Cedera Brachial plexus, Cedera Umum Pada Atlet Adubadan

Tubuh terbaru dari bagian atas dan bagian bawah yang memiliki saraf yang bertautan satu dengan lainnya, contohnya adalah brachial plexus. Apa itu brachial plexus? Secara sederhana, brachial plexus adalah jaringan saraf di bahu yang membawa gerakan dan sinyal sensorik dari sumsum tulang belakang ke lengan dan tangan.

Kumpulan saraf yang disebut brachial plexus ini berasal dari akar saraf di bagian leher dan batang atas atau torso dari sumsum tulang belakang. Saraf-saraf tersebut menciptakan jaringan yang menghubungkan ke saraf di lengan. 

Saraf ini akan berfungsi mengontrol gerakan pergelangan tangan, tangan, dan lengan yang memungkinkan Anda untuk melakukan berbagai aktivitas seperti mengetik, melempar bola, menyetir, memotong, dan lainnya.

Saraf brachial plexus juga meluas ke kulit dan juga sensorik, misalnya, mereka memberi tahu Anda bahwa panci yang baru saja Anda ambil dengan tangan Anda terlalu panas untuk dipegang atau es batu yang Anda ambil dari kulkas amat dingin.

Mengetahui betapa pentingnya brachial plexus, maka jika saraf ini cedera tentu akan memengaruhi bahkan mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Kondisi ini disebut juga sebagai cedera branchial plexus. Bagaimana kondisi tersebut? Berikut penjelasannya

Cedera brachial plexus

Seperti tertulis pada paragraf di atas, brachial plexus adalah kumpulan atau jaringan saraf yang berada di bagian leher dan bahu yang berfungsi membawa gerakan dan sinyal sensorik dari sumsum tulang belakang ke lengan dan tangan. 

Saraf tersebut bisa saja terluka karena sesuatu baik karena tertekan, merenggang, robek, putus, dan tertarik. Kondisi ini membuat saraf brachial plexus rusak yang disebut sebagai cedera brachial plexus atau brachial plexus injury. Cedera ini terkadang banyak terjadi pada bayi yang baru lahir.

Cedera brachial plexus memotong semua atau sebagian komunikasi atau sinyal antara sumsum tulang belakang dan lengan, pergelangan tangan dan tangan. Hal ini dapat mengakibatkan Anda tidak dapat menggunakan lengan atau tangan Anda. Seringkali, cedera ini juga mengakibatkan sensasi di daerah tersebut hilang total.

Tingkat keparahan dari cedera brachialis plexus ini dapat bervariasi, tergantung pada bagian dan luas saraf yang cedera. Pada beberapa orang, fungsi dan sensasi yang cedera dapat kembali normal, sementara pada orang lainnya mungkin mengalami cacat seumur hidup.

Gejala brachial plexus

Gejala brachial plexus tergantung di mana cedera terjadi dan seberapa parahnya. Gejalanya pun bisa ringan hingga parah, sementara hingga kronis tergantung jenis dan luasnya. Misal pada saraf yang direngangkan sederhana mungkin terasa sakit selama seminggu atau lebih. Berbeda dengan saraf yang pecah, ini dapat menyebabkan rasa sakit yang berkepanjangan dan serius sehingga memerlukan terapi fisik atau mungkin juga pembedahan. 

Gejala umum dari cedera brachial plexus, seperti: 

  • Mati rasa di tangan atau lengan
  • Tidak mampu mengontrol atau menggerakkan bahu, lengan, pergelangan tangan atau tangan
  • Lengan tergantung lemas
  • Rasa terbakar, menyengat atau nyeri parah dan tiba-tiba di bahu atau lengan

Penyebab brachial plexus

Cedera brachial plexus dapat terjadi karena saraf yang tertekan, tertarik, robek, atau putus, kondisi-kondisi yang menyebabkannya, antara lain:

  • Olahraga

Cedera ini banyak dialami oleh para atlet terutama mereka yang menggeluti olahraga adubadan seperti bisbol, gulat, sepak bola atau lainnya. 

  • Persalinan yang sulit

Penyebab satu ini banyak terjadi pada bayi baru lahir. Faktor risikonya dapat terkait dengan berat badan lahir bayi tinggi, presentasi sungsang atau persalinan lama. Risiko kelumpuhan brachial plexus juga dapat meningkat jika bahu bayi terjepit di dalam jalan lahir. 

  • Trauma

Trauma seperti kecelakaan mobil atau motor, jatuh, luka tembak dapat mengakibatkan cedera brachial plexus.

  • Pengobatan atau perawatan tumor dan kanker

Tumor dan kanker dapat tumbuh di dalam atau di sepanjang brachial plexus, mereka juga dapat menekannya atau menyebar ke saraf. Tak hanya tumor atau kanker itu sendiri, perawatan radiasi yang dilakukan untuk mengobatinya yang disinarkan ke dada dapat menyebabkan kerusakan pada brachial plexus.

Penanganan brachial plexus

Cedera ringan dapat hilang dengan sendirnya bahkan tanpa perawatan. Latihan tertentu juga dapat dilakukan untuk membantu penyembuhan. Untuk penanganan brachial plexus sendiri dapat dilakukan dengan pengobatan non-bedah maupun pengobatan bedah. 

Pengobatan non-bedah yang direkomendasikan dokter bisa berupa:

  • Terapi fisik untuk memulihkan fungsi lengan dan tangan serta meningkatkan fleksibilitas otot dan sendi yang kaku 
  • Penggunaan krim atau suntikan kortikosteroid untuk mengatasi rasa sakit selama penyembuhan
  • Alat bantu, seperti belat dan lengan kompresi
  • Obat – obatan pereda rasa sakit
  • Terapi okupasi untuk melatih keterampilan dalam kegiatan sehari-hari, contohnya berpakaian dan memasak

Sementara untuk pengobatan bedah, dilakukan setelah evaluasi oleh dokter apakah perlu dilakukan pembedahan. Pembedahan mungkin diperlukan bagi cedera brachial plexus yang gagal sembuh sendiri. Hasil operasi atau pembedahan ini dapat dilihat dalam waktu berbulan-bulan hingga bertahun-tahun, jaringan saraf tumbuh dan sembuh secara perlahan.

Cedera brachial plexus merupakan kerusakan jaringan saraf di bahu, lengan atau tangan yang dapat memengaruhi kegiatan. Cedera ini dapat disebabkan karena saraf tertekan, tertarik, robek, hingga putus. Gejala dan pengobatannya pun bervariasi sesuai dengan tingkat keparahan serta posisi cedera. Para bayi baru lahir dan atlet banyak yang sering mengalami cedera ini.

Anda bisa mendapat lebih banyak informasi mengenai cedera brachial plexus di website atau aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa chat dengan dokter melalui aplikasi SehatQ seputar topik ini. Download aplikasinya sekarang di App Store atau Play Store.

Berikut Ini Manfaat Masker yang Perlu Anda Tahu

Masker bedah terbaik perlu digunakan sebagai salah satu cara melindungi diri dan orang di sekitar

Di masa pandemi seperti sekarang ini, manfaat masker sangat penting untuk melindungi diri dari paparan virus Covid-19. Tidak hanya untuk melindungi diri sendiri, memakai masker dengan benar juga bisa melindungi orang lain dan membantu mencegah penyebaran virus Corona yang belum juga usai. Tidak heran jika berapapun harga masker medis 1 box, orang tetap akan membelinya. 

Seperti yang disarankan oleh WHO dan juga pemerintah, masyarakat diwajibkan untuk memakai masker sebagai salah satu protokol kesehatan khususnya saat beraktivitas di luar rumah. Masker dinilai cukup efektif untuk mencegah penularan virus Covid-19 baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Akan tetapi pastikan pilih jenis masker yang tepat seperti masker medis yang memiliki perlindungan berlapis sehingga lebih aman.

Manfaat Menggunakan Masker di Masa Pandemi

Untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19, pemerintah mewajibkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan masker secara benar karena terbukti ampuh untuk mengurangi risiko paparan virus Corona.

Berikut ini beberapa manfaat menggunakan masker mulut di masa pandemi yang perlu Anda ketahui.

1. Mengurangi Risiko Penularan Virus

Salah satu manfaat masker khususnya di masa pandemi seperti sekarang ini adalah mampu mengurangi risiko penularan virus Covid-19. Berdasarkan berbagai penelitian, masker bedah dan masker kain cukup efektif untuk mengurangi risiko penularan virus hingga 70% jika digunakan dengan benar.

Agar masker bisa berfungsi dengan baik, maka penggunaannya pun harus benar. Masker harus dipakai pas di hidung, mulut, dan dagu serta tidak boleh ada celah sedikitpun.  Untuk perlindungan lebih baik, Anda juga bisa memakai masker dua lapisan sekaligus. Selain itu, segera buang atau cuci masker yang sudah digunakan agar tidak menjadi sarana penyebaran virus Covid-19.

2. Mencegah Penyebaran Tanpa Gejala

Manfaat lainnya yang bisa Anda peroleh dengan hanya membayar harga masker medis 1 box tidak hanya mengurangi risiko penularan saja akan tetapi juga bisa mencegah penyebaran virus Corona tanpa gejala. Diperkirakan sekitar 50% penularan virus Covid-19 terjadi sebelum orang menunjukkan gejala. Akan tetapi dengan memakai masker, Anda bisa menghindari risiko tersebut.

Perlu Anda ketahui, sekitar 40% lebih orang yang terinfeksi virus Corona  tidak menunjukkan gejala apapun. Hal ini membuat cukup sulit untuk mengetahui siapa yang berpotensi menularkan virus tersebut. Akan tetapi dengan memakai masker secara benar, Anda bisa mengurangi risiko penyebaran virus yang tanpa disadari. Selain itu, Anda juga sangat penting untuk menerapkan protokol kesehatan lainnya seperti rajin mencuci tangan dan menjaga jarak aman.

3. Melindungi Diri dan Orang Lain

Satu lagi manfaat masker di masa pandemi ini adalah mampu melindungi diri sendiri dan orang lain dari paparan virus Corona. Menggunakan masker yang benar, mampu memblokir penyebaran virus dengan baik. Hal ini karena virus Corona tidak bisa menembus masker sehingga bisa memproteksi diri dan orang lain dari risiko penularan.

Berdasarkan studi yang dirilis oleh Health Affair menemukan bahwa negara yang mewajibkan masyarakatnya untuk memakai masker memiliki tingkat penurunan tingkat pertumbuhan Covid-19 harian yang cukup signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa masker cukup efektif untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Corona.

Di masa pandemic seperti sekarang ini, sangat penting untuk memproteksi diri agar terhindar dari risiko terpapar virus Corona. Dengan mematuhi protokol kesehatan dengan baik dan memakai harga masker medis 1 box, Anda sudah berkontribusi besar untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari risiko penyebaran virus Covid-19, loh

Kenali Luka Awal Diabetes Pada Kulit Anda

Melansir dari CDC, diabetes merupakan kondisi kesehatan kronis (tahan lama) yang memengaruhi cara tubuh Anda mengubah makanan menjadi energi. Saat Anda menderita diabetes, tubuh Anda tidak membuat cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya. 

Ketika sel-sel tubuh berhenti merespons insulin, gula darah akan bertumpuk dan menetap yang kelamaan menjadi meningkat di aliran darah. Seiring berjalannya waktu, kondisi ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung, kehilangan penglihatan, dan penyakit ginjal.

Diabetes dapat mempengaruhi banyak bagian tubuh manapun, termasuk kulit. Saat kulit sudah terpengaruh diabetes, itu menandakan bahwa kadar gula darah (glukosa) Anda terlalu tinggi. Berikut ada luka awal diabetes pada kulit yang menjadi tanda-tanda peringatan bagi Anda untuk berbicara dengan dokter melansir dari AAD (American Academi of Dermatology Association).

  1. Muncul bercak dengan warna kuning, kemerahan, atau coklat pada kulit

Kondisi ini bernama necrobiosis lipodica dan kerap kali dimulai sebagai benjolan padat kecil yang terlihat seperti jerawat biasa. Benjolan ini bisa berkembang dan berubah menjadi bercak kulit yang bengkak dan keras. Bercak ini bisa memiliki warna kuning, kemerahan, atau coklat.

  1. Area kulit lebih gelap yang terasa seperti beludru

Anda mungkin melihat dan atau merasakan sebuah pita gelap bertekstur seperti beludru di bagian belakang leher, ketiak, selangkangan, atau di tempat lain tubuh. Ini bisa berarti bahwa Anda memiliki terlalu banyak insulin dalam darah Anda dan menjadi tanda pradiabetes. Nama medisnya adalah acanthosis nigricans.

  1. Kulit keras dan menebal

Skelorisi digital merupakan nama medis dari kondisi kulit yang keras dan menebal yang berkembang pada jari tangan, jari kaki, atau keduanya. Kulit punggung tangan Anda mungkin akan terasa kencang seperti lilin, jari-jari menjadi kaku dan sulit digerakkan.

Kondisi penebalan kulit yang juga keras dan tampak bengkak ini kemungkinan dapat menyebar ke lengan bawah dan atas, punggung atas, bahu, dan leher. Terkadang, bahkan ke wajah, bahu, dan dada.

  1. Lepuh

Kondisi ini jarang terjadi, tetapi bisa saja lepuh tiba-tiba muncul di kulit. Ini bisa berupa lepuh besar, sekelompok lepuh, atau keduanya. Lepuh seringkali terbentuk di tangan, kaki, tungkai, atau lengan bawah dan terlihat seperti luka bakar serius, perbedaannya adalah tidak menimbulkan rasa sakit. Nama medisnya adalah bullosis diabetricorum atau bula diabetes.

  1. Infeksi kulit

Orang yang menderita diabetes cenderung mengalami infeksi kulit. Gejalanya atau tandanya bisa berupa panas, kulit bengkak yang menyakitkan, ruam gatal dan terkadang lepuh kecil, kulit kering bersisik, atau cairan putih. Infeksi kulit dapat terjadi di bagian tubuh mana pun, seperti di jari-jari kaki, di kuku, dan di kulit kepala.

  1. Luka terbuka dan luka

Saat tubuh memiliki gula darah yang tinggi dalam waktu yang lama, sirkulasi bisa memburuk dan kerusakan saraf bisa terjadi. Luka mungkin dikembangkan jika Anda menderita diabetes yang tidak terkontrol untuk waktu yang lama. Akibat dari sirkulasi yang buruk dan kerusakan saraf adalah tubuh akan sulit untuk menyembuhkan luka, terutama di kaki. Luka terbuka ini disebut ulkus diabetik.

  1. Bintik-bintik kering

Dermopati diabetik juga menjadi tanda diabetes dengan kondisi kulit yang menyebabkan bintik-bintik dan kadang-kadang garis yang hampir tidak terlihat pada kulit. Biasanya bintik tersebut terbentuk di tulang kering dan dalam kasus yang jarang terjadi, Anda bisa melihatnya di lengan, paha, batang tubuh, atau area tubuh lainnya.

Bintik-bintik sering berwarna coklat dan tidak menimbulkan gejala, oleh karenanya sering disalah pahami sebagai bintik penuaan. Untuk alasan ini, banyak orang salah mengira mereka sebagai bintik-bintik penuaan. Bintik-bintik dan garis-garis ini bisa mulai memudar setelah 18 hingga 24 bulan. 

  1. Munculnya benjolan kecil berwarna kuning kemerahan

Ini sering terlihat seperti jerawat, namun mereka segera mengembangkan warna kekuningan. Benjolan kecil tersebut bisa Anda temukan di bokong, paha, lekukan siku, atau bagian belakang lutut, bahkan di mana saja. Mereka muncul tiba-tiba dan segera hilang, jika diabetes terkontrol dengan baik.

  1. Muncul bercak bersisik dengan warna kekuningan di sekitar kelopak mata 

Kondisi yang dinamakan xanthelasma ini berkembang ketika Anda memiliki kadar lemak tinggi dalam darah Anda. Kondisi kulit ini juga bisa bertanda bahwa diabetes tidak terkontrol dengan baik. 

  1. Skin Tag

Banyak orang memiliki skin tag, pertumbuhan kulit yang menggantung dari tangkai. Meski tidak berbahaya, banyaknya skin tag bisa bertanda bahwa Anda memiliki terlalu banyak insulin dalam darah atau diabetes tipe 2.

Beberapa luka awal diabetes terjadi di kulit dan bisa ditubuh bagian mana pun. Ini bisa berupa benjolan, sisik, kulit yang kering dan lainnya. Ada beberapa yang datang dan hilang dengan sendiri. Jika Anda melihat tanda-tanda pada kulit terkait diabetes di atas, Anda bisa mendiskusikannya dan memeriksakannya pada dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat. 

Temukan lebih banyak informasi seputar luka awal diabetes di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter seputar topik ini. Atau Anda bisa juga memesan pemeriksaan dan perawatan luka diabetes di klinik terpercaya yang bermitra dengan SehatQ. Download dan kunjungi aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Play Store. 

Proses Perkembangan Bayi Hingga Usia 6 Bulan

Proses tumbuh dan perkembangan bayi merupakan dua berbeda namun sulit dipisahkan. Pertumbuhan merupakan kondisi atau hal yang dapat diukur, sedangkan perkembangan merupakan proses secara kualitatif namun juga kuantitatif seperti struktur dan fungsi pada tumbuh yang semakin sempurna serta bertambahnya kemampuan anak.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa penting bagi orang tua dalam mengamati serta mengidentifikasi pertumbuhan dan perkembangan bayi, patokan perkembangan pada anak dapat dikategorikan menjadi perkembangan pada motorik kasar, motorik halus, komunikasi, kognitif, dan juga emosional serta sosial anak oleh karena itu berikut merupakan proses tumbuh kembang anak hingga usianya 6 bulan.

Bulan Pertama

Pada usia di bulan pertamanya, anak sudah bisa melatih fokus kepada satu hal, mereka mulai melihat sekitar mereka dan memandangi objek tertentu. Pada saat ini anak akan belajar untuk mengenali wajah dan mengamati hal-hal yang terjadi di sekitarnya. Namun, bayi belum bisa melihat cahaya terang akibat penglihatan pada matanya yang masih samar. Selain itu, bayi biasanya sudah secara reflek mengepalkan tangannya dan mengernyit dahi mereka jika terdengar suara yang keras.

Bulan Kedua

Bulan kedua bayi akan semakin aktif bergerak dan melakukan banyak hal, mereka juga sudah bisa mengontrol tubuhnya dengan baik seperti mengangkat bahu dan kepala mereka. Bukan hanya itu, bayi juga akan sering menggunakan kakinya untuk menendang-nendang dengan kuat apabila mereka sedang kegirangan atau bermain.

Bulan Ketiga

Perkembangan bayi di bulan ketiga, ditandai dengan semakin sempurnanya koordinasi gerak tangan dan mata mereka. Bayi sudah bisa memegang suatu benda seperti mainan dan bisa membuka dan mengepalkan jari mereka. Selain itu, pada usianya di bulan ketiga bayi akan mulai bisa merespon apabila diajak untuk berinteraksi atau bermain, dimana mereka sudah bisa tertawa dan juga menanggapi jika ada suara yang memanggil.

Bulan Keempat

Setelah mereka mulai belajar merespon dari suara yang ada di sekitarnya, di usia ini bayi sudah mulai bisa berinteraksi dengan orang sekitarnya. Bukan hanya itu, mereka akan lebih menikmati apabila lawan bicaranya bermain atau berinteraksi kepada mereka. Selain itu, bayi akan sering tertawa dan tersenyum, sehingga banyak orang mungkin akan merasa gemas karena tingkah lakunya yang lucu. Keseimbangannya juga akan mulai berkembang, dimana mereka mulai bisa menopang kepala dan tubuhnya saat duduk walaupun tanpa sandaran.

Bulan Kelima

Kontrol tubuhnya akan semakin baik dan lebih kuat menopang tubuhnya di usia ini, mereka akan sering berguling karena sudah mahir dalam mengontrol perutnya. Bayi yang sudah menginjak usia lima bulan akan mulai pintar dalam mengamati dan melihat benda-benda kecil disekitarnya. Perhatian mereka juga akan teralihkan apabila melihat benda atau objek yang bergerak, di usia ini pun bayi sudah belajar untuk mengamati bentuk serta warna objek tertentu. Sebaiknya orang tua menemani dan lebih mengajaknya berinteraksi untuk menstimulasi kemampuan komunikasinya.

Bulan Keenam

Umumnya bayi sudah bisa duduk tanpa bantuan rata-rata pada usia 6,5 bulan, paling cepat 4 bulan dan paling lambat yaitu 9 bulan. Mereka akan berusaha untuk bisa duduk tanpa ada penopang atau bantuan. Hal ini dikarenakan perkembangan bayi di bulan keenam, mereka akan lebih terlihat signifikan dalam mencapai tonggak baru. Sehingga wajar pada usia ini mereka bisa duduk sendiri dengan normal walaupun awalnya dari posisi merangkak atau berbaring.

Berapa Tekanan Darah Normal dan Tidak Normal? Kenali Disini!

Tahukah Anda jika 23,7% dari 1,7 juta kematian di Indonesia pada tahun 2016 disebabkan oleh hipertensi? Hipertensi menjadi masalah utama baik di Indonesia maupun dunia karena menjadi salah satu penyebab penyakit jantung. Bahkan menurut WHO 1,3 miliar orang di dunia menderita hipertensi. Karena itulah, sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap normal. Lalu berapa tekanan darah normal dan tidak normal? Berikut penjelasannya!

Berapa Tekanan Darah Normal dan Tidak Normal?

Tekanan darah merupakan hal yang penting karena memengaruhi banyak hal. Tekanan darah seseorang harus normal yang artinya tidak boleh terlalu rendah dan terlalu tinggi. Seseorang bisa mengetahui tingkat tekanan darahnya normal atau tidak dengan menggunakan tensimeter.

Tensimeter akan menunjukkan dua angka. Angka di atas adalah tekanan darah sistolik dan angka di bawah adalah diastolik. Tekanan sistolik merupakan tekanan darah di arteri ketika jantung berdetak. Sedangkan tekanan diastolik adalah tekanan darah arteri di antara detak, saat jantung rileks.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), tekanan darah normal jika berada di angka:

  • Tekanan sistolik di atas 90 mm Hg dan kurang dari 120 mm Hg.
  • Tekanan diastolik di antara 60 mm Hg dan kurang dari 80 mm Hg.

Sedangkan Anda dikatakan menderita tekanan darah rendah atau hipotensi jika:

  • Tekanan sistolik di bawah dari 90 mm Hg.
  • Tekanan diastolik lebih rendah dari 60 mm Hg.

Jika sudah mengetahui berapa tekanan darah normal. Sekarang saatnya Anda mengetahui tingkatan hipertensi atau tekanan darah tinggi, yaitu:

  • Tinggi:
  • Sistolik di atas 120-129 mm Hg
  • Diastolik kurang dari 90 mm Hg
  • Hipertensi Tingkat 1:
  • Sistolik di angka 130-139 mm Hg
  • Diastolik di angka 80-89 mm Hg
  • Hipertensi tingkat 2:
  • Sistolik di atas 140 mm Hg
  • Diastolik di atas 90 mm Hg
  • Hipertensi Krisis:
  • Sistolik di atas 180 mm Hg
  • Diastolik di atas 120 mm Hg

Apa yang Dimaksud Hipertensi Tingkat I, II dan Krisis?

Tingkat tekanan darah tinggi seseorang memiliki tiga tingkatan dengan penjelasan seperti:

  • Hipertensi Tingkat 1:

Jika Anda berusia 65 tahun lebih dan sehat, dokter mungkin akan memberikan beberapa obat-obatan dan merekomendasikan perubahan gaya hidup. Pengobatan yang dilakukan juga bertujuan untuk mengurangi masalah memori dan demensia.

  • Hipertensi Tingkat 2:

Ini tingkatan yang lebih serius dan pada tingkatan ini juga dokter akan memberikan lebih dari satu obat untuk mengelola tekanan darah Anda. Namun obat-obatan bukanlah satu-satunya pengobatan. Anda yang berada di tingkatan ini juga harus mengubah gaya hidup, karena perubahan gaya hidup penting untuk mengelola tekanan darah.

  • Krisis Hipertensi

Orang yang berada di tingkatan ini harus segera mendapatkan perawatan medis, terutama jika disertai gejala seperti:

  • Nyeri dada
  • Sesak napas
  • Perubahan visual
  • Gejala stroke
  • Darah dalam urin
  • Pusing atau sakit kepala

Bagaimana Menjaga Tekanan Darah Normal

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga tekanan darah Anda tetap normal atau mencegah Anda terkena hipertensi, yaitu:

  • Mengurangi asupan natrium atau garam pada makanan Anda.
  • Rajin berolahraga 3-4 kali per minggu selama 40 menit.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Makan makanan yang sehat dan bergizi.
  • Berhenti merokok.
  • Batasi asupan kafein.

Jika sudah tau berapa tekanan darah normal dan tidak normal, maka Anda harus menjaga pola hidup sehat agar tidak berisiko mengalami hipertensi. Karena hipertensi bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit seperti jantung, stroke, demensia hingga gagal ginjal.

Rekomendasi Susu Penambah Berat Badan Bayi, Si Kecil Gemuk dan Sehat

Orang tua manapun pasti senang melihat anaknya tumbuh dengan sehat dan aktif. Namun ketika melihat ukuran badannya, si kecil terlihat lebih kecil dari anak-anak seumurannya. Padahal ibu sudah rajin memberikan sang buah hati ASI. 

Cara lain yang bisa dicoba adalah dengan memberikan susu penambah berat badan bayi. Simak artikel berikut untuk mengetahui cara memilih susu formula yang sesuai dengan kebutuhan si kecil dan rekomendasi susu penambah berat badan bayi

Berapa berat badan bayi yang sesuai dengan usianya?

Selama beberapa hari pertama setelah bayi lahir, bayi akan mengalami penurunan berat badan. Namun dengan pemberian ASI secara rutin atau dikombinasikan dengan susu formula, setelah 2 minggu berikutnya mereka akan mendapatkan kembali berat badannya. 

Bayi berusia 0-3 bulan akan mengalami peningkatan berat badan 140-200 gram per minggu, dan pertumbuhan sebanyak 1,5 hingga 2,5 cm per bulan. Memasuki usia 3 bulan penambahan berat badan bayi sedikit melambat yaitu 110 gram seminggu, kemudian pada usia 4-5 bulan berat badan bayi kembali bertambah dua kali lipat. 

Susu penambah berat badan bayi mengandung sejumlah nutrisi

Pada usia 7 bulan, bayi akan mendapatkan penambahan sekitar 85-140 gram seminggu atau 900 gram sebulan. Menginjak usianya yang ke 1 tahun, sang buah hati memiliki berat badan tiga kali lipat sejak saat lahir.

Bagaimana cara memilih susu formula untuk bayi?

Beberapa bayi bisa saja muntah di antara waktu menyusui, memiliki alergi makanan, refluks, mengalami kesulitan menelan, atau mengalami diare yang berkelanjutan. Hal-hal ini dapat membuat si kecil tidak menyerap kalori yang dibutuhkan sehingga berat badan mereka tidak mencapai standar. 

Berat badan bayi yang tidak normal meningkatkan risiko masalah tumbuh kembang pada anak. Demi mencapai berat badan bayi, dokter akan menyarankan pemberian susu penambah berat badan bayi. 

Kebanyakan susu formula memang diformulasikan untuk mencukupi kebutuhan gizi si kecil dan membantu peningkatan berat badan bayi. Namun sebelum membeli susu formula bayi, tak ada salahnya untuk mengetahui cara memilih susu penambah berat badan bayi:

  • Pilihlah susu dengan kandungan protein yang tinggi, misalnya alfa laktalbumin yang terkandung di dalam susu sapi 
  • Jika bayi memiliki alergi, pilihlah susu rendah laktosa
  • Pastikan susu diperkaya dengan nutrisi seperti vitamin A, B, fosfor, protein, omega-3, dan omega-6
  • Pilih susu yang sesuai dengan usia bayi, bisa dilihat pada label kemasan

Rekomendasi susu penambah berat badan bayi

Berikut ini 5 rekomendasi susu penambah berat badan bayi untuk anak usia di bawah 1 tahun:

  1. Frisolac Gold

Frisolac Gold merupakan susu penambah berat badan bayi yang sering direkomendasikan oleh dokter untuk bayi yang tidak mendapatkan cukup ASI. 

Susu formula ini diproses dengan teknologi Locknutri untuk mempertahankan kualitas protein, serta diperkaya dengan Lactobacillus casei, nukleotida, dan probiotik bifidobacterium untuk melindungi saluran cerna bayi sekaligus menstimulasi sistem kekebalan tubuh si kecil. Frisolac Gold juga mengandung vitamin E untuk membantu tumbuh kembang bayi.

  1. Enfamil A+

Susu Enfamil A+ merupakan susu formula pendamping ASI yang efektif membantu meningkatkan berat badan bayi berusia 0-6 bulan. Selain itu, Enfamil A+ mengandung nutrisi penting seperti DHA dan ARA untuk  mendukung fungsi kognitif, serta prebiotik GOS untuk menjaga kesehatan saluran cerna dan mendukung tumbuh kembang bayi.

  1. Nutribaby Royal Acti Duobio

Selain mendukung berat badan bayi yang sehat, penting juga untuk menjaga sang buah hati dari paparan infeksi penyebab penyakit. Nutribaby Royal Acti Duobio memiliki kandungan yang telah disesuaikan dengan kebutuhan bayi usia 0-6 bulan seperti galakto oligosakarida (GOS), frukto oligo sakarida (FOS), AA dan DHA, vitamin, taurin, L-sistein, dan nutrisi lainnya. 

Selain itu, Nutribaby Royal Acti Duobio juga  memiliki formula  Acti Duobio+ untuk menjaga ketahanan tubuh serta kemampuan berpikir si kecil. 

  1. SGM LLM+

SGM LLM+ menjadi salah satu susu penambah berat badan bayi yang sering digunakan oleh ibu. SGM LLM+ memiliki formula Complinutri yang lengkap untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi. Keunggulan lainnya adalah susu formula ini juga bebas laktosa sehingga cocok untuk bayi yang memiliki alergi atau intoleransi laktosa.

  1. Morinaga BMT

Morinaga BMT memiliki formulasi yang mudah dicerna oleh lambung bayi baru lahir sehingga tidak akan menyebabkan masalah ketika diberikan kepada bayi. Tekstur dan rasanya pun menyerupai ASI sehingga ibu tidak akan melewati drama si kecil menolak minum susu formula. 

Kandungan nutrisinya pun cukup komplit, seperti protein whey, prebiotik, AA, DHA, serta vitamin dan mineral. 

Selain kelima rekomendasi susu penambah berat badan bayi di atas, ibu juga bisa meminta rekomendasi susu formula lain dari dokter. Hal terpenting adalah berikan susu formula yang sesuai dengan usia, kondisi, dan kebutuhan si kecil.

Mau Membeli Treadmill Manual? Ini Pertimbangannya

Malas pergi ke luar rumah untuk berolahraga bukan alasan bagi Anda untuk tidak menggerakkan tubuh. Lagipula, saat ini sudah banyak alat olahraga yang bisa mendukung gerakan aktif di rumah, sama seperti saat Anda sedang pergi ke tempat fitness. Alat olahraga yang paling umum ada di rumah-rumah, antara lain treadmill. 

Anda bisa melakukan lari “jarak jauh” sekalipun di rumah dengan memanfaatkan treadmill. Cuma masalahnya ketika hendak membeli alat olahraga ini, Anda mungkin akan sedikit bingung dengan dua pilihannya, yaitu treadmill manual atau treadmill elektrik. 

Jika Anda sudah memutuskan hendak membeli treadmill manual, ada beberapa pertimbangan yang mesti Anda pahami. Berikut ini adalah kelebihan maupun kekurangan dari jenis treadmill tersebut. Dengan alasan-alasan ini, tetapkah pilihan Anda untuk membeli treadmill manual sebagai alat olahraga di rumah? 

Kelebihan Treadmill Manual 

Pada dasarnya ketika memilih treadmill manual, Anda akan mendapatkan treadmill yang bagian alas kaki atau belt-nya baru bisa bergerak apabila Anda bergerak karena tidak adanya bantuan listrik. Dengan konsep tersebut, berbagai keuntungan di bawah ini bisa diperoleh. 

  • Harga Lebih Bersahabat

Harga treadmill manual cukup lebih murah dibandingkan harga treadmill elektrik. Anda mungkin perlu mengeluarkan uang minimal Rp5 juta untuk bisa menghadirkan sebuah treadmill elektrik di rumah. Namun dengan setengah uang yang sama, Anda sudah bisa membawa pulang treadmill manual dari toko. Harganya jauh lebih bersahabat, bukan? 

  • Hemat Biaya Listrik 

Ketika membeli suatu barang, Anda juga harus bersiap dengan biaya yang perlu dikeluarkan dalam masa pemakaian alat tersebut. Yang jelas ketika Anda memilih treadmill manual, Anda tidak perlu pusing dengan biaya tagihan listrik yang melonjak naik. Soalnya, mesin treadmill ini tidak memerlukan listrik untuk proses pergerakannya jadi tagihan biaya listrik Anda akan tetap terjangkau. 

  • Lebih Aman ketika Pemakaian 

Cukup sering terjadi ketika pergelaran sabuk treadmill terus bergerak dan Anda tidak bisa mengimbanginya sehingga risiko terjatuh tidak bisa dihindari. Namun, kondisi ini hampir pasti tidak ditemukan dalam pemakaian treadmill manual. Soalnya ketika Anda memperlambat gerak atau menghentikan gerak, sabuk dari treadmill manual akan langsung berhenti bergerak juga sehingga tidak membuat Anda terpeleset. 

  • Tidak Terlalu Membebani Jantung 

Salah satu risiko penggunaan treadmill adalah meningkatnya kecepatan detak jantung dengan signifikan dan kadang berlebihan hingga tergolong takikardia ketika Anda berlari di atas sabuknya. Namun, risiko ini bisa diminimalkan ketika menggunakan treadmill manual. Penggunaan treadmill manual tidak terlalu membebani jantung karena ketika Anda sendiri yang memutuskan gerak sabuk treadmill dengan langkah Anda. Jika sudah cukup lelah, Anda pasti akan memperlambat gerakan dan gerakan sabuk pun ikut melambat. Hal inilah yang membuat kondisi jantung menjadi lebih baik. 

Kelemahan Treadmill Manual 

Selain berbagai keunggulannya, Anda juga mesti menyadari apa saja kekurangan treadmill manual sebelum membelinya. Berikut ini beberapa kelemahan treadmill manual yang sebaiknya tidak Anda abaikan. 

  • Variasi Latihan Terbatas 

Jangan terlalu berharap lebih dengan variasi latihan yang ada di treadmill manual. Memilih membeli jenis treadmill ini. Soalnya ketika Anda memilih membeli treadmill manual, artinya Anda hanya bisa berjalan dan berlari sesuai kemampuan di atas sabuknya. 

  • Struktur Lebih Lemah 

Bentuk treadmill manual lebih kecil dibandingkan treadmill elektrik. Hal ini berpengaruh pula pada struktur kekuatan alat olahraga yang satu ini. Dengan struktur yang lebih kecil dan lemah, beban yang bisa naik ke treadmill manual juga lebih terbatas. Risiko lebih cepat rusak pun dapat menghantui. 

  • Lebih Berat untuk Sendi 

Penggunaan treadmill manual memang lebih aman untuk jantung, namun tidak bisa dimungkiri alat olahraga ini lebih membebani sendi Anda, khususnya di awal pemakaian. Soalnya untuk mulai menggerakkan sabuk treadmill manual. Anda mesti memusatkan gerakan dan kekuatan di area lutut sampai pinggul. Inilah yang akhirnya menjadi beban tersendiri bagi sendi-sendi Anda. Treadmill manual ataupun elektrik sebenarnya sama baiknya. Namun ketika Anda lebih memilih treadmill manual, sadarilah bahwa jenis treadmill ini lebih cocok untuk Anda yang suka berolahraga dengan jalan kaki atau jogging dibandingkan harus berlari cepat.

Lingkaran Hitam di Mata, Apa Penyebabnya?

Lingkaran hitam di bawah kelopak mata bawah merupakan hal yang lazim dijumpai pada wanita dan pria. Sering ditemani dengan kantung mata, lingkaran hitam di mata dapat membuat Anda tampak lebih tua dibandingkan dengan usia Anda yang sesungguhnya. Yang lebih parah lagi, lingkaran hitam dan kantung mata sulit untuk dihilangkan. 

Meskipun lingkaran hitam di mata dapat memengaruhi siapa saja, kondisi ini lebih sering dijumpai pada lansia, memiliki kondisi genetik seperti periorbital hyperpigmentation, dan juga dari kalangan etnis non-kulit putih (kulit yang lebih gelap lebih rentan menderita hiperpigmentasi di sekitar daerah mata). Meskipun kelelahan terlihat seperti penjelasan paling logis dari kondisi ini, ada beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadpa lingkaran hitam di mata. Dalam banyak kasus, tidak ada alasan untuk Anda khawatir dan perhatian medis tertentu tidak dibutuhkan. Ada beberapa faktor yang dapat berkontribusi terhadap lingkaran hitam di mata, yaitu:

  • Kelelahan. Kelelahan berlebih atau begadang dapat menyebabkan lingkaran hitam di mata untuk terbentuk. Kurang tidur dapat menyebabkan kulit Anda menjadi pucat, membuat jaringan gelap dan pembuluh darah di bawah kulit menjadi terlihat. Kurang tidur juga dapat menyebabkan penumpukan cairan di bawah mata, menyebabkan mata terlihat bengkak. Sebagai hasilnya, lingkaran hitam di mata mungkin disebabkan karena bayangan yang terbuat dari kelopak mata yang bengkak. 
  • Usia. Usia adalah penyebab lain lingkaran hitam di mata. Semakin Anda bertambah tua, semakin kulit akan menjadi lebih tipis. Anda juga akan kehilangan lemak dan kolagen. Keduanya adalah zat yang dibutuhkan untuk menjaga elastisitas kulit. Pada saat ini terajdi, pembuluh darah hitam di bawah kulit menjadi lebih terlihat, membuat daerah di bawah mata berubah menggelap dan hitam. 
  • Alergi. Reaksi alergi dan mata yang kering dapat menyebabkan lingkaran hitam. Ketika Anda memiliki reaksi alergi, tubuh akan melepaskan histamine sebagai respon terhadap bakteri yang berbahaya. Selain menyebabkan gejala yang tidak nyaman, seperti gatal-gatal, kemerahan, dan mata yang bengkak, histamine juga dapat menyebabkan pembuluh darah membesar dan menjadi lebih terlihat di bawah permukaan kulit. Alergi juga dapat meningkatkan rasa ingin Anda untuk menggaruk dan menggosok kulit yang gatal di sekitar mata. Tindakan ini malah dapat memperparah gejala, menyebabkan peradangan, pembengkakan, dan pembuluh darah yang pecah. Hal ini kemudian akan menyebabkan bayangan hitam di bawah mata Anda yang mana adalah lingkaran hitam di mata. 
  • Dehidrasi. Ini adalah penyebab yang lazim dijumpai untuk lingkaran hitam di mata. Ketika tubuh Anda tidak mendapatkan air dalam jumlah yang cukup, kulit di bawah mata Anda akan terlihat semakin kusam dan mata terlihat menyusut. 
  • Paparan matahari berlebih. Paparan terhadap sinar matahari yang berlebih dapat menyebabkan tubuh Anda untuk memproduksi melanin berlebih, yang mana adalah pigmen yang menyediakan kulit warna yang dimilikinya. Terlalu banyak sinar matahari, khususnya untuk mata Anda, dapat menyebabkan pigmentasi di sekitar kulit dan berubah menjadi lebih gelap. 

Selain beberapa hal di atas, lingkaran hitam di mata juga dapat disebabkan karena faktor genetik. Riwayat keluarga memainkan peran dalam perkembangan lingkaran hitam di mata. Ini dapat menjadi sifat bawaan pada masa kanak-kanak, dan dapat berubah menjadi lebih parah seiring dengan bertambahnya usia. Kondisi medis lain, seperti penyakit thyroid, juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di mata. Dalam banyak kasus, lingkaran hitam di mata bukanlah kondisi medis serius dan tidak perlu menyebabkan kekhawatiran tersendiri. Jika Anda ingin meningkatkan tampilan wajah dengan cara mengurangi lingkaran hitam di mata tersebut, konsultasi dengan dokter untuk menentukan pilihan perawatan apa saja yang cocok untuk Anda. 

Tips Menjaga Kesehatan Rambut

Meskipun genetik memainkan peran penting, diet Anda, cuaca, polusi, dan perawatan rambut yang Anda pilih berkontribusi secara langsung terhadap kesehatan rambut. Diet yang lengkap dan seimbang, misalnya, adalah sebuah faktor penting bagi tidak hanya kesehatan rambut saja, tetapi juga kesehatan kulit kepala. Faktanya, rambut terbuat dari protein, sehingga Anda perlu memastikan untuk konsumsi setidaknya 45 gram protein setiap harinya. Beberapa sumber protein yang bisa Anda pilih di antaranya adalah daging tanpa lemak, unggas, ikan, kacang, produk dairy rendah lemak, dan juga telur. Diet kurang asupan protein dapat menyebabkan rambut yang memudar, rapuh, dan mudah patah, sekaligus berkontribusi terhadap kerontokan rambut. 

Defisiensi zinc juga dapat memengaruhi kesehatan rambut dan membuat rambut rontok. Untuk mengatasi hal ini, Anda perlu menambahkan produk kacang-kacangan seperti kacang Brasil, walnut, cashew, dan juga almond ke dalam diet Anda untuk melawan rambut rontok. Untuk mencegah defisiensi zinc, Anda harus banyak makan buah dan sayuran, serta minum banyak air. Multivitamin dan suplemen zinc dapat membantu meningkatkan diet Anda apabila dibutuhkan. 

Selain zinc, meningkatkan asupan asam lemak omega-3 dapat menstimulasi folikel rambtu dan kelanjar sebaceous Anda. Meskipun cara ini tidak akan membantu rambut Anda untuk tumbuh, asam lemak omega-3 dapat membantu meningkatkan kesehatan kulit kepala, secara tidak langsung berkontribusi terhadap kesehatan rambut. Asam lemak omega-3 dapat ditemukan di beberapa jenis ikan, seperti ikan salmon, ikan sarden, dan ikan herring. Sumber baik lainnya di antaranya adalah biji flax, yogurt, keju cottage, salad, dan juga cereal. 

Ada banyak pendpat seputar seberapa sering Anda perlu mencuci rambut atau keramas. Semuanya akan tergantung pada preferensi pribadi dan kebutuhan individu, yang tergantung pada jenis dan tekstur rambut, seberapa sering Anda menggunakan produk rambut, dan level aktivitas sehari-hari. Misalnya, mereka yang memiliki rambut berminyak mungkin akan perlu keramas setiap hari, sementara mereka dengan rambut kering tidak perlu keramas dengan sering. Menggunakan sampo dan styling agent yang salah juga dapat menyebabkan kerusakan rambut yang signifikan. Carilah produk yang cocok untuk jenis rabut Anda, apakah berminyak, norma, atau kering, dan atasi masalah rambut apapun yang Anda miliki, misalnya ketombe. Hindari menggunakan sampo yang mengandung bahan-bahan keras, seperti ammonum lauryl sulfate ataupun sodium lauryl sulfate. Dan ingat, harga yang mahar tidak selamanya mengindikasi kualitas sebuah produk. 

Conditioning setelah keramas merupakan langkah penitng yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan rambut agar rambut tetap lembut dan berkilau serta mudah diatur. Anda bisa memilih conditioner yang terpisah atau sampo dengan conditioner sebagai salah satu bahan aktifnya. Sisir conditioner agar rata di rambut dan diamkan selama beberapa menit sebelum Anda membilasnya. Para ahli juga menyatakan bahwa banyak orang keramas berlebih atau keramas dengan tidak benar. Jangan keramas lebih dari satu kali sehari dan gunakan secukupnya. Hindari menggunakan air yang sangat panas ataupun sangat dingin. Atur rambut dengan perlahan saat masih basah, karena pada kondisi ini rambut akan tiga kali lebih rentan terkena kerusakan. Jangan menggosok handuk dengan kasar pada rambut dan jangan sisir rambut yang basah. 

Sampo yang keras, perawatan rambut yang tidak cocok, produk styling dengan banyak bahan kimia, dan menyisir berlebih dapat mengganggu kesehatan rambut. Konsumsi alkohol berlebih dan diet rendah kalori juga dapat memengaruhi kesehatan rambut secara langsung. Menurunnya hormon thyroid, stres berlebih, penggunaan obat-obatan pengencer darah, dan beberapa obat resep untuk gangguan jantung, depresi, tekanan darah tinggi, serta arthritis dapat pula mengganggu kesehatan rambut Anda.

Tes Pap Smear di Klinik Cito Semarang, Apa Itu?

Pernahkan Anda mendengar pap smear? Ini merupakan pemeriksaan medis yang biasa dilakukan oleh wanita setelah menikah untuk mendeteksi adanya kanker serviks. Salah satu fasilitas kesehatan yang menyediakan layanan tes pap smear adalah Klinik Cito Semarang.

Sayangnya, masih banyak wanita yang belum memahami manfaat dan pentingnya pemeriksaan pap smear. Sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan oleh wanita yang telah aktif secara seksual.

Manfaat Pemeriksaan Pap Smear

Hanya wanita yang bisa mengalami kanker serviks dan penyakit ini bukan merupakan penyakit yang sepele. Banyak komplikasi kesehatan yang bisa terjadi, bahkan bisa mengancam nyawa.

Pemeriksaan pap smear akan menguji keberadaan sel kanker atau prakanker pada serviks. Pap smear merupakan langkah untuk mendeteksi kanker serviks lebih cepat sebelum semakin parah. Dengan begitu, tingkat keberhasilan pengobatan kanker serviks pun akan semakin tinggi.

Pemeriksaan ini sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama bagi wanita yang telah aktif melakukan hubungan seksual. 

Kriteria Wanita yang Membutuhkan Pemeriksaan Pap Smear

Pemeriksaan pap smear dianjurkan untuk dilakukan setiap 3 tahun sekali bagi wanita yang berusia 21 tahun dan aktif secara seksual. 

Untuk wanita yang berusia 30 hingga 65 tahun, pemeriksaan pap smear bisa dilakukan setiap 5 tahun sekali dan dibarengi dengan pemeriksaan HPV.

Namun, dokter dapat menentukan kapan seseorang harus melakukan tes ini dan seberapa sering tes dilakukan. Ada beberapa faktor yang membuat seorang wanita wajib untuk melakukan pemeriksaan pap smear, diantaranya adalah:

  • Menderita HIV
  • Terpapar dietilstilbestrol (DES) saat di dalam kandungan
  • Sistem imun tubuh lemah akibat kemoterapi, transplantasi organ, atau penggunaan kortikosteroid dalam jangka waktu yang panjang
  • Memiliki keluarga yang pernah menderita kanker serviks
  • Memiliki kebiasaan merokok
  • Sering berganti pasangan seksual
  • Berhubungan seksual saat usia terlalu muda
  • Pernah mengalami penyakit infeksi menular seksual

Persiapan Menjalani Pap Smear

Sebelum melakukan pap smear, Anda perlu melakukan beberapa persiapan, yaitu:

  • Lakukan tes smear dengan waktu yang direkomendasikan dokter
  • Jika sedang menstruasi maka sebaiknya Anda menunda pap smear hingga 5 hari setelah haid selesai
  • Tidak berhubungan seksual selama 1-2 hari sebelum tes
  • Tidak menggunakan obat atau krim untuk vagina, termasuk kontrasepsi
  • Jika Anda sedang mengalami peradangan leher rahim, tunda pemeriksaan hingga Anda sembuh dari penyakit tersebut
  • Wanita yang baru melahirkan bisa melakukan tes pada 12 minggu setelah melahirkan
  • Ibu hamil bisa menjalani tes hingga usia kehamilan 24 minggu

Prosedur Pap Smear

Pemeriksaan pap smear akan berlangsung selama 20 hingga 30 menit. Prosedur dari pemeriksaan ini adalah sebagai berikut:

  • Anda akan diminta melepaskan pakaian bagian bawah dan berbaring di meja periksa
  • Letakkan kaki pada penyangga yang disediakan selama pemeriksaan berlangsung
  • Dokter akan memasukkan alat pemeriksaan yang disebut spekulum agar leher rahim bisa terlihat
  • Dokter akan mengambil sampel jaringan dari serviks menggunakan swab khusus
  • Pengambilan sampel selesai dan Anda bisa mengenakan pakaian kembali

Sampel dari pemeriksaan pap smear yang telah diambil akan dimasukkan ke dalam tabung kecil dan kemudian dikirim ke laboratorium. 

Membaca Hasil Pap Smear

Setelah sampel melewati pemeriksaan di laboratorium, berikut beberapa hasil yang bisa didapatkan:

  • Negatif

Jika Anda mendapatkan hasil negatif, maka sel serviks dalam kondisi normal dan negatif dari sel prakanker dan kanker. Biasanya dokter akan menganjurkan untuk melakukan tes kembali setelah 3 hingga 5 tahun.

  • Positif

Hasil positif menunjukkan bahwa terdapat perubahan abnormal pada sel-sel serviks.

  • Hasil tidak jelas

Sampel yang kurang atau permasalahan lain dapat menyebabkan hasil pap smear tidak jelas. Jika kondisi ini terjadi, Anda akan diminta untuk menjalani tes ulang untuk mendapatkan hasil yang valid.

Rekomendasi Tempat Melakukan Pemeriksaan Pap Smear

Jika Anda berdomisili di Semarang dan berencana untuk melakukan pemeriksaan pap smear, Anda bisa melakukannya di Klinik Cito Semarang. Pap smear merupakan salah satu prosedur unggulan dari klinik ini.

Anda bisa mengunjungi Klinik Cito Semarang setiap senin-jumat pukul 06:00-21:00 atau pada hari sabtu pukul 06:00-18:00. Klinik ini terletak di Jalan Dokter Cipto Nomor 6 C, Semarang, Jawa Tengah.