapat membuat tubuh Anda kebal terhadap efek insulin. Ini tentu akan menurunkan kemampuan tubuh dalam mengontrol kadar gula darah. Dalam jangka panjang, kadar insulin dan gula darah meningkat.

Selain diabetes, gula jagung dengan fruktosa tinggi mungkin berperan dalam sindrom metabolik, yang telah dikaitkan dengan banyak penyakit, termasuk penyakit jantung dan kanker tertentu.

  1. Dapat meningkatkan risiko penyakit serius lainnya

Banyak penyakit serius telah dikaitkan dengan konsumsi fruktosa yang berlebihan. Fruktosa terbukti sebagai pendorong peradangan, dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Selain peradangan, kelebihan fruktosa dapat meningkatkan zat berbahaya pada sel Anda. Fruktosa dalam gula jagung ini dapat memperburuk penyakit inflamasi seperti asam urat. 

  1. Tidak mengandung nutrisi penting

Layaknya gula lainnya, gula jagung walau mengandung banyak kalori tetapi mereka tidak menawarkan nutrisi penting. Mengonsumsi gula jagung tinggi fruktosa secara berlebihan dapat menurunkan kandungan nutrisi total makanan Anda, karena semakin banyak fruktosa yang Anda konsumsi, semakin sedikit ruang yang Anda miliki untuk makanan padat nutrisi.

Ke enam alasan tersebut membuat gula jagung terlebih sirup jagung tinggi fruktosa kurang direkomendasikan atau justru malah disarankan untuk dihindari. Mengonsumsi buah yang memiliki fruktosa, lebih baik dari pada mengonsumsi gula jagung.

Mereka merupakan fruktosa alami dan tidak memiliki efek yang sama seperti sirup jagung fruktosa tinggi. Selain itu, buah dikemas dengan serat, vitamin, mineral dan segala macam nutrisi penyembuhan. 

Temukan lebih banyak informasi mengenai gula jagung lainnya di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa berdiskusi dengan dokter seputar topik ini. Download aplikasi SehatQ di App Store atau Play Store.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *