Mengenal Operasi Ganglion, Pengobatan Kista di Pergelangan Tangan

Kista ganglion biasanya terjadi pada area tangan, khususnya pergelangan tangan. Kista ini merupakan pembengkakan berisi cairan yang berkembang di dekat sendi atau tendon. Salah satu upaya pengobatannya adalah dengan operasi ganglion. 

Jenis kista ini tidak bersifat kanker, sehingga tidak akan menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda. Meski begitu, seiring berjalannya waktu, ukuran kista tersebut mungkin akan semakin membesar. 

Operasi ganglion secara khusus akan dilakukan apabila dokter menganggap bahwa kondisi kista ganglion yang Anda derita lebih efektif disembuhkan dengan cara ini. 

Pentingnya menjalani operasi ganglion bagi penderita kista ganglion

Saat seseorang terkena kista ganglion, mereka akan mengalami pertumbuhan benjolan di permukaan kulit area tangan. Dalam beberapa kasus, keberadaan kista ini tidak menimbulkan gejala tertentu ataupun ketidaknyaman. Bila hal ini terjadi, maka Anda tidak perlu menjalani pengobatan khusus, termasuk operasi.

Akan tetapi, operasi akan dibutuhkan apabila gejala semakin parah dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari Anda. Gejala tersebut biasanya berupa:

  • Nyeri dan adanya rasa tertekan
  • Kesulitan melakukan aktivitas dengan tangan, seperti mencengkram benda
  • Mati rasa atau kesemutan di sekitar area kista

Umumnya, gejala ini akan datang dan pergi dengan sendirinya. Sebagian besar gejala yang muncul dianggap terjadi sebagai akibat dari tekanan kista pada struktur otot tendon dan saraf. 

Apabila hal ini terjadi, dokter mungkin akan menganjurkan untuk menjalani operasi. Operasi akan dilakukan oleh dokter spesialis bedah tangan. 

Macam-macam operasi untuk mengobati kista ganglion

Dalam operasi, ada dua macam prosedur yang mungkin dilakukan, yaitu: 

  • Operasi artroskopi

Operasi ini dilakukan dengan membuat sayatan kecil menyerupai lubang kunci. Nantinya, sebuah kamera yang disebut artroskop akan dimasukkan melalui lubang tersebut untuk melihat kondisi bagian dalam sendi Anda.

Kemudian, melalui artroskop, dokter akan menggunakan peralatan khusus untuk mengangkat dan mengeluarkan kista melalui lubang sayatan. 

  • Operasi terbuka

Berbeda dengan operasi artroskopi, pada operasi terbuka dokter akan membuat sayatan berukuran sedang, bukan kecil. Umumnya, panjang sayatan kurang lebih 5 cm pada lokasi sendi atau tendon yang terkena. 

Jenis operasi yang dilakukan akan ditentukan berdasarkan pada lokasi kista ganglion Anda. Selain itu, dokter bedah juga akan memberikan anjuran mengenai pilihan operasi yang dianggap paling tepat. 

Baik operasi artroskopi maupun operasi terbuka sama-sama efektif dalam menyembuhkan kista ganglion. Keduanya juga bisa dilakukan dengan pembiusan, sehingga Anda tidak akan merasakan sakit selama operasi. 

Apakah operasi ganglion adalah satu-satunya cara menyembuhkan kista ganglion?

Sebenarnya, operasi ganglion baru akan dilakukan bila cara lainnya tidak berhasil atau tidak memungkinkan. Cara tersebut adalah dengan mengeluarkan cairan pada kista menggunakan jarum atau disebut dengan prosedur aspiration.

Aspiration merupakan pilihan pengobatan pertama pada penderita kista ganglion karena tidak invasif. Dokter akan mengupayakan untuk mengeluarkan isi kista sebanyak mungkin.

Prosedurnya dilakukan dengan menusukkan jarum suntik dan mengeluarkan isi ganglion. Setelah selesai, lubang bekas jarum suntik akan ditutup dengan perban yang bisa dilepas 6 jam kemudian. 

Terkadang, dokter akan menyuntikkan obat steroid pada sekitar area yang terkena untuk mencegah pertumbuhan kista di kemudian hari. Namun, sebenarnya belum ada bukti yang jelas bahwa upaya ini bisa mengurangi resiko kambuhnya ganglion.Bila kista ganglion yang Anda derita tidak parah, biasanya dokter tidak akan menganjurkan pengobatan dengan operasi ganglion. Khususnya, jika pengobatan masih bisa dilakukan dengan aspiration saja.

Mengapa Bayi Bisa Lahir Cacat? Berikut Penjelasannya!

Semua orang tentu berharap bayinya terlahir dalam keadaan normal dan sehat tanpa cacat. Akan tetapi, beberapa bayi dapat terlahir cacat karena beberapa sebab. Cacat pada bayi dapat mempengaruhi fungsi organ, perkembangan mental dan fisik, serta berdampak pada penampilan. Apa saja penyebab bayi lahir cacat? Berikut penjelasan lengkapnya. 

Alasan bayi lahir cacat

Bayi yang terlahir cacat dapat disebabkan oleh berbagai faktor, bisa satu atau banyak faktor sekaligus. Berikut ini beberapa alasan yang menyebabkan seorang bayi terlahir cacat. 

  1. Faktor genetik 

Penyebab bayi lahir cacat paling banyak adalah faktor genetik. Anda dapat melakukan konsultasi genetik bersama pasangan sehingga bisa mendapat penjelasan mengenai kemungkinan yang terjadi pada garis keturunan termasuk kondisi cacat lahir. 

  1. Konsumsi alkohol dan obat 

Mengonsumsi alkohol dan obat tertentu seperti narkoba juga meningkatkan risiko terjadinya cacat pada kelahiran bayi. Selain itu, hindari merokok selama masa kehamilan sebab dapat berisiko bagi bayi dan ibu.  

  1. Terkena infeksi

Bahaya infeksi juga mengintai ibu hamil sebab dapat menyebabkan bayi lahir cacat. Infeksi yang menyebabkan bayi lahir cacat mencakup herpes simplex virus tipe 2 (TORCH), toksoplasma, rubella, dan cytomegalovirus. Untuk menghindari terjangkit infeksi, maka Anda perlu menjaga kesehatan dan rajin mengecek kondisi janin ke dokter selama masa kehamilan. 

  1. Lingkungan yang buruk 

Meski tidak terlalu berpengaruh jika dibandingkan faktor lainnya, lingkungan yang buruk juga bisa memicu bayi lahir cacat. Lingkungan yang buruk mencakup sanitasi tidak baik, tempat tinggal tercemar limbah tertentu, serta polusi udara yang tinggi. Kondisi lingkungan yang buruk ini nantinya akan menyebabkan pembentukan plasenta terganggu sehingga bayi kekurangan nutrisi dan berisiko lahir dengan fisik tidak sempurna. 

Jenis cacat lahir pada bayi 

Bayi yang terlahir cacat kondisinya tidak selalu sama. Terdapat berbagai jenis cacat lahir pada bayi, berikut ini beberapa di antaranya. 

  1. Kaki bengkok 

Salah satu jenis cacat lahir pada bayi adalah kaki bengkok (clubfoot). Kaki bengkok adalah kelainan bentuk kaki dan pergelangan kaki yang memutar ke dalam dan membengkok ke arah bawah. Kaki bengkok dapat terjadi pada salah satu kaki atau keduanya. Nantinya, kaki bengkok dapat mempengaruhi kemampuan seseorang dalam beraktivitas terutama yang menggunakan kaki seperti berjalan dan berlari. 

  1. Kelainan jantung bawaan

Kelainan jantung bawaan juga dapat terjadi pada bayi yang baru lahir. Umumnya, cacat berupa kelainan jantung bawaan disebabkan oleh kesalahan perkembangan janin atau kelainan genetis. Untuk mendeteksinya perlu dilakukan penanganan medis tertentu sebab terkadang tidak ada gejala yang muncul pada bayi yang mengalami kelainan jantung bawaan. Risiko paling buruk pada bayi yang cacat kelainan jantung bawaan yaitu dapat mengalami gagal jantung hingga menyebabkan kematian. 

  1. Down Syndrome 

Salah satu jenis cacat pada bayi yang tidak bisa disembuhkan adalah down syndrome. Penyebabnya adalah kelaiinan genetik. Penderita down syndrome umumnya juga mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan. Meski tidak dapat disembuhkan, down syndrome dapat dideteksi lebih awal sehingga perkembangan bayi bisa dimaksimalkan.   

Untuk mencegah bayi agar tidak lahir cacat, maka perlu dilakukan beberapa hal berikut. Pertama, Anda perlu memperhatikan pola makan sehingga asupan nutrisi tubuh terpenuhi selama kehamilan. Kedua, lakukan kontrol terhadap berat badan dan atasi segera jika Anda memiliki penyakit diabetes. Ketiga, hindari konsumsi alkohol, rokok, dan narkoba. Keempat, perhatikan kebersihan diri dan lingkungan agar terhindar dari virus. Terakhir, selalu lakukan pengecekan kondisi kehamilan secara berkala ke dokter. Anda juga dapat berkonsultasi menggunakan aplikasi SehatQ selama masa kehamilan, lho!

Jenis Cedera Saraf Tulang Belakang dan Pengobatannya

Sumsum tulang belakang adalah sekumpulan saraf utama yang membawa impuls dari dan ke otak ke seluruh tubuh. Terdapat lingkaran tulang yang mengelilingi sumsum tulang belakang yang disebut dengan tulang belakang atau tulang punggung. Cedera saraf tulang belakang adalah akibat dari trauma langsung pada sumsum tulang belakang; atau kerusakan pada tulang, jaringan lunak, atau pembuluh darah yang mengelilingi sumsum tulang belakang tersebut.

Memahami cedera saraf tulang belakang

Seseorang dengan cedera saraf tulang belakang, sebagian atau seluruh impuls mungkin tidak akan dapat dihantarkan dengan baik oleh saraf tulang belakang. Akibatnya, seseorang akan mengalami kehilangan fungsi pergerakan dan perasaannya, seperti rasa sakit. Adapun cedera saraf tulang belakang di dekat leher dapat mengakibatkan kelumpuhan hampir di seluruh bagian tubuh daripada cedera satu saraf tulang belakang bagian bawah.

Cedera saraf tulang belakang termasuk dalam kondisi medis darurat. Oleh sebab itu, penyakit ini membutuhkan penanganan yang cepat, agar tidak menimbulkan komplikasi yang lebih buruk. Pengobatan yang diberikan dapat berupa obat-obatan, penyangga, atau traksi, serta pembedahan. Adapun untuk perawatannya dapat dengan obat-obatan dan menjalani terapi rehabilitasi.

Faktor penyebab

Cedera pada saraf tulang belakang dapat terjadi akibat:

  • Jatuh.
  • Penyakit tertentu, seperti polio atau spina.
  • Kecelakaan kendaraan bermotor.
  • Cedera olahraga.
  • Kecelakaan industri.
  • Penembakan.
  • Serangan fisik. 
  • Jika tulang belakang lemah karena kondisi lain, seperti artritis, maka cedera ringan ini dapat menyebabkan trauma pada tulang belakang.

Jenis cedera saraf tulang belakang

Tingkat keparahan cedera saraf tulang belakang bergantung pada jenis cederanya, yaitu:

  • Cedera lengkap, penderitanya akan kehilangan semua perasaan (sensorik) dan kemampuan untuk mengontrol gerakan (fungsi motorik) di bawah cedera tulang belakang.
  • Cedera sebagian, jika penderitanya hanya memiliki beberapa fungsi motorik atau sensorik di bagian saraf tulang belakang yang terkena.

Selain itu, kelumpuhan yang terjadi akibat cedera tulang belakang, dapat disebut sebagai:

  • Tetraplegia, dikenal juga sebagai quadriplegia, artinya lengan, tangan, badan, kaki, dan organ panggul yang terpengaruh oleh cedera tulang belakang.
  • Paraplegia, kelumpuhan yang menyerang seluruh atau sebagian batang tubuh, kaki, dan organ panggul. 

Gejala yang dapat muncul

Cedera saraf tulang belakang dalam bentuk apa pun dapat menimbulkan gejala seperti berikut:

  • Kehilangan gerakan.
  • Kehilangan atau sensasi yang berubah, seperti kemampuan untuk merasakan panas, dingin, dan sentuhan.
  • Kehilangan kontrol usus atau kandung kemih.
  • Aktivitas refleks atau kejang yang berlebihan.
  • Perubahan fungsi seksual, kepekaan seksual, dan tingkat kesuburan.
  • Nyeri atau sensasi hebat yang disebabkan oleh kerusakan pada serabut saraf di sumsum tulang belakang.
  • Kesulitan bernapas, batuk, atau mengeluarkan sekresi dari paru-paru.

Pengobatan cedera saraf tulang belakang

Seseorang yang memiliki gejala cedera saraf tulang belakang harus segera dibawa ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Umumnya, dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan dengan tes pencitraan, diantaranya rontgen, computed tomography (CT), dan pencitraan resonansi magnetik (MRI).

Setelah diagnosis ditetapkan, maka pengobatan yang mungkin diberikan adalah imobilisasi, pembedahan, obat-obatan, dan rehabilitasi. 

  1. Imobilisasi, bertujuan memastikan penderitanya dapat bernapas dan mencegah kerusakan lebih lanjut.
  2. Pembedahan, diperlukan untuk mengangkat darah dan fragmen tulang yang menumpuk dan menekan sumsum tulang belakang.
  3. Obat-obatan, umumnya diberikan obat pereda nyeri, relaksan otot, dan obat lainnya yang diperlukan.
  4. Rehabilitasi, meliputi terapi fisik dan okupasi untuk membantu proses pemulihan lebih cepat atau lebih lengkap.

Pada terapi rehabilitasi, sangat dibutuhkan dukungan emosional dari seluruh pihak keluarga. Hal ini karena penderita mungkin saja mengalami depresi akibat cedera saraf tulang belakang yang menyebabkan kelumpuhan. Oleh sebab itu, dukungan keluarga juga sangat berperan penting dalam proses kesembuhan pasien.

Manfaat Konsumsi Kulit Ikan

Tahukah Anda? Mengonsumsi ikan lengkap dengan kulitnya justru menjamin nutrisinya tidak berkurang selama proses masak. Kulit ikan juga memiliki beragam manfaat, termasuk untuk kesehatan kulit dan jantung. Anda tidak perlu khawatir akan keamanan mengonsumsi kulit ikan selama sudah dibersihkan. Bahkan, banyak olahan khusus kulit ikan yang lezat seperti salmon skin yang cukup populer. Tergantung pada jenis ikan yang dikonsumsi, kulit ikan mengandung banyak sekali nutrisi. Beberapa di antaranya adalah:

kulit ikan
  • Protein
  • Asam lemak omega-3
  • Vitamin D
  • Vitamin E
  • Selenium
  • Yodium
  • Taurine

Sebisa mungkin, pilih ikan yang rendah merkuri seperti lele, salmon, tuna, flounder, atau pollock. Jenis ikan tinggi merkuri seperti king mackerel, marlin, atau swordfish sebaiknya dihindari terutama bagi ibu hamil. Tidak ada efek samping dari mengonsumsi kulit ikan. Beberapa manfaatnya bagi kesehatan adalah:

  • Sebagai sumber protein melimpah

Kulit ikan termasuk sumber protein penting untuk membangun jaringan otot di tubuh manusia. Tak hanya itu, protein juga baik untuk kesehatan karena dapat menurunkan risiko masalah seperti pertumbuhan terhambat, zat besi rendah, atau pembengkakan. Jenis protein tertentu seperti histones dan transferrin juga penting untuk sistem kekebalan tubuh. Protein ini bisa ditemukan dengan mudah di lendir kulit ikan.

  • Kaya akan asam lemak omega-3

Salah satu keunggulan konsumsi ikan adalah kandungan asam lemak omega-3 di dalamnya. Mengonsumsi asam lemak omega-3 dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, mulai dari melindungi kesehatan jantung, mengurangi risiko penyakit otak, hingga menjamin kesehatan ibu hamil dan janin dalam kandungannya.

  • Baik untuk kesehatan kulit

Mengonsumsi kulit ikan baik juga untuk kesehatan kulit manusia karena di dalamnya terkandung kolagen dan vitamin E. Menurut penelitian, kolagen dapat meningkatkan hidrasi, elastisitas, serta mencegah tanda-tanda penuaan seperti keriput. Selain itu, vitamin E juga baik untuk kesehatan kulit karena melindungi dari dampak berbahaya sinar ultraviolet. 

Selain itu, vitamin E yang ada pada kulit ikan serta bagian lain dari ikan juga bisa meredakan gejala masalah kulit seperti eksim. Jangan ragu mengonsumsi ikan lengkap dengan kulitnya karena ada banyak sekali nutrisi esensial pada kulitnya. Dengan rajin mengonsumsi ikan secara berkala, maka kebutuhan nutrisi yang menyehatkan pun dapat terpenuhi.

  • Cara mengolah kulit ikan

Setiap orang tentu punya preferensi masing-masing dalam mengonsumsi ikan. Jika ingin mendapatkan olahan ikan utuh dengan kulit dan tetap lezat, sebaiknya dengan cara digoreng atau dipanggang. Cara memasak ini akan membuat kulit ikan tetap renyah saat dikonsumsi. Sebaliknya, hindari merebus atau mengukus ikan karena akan membuat kulit ikan menjadi lembek. Pilihan jenis ikan juga turut berpengaruh terhadap rasa kulit ikan. 

Beberapa ikan yang dikenal lezat bagian kulitnya adalah salmon, kakap, dan juga makarel. Cara mengolah kulit ikan sangat mudah, bahkan sudah banyak resep pengolahan kulit ikan khusus terutama di masakan-masakan negara Asia. Umumnya, cara pengolahan kulit ikan dengan cara digoreng dan diberi bumbu serta garam. Tentunya, ini akan berpengaruh terhadap kandungan lemak dan sodium di dalamnya.

Inilah Hormon-Hormon yang Dikendalikan Hipotalamus

Hipotalamus merupakan bagian otak seukuran kacang almond yang terletak di bagian tengah otak. Mekipun ukurannya yang kecil, namun hipotalamus memiliki peran penting dalam pengaturan metabolisme tubuh. Fungsi utamanya yaitu homeostatis atau mempertahankan dan memastikan sistem tubuh berjalan seimbang dan stabil. 

Selain itu, hipotalamus juga berfungsi mengendalikan berbagai hormon yang akan diproduksi di kelenjar pituitari. Jika hipotalamus mengalami masalah, maka produksi hormon pun akan tergganggu.

Hormon antidiuretik (ADH)

Hormon ini disebut juga hormon vasopresin yang berfungsi mengatur kadar air di tubuh. Saat ADH diproduksi, maka ginjal bersiap untuk menyerap air. Fungsi lainnya yaitu mengatur keseimbangan osmotik, tekanan darah, serta homeostatis sodium dalam tubuh. Oleh karena itu, ADH disebut memiliki berbagai peran vital. Organ yang berkaitan dengan hormon ini adalah ginjal dan kelenjar pituitari.

Kekurangan ADH berhubungan dengan penyakit diabetes insipidus. Sedangkan kelebihan ADH, berhubungan dengan beberapa penyakit seperti:

  • Syndrome of inappropriate ADH (SIADH)
  • Kanker darah, paru-paru, pankreas, kandung kemih, atau otak
  • Kanker sistemik yang memproduksi ADH
  • Sindroma Guillain-Barre
  • Multipel sklerosis
  • Epilepsi
  • Acute intermittent porphyria
  • Cystic fibrosis
  • Tuberkulosis dan emfisema
  • HIV
  • Trauma otak
  • Pembedahan
  • Diabetes insipidus nefrogenik

Oksitosin

Peran oksitosin yang paling terkenal yaitu pada proses menyusui dan kelahiran bayi. Tak hanya itu, hormon ini juga berperan dalam mengatur gairah seksual dan perilaku keibuan. Oksitosin memengaruhi emosi dan perilaku seseorang seperti, kecemasan, rasa sakit, rasa percaya, pengakuan, perilaku belajar, suhu tubuh, siklus tidur, serta mengontrol keterikatan antar manusia. Oleh karena itu, ekspresi oksitosin juga dipengaruhi oleh gangguan yang melibatkan interaksi sosial seperti autisme dan skizofrenia.

Somatostatin

Somatostatin berfungsi menghentikan kelenjar pituitari dalam memproduksi hormon-hormon tertentu, termasuk hormon pertumbuhan dan thyroid-stimulating hormone. Hormon ini memiliki peran sangat kuat dalam pengaturan kondisi tubuh sehingga disebut juga sebagai hormon penghambat (inhibiting hormone). Somatostatin diproduksi di hipotalamus, saluran pencernaan, pankreas, dan sistem syaraf pusat. Jika somatostatin mengalami gangguan atau kelainan, maka fungsi organ-organ tersebut juga akan terganggu.  

Hormon pelepas tirotropin (thyrotropin-releasing hormone atau TRH)

TRH menstimulasi produksi thyroid stimulating hormone yang berperan dalam memelihara pertumbuhan dan perkembangan kelenjar tiroid sekaligus penstimulasi hormon tiroid T3 dan T4. Hormon tiroid berfungsi mengontrol metabolisme, kecepatan pencernaan, suhu tubuh, kecepatan tubuh dalam reproduksi sel, mengatur irama detak jantung, membantu pertumbuhan anak-anak, mengoptimalkan pertumbuhan otak anak, serta mengaktifkan sistem syaraf.

TRH juga memiliki peran penting di beberapa bagian tubuh lainnya seperti jaringan adiposa, hipofisis, tulang, hati, bahkan sistem imun.   

Hormon pelepas kortikotropin (corticotropin-releasing hormone atau CRH)

CRH menstimulasi pembentukan adrenocorticotropic hormone (ACTH) yang dihasilkan di kelenjar pituiari. ACTH mengalir melalui darah ke kelenjar adrenal untuk memengaruhi produksi hormon kortisol. CRH mempengaruhi perilaku dan emosi, termasuk kontrol area otak seperti menekan nafsu makan, meningkatkan kecemasan, meningkatkan daya ingat, fokus, serta menyesuaikan respon tubuh terhadap stres.

Saat kehamilan, CRH dipengaruhi oleh adanya fetus dan plasenta sehingga mengakibatkan peningkatan hormon kortisol. Hormon CRH dipengaruhi oleh sel darah putih sehingga dalam jumlah kecil mampu menstimulasi pembengkakan dan inflamasi, terutama pada saluran pencernaan.   

Hormon pelepas gonadotropin (gonadotropin-releasing hormone atau GnRH)

GnRH berperan penting dalam menstimulasi hormon reproduksi bernama folicle stimulating hormone (FSH) dan luteinising hormone (FH). Keduanya dihasilkan di testis dan ovarium yang akan menontrol hormon testosteron, estradiol, dan progesteron. Hormon tersebut mempengaruhi produksi sperma laki-laki dan sel telur perempuan dalam siklus menstruasi. Saat anak-anak, kadar  GnRH sangat rendah, namun meningkat saat beranjak remaja.

Hormon pengontrol prokatin (prolactin-controlling hormone)

Hormon ini menstimulasi kelenjar pituitari untuk memproduksi prolaktin yang berfungsi memulai atau menghentikan produksi ASI. Prolaktin mulai diproduksi saat pertaman kali ibu menyusui bayinya yang baru lahir. Studi juga menyebutkan fungsi prolaktin lainnya seperti mengatur perilaku, sistem imun, metabolisme, sistem reproduksi baik pada laki-laki maupun perempuan.

Hormon pelepas hormon pertumbuhan (growth hormone-releasing hormone atau GHRH)

GHRH menstimulasi kelenjar pituitari untuk melepaskan hormon pertumbuhan. Hormon pertumbuhan nantinya akan dikirim melalui aliran darah menuju jaringan tubuh yang akan mengontrol metabolisme dan pertumbuhan. Tak hanya itu GHRH juga berpengaruh terhadap siklus tidur, konsumsi makanan, serta daya ingat.

Candidiasis Oral, Sariawan Di Mulut

Sariawan mulut, yang juga disebut candidiasis oral adalah suatu kondisi di mana jamur Candida albicans menumpuk di lapisan mulut Anda. Candida adalah organisme normal di mulut Anda, tetapi terkadang dapat tumbuh berlebihan dan menyebabkan gejala.

Sariawan mulut menyebabkan lesi putih krem, biasanya di lidah atau pipi bagian dalam. Terkadang sariawan bisa menyebar ke langit-langit mulut Anda, gusi atau amandel, atau bagian belakang tenggorokan Anda.

Bagi sebagian besar individu, candidiasis oral tidak menyebabkan masalah serius. Namun, berbeda pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah, yang tanda dan gejalanya mungkin jauh lebih parah.

Biasanya, sistem kekebalan Anda bekerja untuk mengusir organisme berbahaya yang menyerang, seperti virus, bakteri dan jamur, sambil menjaga keseimbangan antara mikroba “baik” dan “jahat” yang biasanya menghuni tubuh Anda. Tetapi terkadang mekanisme perlindungan ini gagal, meningkatkan jumlah jamur candida dan memungkinkan infeksi sariawan untuk menyerang.

Jenis jamur candida yang paling umum adalah Candida albicans. Beberapa faktor, seperti sistem kekebalan yang lemah, dapat meningkatkan resiko Anda memiliki candidiasis oral. Anda mungkin memiliki peningkatan resiko infeksi sariawan jika:

  • Kekebalan yang melemah. Sariawan mulut lebih mungkin terjadi pada bayi dan orang dewasa yang lebih tua karena kekebalan yang berkurang. Beberapa kondisi medis dan perawatan dapat menekan sistem kekebalan Anda, seperti kanker dan perawatannya, transplantasi organ dan obat-obatan yang diperlukan untuk menekan sistem kekebalan, dan HIV / AIDS.
  • Diabetes. Jika Anda menderita diabetes yang tidak diobati atau penyakitnya tidak terkontrol dengan baik, air liur Anda mungkin mengandung banyak gula, yang mendorong pertumbuhan candidiasis.
  • Infeksi jamur vagina. Infeksi jamur vagina disebabkan oleh jamur yang sama yang menyebabkan sariawan. Anda dapat menularkan infeksi ke bayi Anda.
  • Pengobatan. Obat-obatan seperti prednison, kortikosteroid hirup, atau antibiotik yang mengganggu keseimbangan alami mikroorganisme dalam tubuh dapat meningkatkan resiko sariawan.
  • Kondisi mulut lainnya. Memakai gigi palsu, terutama gigi palsu atas, atau memiliki kondisi yang menyebabkan mulut kering dapat meningkatkan resiko sariawan.

Diagnosis candidiasis oral tergantung pada lokasi dan mengidentifikasi apakah ada penyebab yang mendasari. Tujuan dari pengobatan adalah untuk menghentikan penyebaran jamur yang cepat, tetapi pendekatan terbaik mungkin tergantung pada penyebab infeksinya. Menghilangkan penyebab yang mendasari, bila memungkinkan, dapat mencegah kekambuhan dari candidiasis oral.

Diolah dari Gandum, Ini Manfaat Tepung Semolina

Banyak orang percaya bahwa konsumsi tepung yang terlalu banyak dapat membawa dampak negatif bagi kesehatan. Namun, tidak dengan tepun semolina. Tepung yang satu ini terbuat dari gandum dan  dipercaya memiliki beragam manfaat bagi kesehatan.

Tepung semolina memiliki tekstur yang agak kasar dan berwarna lebih gelap dibandingkan dengan tepung pada umumnya. Penggunaan tepung jenis ini sering ditemukan pada makanan yang dikhususkan untuk berdiet.  

Manfaat konsumsi tepung semolina

Ada banyak sekali manfaat konsumsi tepung semolina bagi kesehatan. Anda bisa menggunakan tepung ini sebagai pengganti tepung terigu saat memasak.

Secara garis besar, tepung ini memiliki keunggulan berupa:

  • Menurunkan berat badan

Tepung semolina sangat sering digunakan untuk berdiet. Semolina mengandung serat yang mampu memberikan rasa kenyang lebih cepat sekaligus mencegah peningkatan berat badan di kemudian hari.

Tidak hanya itu, semolina juga kaya akan protein yang mampu menurunkan berat badan. Meningkatkan konsumsi protein membantu Anda dalam mengurangi rasa lapar, menjaga massa otot, meningkatkan pembakaran lemak, dan menyeimbangkan postur tubuh.

  • Meningkatkan fungsi tubuh

Semolina pada dasarnya terdiri atas banyak sekali nutrisi, salah satunya vitamin dan mineral. Vitamin dan mineral dari tepung ini dapat mendukung fungsi organ-organ penting dalam tubuh, seperti jantung dan ginjal.

Selain itu, semolina juga mengandung fosfor yang mampu meningkatkan metabolisme, serta magnesium untuk menjaga kesehatan tulang, saraf, dan otot. Terakhir, tepung ini juga memiliki kandungan kalsium yang baik untuk menjaga kekuatan tulang.

  • Sebagai antioksidan

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk membantu menangkan radikal bebas. Kadar radikal bebas yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat mengganggu kesehatan. Semolina yang Anda konsumsi dapat berperan sebagai antioksidan untuk mengatasi hal tersebut.

Kadar antioksidan yang tinggi diperlukan oleh tubuh guna memperkuat sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang kuat mampu mencegah infeksi. Satu porsi tepung semolina setara dengan dua per tiga asupan harian antioksidan yang diperlukan oleh tubuh.

  • Mencegah kolesterol

Bagi Anda yang menderita kolesterol, Anda bisa menggunakan semolina untuk konsumsi harian yang menyahatkan. Kemampuan semolina untuk mencegah kolesterol datang dari sifat tepung ini yang cenderung rendah lemak.

Di dalam semolina, tidak terdapat lemak jenuh yang sering ditemukan pada tepung biasa. Kadar lemak jenuh yang rendah mampu menurunkan resiko terkena kolesterol dan mencegah timbulnya kondisi kronis jangka panjang.

  • Mengendalikan kadar gula darah

Tidak hanya kolesterol, masalah gula darah pun juga bisa diatasi melalui konsumsi semolina. Kandungan magnesium pada tepung ini membantu dalam meningkatkan respon sel terhadap insulin, yaitu hormon yang mengatur kadar gula darah.

Selain itu, kandungan serat pada semolina juga berperan dalam mengontrol gula darah. Serat memperlampat proses penyerapan karbohidrat dalam aliran darah, sehingga kadar gula darah tidak akan meningkat drastis setelah makan.

Banyak penderita diabetes yang mengendalikan kadar gula darahnya dengan tepung ini.  

  • Meningkatkan kesehatan pencernaan

Manfaat tepung semolina untuk meningkatkan kesehatan pencernaan juga didapat dari kandungan serat yang terdapat di dalamnya. Serat memiliki fungsi lain untuk merangsang pertumbuhan bakteri baik di usus, sehingga mendukung pencernaan menjadi lebih optimal.

Asupan serat juga meningkatkan pergerakan usus secara teratur dan mengatasi sembelit. Menurut penelitian, orang yang mengonsumsi serat secara rutin memiliki kondisi pencernaan yang lebih sehat.

Setelah mengenal berbagai manfaat tepung semolina, apakah Anda tertarik untuk beralih ke tepung jenis ini? Bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan dan menjaga kesehatan, semolina bisa menjadi alternatif tepung yang tepat untuk dikonsumsi.

Tanda tanda Melahirkan Yang Perlu Ibu Ketahui

Tanda tanda melahirkan berbeda-beda pada setiap orang. Namun, ada gejala atau tanda umum yang perlu diketahui dan waspadai. Beberapa ibu hamil tidak menyadari ada tanda-tanda apapun hingga masa persalinan dimulai. Namun, tidak sedikit ibu hamil yang menderita gejala seperti keram berminggu-minggu sebelum melahirkan. Jika gejala atau tanda tanda melahirkan muncul, tanda-tanda tersebut dapat bersifat fisik ataupun emosional. Artikel ini akan membahas tanda tanda melahirkan yang perlu ibu dan ayah ketahui.

Tanda tanda melahirkan dimulai

Tanda tanda melahirkan yang dapat ibu rasakan saat persalinan akan dimulai di antaranya adalah:

  • Lightening. Saat seorang ibu mulai mendekati masa persalinan, janin akan bergerak turun ke pinggul ibu. Tenaga medis menyebut proses ini dengan istilah “lightening”.
  • Meningkatnya keputihan. Keputihan yang dikeluarkan menjelang persalinan dapat berwarna bening, merah muda, ataupun terlihat merah berdarah. Kondisi ini dapat terjadi beberapa hari sebelum bayi lahir atau saat proses persalinan berlangsung.
  • Nesting. Beberapa wanita akan mengalami “nesting”, yang berarti timbulnya energi atau keinginan untuk bersih-bersih dan memasak.
  • Perubahan-perubahan pada daerah serviks. Serviks merupakan bukaan rahim di atas vagina. Wanita biasanya tidak menyadari hal ini, namun penyedia layanan kesehatan akan mengetahuinya pada checkup sebelum melahirkan. Serviks biasanya memiliki panjang antara 3,5 cm dan 4 cm. Saat tubuh mulai menyiapkan proses persalinan, serviks akan menjadi lebih pendek, lembut, dan mulai membuka. Saat ibu mulai melahirkan, serviks akan membuka dan melebar hingga ukuran 10 cm.

Kontraksi palsu persalinan atau Braxton-Hicks umum dijumpai, namun hal tersebut bukan berarti persalinan semakin dekat. Ibu hamil terkadang dapat mengalami kontraksi Braxton-Hicks pada minggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan sebelum proses persalinan. Berbeda dengan kontraksi persalinan sesungguhnya, Braxton-Hicks tidak muncul dalam interval yang teratur. Kontraksi palsu ini biasanya ringan, namun terkadang dapat menyebabkan rasa sakit. Kebanyakan wanita akan merasakan kontraksi palsu tersebut berangsur-angsur sirna saat mereka berjalan ataupun berubah posisi.

Saat seorang ibu mendekati masa persalinan, mereka akan merasakan adanya kontraksi yang teratur. Kontraksi ini berarti otot di rahim berkontraksi untuk kemudian relaks. Hal ini membantu serviks terbuka dan mendorong bayi keluar. Pada saat persalinan dimulai, kontraksi akan berlansung selama 30 hingga 90 detik, dan terjadi dalam interval yang teratur antara 5 hingga 10 menit.

Saat persalinan menjadi lebih aktif, kontraksi dapat terjadi setiap 2-3 menit dan berlansung selama 90 detik. Semakin kuat kontraksi tersebut, dan semakin pendek waktu di antaranya, berarti semakin dekat persalinan akan bermula. Ibu hamil biasanya tidak dapat berjalan atau bahkan berbicara pada saat kontraksi persalinan sesungguhnya terjadi.

Rasa sakit mirip keram menstruasi, atau nyeri pada punggung bawah, merupakan tanda-tanda melahirkan yang seriing dijumpai. Rasa sakit tersebut tidak akan hilang bahkan ketika ibu bergerak atau berubah posisi. Selain itu, tanda tanda persalinan juga melibatkan adanya keputihan berwarna coklat atau merah. Saat bayi siap untuk keluar, kantung cairan ketuban akan pecah. Cairan tersebut kemudian akan keluar melalui serviks dan vagina.

Proses melahirkan berbeda-beda dari satu ibu dengan ibu yang lainnya. Beberapa ibu hamil dapat merasakan tanda tanda melahirkan tersebut di atas beberapa minggu sebelum masa persalinan sesungguhnya berlangsung. Sementara itu, tidak sedikit yang sama sekali tidak memiliki tanda tanda melahirkan. Apabila Anda merasakan tanda-tanda tersebut di atas sebelum minggu ke 37, memiliki pendarahan hebat, serta tidak bersalin setelah 24 jam air ketuban pecah, hubungi dokter secepatnya.

Suntik Filler Dagu, Bikin Cantik Namun Banyak Efek Sampingnya

Filler Dagu yang Sedang Digandrungi, Apa Saja Efek Sampingnya?

Perawatan untuk wajah kini semakin beragam jenisnya, salah satu yang populer adalah menggunakan filler. Perawatan ini memiliki banyak manfaat bagi wajah seperti dapat menghaluskan kulit, memperbaiki bentuk wajah, menghilangkan kerutan, serta membuat wajah kencang sehingga Anda nampak awet muda. Banyak bagian wajah yang bisa dirawat menggunakan filler termasuk dagu. Filler dagu sering dipilih sebab dapat membantu dagu lebih kencang dan tidak keriput. Filler dagu disukai banyak orang sebab prosesnya mudah. Anda tidak perlu melakukan operasi seperti operasi plastik. Filler hanya menggunakan metode suntik saja sehingga dapat dilakukan dengan cepat. Meski dapat mempercantik wajah, filler dagu memiliki beberapa efek samping. Berikut 9 efek samping yang mungkin timbul setelah Anda melakukan filler dagu. 

  1. Kulit bengkak kemerahan

Efek samping awal yang bisa muncul karena suntik filler dagu yaitu kulit menjadi berwarna kemerahan. Selain itu, kulit akan menjadi bengkak. Untuk mengatasi pembengkakan yang muncul akibat filler dagu, Anda dapat menempelkan es batu pada area wajah.

  1. Muncul benjolan 

Setelah filler dagu, benjolan seperti jerawat mungkin muncul. Hal itu disebabkan karena terdapat pertumbuhan jaringan pada wajah yang tidak normal. Kondisi ini  seringkali disebut sebagai nodul. Benjolan juga dapat muncul sebab kesalahan distribusi ketika filler dagu disuntikan. 

  1. Terdapat reaksi alergi 

Filler dagu dapat memicu reaksi alergi. Efek samping yang satu ini memunculkan gejala seperti jika Anda sedang terkena alergi terhadap sesuatu. Kulit dapat memunculkan ruam merah, terasa terbakar, bengkak, sesak napas, hingga pingsan apabila alergi yang dialami cukup serius. 

  1. Bentuk dagu tidak simetris 

Dalam kurun waktu tertentu, filler dagu dapat membuat wajah menjadi asimetris. Hal tersebut merupakan salah satu efek samping dari filler dagu. Anda harus melakukan injeksi ulang agar bentuk wajah terutama dagu kembali menjadi simetris.

  1. Penyumbatan pembuluh darah 

Filler dagu juga mungkin menyumbat pembuluh darah. Jika hal ini terjadi, maka sel-sel kulit akan mati karena tidak mendapat pasokan nutrisi. Jika tidak diatasi, kondisi ini dapat semakin parah dan memicu penyakit kulit. 

  1. Peradangan pada kulit

Selain menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, filler dagu juga memiliki efek samping berupa peradangan pada kulit. Setelah beberapa hari filler dagu selesai, kulit dapat menjadi rusak. Contoh peradangan yang mungkin terjadi seperti koreng, luka pada kulit, serta infeksi. 

  1. Munculnya bekas luka 

Filler dagu juga menimbulkan risiko terjadinya bekas luka. Apabila suntik filler dagu tidak pas, atau bahkan meleset sedikit saja, Anda dapat memiliki bekas luka. Meski bekas luka yang umum bersifat sementara, namun Anda tetap akan merasa tidak nyaman, bukan? Untuk mengatasi hal tersebut, dokter biasanya akan disuntik kortikosteroid pada bekas luka. 

  1. Rasa tidak nyaman 

Efek samping yang paling sering dirasakan adalah timbulnya rasa tidak nyaman. Hal tersebut dikarenakan pada area dagu yang telah mendapat suntik filler terasa mengganjal. Tidak ada cara untuk mengatasi hal ini, Anda harus membiasakan rasa tidak nyaman yang muncul pada dagu. 

Filler dagu yang ditawarkan di pasaran beragam jenisnya. Jangan mudah tergiur untuk melakukan filler dagu hanya karena harganya murah saja. Injeksi filler yang tidak asli dapat menimbulkan berbagai efek samping seperti di atas, bahkan hingga kematian.  Anda juga disarankan untuk tetap menghubungi dokter dan berkonsultasi terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan berupa filler dagu.

Jangan Anggap Sepele, Berikut 7 Manfaat Bermain Video Game Bagi Kesehatan

Banyak orangtua yang akan memarahi anaknya jika ketahuan bermain video game. Anak yang bermain game ini sering dikaitkan dengan sifat pemalas.

Padahal, di berbagai negara, bermain game bahkan bisa menjadi pekerjaan profesional yang bisa mendatangkan pundi-pundi uang. Menurut studi, ternyata bermain video game juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Benarkah?

Manfaat Bermain Video Game Bagi Kesehatan yang Perlu DIketahui

Bermain video game ternyata tidak hanya memberikan rasa senang bagi pemainnya. Namun ternyata juga memiliki dampak positif lain yang mungkin jarang diketahui oleh banyak orang. Apa saja? Berikut selengkapnya.

  1. Meningkatkan Kapasitas Memori

Menurut riset yang dilakukan tahun 2015 lalu, para peneliti dari University of California melakukan penelitian terhadap 69 partisipan. Sepertiga diminta untuk bermain game Super Mario 3D World selama 2 minggu, sepertiga lagi memainkan Angry Birds, dan sisanya tidak bermain apapun.

Ternyata, mereka yang bermain video game 3D memiliki pengingkatan memori saat menyelesaikan tugas. Terlihat bahwa game 3D dapat memberikan stimulasi pada otak. Sedangkan partisipan yang tidak bermain game apa-apa, tidak memiliki peningkatan memori.

  • Meningkatkan Kemampuan Membaca dan Menulis pada Anak

Ternyata, game action juga dapat membantu anak-anak untuk meningkatkan kemampuan  membaca dan menulis pada anak-anak. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian yang dilakukan pada tahun 2013 lalu. Menurut peneliti, anak yang bermain game action lebih cepat membaca.

Membaca sambil bermain video game lebih membuat anak nyaman dibanding melakukan terapi membaca dengan cara tradisional.

  • Menghilangkan Rasa Sakit

Pada penelitian tahun 2012 yang dilakukan terhadap 195 pasien terapi psikologis dan fisik, ditemukan bahwa para pasien tersebut mengaku rasa sakit yang dideritanya berkurang setelah melakukan terapi video game. Sebelumnya pada 2010 juga sudah dilakukan riset yang menemukan bahwa video game efektif mengurangi rasa sakit.

Bahkan game virtual reality (VR) disebut juga dapat mengurangi kecemasan pada penderita penyakit kronis.

  • Membuat Seseorang Lebih Pintar

Pada tahun 2013 lalu, sebuah riset menyebut bahwa orang yang aktif bermain Xbox dan PlayStation memiliki tingkat kognisi yang lebih baik. Bahkan pada jenis game apa saja, fungsi berpikir partisipan dicatat adanya peningkatan.

  • Mengurangi Trauma Psikologis

Pasti Anda semua sudah tahu mengenai game tetris. Nah, game legendaris ini ternyata juga dapat mengurangi rasa trauma pada pasien. Hal ini berdasarkan hasil penelitian tahun 2016 terhadap 37 pasien di rumah sakit. Pasien ini diminta untuk memainkan game Tetris selama 20 menit. Hasilnya, mereka yang bermain game Tetris ini dapat menekan angka trauma akibat kecelakaan yang dia main.

  • Meningkatkan Volume Otak

Game Super Mario 64 ternyata dapat meningkatkan ukuran otak yang berkaitan dengan kecerdasan spesial, keterampilan motorik halus, perencanaan strategis, hingga pembentukan memori.

Hasil tersebut dilihat dari 24 peserta yang diteliti. Peserta tersebut selama 2 bulan bermain game 30 menit sehari. Hasilnya, terdapat peningkatan materi abu-abu yang ada di daerah hippocampus kanan, otak kecil, dan korteks prefrontal kanan. Analisa otak ini dibandingkan dengan orang yang tidak bermain game. Menurut salah satu peneliti mengatakan bahwa video game dapat menstimulasi bagian otak tertentu.

  • Mengurangi Depresi dan Stress

Menurut studi, gamers yang hobi bermain video game ternyata dapat melampiaskan dtress dan depresi yang dialami dengan bermain game. Dari hasil studi tersebut bisa diambil hipotesis bahwa game tertentu dapat mengurangi tingkat stress bahkan depresi seseorang sehingga pikirannya lebih tenang setelah bermain game.