Dua Jenis Puskesmas Dengan Pelayanan Berbeda

Alur pelayanan puskesmas pasien umum berbeda dengan BPJS

Puskesmas atau Pusat Kesehatan Masyarakat adalah klinik kesehatan masyarakat yang dimandatkan pemerintah yang berlokasi di seluruh Indonesia. Puskesmas sendiri diawasi oleh Kementerian Kesehatan Indonesia dan menyediakan berbagai pelayanan kesehatan bagi penduduk di tingkat kecamatan. 

Konsep Puskesmas pertama kali dirancang oleh G.A. Siwabessy, Menteri Kesehatan Indonesia pertama. Puskesmas diadakan sebagai program kesehatan masyarakat dan pencegahan membentuk komponen lain dari sistem kesehatan Indonesia. Saat ini terdapat sekitar 9.718 Puskesmas di seluruh negeri menurut Kementerian Kesehatan Indonesia.

Layanan kesehatan masyarakat di Indonesia diselenggarakan dalam sistem tiga tingkat dengan Puskesmas di peringkat atas.  Biasanya dikelola oleh seorang dokter, pusat-pusat ini menyediakan perawatan kesehatan ibu dan anak, kuratif rawat jalan umum dan pelayanan perawatan kesehatan preventif, perawatan sebelum dan sesudah kelahiran, imunisasi, dan program pengendalian penyakit menular. Sedangkan pelayanan klinik khusus tersedia secara berkala di beberapa Puskesmas besar.

Terdapat dua jenis Puskesmas, pelayanan puskesmas dengan tempat tidur dan yang tidak. Puskesmas tanpa tempat tidur umumnya bertindak sebagai fasilitas rawat jalan umum. Jika pasien yang sakit kritis muncul di fasilitas Puskesmas tanpa pelayanan tempat tidur, biasanya pasien akan dikirim ke tingkat perawatan berikutnya.

Puskesmas dengan pelayanan tempat tidur, sebagian besar terletak di daerah yang lebih terpencil dan idealnya harus dikelola dan dilengkapi untuk memberikan Layanan Obstetri Neonatus Essensial Dasar (BEOC / PONED) dua puluh empat jam per hari. 

Meskipun jenis Puskesmas berbeda pada tiap daerah, pelayanan yang diberikan secara keseluruhan sama. Jika Anda ingin berobat ke Puskesmas, Anda sebelumnya perlu untuk mengambil nomor urut antrian sesuai dengan layanan kesehatan yang Anda pilih. 

Saat ini layanan Puskesmas sangat diminati oleh masyarakat. Semenjak adanya BPJS Kesehatan, kunjungan pasien meningkat setiap harinya, biasanya tidak kurang 50 pasien yang berkunjung untuk mendapatkan pelayanan baik di penyakit umum maupun penyakit gigi. 

Program jaminan BPJS Kesehatan  memudahkan masyarakat untuk mendapat layanan kesehatan. Sekarang pasien tidak perlu khawatir untuk membayar dan mendapatkan pelayanan kesehatan baik di Puskesmas maupun rumah sakit.

Kulit Kepala Bayi Kering? Gunakan Minyak Rambut Bayi

Semua orang dapat menderita kulit kepala kering, terutama bayi dan anak-anak. Namun, sulit untuk menentukan penyebab kulit kepala keiring pada bayi, dan bagaimana cara merawat kondisi tersebut, Salah satu jenis kulit kepala kering yang terjadi pada bayi berhubungan dengan sebuah kondisi yang bernama “cradle cap”. Hal ini akan menyebabkan kulit kepala bayi yang terlihat berkerak, bersisik, kering, mengelupas, dan dengan tampilan yang mirip ketombe. Apabila bayi memiliki cradle cap, ada kemungkinan gejala serupa muncul di daerah tubuh lain, seperti di selangkangan, ketiak, dan telinga. Penyebab utamanya tidak diketahui, namun dipercaya cradle cap merupakan sebuah kondisi yang disebabkan oleh faktor genetik dan lingkungan. Untungnya, cradle cap tidak menyebabkan gatal atau mengganggu bayi. Perawatannya pun cukup mudah, mulai dari menggunakan sampo dengan teratur, memijat dengan minyak rambut bayi mineral dan minyak zaitun, serta menggunakan krim hydrocortisone. Artikel ini akan membahasnya dengan mendalam.

Merawat kulit kepala bayi kering di rumah

Selain cradle cap, penyebab kulit kepala bayi kering lain adalah ketombe dan alergi. Setelah Anda tahu penyebab keringnya kulit kepala, perawatan dapat dilakukan di rumah dengan mudah. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan di antaranya adalah:

  • Memijat menggunakan minyak mineral

Anda bisa menggunakan minyak mineral sebagai minyak rambut bayi. Minyak mineral dipercaya dapat melepaskan serpihan-serpihan yang tersangkut di kulit kepala guna mengurangi gejala cradle cap. Meskipun minyak ini umum digunakan sebagai perawatan rumahan, minyak mineral belum terbukti ilmiah keefektifannya. Anda bisa memijat menggunakan minyak rambut bayi ini sebelum mencuci rambut menggunakan sampo. Pastikan minyak benar-benar dibersihkan karena minyak berlebih yang tertinggal di kulit kepala malah akan menyebabkan kondisi cradle cap menjadi semakin buruk.

  • Sesuaikan jadwal keramas bayi

Mencuci rambut bayi menggunakan sampo tidak hanya dapat membersihkan dan kotoran dari helai rambut mereka yang lembut, tetapi juga kotoran dan minyak berlebih dari kulit kepala. Berapa kali Anda perlu melakukan keramas pada rambut dan kulit kepala bayi sangat tergantung pada kondisi mereka. Untuk kasus cradle cap, keramas setiap hari dapat membersihkan minyak dan melepaskan serpihan cradle cap di kulit kepala. Apabila kondisi disebabkan oleh selain cradle cap, hindari keramas setiap hari karena akan membuat kulit kepala kering.

  • Minyak zaitun

Minyak zaitun juga bisa digunakan sebagai minyak rambut bayi, terutama apabila bayi memiliki ketombe dan eksim. Pijat kepala bayi menggunakan minyak zaitun (dan bukan minyak mineral) untuk kondisi ketombe dan eksim. Pastikan untuk membilasnya dengan bersih dan benar guna mencegah cradle cap.

  • Oleskan krim hydrocortisone

Krim hydrocortisone tersedia dalam bentuk krim OTC (over the counter) atau dijual bebas. Krim ini dapat membantu mengatasi gejala kemerahan, peradangan, dan juga gatal. Meskipun krim ini sangat efektif untuk merawat eksim, krim ini tidak digunakan untuk kasus cradle cap atau pun penumpukan ketombe. Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter anak Anda sebelum melakukan metode ini. Krim hydrocortisone umumnya aman digunakan untuk anak-anak selama krim ini tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Tergantung penyebabnya, akan membutuhkan waktu beberapa minggu hingga kulit kepala kering kembali normal. Apabila tidak ada kemajuan setelah menggunakan minyak rambut bayi dan perawatan lain yang disebutkan di atas, hubungi dokter anak Anda untuk memeriksa kulit kepala anak dan mendapatkan rekomendasi perawatan yang dibutuhkan.

Apa Saja Perbedaan Flu dan Pilek?

Pilek dan flu merupakan penyakit yang paling umum terjadi pada manusia. Banyak orang berpikir bahwa pilek dan flu adalah satu penyakit, namun pilek dan flu memiliki definisi yang berbeda. Apa saja perbedaan flu dan pilek?

Baik pilek maupun flu, keduanya merupakan penyakit yang terjadi karena adanya infeksi di bagian saluran pernafasan. Meskipun jenis virus penyebabnya pada kedua penyakit tersebut berbeda, kedua penyakit ini dapat memicu gejala yang serupa sehingga orang-orang mengira bahwa flu dan pilek adalah hal yang sama.

Flu biasanya dapat memicu kondisi yang lebih parah dibandingkan dengan pilek. Masalah ini juga dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengetahui perbedaan antara kedua penyakit tersebut, supaya Anda dapat melakukan pengobatan yang tepat.

Meskipun serupa, flu dan pilek bisa dibedakan. Perbedaan flu dan pilek dapat dipahami melalui perbandingan sebagai berikut:

  • Flu

Flu dapat menunjukkan gejala berupa hidung tersumbat, hidung meler, dan bersin. Orang yang terkena flu juga berpotensi mengalami sakit tenggorokan, demam, batuk, sakit kepala, nyeri pada bagian tubuh, dan kelelahan selama beberapa hari. Gejala flu yang terjadi pada anak-anak bisa berupa sakit perut, diare, mual, dan muntah.

  • Pilek

Pilek dapat menunjukkan gejala berupa hidung tersumbat, hidung meler, bersin, sakit tenggorokan, serta batuk ringan atau sedang. Walaupun jarang terjadi, pilek juga dapat menimbulkan kelelahan, nyeri, mual, dan muntah.

Flu

Flu dibagi menjadi tiga jenis, antara lain influenza A, influenza B, dan influenza C. Virus influenza A dan B merupakan jenis penyebab flu yang paling sering terjadi. Strain aktif virus influenza bervariasi selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, para peneliti perlu mengembangkan vaksin setiap tahun untuk mencegah masalah seperti ini.

Musim flu biasanya muncul pada musim tertentu. Pada negara empat musim seperti Amerika Serikat, flu jenis ini biasanya muncul di musim semi atau gugur, dan memuncak pada saat musim dingin.

Virus flu dapat menyebar ketika manusia terkontaminasi tetesan cairan orang yang terkena infeksi. Orang-orang yang terkena flu, periode penularan berlangsung antara satu hari setelah tertular hingga 7 hari kemudian.

Flu bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih serius seperti pneumonia. Orang-orang yang memiliki risiko lebih besar terhadap hal tersebut adalah:

  • Anak-anak.
  • Lansia.
  • Wanita hamil.
  • Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pilek

Pilek merupakan infeksi saluran pernafasan atas yang terjadi karena virus. Menurut American Lung Association, lebih dari 200 virus yang dapat membuat seseorang terkena pilek. Rhinovirus adalah salah satu jenis virus yang paling umum membuat orang bersin dan meler ketika pilek. Virus ini juga bisa berpotensi menular orang lain.

Pilek bisa datang kapan saja, namun penyakit tersebut lebih sering terjadi ketika memasuki cuaca dingin. Masalah seperti ini bisa terjadi karena sebagian besar virus penyebab pilek berkembang di cuaca yang memiliki kelembaban yang rendah.

Tidak hanya cuaca yang dingin, pilek juga bisa disebabkan oleh alergi. Sebagian orang memiliki reaksi alergi yang berbeda. Ada yang alergi terhadap debu, namun juga ada yang alergi terhadap hewan.

Pilek bisa menular ke orang lain. Paparan bersin atau batuk akan tersebar melalui udara dan menempel di permukaan mana saja. Orang lain bisa tertular ketika menyentuh permukaan yang telah terpapar hal seperti ini. Penularan bisa terjadi dalam waktu dua sampai empat hari setelah manusia terpapar.

Cara Mengatasi Flu dan Pilek

Perbedaan flu dan pilek bisa dilihat melalui perbandingan di atas. Cara mengatasi penyakit-penyakit seperti ini bisa melalui obat yang sesuai dengan kondisi Anda. Contoh obat yang dapat Anda konsumsi adalah vitamin C. Selain menggunakan obat, Anda sebaiknya melakukan pencegahan seperti menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan.

Perbedaan Leukositosis Patologis dan Fisiologis pada Kehamilan

Tingginya sel darah putih di dalam darah (Leukositosis) dapat menjadi pertanda seseorang mengidap kanker.

Merupakan kondisi medis yang membuat seseorang memiliki jumlah sel darah putih yang terlalu berlebih atau terlalu banyak dinamakan dengan leukositosis. Kondisi ini akan menyerang seseorang karena diakibatkan beberapa hal, seperti misalnya munculnya peradangan, infeksi, alergi hingga seseorang terkena kanker darah.

Sel darah putih atau juga disebut dengan nama leukosit memiliki fungsi yakni melindungi diri dari munculnya infeksi dan penyakit. Ketika tubuh diserang penyakit, maka sel darah putih akan mengalami peningkatan sebagai bentuk respons dari munculnya infeksi penyakit tersebut. Namun, jika leukosit muncul dalam jumlah yang berlebihan maka ini juga bisa menjadi tanda tidak normal.

Leukositosis Fisiologi pada Kehamilan

Perlu diketahui bahwa sel darah putih berlebih pada kehamilan merupakan keadaan yang umum terjadi dan kondisi ini bersifat fisiologis. Penyebabnya adalah selama masa kehamilan terjadi stres fisiologis dan adanya peningkatan respons inflamasi. Yang dimaksud dengan respons inflamasi adalah bentuk toleransi imun selektif pada tubuh, imunosupresi dan imunomodulasi dari fetus.

Kondisi sel darah putih berlebih ini muncul di trimester pertama kehamilan dan akan terus bertahan selama masa kehamilan hingga setelah itu. Dari semua tipe leukosit, sel neutrofil memiliki jumlah paling tinggi ketimbang sel yang lain dalam pemeriksaan differential count. Kondisi tersebut bukan tanpa alasan, artinya terdapat hal yang menyebabkan munculnya keadaan itu.

Yakni terjadinya gangguan apoptosis neutrofil yang merupakan akibat dari respons inflamasi, neutrofil yang meningkat dalam jumlah dua kali lipat setelah melahirkan akan kembali normal di hari kelima pasca proses melahirkan. Selain itu, sel monosit diduga juga mengalami peningkatan, beda dengan sel lain seperti basofil, eosinofil dan limfosit yang cenderung menurun.

Leukositosis Patologis pada Kehamilan

Merupakan peningkatan sel darah putih yang melebihi batas atas nilai rujukan sesuai dengan trimester kehamilan. Jenis yang satu ini sekaligus tanda bahwa terdapat infeksi yang cukup ganas pada wanita hamil. Sel darah putih dalam kondisi ini bisa mencapai jumlah 75 ribu hingga 100 ribu per mm3 dan disebut hiperleukositosis.

Kondisi ini tidak boleh dianggap remeh atau bahkan tidak dipedulikan, karena selain bisa memengaruhi kondisi ibu hiperleukositosis ditakutkan juga menginfeksi dan memengaruhi janin. Peningkatan yang terjadi melebihi nilai rujukan bermanfaat untuk mengetahui apakah terdapat kelainan seperti infeksi.

Pemeriksaan yang lebih spesifik sepertu differential count perlu dilakukan karena tujuannya membantu dokter untuk membedakan dan menentukan adanya kelainan dan infeksi yang dialami ibu hamil. Berikut ini terdapat beberapa kondisi yang perlu diwaspadai dan ketika diketahui harus segera mendapat penanganan dari dokter.

  • Infeksi dan Alergi

Ketika ibu hamil mengalami infeksi baik dikarenakan virus, bakteri hingga parasit dapat mengakibatkan meningkatnya jumlah sel darah putih yang melebihi batas normal. Munculnya infeksi dan alergi ini sebagai respons pertahanan tubuh terhadap pembawa infeksi.

  • Konsumsi Obat

Tidak semua ibu hamil memerlukan konsumsi obat khusus, tetapi sebagian mungkin harus mengonsumsinya guna membantu pematangan organ tubuh janin. Hal ini sangat mungkin terjadi pada ibu hamil yang berisiko melahirkan secara prematur, kadar leukosit bisa meningkat dalam hal ini jika mengonsumsi jenis obat golongan kortikosteroid seperti dexamethasone.

  • Komplikasi Kehamilan

Komplikasi pada kehamilan yang biasa terjadi adalah preeklamsia, kondisi ini sangat memungkinkan meningkatkan jumlah leukosit ibu hamil. Munculnya kondisi ini juga memicu proses peradangan di dalam tubuh dan membuat rangsangan produksi leukosit bertambah. Jumlah leukosit akan bertambah banyak jika kondisi preeklamsia juga semakin parah.

Fakta dan Penjelasan Mengenai Kerusakan Tubuh Wanita Perokok

Tidak sedikit pasangan yang menginginkan kehadiran buah hati meski telah menikah dalam kurun waktu yang cukup lama. Banyak faktor yang bisa menjadi alasan bagi setiap pasangan memilih untuk menunda memiliki momongan, salah satunya karena rokok. Terlebih jika yang memiliki kebiasaan ini adalah wanita, meski terlihat sehat tubuh wanita perokok ternyata juga mengalami kerusakan.

Fakta menunjukkan bahwa banyak orang yang memiliki kebiasaan merokok dan sering menghisap asap rokok secara tak langsung masih tetap bisa hamil dan memilik anak. Namun, terdapat beberapa fakta lain yang berbahaya di balik kebiasaan tersebut. Beberapa fakta yang ada bahkan bisa mengancam si perempuan kehilangan nyawa.

Fakta Wanita Perokok

Dokter Obsteteri dan Ginekologi, dokter Reino Rambey menjelaskan bahwa dalam merencanakan momongan diperlukan sel telur dan sel sperma yang berada dalam kondisi dan kualitas yang bagus. Kaitannya dengan rokok adalah konsumsi rokok pastinya bisa merusak kondisi sel tersebut dan secara kedokteran bahkan diklaim mampu membunuh sel tersebut.

Medis memang tidak dapat memastikan apakah kondisi sel dalam keadaan yang rusak meskipun dalam program kehamilan kondisi beberapa sel seperti sel telur dan sperma diidentifikasi berada pada kondisi yang sehat. Ketika pasangan tetap bisa memiliki anak meski kerap mengonsumsi rokok bisa dikatakan beruntung karena tidak terjadi kerusakan pada sel.

Penyebab rokok berbahaya untuk perempuan hamil adalah asap rokok yang berisiko merusak sel, hal itu pula yang membuat kasus di setiap pasangan berbeda-beda. Tak dapat dipungkiri bahwa merokok memberikan pengalaman tersendiri bagi perempuan, namun di balik itu terdapat beberapa penyakit berbahaya yang bisa mengancam nyawa seperti berikut ini.

  • Risiko Serangan Jantung

Perempuan yang merokok memiliki risiko 50 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung ketimbang laki-laki yang juga merokok. Hasil sebuah penelitian menyebutkan bahwa kondisi tersebut berhubungan dengan interaksi tembakau di dalam rokok dan hormon estrogen di dalam tubuh perempuan yang punya kebiasaan merokok.

Data penelitian dari University of Copenhagen yang melibatkan sebanyak 25 ribu laki-laki dan perempuan menyebutkan bahwa perempuan memiliki risiko 2,24 kali lebih tinggi terserang infark miokardium ketimbang perokok laki-laki.

  • Risiko Kanker Paru

Journal of the American Association menyebutkan dalam sebuah penelitian bahwa merokok lebih berbahaya bagi perempuan karena meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru dan bisa menyebabkan kematian. Bahkan risiko kematian yang diakibatkan kanker paru karena merokok bisa mencapai 600 persen.

Hal ini dibuktikan dengan data dari 1059 hingga 2010, penderita kanker paru akibat merokok meningkat secara drastis. Pada laki-laki meningkat dua kali lipat, sementara pada perempuan hingga sepuluh kali lipat. Pada umumnya, perokok perempuan yang meninggal ini lebih ulu terserang kanker paru dan kanker payudara.

  • Kerusakan DNA

Bahaya lain yang mengancam perokok perempuan adalah DNA pada perempuan tidak dapat pulih dalam hal kemampuan memperbaiki DNA yang rusak. Tidak seperti kemampuan DNA pada laki-laki yang memiliki kemampuan lebih baik, padahal salah satu dampak dari merokok adalah munculnya kerusakan DNA yang bisa membuat seseorang terkena penyakit kanker.

Fakta lain yang menarik dari wanita perokok adalah alasan yang berbeda dari laki-laki, hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang menyebut bahwa laki-laki akan lebih bersemangat dan waspada ketika merokok, sementara bagi perempuan merokok bisa memberikan rasa relaks dan mengurangi stres.

Apa Penyebab Jantung Berdebar? Simak Penjelasannya Berikut

Seseorang akan merasakan jantungnya berdebar lebih cepat ketika menghadapi situasi dan kondisi tertentu. Perasaan kaget, melihat atau melakukan sesuatu yang memicu adrenalin, dapat menjadi contoh penyebab jantung berdebar.

Jantung berdebar atau palpitasi jantung adalah suatu kondisi, di mana seseorang akan merasakan jantungnya berdebar lebih cepat secara tidak teratur untuk beberapa waktu tertentu. Kondisi ini dapat berlangsung dalam hitungan detik maupun menit. Umumnya, kondisi ini normal dialami. Namun, akan menjadi sebuah kekhawatiran jika terjadi secara berulang.

Apa penyebab jantung berdebar?

Terdapat berbagai kemungkinan yang menjadi penyebab jantung berdebar, di antaranya yaitu ketika seseorang merasa stres atau cemas, setelah melakukan olahraga atau mengonsumsi kafein, nikotin, dan obat-obatan tertentu (diet atau demam), hingga masalah pada jantung, rendahnya jumlah oksigen dalam darah, tiroid yang terlalu aktif, dan kadar kalium dalam darah tidak normal.

Seperti apa tanda-tanda jantung berdebar?

Jantung berdebar muncul dengan gejala-gejala tertentu, seperti perasaan berdebar-debar, denyut jantung yang terasa lebih cepat, hingga tak sadarkan diri atau pingsan. Ketika Anda mengalami kondisi ini, hal pertama yang perlu dilakukan adalah untuk menenangkan diri terlebih dahulu agar denyut jantung dapat kembali normal. Jika kondisi jantung berdebar terus berlangsung dan mengganggu Anda, maka segera periksakan kondisi Anda ke dokter.

Bagaimana mendiagnosis jantung berdebar?

Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, maka dokter biasanya akan merekomendasikan Anda untuk melakukan pemeriksaan fisik dan denyut jantung. Hal ini dilakukan untuk menentukan penyebab pasti dari kondisi yang Anda alami. Beberapa tes yang dokter akan sarankan untuk dilakukan, yaitu:

  1. Elektrokardiogram

Elektrokardiogram atau EKG adalah alat yang digunakan untuk mendiagnosis kondisi jantung berdebar. Alat ini memiliki sensor yang dapat mendeteksi sinyal listrik pada jantung.

  1. Ekokardiogram

Tes dengan ekokardiogram menggunakan gelombang suara untuk mendapatkan gambaran struktur, ukuran, fungsi, dan gerakan jantung.

Bagaimana mengatasi kondisi jantung berdebar?

Beberapa hal yang mungkin dokter sarankan kepada Anda, yaitu untuk menghindari penyebab jantung berdebar yang memicu kondisi tersebut. Dokter juga menyarankan Anda agar menghindari situasi yang memicu stres dan melakukan meditasi atau yoga. Menerapkan pola hidup sehat, seperti tidak menggunakan narkoba dan tidak mengonsumsi kafein atau nikotin, juga dapat mengurangi risiko jantung berdebar.

Kenali Penyakit Paget yang Sebabkan Kerapuhan Tulang

Di antara jenis-jenis penyakit tulang, osteoporosis merupakan penyakit tulang yang umumnya dikenal oleh banyak masyarakat. Namun, selain osteoporosis, terdapat juga penyakit tulang yang sebabkan kerapuhan tulang, yaitu penyakit Paget. Walaupun kedua penyakit tersebut menyebabkan tulang rapuh, namun keduanya tetap memiliki perbedaan.

Apa yang menyebabkan penyakit Paget?

Termasuk ke dalam kategori penyakit tulang kronis, penyakit Paget dapat mengganggu jaringan tulang, sehingga tulang menjadi rapuh bahkan berubah bentuk. Umumnya, penyakit Paget menyerang tulang belakang, tulang tengkorak, tulang panggul, dan tulang kaki. Meskipun begitu, penyakit ini tidak akan menyebar ke bagian tulang lain, ketika ia mengganggu satu atau beberapa tulang.

Penyebab terjadinya penyakit Paget karena adanya kelainan siklus regenerasi tulang. Idealnya, pada tulang yang normal, terdapat keseimbangan jumlah tulang yang perlu untuk diganti dan jaringan tulang baru yang diproduksi. Namun, pada penderita penyakit Paget, siklus regenerasi tulang ini berjalan terlalu cepat, sehingga jaringan tulang yang baru tidak terbentuk secara sempurna. Hal ini kemudian berdampak pada kerapuhan dan perubahan tulang.

Hingga saat ini, para dokter belum mengetahui alasan pasti penyebab kelainan pada siklus regenerasi tulang yang dialami penderita penyakit Paget. Walaupun begitu, faktor genetik dan keturunan diperkirakan sebagai salah satu penyebabnya.

Namun, penting untuk diketahui bahwa tidak banyak penderita penyakit Paget memiliki riwayat kesehatan anggota keluarga dengan penyakit serupa. Adanya kemungkinan bahwa virus menjadi penyebab kelainan pada proses regenerasi, perlu untuk diteliti lebih lanjut.

Keluhan umum akibat penyakit Paget

Keluhan utama yang seringnya dilaporkan oleh penderita penyakit Paget adalah rasa nyeri pada tulang. Mereka juga mengeluhkan sakit dan kaku pada bagian persendian dan adanya pembengkakan. Atas dasar keluhan tersebut, penyakit Paget juga sering dikira sebagai penyakit artritis akibat adanya kemiripan gejala.

Dokter akan melakukan rontgen dengan pencitraan dan pemindaian tulang pada pasien dengan keluhan tersebut untuk memastikan diagnosis yang tepat. Selain itu, pasien juga akan direkomendasikan untuk melakukan tes laboratorium dengan mengukur kadar alkali fosfatase dalam darah. Pada penderita penyakit Paget, kadar alkali fosfatase dalam darah lebih tinggi dibanding dengan orang normal.

Salah Potong Kuku Bisa Menyebabkan Penyakit Pada Kuku

Saat kuku sudah mulai panjang, pasti Anda sangat ingin untuk memotongnya. Namun, seringkali ditemukan kesalahan dalam memotong kuku yang dapat menyebabkan penyakit pada kuku. Berikut beberapa kesalahan dalam memotong kuku yang harus Anda hindari:

  1. Memotong kuku terlalu pendek

Saat memotong kuku terlalu pendek, biasanya akan menyebabkan rasa perih ketika terkena air.

  • Memotong kuku dengan hasil bulat

Meskipun terlihat indah, namun memotong kuku dengan hasil bulat akan menyebabkan penyakit pada kuku, potonglah kuku dengan lurus sehingga pertumbuhan kuku pun lurus ke depan.

  • Merobek atau mencabut ujung samping kuku

Kesalahan ini sering dilakukan dan memicu terjadinya cantengan. Ujung samping kuku yang terkadang menjadi tempat penumpukan kotoran seringkali dicabut dengan tujuan agar kotoran tidak menumpuk. Hal ini justru memberi ruang pada kuku tumbuh ke samping dan bisa melukai kulit di samping kuku.

Kesalahan-kesalahan dalam memotong kuku dapat menyebabkan penyakit pada kuku yang disebut cantengan. Kondisi ini terjadi ketika kuku yang tubuh melukai kulit di sekitar kuku. Gejala-gejala cantengan adalah sebagai berikut:

  • Terasa nyeri di sepanjang sisi kuku jari
  • Terdapat kemerahan di sekitar kuku
  • Bengkak di sekitar kuku
  • Menyebabkan infeksi atau adanya nanah di sekitar kuku

Supaya terhindar dari penyakit pada kuku seperti cantengan, maka diperlukan cara memotong kuku yang benar. Berikut triknya:

  1. Lunakan kuku agar mudah dipotong

Anda dapat memotong kuku setelah mandi atau dengan mengompres kuku dengan air hangat dalam beberapa menit. Hal ini bertujuan agar kuku melunak dan lebih mudah dipotong.

  • Gunakan gunting kuku yang bersih

Alat gunting kuku dapat memudahkan Anda memotong kuku. Selain itu, pastikan alatnya bersih. Pastikan Anda membersihkannya minimal sebulan sekali dengan alkohol 70%.

  • Potong kuku dengan lurus

Potonglah kuku Anda dengan bentuk lurus tandap memotong ujung samping dari kuku dan hindari memotong kuku terlalu pendek.

  • Haluskan bagian ujung kuku dengan kikir kuku

Setelah memotong kuku, biasanya bagian ujung kuku akan terasa kasar dan tajam, terutama di bagian ujung samping kuku. Gunakan kikir kuku untuk menghaluskan ujung kuku yang kasar agar tidak menyangkut.

  • Gunakan pelembap kuku

Langkah terakhir, gunakan pelembap kuku agar tidak kering. Kuku rang kering akan mudah patah.

Apa Saja Manfaat yang Ditawarkan Minyak Zaitun bagi Kesehatan?

Minyak zaitun yang berasal dari buah pohon zaitun dikenal memiliki banyak kegunaan. Umumnya, minyak zaitun digunakan sebagai pelengkap untuk santapan salad dan juga dapat digunakan sebagai pengganti mentega, margarin, dan minyak sayur untuk masak-memasak. Namun, di samping dua kegunaan tersebut, ternyata minyak zaitun menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaatnya? Mari simak artikel berikut untuk informasi selengkapnya!

9 manfaat minyak zaitun bagi kesehatan

Manfaat minyak zaitun bagi kesehatan yang telah diketahui, antara lain:

  1. Minyak zaitun bermanfaat dalam membantu menurunkan tekanan darah, mencegah penggumpalan darah serta menjaga dinding pembuluh darah. Tidak hanya itu, ia juga bermanfaat untuk meredakan peradangan, menjaga kadar kolesterol dalam tubuh. Minyak zaitun juga dikenal karena manfaatnya yang dapat membantu menurunkan berat badan.
  2. Dikatakan bahwa minyak zaitun dapat menghilangkan plak betaamyloid yang merupakan pemicu penyakit Alzheimer. Namun, studi ini terbatas sebagai eksperimen terhadap hewan uji coba, dan belum terbukti manfaatnya pada manusia.
  3. Minyak zaitun dikatakan bermanfaat untuk menurunkan kemungkinan terjadinya stroke dan diabetes tipe 2. Sebagai contoh, diet mediterania yang mengandung minyak zaitun telah terbukti menurunkan kejadian dua penyakit tersebut. Namun, belum dijelaskan secara pasti apakah hal tersebut dikarenakan kandungan minyak zaitun atau bahan makanan lain.
  4. Minyak zaitun dipercaya dapat meredakan peradangan dan menurunkan kejadian radang usus besar (colitis) hingga 90%. Kandungan asam oleat sebesar 73% dalam minyak zaitun memiliki fungsi antiradang, sehingga memungkinkan hal tersebut terjadi.
  5. Tidak hanya mengandung sifat antiradang, namun minyak zaitun juga memiliki kandungan oleocanthal yang memiliki fungsi serupa dengan obat antiradang ibuprofen. Kandungan ini berfungsi untuk meredakan peradangan pada sendi (rheumatoid arthritis).
  6. Dengan kandungan asam oleat dan hydroxytyrosol minyak zaitun berfungsi mencegah terjadinya pankreatitis akut berbahaya.
  7. Orang yang mengkonsumsi minyak zaitun memiliki risiko lebih rendah sebesar 48% dibanding dengan orang yang mengonsumsi lemak trans. Hal ini menandakan bahwa minyak zaitun berfungsi untuk menurunkan risiko terjadinya depresi.
  8. Dengan mengonsumsi 30 gram minyak zaitun extra virgin, infeksi yang terjadi karena bakteri Helicobacter pylori yang memicu luka dan kanker lambung, dapat diobati hingga mencapai 40%.
  9. Kandungan antioksidan, seperti vitamin K dan E dalam minyak zaitun terbukti menurunkan risiko terjadinya penyakit kronis.

Manfaat Mangga Bisa Membuat Kita Awet Muda

Buah mangga banyak mengandung senyawa antioksidan yang berperan penting untuk melindungi sel-sel tubuh kita dari radikal bebas yang biasanya mengikatkan diri ke sel dan menyebabkan kerusakan. Salah satu manfaat mangga adalah bisa membuat kita awet muda. Pada mangga potong sebanyak 165 gram, terdapat vitamin A, vitamin C, vitamin B1, B2, B5, B6, B9 (folat), vitamin E, dan vitamin K.

Selain itu, buah mangga juga dilengkapi beragam mineral seperti tembaga, niasin, potasium, mangan, magnesium, fosfor, asam pantotenik, kalsium, selenium, dan zat besi. Senyawa antioksidan yang banyak terkandung dalam buah mangga adalah polifenol. Setidaknya ada 12 jenis polifenol dalam buah mangga, diantaranya mangiferin, katekin, antosianin, quercetin, kaempferol, rhamnetin, serta asam benzoat.

Perlu Anda tahu, bahwa peran zat antioksidan adalah untuk melindungi sel-sel tubuh kita dari radikal bebas yang menimbulkan kerusakan dengan cara mengikatkan diri ke sel tubuh. Rusaknya sel tubuh akibat radikal bebas akan menyebabkan terjadinya penuaan dini dan munculnya penyakit kronis. Sedangkan mangiferin merupakan jenis polifenol dalam mangga yang paling kuat. Beberapa riset menyimpulkan bahwa mangiferin bisa melawan kerusakan sel akibat radikal bebas yang berkaitan dengan munculnya kanker.

Buah mangga termasuk kaya akan kandungan vitamin A dan vitamin C. kedua vitamin ini berperan untuk menjaga kita agar tetap awet muda. Vitamin C dibutuhkan untuk pembentukan kolagen, yaitu sejenis protein yang mampu menjaga elastisitas kulit. Sebagai antioksidan, kandungan vitamin C mampu melindungi tubuh dari kerusakan akibat dampak kondisi lingkungan, seperti terpapar polusi.

Perlu Anda tahu, kekurangan vitamin C bisa memengaruhi penyembuhan luka dan mempercepat terbentuknya garis-garis halus serta keriput pada kulit. Penyerapan zat besi juga butuh vitamin C, dan zat besi termasuk mineral penting untuk pertumbuhan rambut. Jadi dengan mengonsumsi buah mangga akan memberi asupan vitamin C yang baik untuk kecantikan kulit kesehatan rambut.

Manfaat mangga sangat baik bagi kesehatan kulit dan rambut. Semua sel butuh vitamin A untuk bisa tumbuh, termasuk sel kulit dan rambut. Peran penting vitamin A lainnya adalah berperan untuk produksi sebum, yaitu minyak yang melembapkan kulit. Beberapa penelitian bahkan mengindikasikan manfaat mangga bisa memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan.